Anda di halaman 1dari 15

Karsinoma Sel Renal

Definisi
Karsinoma sel ginjal
adalah tumor ganas
parenkim ginjal yang
berasal dari tubulus
proksimalis ginjal
Tumor ini dikenal
dengan nama lain
Adenokarsinoma,
Tumor Grawitz,
Hipernefroma, &
Internist Tumor

Epidemiologi
Karsinoma sel ginjal (KSG) merupakan 2-3% dari
seluruh keganasan pada orang dewasa
Tumor urogenitalia nomer tiga terbanyak setelah
tumor prostat dan tumor kandung kemih dan merupakan
tumor primer pada pasien usia 60-70tahun.
KSG merupakan keganasan yang paling dominan
pada ginjal (80-90%), sedangkan sisanya adalah
karsinoma sel transisional, tumor ginjal non epithelial dan
tumor Wilm.
Perbandingan pria dan wanita 3:2
Sedangkan angka kejadian pada anak adalah 2.3-6.6%
dari semua tumor ginjal pada anak (8-9 tahun) dengan
angka kejadian antara pria dan wanita sama.

Etiologi
Sampai saat ini belum ditemukan agen spesifik
sebagai penyebabnya.
Beberapa faktor resiko yang menyebabkan, yaitu:
Merokok
Konsumsi kopi
Obesitas
Hipertensi
Obat2an jenis NSAIDs & Analgetik
Pemberian estrogen
Pekerja yang berhubungan dengan logam, zat kimia,
karet, industri percetakan
Paparan asbes, cadmium, benzene, dll

Patologi
Tumor berasal dari tubulus proksimalis ginjal
yang mula-mula berada di dalam korteks, dan
kemudian menembus kapsul ginjal.
Beberapa jenis tumor bisa berasal dari tubulus
distalis maupun duktus kolegentes.
Biasanya tumor ini disertai dengan
pseudokapsul yang terdiri atas parenkim ginjal
yang tertekan oleh jaringan tumor dan jaringan.
Fasia Gerota merupakan barier yang menahan
penyebaran tumor ke organ sekitarnya.

Makroskopis
Pada irisan tumor
tampak berwarna
kuning sampai
oranye diselingi
jaringan fibrosis,
nekrotik atau
hemorrhagic.

Mikroskopis

Robson Staging

TNM &
AJCC

Manifestasi Klinis
Didapatkan ketiga tanda trias klasik berupa: nyeri pinggang,
hematuria, dan massa pada pinggang
Massa pada pinggang merupakan tanda tumor dalam stadium lanjut.
Nyeri terjadi akibat invasi umor ke dalam organ lain, sumbatan aliran
urine, atau massa tumor yang menyebabkan peregangan kapsula
fibrosa ginjal
Febris yang disebabkan karena nekrosis tumor atau terbebasnya
pirogen endogen oleh tumor ginjal.
Hipertensi yang mungkin disebabkan karena: oklusi vaskuler akibat
penekanan oleh tumor, terjadinya A-V (artei-venous) shunting pada
massa tumor, atau hasil produksi subtansi pressor oleh tumor.
Anemi karena terjadinya perdarahan intra tumoral.
Varikokel akut yang tidak mengecil dengan posisi tidur.
Varikokel ini terjadi akibat obstruksi vena spermatika interna karena
terdesak oleh tumor ginjal atau tersumbat oleh trombus sel-sel tumor.
Tanda-tanda metastasis ke paru atau ke hepar.

Diagnosis
1. Pemeriksaan Fisik
2. Pemeriksan Penunjang

Laboratorium
Urinalisis

3. Radiologi
USG: hanya dapat menerangkan bahwa ada massa solid
atau kistik
CT-scan: merupakan pemeriksaan pencitraan yang
dipilih pada karsinoma ginjal. Pemeriksaan ini
mempunyai akurasi yang cukup tinggi dalam
mengetahui adanya penyebaran tumor pada vena
renalis, vena cava, ekstensi perirenal, dan metastasis
pada kelenjar limfe retroperitoneal.
MRI: dapat mengungkapkan adanya invasi tumor pada
vena renalis dan vena cava tanpa membutuhkan
kontras, tetapi kelemahannya adalah kurang sensitif
mengenali lesi solid yang berukuran kurang dari 3 cm.

Diagnosis Banding
Acute or chronic pyelonephritis
Bladder cancer
Tumor wilms

Penatalaksanaan
1. Nefrektomi
Tumor yang masih dalam stadium dini dilakukan nefrektomi radikal
yaitu mengangkat ginjal beserta kapsula Gerota. Tindakan ini merupakan
golden standard bagi tumor grawitz stadium awal.
Pada beberapa kasus masih mungkin dilakukan pengangatan tumor dan
sebagian dari ginjal (nefrektomi parsial), dengan menyisakan ginjal
yang masih sehat.
Beberapa kasus yang sudah dalam stadium lanjut tetapi masih mungkin
untuk dilakukan operasi, masih dianjurkan untuk dilakukan nefrektomi
paliatif. Indikasinya untuk mngatasi keluhan akibat tumor (nyeri atau
hematuria).

2. Hormonal
Dari berbagai literatur disebutkan bahwa pemberian preparat hormon
progestagen tidak banyak memberi manfaat.

3. Imunoterapi.
Pemberian imunoterapi dengan memakai interferon atau dikombinasikan
dengan interleukin saat ini sedang dicoba di negara-negara maju.

4. Radiasi eksterna.
Radiasi eksterna tidak banyak memberikan manfaat pada
adenokarsinoma ginjal karena tumor ini adalah tumor yang radioresisten.

Referensi
American Cancer Society. Cancer reference
information, detailed guide: kidney cancer
staging. American Cancer Society Web site.
Available at:
http://www.cancer.org/Cancer/KidneyCancer/Det
ailedGuide?index
Basuki P. 2003. Dasar-Dasar Urologi Edisi 3.
Sagung Seto. Jakarta
Kumar V, Cotran R.S, dan Robbins S.L. 2007.
Buku Ajar Patologi Robbin . Edisi 7. Jakarta: EGC.
Medscape