P. 1
MAKALAH PERENCANAAN KOTA KECAMATAN PONDOK AREN - FINAL RELEASE

MAKALAH PERENCANAAN KOTA KECAMATAN PONDOK AREN - FINAL RELEASE

|Views: 3,534|Likes:
Dipublikasikan oleh Debrian Ruhut Saragih

More info:

Published by: Debrian Ruhut Saragih on Feb 05, 2011
Hak Cipta:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2014

1. Letak Geografis

Kecamatan Pondok Aren adalah sebuah kecamatan yang menjadi bagian dari

Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten dengan luas + 3.027 Ha. Adapun batas-

batas wilayah Kecamatan Pondok Aren adalah:

- Sebelah Utara

: Kecamatan Ciledug

- Sebelah Timur

: Kecamatan Pesanggrahan

- Sebelah Selatan : Kecamatan Ciputat

- Sebelah Barat

: Kecamatan Serpong

Kecamatan Pondok Aren terdiri dari 11 kelurahan. Rincian luas masing-

masing desa/kelurahan yang berada di Kecamatan Pondok Aren adalah

sebagaimana tercantum dalam tabel berikut:

Tabel Luas Wilayah Kelurahan di Kecamatan Pondok Aren

Nomor

Nama Kelurahan

Luas (Ha)

1.

Pondok Betung

278,96

2.

Pondok Karya

198,81

3.

Jurangmangu Timur

266,00

4.

Jurangmangu Barat

260,10

5.

Pondok Aren

224,40

6.

Pondok Jaya

240,00

7.

Pondok Pucung

301,20

18

8.

Parigi Lama

369,90

9.

Parigi Baru

316,82

10.

Pondok Kacang Timur

259,20

11.

Pondok Kacang Barat

260,60

Sumber: Laporan Bulanan Umum Kecamatan Pondok Aren Desember 2009

1. Aspek Fisik Dasar

a. Topografi

Kecamatan Pondok Aren pada umumnya berupa wilayah dataran dengan

tingkat kemiringan rata-rata sekitar 8%. Topografi wilayah kecamatan ini

relatif datar, sehingga sesuai untuk dimanfaatkan sebagai kawasan permukiman

atau perumahan penduduk.

b. Hidrologi

Wilayah Kecamatan Pondok Aren dilalui oleh dua buah sungai, yaitu

Sungai Angke dan Sungai Ciputat. Kandungan air tanah di Kecamatan Pondok

Aren secara umum masih relatif baik, walaupun terdapat gangguan pencemaran

air pada daerah Pondok Kacang Timur, Pondok Jaya, serta Jurangmangu

Timur. Meskipun demikian, air sumur/pompa merupakan jenis sumber air yang

paling banyak digunakan selain digunakannya pula sumber air PDAM.

c. Klimatologi

Sebagai daerah yang masih berada di wilayah Indonesia, Kecamatan

Pondok Aren beriklim tropis dengan dua musim, yaitu musim kemarau dan

penghujan. Adapun musim yang terjadi dipengaruhi oleh angin muson yaitu

angin barat yang menyebabkan musim penghujan yang normalnyaterjadi

selama Oktober-Maret dan angin timur yang cenderung bertiup selama April-

September menyebabkan terjadi kemarau.

-

C, temperatur

maksimum tertinggi pada bulan Oktober yaitu 33,9C dan temperatur

minimum terendah pada bulan Agustus dan September yaitu 22,C. Rata-

rata kelembapan udara dan intensitas matahari sekitar 78,3% dan 59,3%.

Keadaan curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Februari, yaitu 486 mm,

19

sedangkan rata-rata curah hujan dalam setahun adalah 177,3 mm. Hari hujan

tertinggi pada bulan Desember dengan hari hujan sebanyak 21 hari. Rata-rata

kecepatan angin dalam setahun adalah 3,8m/detik dan kecepatan maksimum

12,6m/detik.

d. Kondisi Penggunaan Lahan

Identifikasi terhadap kondisi fisik dan pemanfaatan lahan dilakukan sebagai

dasar dalam mengetahui potensi dan permasalahan perkembangan serta

pertumbuhan aktivitas penduduk, yaitu sejauh mana kondisi fisik mampu

mendukung aktivitas penduduk dan bagaimana perubahan dan persebaran

aktivitas penduduk karena pengaruh kondisi fisik di Kecamatan Pondok Aren.

a. Fisik Terbangun

Berdasarkan data Kecamatan Pondok Aren dalam Angka Tahun 2006,

maka penggunaan lahan di Kabupaten Tangerang dimanfaatkan untuk

menampung fungsi sawah, bangunan/ pekarangan, fungsi lainnya. Dilihat dari

distribusi jenis fungsi tersebut, pemanfaatan lahan terbesar adalah fungsi

bangunan dan pekarangan yang mencapai 82,65 % selanjutnya fungsi kebun,

tanah kosong dan sawah yang mencapai sebesar 17,35 %.

1) Bangunan dan pekarangan : 2.501,7 Ha

2) Sawah, kebun

: 419,6 Ha

3) Kolam

: 15 Ha

4) Lainnya

: 90,3 Ha.

Sedangkan dalam Laporan Bulanan Umum Kecamatan Pondok Aren

Bulan Desember 2009, dapat dilihat bahwa rincian penggunaan lahan yang

sedikit banyak mengalami perubahan.

Rincian penggunaan lahan Kecamatan Pondok Aren sebagai berikut:

Tabel Klasifikasi Tanah Berdasarkan Peruntukan

No.

Penggunaan lahan

Luas (Ha)

Persentase (%)

1. Perumahan rakyat

1.677,7

55,43

2. Permukiman/ Real Estate

824

27,22

3. Pertanian padi sawah

290, 70

9,60

4. Pertanian padi gogo

97, 40

3,22

20

5. Bangunan pemerintahan

56, 50

1,87

6. Kuburan

35,40

1,17

7. Rawa

15

0,50

8. Lapangan olahraga

13,40

0,44

9. Empang

12

0,41

10. Danau

4,50

0,15

Sumber : Laporan Bulanan Umum Kecamatan Pondok Aren Desember 2009

1) Kawasan Perumahan

Perumahan di wilayah Kecamatan Pondok Aren menyebar ke

seluruh wilayah, tidak terkonsentrasi pada satu wilayah saja. Perumahan

di Pondok Aren umumnya beragam, mulai dari perumahan rakyat biasa

sampai kepada perumahan elite.

Kondisi perumahan yang terbentuk pun beragam. Pada perumahan

rakyat, kebanyakan kondisinya kurang rapi dan tidak teratur. Pada

permukiman elite, kondisi perumahannya sudah lebih rapi dan biasanya

menganut tipe linear di mana bangunan didirikan sepanjang jalan.

2) Lingkungan

Kondisi lingkungan di Kecamatan Pondok Aren bervariasi

berdasarkan kondisi permukimannya. Untuk kondisi lingkungan di

permukiman, kebersihannya terjaga dan tersedia tempat pembuangan

sampah yang cukup serta drainase yang baik. Lingkungannya cukup

aman karena adanya satpam. Sedangkan di perumahan rakyat biasanya

kurang rapi, tata letak bangunan kurang teratur, jalan lingkungan yang

buruk dan kebersihan kurang terjaga. Warga terbiasa membuang sampah

di tempat penampungan liar. Selain itu, terdapat tumpukan sampah baik

di tepi jalan maupun di selokan sehingga sering mampet dan

menimbulkan bau.

b. Kawasan Tidak Terbangun

Kawasan yang belum terbangun di Kecamatan Pondok aren sekitar 5%

dari keseluruhan luas wilayah. Lahan kosong biasanya ada di pojok-pojok

21

kompleks perumahan atau halaman rumah yang di jadikan pekarangan untuk

ditanami .

c. Sarana Transportasi

Sarana transportasi untuk penumpang di kawasan Kecamatan Pondok

Aren dilayani oleh angkutan darat. Untuk rute antar desa/keluarahan dilayani

oleh angkutan kota dan ojek, sedangkan untuk antar kota dilayani oleh bus,

mikrolet dan kereta api listrik. Untuk angkutan barang dilayani oleh angkutan

truk dua as, truk 3 as, dan mobil box.

Jaringan transportasi dibagi menjadi dua jenis yaitu transportasi eksternal

dan internal. Jaringan eksternal menghubungkan Pondok Aren – Cileduk,

Pondok Aren – Kebayoran Lama, Pondok Aren – Ciputat, Pondok Aren –

Serpong. Jaringan internal menghubungkan transportasi melintasi seluruh

wilayah kecamatan.

Berdasarkan data Potensi Kelurahan Tahun 2006, maka jaringan jalan

yang ada di seluruh Kelurahan di wilayah Kecamatan Pondok Aren telah

diaspal atau beton. Tetapi beberapa jalur transportasi masih cukup banyak

yang rusak, terutama di jalur yang dilewati angkutan umum dan kendaraan

berat.

Berikut tabel prasarana transportasi per kelurahan tahun 2006.

Tabel Prasarana Transportasi Per Kelurahan Tahun 2006

No

Kelurahan

Jembatan

besi/

beton

Jembatan

kayu

Terminal Stasiun Pelabuhan Bandara

1 Pondok Betung

1

-

1

-

-

-

2 Pondok Karya

-

-

1

-

-

-

3 Jurangmangu Timur

2

-

-

-

-

-

4 Jurangmangu Barat

2

-

1

-

-

-

5 Pondok Aren

7

-

1

-

-

-

6 Pondok Jaya

-

-

2

-

-

-

7 Pondok Pucung

6

-

1

-

-

-

8 Parigi Lama

1

-

-

-

-

-

9 Parigi Baru

3

-

-

-

-

-

22

10 Pondok Kacang Timur

11

-

-

-

-

-

11 Pondok Kacang Barat

3

-

-

-

-

-

Jumlah

37

0

7

0

0

0

Sumber:Laporan Bulanan Umum Kecamatan Pondok Aren Bulan Desember 2009

2. Sistem Utilitas

a. Sistem Jaringan

1) Jaringan Listrik

Jaringan listrik sudah mencapai semua kawasan. Beberapa kawasan di

kecamatan ini sudah menggunakan jaringan listrik di bawah permukaan tanah,

yaitu di kawasan permukiman elite. Kawasan perumahan rakyat kebanyakan

masih menggunakan jaringan listrik di atas permukaan tanah. Hal ini terlihat

dari tiang-tiang listrik di setiap jalan, baik jalan utama maupun jalan

lingkungan.

2) Jaringan Air Bersih

Masyarakat di Kecamatan Pondok Aren memperoleh air bersih dengan

dua cara, yaitu memanfaatkan air tanah dan atau air dari PDAM. Air tanah

merupakan sumber utama air bersih di Kecamatan Pondok Aren, yang dikelola

baik secara individual maupun komunal oleh warga.

3) Jaringan Drainase

Pada Kecamatan Pondok Aren, terdapat tiga macam drainase, yaitu

drainase primer, sekunder, dan tersier. Drainase primer dilakukan oleh sungai

dan anak sungai yang mengalir di wilayah kecamatan ini. Drainase sekunder

dilakukan pada saluran di tepi jalan-jalan utama dan beberapa saluran yang

dialirkan ke saluran primer. Drainase tersier dikembangkan pada saluran-

saluran dari rumah tangga dan fasilitas umum menuju saluran tepi jalan atau

langsung ke saluran primer.

Keadaan drainase tersebut berbeda-beda, untuk daerah kompleks

perumahan relatif teratur, namun di daerah luar kompleks perumahan belum

memenuhi standar lingkungan.

4) Jaringan Jalan

Jalan di Kecamatan Pondok Aren umumnya dibagi menjadi tiga

kelompok, yaitu jalan utama, jalan arteri, dan jalan lingkungan. Jalan utama

23

merupakan sistem jaringan jalan yang menghubungkan jalan di dalam kota,

termasuk pusat kota, dengan subpusat kota. Jaringan jalan arteri adalah jalan

yang menghubungkan jalan dalam suatu daerah. Jalan lingkungan adalah jalan

yang menghubungkan jalan-jalan di lingkungan perumahan maupun

perkampungan. Lebar jalan pada umumnya 3 meter, tapi ada juga yang kurang

dari itu. Pada jalan perumahan banyak polisi tidur untuk memperlambat laju

kendaraan yang lewat. Perkerasan pada jalan di kompleks perumahan biasanya

berupa aspal, sedangkan pada pemukiman penduduk biasanya berupa semen,

tanah biasa, plesteran, juga paving block.

Kondisi jalan utama yang baik ada di sembilan kelurahan, yaitu Parigi

Lama, Pondok Kacang Barat, Pondok Kacang Timur, Pondok Pucung, Pondok

Aren, Jurangmangu Timur, Jurangmangu Barat, Pondok Karya, dan Pondok

Betung. Kondisi jalan di Kelurahan Parigi Baru dan Pondok Jaya digolongkan

dalam kategori sedang.

5) Jaringan Telepon

Selain jaringan telepon kabel, jaringan telepon seluler juga telah ada di

kecamatan ini. Operator GSM dan CDMA telah menjangkau wilayah ini

dengan sinyal kuat, ditandai dengan terdapatnya BTS yang tersebar di

beberapa titik di kecamatan ini.

1) Fasilitas Sosial

a) Fasilitas Pendidikan

Tabel Jumlah Fasilitas Pendidikan Berdasarkan Jenjangnya

Nomor

Jenjang Pendidikan

Jumlah

1.

Taman Kanak-Kanak (TK)

74

2.

Sekolah Dasar (SD)/ Sederajat

81

3.

SMP / Sederajat

28

4.

SMA / Sederajat

12

5.

Perguruan Tinggi

3

6.

Kursus / Pendidikan Nonformal

31

Sumber:Laporan Bulanan Umum Kecamatan Pondok Aren Bulan Desember 2009

24

b) Fasilitas Kesehatan

Tabel Jenis Fasilitas Kesehatan dan Jumlahnya

Sumber:Laporan Bulanan Umum Kecamatan Pondok Aren Bulan Desember 2009

c) Fasilitas Peribadatan

Tabel Jenis Fasilitas Peribadatan dan Jumlahnya

Nomor

Jenis

Jumlah

1.

Masjid

87

2.

Musholla dan Surau

134

3.

Gereja

3

4.

Vihara

1

Sumber:Laporan Bulanan Umum Kecamatan Pondok Aren Bulan Desember 2009

d) Fasilitas Olahraga

Tabel Jenis Fasilitas Olahraga dan Jumlahnya

Nomor

Jenis

Jumlah

1.

Kolam renang

7

2.

Lapangan Basket

25

3.

Lapangan Voly

77

4.

Lapangan Tenis

13

5.

Lapangan bulutangkis

169

6.

Lapangan Bola

43

Sumber:Katalog BPS Tahun 2006

Nomor

Jenis

Jumlah

1.

Rumah Sakit

1

2.

Klinik/Balai pengobatan

29

3.

Rumah bersalin/Bidan

25

4.

Praktik dokter

37

5.

Puskesmas

1

6.

Apotek

20

7.

Toko Obat

15

25

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->