Anda di halaman 1dari 17

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

STIMULUS
RESPON
Neal E. Miller dan John Dollard

BIOGRAFI
2

NEAL E. MILLER
Lahir 3 Agustus 1909, Milwaukee, Wisconsin, Amerika
23 Maret 2002, Hamden, Connecticut, Amerika.
gelar B.S.-nya dari Universitas Washington pada
tahun 1931.
gelar M,.A.-nya dari Universitas Stanford pada tahun
1932
Ph.D.-nya di bidang psikologi dariUniversitas Yale
pada tahun 1935.
Pada tahun 1946, iakembali ke Universitas Yale,
menjadi profesor dalam program kuliah James
Rowland Angelldi bidang psikologi pada tahun 1952.

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

BIOGRAFI
3

JOHN DOLLARD
Di lahirkan di Menasha, Wisconsin, 29 Agustus
1900.
Wafat 8 Oktober 1980.
gelar A.B. dari Universitas Wisconsin tahun 1922.
Berturut-turut meraih M.A. (1930) dan Ph.D.-nya
(1931) dalam bidang sosiologi di Universitas
Chicago.
Ia memperoleh pendidikan dalam psikoanalisis
dariInstitut Berlin dan menjadi anggota dari
Western New England Psychoanalytic Society.

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

STRUKTUR KEPRIBADIAN
4

Kebiasaan atau habit adalah


satu-satunya
elemen dalam Teori Dollard dan
Miller yang
memiliki sifat struktural. Dollard
dan Miller
juga mempertimbangkan
dorongan sekunder
(secondary drive) dan dorongan
IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

DINAMIKA KEPRIBADIAN
5

Motivasi dorongan (motivation drives)


Dorongan yang dipelajari ini berperan sebagai
wajah semu yang berfungsi menyembunyikan
dorongan bawaan. Dollard dan Miller
mengemukakan bahwa bukan hanya dorongan
primer
yang diganti oleh dorongan sekunder, tetapi
hadiah
atau penguat yang primer ternyata juga diganti
dengan hadiah atau penguat sekunder.

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

DINAMIKA KEPRIBADIAN
6

Proses Belajar
Dollard dan Miller menyimpulkan bahwa untuk bisa
belajar, orang harus menginginkan sesuatu,
mengenalinya, mengerjakannya dan
mendapatkannya
(want something, notice something, do something,
get
something). Inilah yang kemudian menjadi empat
komponen utama belajar, yaitu drive, cue, response
dan reinforcement.

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

DINAMIKA KEPRIBADIAN
7

1.

2.

3.

Drive adalah stimulus (dari dalam diri


organisme) yang mendorong terjadinya
kegiatan.
Cue adalah stimulus yang memberi petunjuk
perlunya dilakukan respon yang sesungguhnya.
Jenis dari kekuatan cue bervariasi dan variasi
ini yang menentukan bagaimana reaksinya
terhadapnya.
Response adalah aktivitas yang dilakukan
seseorang. Dalam situasi tertentu, suatu
stimulus menimbulkan respon-respon yang
berurutan disebut
dengan initial hierarchy of
IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036
response.

DINAMIKA KEPRIBADIAN
8

1.

2.

3.

4.

Proses Mental yang lebih tinggi


Generalisasi stimulus merupakan respon yang
dipelajari dalam kaitannya dengan suatu stimulus, dapat
dipakai untuk menjawab stimulus lain yang berbentuk
atau berwujud fisiknya mirip.
Reasoning memungkinkan seseorang menguji alternatif
respon tanpa nyata-nyata mencobanya sehingga
menyngkat proses memilih tindakan.
Bahasa merupakan respon isyarat yang penting sesudah
reasoning. Dua fungsi pentingnya sebagai respon isyarat
adalah generalisasi dan diskriminasi.
Secondary drive stimulus atau cue apapun yang sering
berasosiasi dengan kepuasan dorongan primer dapat
IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036
menjadi reinforcement
sekunder. Semua drive sekunder,

DINAMIKA KEPRIBADIAN
9

Model Konflik

Lima asumsi dasar mengenai tingkah laku konflik, yaitu:


1.

2.

3.

4.

Kecenderungan mendekat (gradient of approach)


Kecenderungan mendekati tujuan positif semakin kuat kalau
orang semakin dekat dengan tujuannya itu.
Kecenderungannya menghindar (gradient of avoidance)
Kecenderungan menghindar dari stimulus negatif semakin kuat
ketika orang semakin dekat dengan stimulus negatif tersebut.
Peningkatan gradient of avoidance lebih besar dibandingkan
gradient of approach .
Meningkatnya dorongan yang berkaitan dengan mendekat atau
menghindar akan meningkatkan gradient. Jadi meningkatnya
motivasi akan memperkuat gradient mendekati atau gradient
menjauhi pada semua tutuk jarak dari tujuan.
IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

5.

Manakala ada dua respon bersaing, maka yang lebih kuat yang

DINAMIKA KEPRIBADIAN
10

Ketidaksadaran
Dollard dan Miller membagi isi-isiketidaksadaran
menjadi
dua, yaitu pertama, ketidaksadaran berisi hal yang
tidak
pernah disadari (seperti stimuli, drive dan respon yang
dipelajari) juga apa yang dipelajari secara nonverbal
dan detail dari berbagai ketrampilan motorik. Kedua,
berisi apa yang pernah disadari tetapi tidak bertahan
dan menjadi tidak disadari karena adanya represi.

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

11

PERKEMBANGAN
KEPRIBADIAN

Perangkat innate respon sederhana dan primary


process
Bayi memiliki tiga repertoir primitif yang paling penting,
yaitu :
1.
Refleks spesifik (specific reflexes) Bayi memiliki
refleks yang spesifik kebanyakan berupa respon
tertentu terhadap stimulus atau kelompok stimulus
tertentu.
2.
Refleks bawaan yang hirarki (innate hierarchies
of response) Kecenderungan respon tertentu
terhadap situasi stimulus tertentu sebelum melakukan
respon lainnya.
IRA NOVIA(primary
FRIDAYANTI/1571040036
3.
Dorongan primer
drive) Stimulus internal

12

PERKEMBANGAN
KEPRIBADIAN
Konteks Sosial
Kemampuan memakai bahasa dan respon isyarat sangat dipengaruhi
oleh konteks sosial dimana orang orang itu berkembang. Sebagian
besar interaksi anak dengan lingkungannya berkenaan dengan
bagaimana menghasilkan symbol komunikasi verbal (verbal cues) serta
bagaimana memahami simbul verbal produk orang lain. Bahasa adalah
produk sosial dan akalu proses bahasa itu penting, maka lingkungan
sosial pasti juga penting dalam perkembangan kepribadian. Dollard
dan Miller menekankan saling ketergantungan antara tingkah laku
dengan lingkungan sosiokultural.
Bagi Dollard dan Miller, prinsip - prinsip belajarnya dapat diterapkan lintas
budaya. Dollard dan Miller yakin bahwa tingkah laku orang dipengaruhi
oleh
masyarakatnya.

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

PERKEMBANGAN
KEPRIBADIAN

13

Situasi Pembelajaran (training


situation)
Dollard dan Miller mengemukakan empat hal
yang
mudah menimbulkan konflik dan gangguan
emosi, yaitu:
1. Situasi makan (feeding situation)
2. Pendidikan kebersihan (cleanliness
training)
3. PendidikanIRAsex
(early sex training)
NOVIA awal
FRIDAYANTI/1571040036

Asal Muasal Konflik Emosional:


Situasi Belajar yang Kritis
14

Situasi
Belajar

Konflik Yang
Dipelajari

Pemberian
Makan
(feeding)

Kepuasan terhadap
kebutuhan dasar vs.
takut, kesendirian,
ketidakberdayaan

Gelisah, apatis, takut kesendirian, takut


kegelapan, tidak memiliki perasaan sosial

Kebersiha
n
(cleanlines
s)

Senang dengan hal


yang menyangkut
diri sendiri vs. takut,
marah berdosa

Cemas dan berdosa mengenai kotoran


atau
seseuatu yang berkaitan dengan kotoran,
takut
kehilangan cinta, malu, tidak
berpendirian, merasa tidak berharga

Perilaku
seksual

Kenikmatan tubuh
vs. takut, marah

Represi terhadap pikiran dan kebutuhan


seksual, problem masturbasi,
homoseksualitas, problem odipal

Marahagresi

Ketegasan diri vs.


celaan, hukuman,
penolakan

Kemungkinan Akibatnya

Persaingan dengan saudara, tidak


sabaran,
berpikir pendek, marah menghadapi
frustasi
dengan kemampuannya untuk
IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036
menyenangkan

APLIKASI
15

Ada 3 cara yang biasa di pakai


melakukan represi :
1. Memberi nama lain (mislabeling):
kehilangan uang dalam jumlah yang besar,
dikatakan sedikit
2. Repon pengganti (response
substitution): kecelakaan membuat kaki
menjadi pincang dan gerak dengan
berjalan diganti dengan gerak naik motor
tanpa mengenal lelah.
IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036
3. Tidak memikirkan (not thinking):

APLIKASI
16

Psikoterapi:
1. Terapis Simpatetik
2. Terapis Permisif
Mendorong pasien untuk berasosiasi bebas
dan
mengungkapkan perasaannya.
. Displacement
. Sublimasi
. Belajar (menguasai) sistem syaraf otonom

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036

REFERINSI
17

Alwisol. 2004. Psikologi Kepribadian.


Malang: Universitas Muhammadiyah
Malang.

IRA NOVIA FRIDAYANTI/1571040036