Anda di halaman 1dari 1

Pada kali ini praktikan melaksanakan praktikum LM 02 yaitu praktikum jembatan wheatstone.

Ada beberapa hal yang harus praktikan perhatikan dalam melaksanakan praktikum jembatan wheatstone ini. Dalam melakukan Praktikum jembatan wheatston ini, praktikan harus mempersiapkan alat-alat yang telah tercantum dalam laporan praktikan. Alat yang harus dipersiapkan adalah berupa saru kawat geser sepanjang 1 m, satu resistor 100 ohm;1k ohm, satu galvanometer, satu catu daya dc, satu hambatan standard, satu set kabel koneksi, dan satu kawat penghantar. Setelah alat siap, praktikan harus merangkai rangkaian jembatan wheatstone yang ada seperti gambar dibawah. Setelah praktikan merangkai seperti rangkaian diatas, praktikan melakukan percobaan yang pertama, yaitu untuk mencari Rx. Dalam melakukan percobaan pertama, praktikan tidak langsung mendapatkan nilai Rx karena tidak ada alat yang menunjukkan nilai dari suatu Rx. Dalam percobaan pertama, praktikan mencari nilai Rx dengan cara menggeser kontak geser pada kawat nikrom yang ada. Dalam menggeser kontak geser, praktikan harus menggeser kontak geser sampai galvanometer menunjukan angka nol, yang berarti besarnya arus dan hambatan sama besar. Dalam mengambil data percobaan tidak mungkin praktikan hanya mengambil data dalam suatu kondisi saja. Praktikan harus mengambil data percobaan dengan kondisi yang berbeda. Praktikan melakukan itu dengan cara mengubah besarnya hambata Rs dari 100 ohm ke 200 ohm. Setelah diganti, praktikan melakukan seperti yang dilakukan sebelumnya. Praktikan melakukan hal tersebut sampai hambatan Rs telah diganti sampa 700 ohm. Setelah praktikan melakukan percobaan pertama, praktikan beralih dengan melakukan percobaan yang kedua. Dalam percobaan kedua ini, praktikan tidak lagi menggunakan Rx melainkan, diganti dengan kawat penghantar. Praktikan memulai percobaan dengan mengukur panjang dan diameter dari kawat penghantar yang tersedia. Pada percobaan kedua ini, praktikan ingin mencari nilai dari hambata jenis dari kawat penghantar tersebut. Percobaan kedua ini dilakukan berulang dengan cara memindahkan dari kawat penghantar ke-1 sampai dengan 5. Kawat 1,2,3,4,dan 5 memiliki perbedaan pada ukuran panjang dari kawat tersebut. Dalam melakukan percobaan jembatan wheatstone, baik percobaan pertama dan juga percobaan ke dua, praktikan pasti memiliki masalah yaitu berupa error yang terjadi. Tidak dapat dipungkiri dalam setiap percobaan, praktikan memiliki masalah dalam pengambilan data. Error atau kesalah yang didapat oleh praktikan dapat terjadi karena banyak faktor. Faktor faktor yang dapat membuat percobaan jembatan wheatstone ini memiliki error, faktor pertama adalah kesalahan dari praktikan dalam mengamati data hasil pengamatan, misalkan praktikan tidak tegak lurus dalam melihat jarak l1 dan l2 dari kawat geser yang ada. Hal tersebut dapat mempengaruhi dalam pengitngan nilai Rx yang ada. Kemudian kesalaha alat yang tersedia. Biasanya kesalahan alat ini dapat terjadi karena alat yang tersedia sudah cukup relatif tua dan tidak mendapat perawatan yang baik, sehingga dalam perhitungannya alat tersebut tidak menunjukkan hasil yang akurat yang dapat menjadi pegangan bagi praktikan yang melakukan percobaan.