Anda di halaman 1dari 31

KELAINAN KONGENITAL RONGGA MULUT

Anggota Kelompok

  • 1. yogi wiranggi (13-08)

  • 2. eni ilmiatin (13-10)

  • 3. Farah adibah (13-14)

  • 4. Richa arum w (13-15)

  • 5. fitriana w

(13-17)

  • 6. rada kusnadi (13-21)

  • 7. inda sifa f

(13-22)

  • 8. yoan ayung

(13-23)

  • 9. vita lukita s

(13-24)

  • 10. meirisa y (13-89)

  • 11. akhmad yusuf (13-92)

  • 12. nurinta v (13-95)

Skenario

Seorang wanita berusia 20 tahun datang ke dokter gigi untuk merapikan gigi atasnya yang renggang. Dari anamnesa, terdapat kelainan yang sama pada ibu pasien. Pemeriksaan intraoral, ditemukan gigi 12 kronis, tidak ditemukan 22 dan frenulum labialis tinggi. Terdapat diastema multiple pada regio anterior rahang atas dengan relasi molar netroklusi. Gigi anterior rahang bawah berdesakan.

Mapping

Learning Objective

1) Mengetahui, memahami, dan menjelaskan etiologi kelainan kongenital rongga mulut

2) Mengatahui, memahami, dan menjelaskan tahap kehamilan yang dapat terjadi kelainan Dentomaksilofasial

3) Mengetahui, memahami, dan menjelaskan macam kelainan kongenital rongga mulut

4) Mengetahui, memahami, dan menjelaskan hormon yang mempengaruhi pertumbuhan gigi

5) Mengetahui, memahami, dan menjelaskan gambaran klinis dan radiografi kelainan kongenital rongga mulut

Etiologi

Gizi (ex: defisiensi vit.D, C, A) Trauma Infeksi Bakteri (Rubella, Siphilis) Radiasi Mineral / bahan-bahan kimia Hormon Penyakit Ibu

Kelainan Jar. Lunak RM

Makroglosia Tiroid Lingual Tromboit Glossitis

Kelainan Jar. Lunak Keras

Sumbing bibir dan pallatum

Kelainan Jaringan Keras

Amelogenesis Imperfecta Dentinogenesis Impierfecta Fusi Gemination Hipoplasia Enamel Anodonsia Pigmentasi Gigi oleh Tetrasiklin

Hipoplasia Enamel

Multifaktor (ex: def. vit. D) Terganggunya proses kalsifikasi sehingga terjadi hipoplasia enamel

Cleft pallate

Terjadi karena adanya gangguan pada saat fusi bilah-bilah pallatum

Fusi

Fusi adalah pertumbuhan menjadi satu dentin dan enamel dari dua elemen menjadi satu elemen selama pembentukan

Tiroid Lingual

Penonjolan pada pangkal lidah sekitar foramen caecum yang mengandung jaringan tiroid

Terjadi pada minggu ke 5 IU dikarenakan ductus thyroglossus yang tidak bisa tedisintegrasi

Makroglosi

Hipertropi otot lidah

Biasanya terlihat pada sindrom down akibat defisiensi hormon tiroid

Tromboit Glossitis

Non radang

Tampak adanya tuberkulum impar di posterior lidah

Terjadi karena gagal berfusinya kedua tuberkulum lateral lidah

Geminasi

Gigi yang besar karena satu benih tumbuh menjadi dua gigi

Punya satu saluran akar, tapi mahkota ada 2

Fusi

Gigi yang ukurannya makro

Akar dan mahkota jadi satu tapi ada 2 saluran akar

Terjadi karena trauma

Pigmentasi gigi oleh tetrasiklin

Warna gigi kekuningan Dikonsumsi ibu hamil untuk mengurangi dan mencegah infeksi pernapasan Obat : Aureomisin dan Vibramisin

Odontogenesis

Odontogenesis

Proses Pembentukan Pallatum

Proses Pembentukan Pallatum

Gambaran Cleft

Gambaran Cleft

Proses Pembentukan Rahang

Proses Pembentukan Rahang

Proses Pembentukan Lidah

Proses Pembentukan Lidah

Makrodonsia dan Mikrodonsia

Makrodonsia dan Mikrodonsia

Hipodonsia

Hipodonsia

Amelogenesis Imperfecta dan Hipoplasia Enamel

Amelogenesis Imperfecta dan Hipoplasia Enamel

Displasia Dentine

Displasia Dentine

Dentinogenesis Imperfekta

Dentinogenesis Imperfekta

Kami tutorial 2

Mengucapkan~~

TERIMA KASIH. THANK YOU. ARIGATO. SUWUN.

KHAMSAHAMIDA. SAKALANGKONG. ASTUNGKARE. XIEXIE. SUKRON.

FKG 2013… Jaya!! Jaya!! Membangun bangsa!!