P. 1
PAPER-MAJALAH BOBO update

PAPER-MAJALAH BOBO update

4.33

|Views: 3,487|Likes:
Dipublikasikan oleh api-3854746

More info:

Published by: api-3854746 on Oct 19, 2008
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/20/2014

pdf

text

original

Bobo – Brand Management

Effective Brand Plan
Tomi Ngalusi (MME 220528022) Brahmastagi (MME 220528016)

2006

Page 1 of 21

Bobo – Brand Management

Daftar Isi

I. INTRODUCTION............................................................................................................3 1.1. Latar Belakang..........................................................................................................3 1.2. Sekilas Kompas Gramedia Group.............................................................................3 1.3. Sejarah Bobo.............................................................................................................6 1.4. Bobo Brand...............................................................................................................8 II. BRAND BOBO SAAT INI...........................................................................................11 2.1. Segment, Target dan Positioning.............................................................................11 2.2. Product ..................................................................................................................11 2.3. Price........................................................................................................................13 2.4. Place/Distribution...................................................................................................14 2.5. Promotion ...............................................................................................................15 2.6. Market Position.......................................................................................................17 III. BRAND BOBO KEDEPAN........................................................................................18 3.1. Extensions...............................................................................................................18 3.2 Corporate Image.......................................................................................................19 IV. PENUTUP....................................................................................................................20 Referensi,.......................................................................................................................20

Page 2 of 21

Bobo – Brand Management

Effective Brand Plan
I. INTRODUCTION
1.1. Latar Belakang Majalah Bobo merupakan salah satu brand yang sudah ada lebih dari 30 tahun di Indonesia. Dari generasi ke generasi majalah Bobo masih ada dan eksis sebagai market leader. Menarik untuk kita cermati bagaimana Bobo mempertahankan dan mengembangkan brandnya selama itu dan tetap menjadi yang terdepan di kategorinya. Untuk itulah dalam tugas Brand kali ini, kami memilih Brand Bobo sebagai pokok bahasan.

1.2. Sekilas Kompas Gramedia Group Majalah Bobo di terbitkan oleh PT Penerbitan Sarana Bobo ( salah satu subsidiary perusahaan dari PT GRAMEDIA, Kelompok Majalah), dan merupakan salah satu perusahaan dari KOMPAS- GRAMEDIA GROUP. Atau biasa disebut Kelompok Kompas Gramedia (KKG) KKG sendiri dirintis oleh Bapak PK Ojong (alm) dan Bapak Jakob Oetama dengan visi untuk “Turut serta mencerdaskan kehidupan Bangsa”. Dengan visi tersebut mereka membangun usaha ini untuk menembus situasi keterbatasan informasi pada tahun 1960-an. Dilandasi idealisme dan semangat untuk memberikan informasi yang obyektif kepada masyarakat mereka berdua mulai menerjuni bidang usaha informasi berupa media komunikasi (media cetak & elektronik). Kemudian juga mereka melakukan pengembangan usaha di luar bidang utama/ diversifikasi usaha untuk mendukung usaha inti dan memperluas lapangan kerja.

Page 3 of 21

Bobo – Brand Management

Sejarah perkembangan usaha KKG dapat di lihat dalam runtutan dibawah ini: 1963: Majalah Intisari (berdirinya KKG) 1965: Harian Kompas 1970: Percetakan 1971: Toko Buku 1973: Majalah Bobo 1974: Penerbitan Buku & Radio Sonora 1976: Film cerita & Dokumenter 1977: Majalah Hai 1980: Tabloid Bola & Hotel Santika 1981: Riset Bisnis & Sosial 1986: Pendidikan Bahasa Inggris & pendidikan Komputer 1987: Tours & Travel (Media Tours) 1988: Tabloid Nova, Biro Iklan, Meubel Rotan. 1989: Harian Sriwijaya Post (Palembang), Serambi Indonesia (Aceh), Harian Surya (Surabaya), Percetakan (Surabaya, Aceh dan Palembang) dan Bank MEDIA 1990 – 2006: Harian lokal di beberapa daerah (diantaranya: Pos Maluku, Bernas), Angkasa), majalah-majalah(di percetakan (di antaranya: Idea, Kawanku, Medan), Motor tabloid & (di antaranyaBawean,

antaranya: Kontan, Rumah, Nakita, Sedap & SAJI), Radio (di antaranya: Atmajaya Palembang) Saat ini KKG telah seperti: 1. Penerbitan (Surat kabar, Majalah, tabloid, buku, komik) 2. Perdagangan & Industri (Toko Buku, Stationery, tissue, rotan) 3. Manufacturing (Percetakan, Tissue, rotan) tumbuh menjadi salah satu group media yang terbesar

sampai saat ini dengan diversifikasi usaha lainnya, meliputi bidang bidang

Page 4 of 21

Bobo – Brand Management

4. Jasa (Hotel, Bank, Travel, Radio, Sirkulasi/Distribusi, periklanan, Promosi, event organizer) 5. Multi Media & Sarana Pendidikan Untuk pasar majalah anak KKG sebagai group memiliki banyak judul dan mempunyai market share yang tinggi, majalah anak-anak tersebut adalah seperti: Perkiraan data MARKETSHARE MAJALAH ANAK (TK & SD)
No MAJALAH Harga Frekuensi TERBIT MARKET SHARE (%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Bobo Mombi Bobo Junior Princess Ori XY Kids Ino GIRLS Oki Nirmala Disney Junior Mombi SD Kreatif Bee Magazine Kids Fantasi Anak Saleh TK LK Ori Winnie The Pooh Ayo Anak Saleh SD Fun Animonster KIDDO Orbit Mentari Favorit Mickey Mouse Zeplin Valens Jeri C N S Junior MOMO Smart Fun Plus

7,000 7,000 9,000 15,000 7,500 12,500 9,000 15,000 8,000 10,000 10,000 13,500 12,500 7,500 6,000 8,000 8,000 3,500 6,000 5,000 15,000 12,500 4,500 11,000 8,500 10,000 12,500 5,000 12,500 6,000 5,000

4 2 2 1 1 2 2 2 2 2 1 1 4 4 1 1 1 1 1 4 1 1 4 2 1 1 1 4 1 2 1

18.0 11.1 8.1 6.0 5.5 5.3 5.0 4.6 4.0 3.5 2.9 2.5 2.1 2.0 2.0 2.0 2.0 1.9 1.9 1.5 1.5 1.2 1.2 0.8 0.8 0.7 0.4 0.3 0.3 0.2 0.2

Page 5 of 21

Bobo – Brand Management

32 33 34

Irfan Tasya Kuark

5,000 10,000 10,000

4 4 1

0.2 0.2 0.1
100.0

Baris/kolom warna biru adalah majalah-majalah KKG Semua majalah anak ini memberikan total market share bagi KKG sebesar kurang lebih 73,5 % market majalah anak TK dan SD. Bobo sendiri yang menjadi market leader di kategori majalah anak TK dan SD saat ini memegang pangsa pasar sebesar 18%, tapi untuk kelompok katagori anak SD, Bobo mempunyai market share 28%. PT GRAMEDIA/ KKG juga menerbitkan majalah anak lainnya yang periodical dengan jangka waktu tertentu, seperti TELLETUBBIES, BARNEY, TWENNIES dan BOB THE BUILDER dan juga menerbitkan banyak Buku-buku aktivitas untuk anak-anak, baik anak TK maupun anak SD. Masing-masing majalah memiliki target pasar dan segment yang berbeda, walau memang dalam beberapa hal banyak terjadi overlap dari pasar yang dilayaninya. Namun kenyataan berbicara semua majalah ini berjalan dan menguntungkan bagi perusahaan. Dalam makalah ini, kami hanya memfokuskan pada majalah dan brand Bobo.

1.3. Sejarah Bobo Cikal bakal Bobo pada awalnya adalah sebuah rubrik anak-anak dalam Harian Kompas yang berisi cerita anak-anak. Lama kelamaan rubrik ini dirasakan sangat terbatas dan tidak mampu menampung banyaknya aspirasi yang masuk, sehingga timbulah gagasan untuk memperluas rubrik ini menjadi satu majalah anak.

Page 6 of 21

Bobo – Brand Management

Cikal bakal Majalah Bobo Pada tanggal 14 April 1973 lahirlah Majalah Bobo yang di prakarsai oleh Almarhum PK OJONG (salah satu pendiri KKG). Majalah Bobo ini terlahir berkat kerjasama antara PT GRAMEDIA dengan OBERON BV untuk menerbitkan sebuah majalah. Bobo adalah karakter yang diimport dari Belanda oleh OBERON BV (sekarang ini di akuisisi oleh SANOMA). Bobo ini adalah produk license. Pada awal penerbitannya sebagian isi materi majalah Bobo Indonesia berasal dari majalah Bobo Belanda dan sebagian lagi adalah lokal, seperti Dongeng, Oki Nirmala, Bona & Rongrong dan karya para pengarang Indonesia. Karakter Bobo & keluarga di majalah Bobo Indonesia adalah hasil kreasi penggambar lokal Indonesia yang sudah di modifikasi dari karakter asli Bobo Belanda. Karakternya sendiri sudah disesuaikan dengan kondisi budaya Indonesia, karakter asli Bobo belanda bisa di lihat pada Bobo Junior yang juga di terbitkan oleh PT Penerbitan Sarana Bobo.

Page 7 of 21

Bobo – Brand Management

Jumlah sirkulasi pada awalnya adalah 50,000 eksemplar dengan harga pertama adalah Rp 35 per eksemplar. Bobo terus berkembang hingga pada tahun akhir 1990 pernah mencapai 350,000 eksemplar.

1.4. Bobo Brand

Logo Bobo baru Versi Indonesia

Logo Bobo Versi Belanda

Walaupun Bobo berasal dari Belanda, secara brand Bobo Indonesia dan Belanda memiliki kesamaan konsep. Bobo yang ditujukan untuk anak-anak memiliki brand identity: Karakter Karakter Bobo dibangun dari karakter Bobo di negeri asalnya Belanda. Namun demikian karakter tersebut diadaptasi dan disesuaikan dengan kondisi Indonesia. Karakter Bobo yang asli baru muncul tahun-tahun belakangan ini dalam Bobo Junior.

Karakter Bobo Belanda/Junior

Karakter Bobo Adaptasi

Page 8 of 21

Bobo – Brand Management

Sebagai karakter anak yang selalu riang gembira dalam belajar dan bermain. Karakter ini ditujukan secara langsung dalam komik-komik Bobonya, dan juga menjadi Brand Personality dari Bobo.

Bobo

Keluarga Bobo Rumah Bobo

Untuk memperkuat pengkarakteran ini dibuatlah karakter keluarga Bobo dan rumah bobo. Dalam majalah ini juga terdapat berbagai karakter lain seperti Oki Nirmala yang merupakan kreasi kartunis Indonesia.

Karakter Oki & Nirmala dalam majalah Bobo

Brand Essence Educational dan Entertainment Benefit Perfomance Majalah Bobo adalah majalah yang memberikan informasi hiburan dan pengetahuan, sesuai dengan Mottonya yaitu: Teman bermain dan belajar. Convinience Majalah Bobo menyajikan informasi dan pengetahuan dengan cara sederhana dan mudah dipahami. Selain itu informasi tersebut juga dikemas dalam bentuk dan metode yang menyenangkan. Sehingga pembaca dapat belajar sambil bermain. Selain itu majalah bobo juga mudah di peroleh diseluruh kota besar di Indonesia. Physicology

Page 9 of 21

Bobo – Brand Management

Majalah Bobo dapat menjadikan pembaca untuk rajin membaca dan rajin belajar serta banyak pengetahuan. Bobo sebagai majalah ataupun brand selama lebih dari 30 tahun ini telah mengalami banyak perubahan, terlihat dari desain sampul dan logo yang terus berubah dari tahun 1973 hingga 2006 ini.

Bobo 1973

Bobo 1979

Bobo 1983

Bobo 1985

Bobo 1988

Bobo 1995

Page 10 of 21

Bobo – Brand Management

Bobo 2000

Bobo 2006

Bobo 2006

II. BRAND BOBO SAAT INI
2.1. Segment, Target dan Positioning Majalah bobo diposisikan dari awal sebagai majalah anak untuk segment A, B dan C. baik laki-laki ataupun perempuan. Saat ini pembaca utama Bobo memiliki profile: • • • Kelas Ekonomi & Sosial: A = 24%, B = 15% C = 34%, Jenis kelamin: Anak cewek = 57%, anak Cowok = 43% Usia pembaca berkisar antara 10 – 14 tahun.

Positioning majalah Bobo kurang lebih ialah: Majalah untuk anak usia sekolah dasar sebagai teman dan media belajar dan bermain. Hal ini tercermin dari motto majalah Bobo adalah “Teman Bermain dan Belajar”

2.2. Product Sebagai produk majalah yang berusia panjang Bobo mengalami beberapa perubahan secara fisik didorong oleh tuntutan jaman dan perkembangan teknologi cetak. Secara fisik Bobo saat ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:
Page 11 of 21

Bobo – Brand Management

-

Retail price : Rp.7,000 Number of pages: 48 – 56 pages/ full color Quality of paper: Koran 48 gram. Format size: 215 mm x 275 mm Frequency of the publication: Weekly/ every Thursday

Sedangkan dari sisi konten, Bobo berisi beberapa cerita seperti: • • • • • • • • • • • • • • • Cerita keluarga Bobo Dongeng fantasy Profile tokoh idola mula Pengetahuan Reportasia Halaman untuk pembaca Paman Kikuk, Husin dan Asta Potret Negeri Cerpen Resensi Film anak Ensiklopedia Latihan dirumah Cerita dari negeri dongeng (Oki dan Nirmala) Sayembara Bona dan Rong-rong

Produk majalah anak ini bila dilihat dari lamanya waktu yang telah ditempuh dapat dikatakan berada dalam pasar yang mature. Walau demikian pertumbuhan untuk majalah segmen anak-anak ini terus berkembang terutama pada tahuntahun terakhir ini dimana muncul banyak judul-judul baru yang meramaikan pasar majalah anak. Dari sini bisa disimpulkan pasar masih growth but slow.

Page 12 of 21

Bobo – Brand Management

Tingkat penetrasi dan volume penjualan juga masih menunjukan ruang untuk tumbuh. Bobo sebagai brand membutuhkan revitalisasi untuk selalu meremajakan citra dan imagenya. Untuk itu perusahaan selalu berusaha menciptakan inovasiinovasi baru seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan teori pendidikan. Sebagai contohnya beberapa hadiah dari Bobo berupa sisipan di majalah Bobo seperti Soal latihan ujian, untuk mengajak anak belajar, Jam Bobo, Stickers dan biji jarak untuk mengajak pembaca untuk bersentuhan langsung dengan alam dan topik yang sedang hangat saat ini. Bobo sebagai brand menikmati first mover entry benefits. Karena itu Brand Bobo telah menancap dalam di benak customer paling tidak yang lahir setelah tahun 1973. Dari sisi kualitas sekala 1-10 Bobo bisa dikatakan berada di angka 7-8, Level ini dipilih karena memang Bobo menyasar segmen yang luas dari SEC A,B dan C. Sehingga harga menjadi pertimbangan penting.

2.3. Price Penetapan harga untuk Majalah Bobo mengacu pada segmen dan market yang di targetkan sehingga dapat di jangkau sesuai dengan kelas ekonomi sosial untuk majalah Bobo. Dilihat dari pasarnya untuk anak usia sekolah dasar, posisi harga majalah Bobo dapat di lihat dalam tabel dibawah ini:
No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Produk Bobo Princess Ino XY Kids Bee Magazine Mombi SD Kreatif Harga Rp7,000 Rp15,000 Rp9,000 Rp12,500 Rp12,500 Rp10,000 Rp13,500

Page 13 of 21

Bobo – Brand Management

8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

Oki Nirmala Kids Fantasi Ayo Anak Saleh SD Fun Animonster KIDDO Orbit Mentari Favorit Mickey Mouse Zeplin Valens Jeri C N S Junior Smart Fun Plus Irfan Tasya Kuark

Rp8,000 Rp7,500 Rp3,500 Rp6,000 Rp5,000 Rp15,000 Rp12,500 Rp4,500 Rp11,000 Rp8,500 Rp10,000 Rp12,500 Rp5,000 Rp12,500 Rp5,000 Rp5,000 Rp10,000 Rp10,000

Dengan harga Rp 7.000,- relative dibanding competitor dan kualitas isi serta kredibilitas yang sudah dibangun bertahun-tahun Bobo memberikan Value to Customer yang tinggi dibandingkan dengan pesaingnya.

2.4. Place/Distribution Majalah Bobo saat ini sudah disirkulasikan keseluruh Indonesia dengan angka rata-rata 200,000 majalah per terbitnya. Adapun penyebaran pasarnya dapat dilihat dibawah ini: • • • • • • Jabotabek (34%) Jateng (14%) Jabar (10%) Jatim (14%) Sumatera (13%) Indonesia Timur (15%)

Walaupun sebagian besar (34%) pasarnya masih berada di Jabotabek, namun penyebarannya relative sudah merata ke seluruh bagian Indonesia.

Page 14 of 21

Bobo – Brand Management

Penyebaran majalah Bobo ini dilakukan melalui subsidiary agent & sub agent, retail agent & sub retail & kiosk. Strategy pemasarannya adalah keberadaan produk, terutama konsumen sebagai target, seperti sekolah-sekolah.

2.5. Promotion Walau dikenal sebagai majalah dengan brand yang sudah lama dikenal, Bobo tetap melakukan aktifitas promosi Above the line dan Below the line. Bobo banyak membangun awareness dan menjaga customer loyalty melalui bentukbentuk intergrated marketing communications seperti melalui corporate event juga melalui iklan korporat baik di media cetak (Koran & majalah) maupun media telivisi serta outdoor seperti spanduk, poster dan umbul-umbul dan website melalui internet, serta Ring-tone di mobile phone. Program Above the line: Media Print (Iklan terbit dan event-event atau aktivitas Bobo di Majalah, poster dan tabloid) Media Non Print (TV, Internet & Outdoor, : Umbul-umbul untuk event, Spanduk terbit untuk mengirfomasikan Majalah Bobo yang akan terbit dan program TV, seperti TA TI TU mengenai pengetahuan dan pendidikan) dan juga melalui internet dan mobile phone

Page 15 of 21

Bobo – Brand Management

Promosi Below The Line 1. Operet Bobo Operet ini sudah menjadi kegiatan rutin tahunan yang selalu ramai di tonton, karena memang saat ini mungkin operet Bobo hanya satu-satunya operet yang ditujukan untuk anak-anak. Pangeran Katak, Pika-Pika kuro. 2. Bobo Fair Event tahunan ini semakin tahun semakin ramai dan semakin besar juga. Walau saat ini mulai ada kegiatan serupa yang dibuat brand lain seperti Rinso, dll namun kelihatannya awarness Bobo Fair tetap paling besar, karena dilakukan secara konsisten dan rutin. 3. Sanggar kreatifitas Bobo Sanggar Bobo yang tersebar ini merupakan basis komunitas loyal bobo 4. Sayembara dan Lomba mengarang 5. Lomba mewarnai & menggambar 6. Pelatihan Majalah Dinding di sekolah SD 7. Berlibur Kreatif 8. Drumband
Page 16 of 21

Bobo – Brand Management

9. Pelatihan Jurnalistik di Sekolah 10. Story Telling 11. Mengadakan konferensi anak se Indonesia 12. Seminar pendidikan para guru sekolah dasar. 13. Dendang Kencana (Lomba paduan suara tingkat TK, Bobo Junior) 14. Lomba Cheer Leader 15. lomba sepak bola anak 16. Aktivitas sosial ke Panti Asuhan 17. Kerjasama/ Basar dengan sekolah SD 18. Sport Fiesta

2.6. Market Position Bobo hingga tahun lalu masih menjadi jawara di kategori majalah anak SD meninggalkan pesaing lainnya. Peringkat market share itu dapat dilihat pada table berikut ini:
No Nama Produk Frekuensi (1 bulan) Terbit MS Unit

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Bobo Princess Ino XY Kids Bee Magazine Mombi SD Kreatif Oki Nirmala Kids Fantasi Ayo Anak Saleh SD Fun Animonster KIDDO Orbit Mentari Favorit Mickey Mouse Zeplin Valens Jeri

4 1 2 2 4 1 1 2 4 1 1 4 1 1 4 2 1 1 1 4

% 28.30 12.10 8.10 7.20 6.80 6.20 5.00 4.30 4.00 3.30 3.00 2.30 2.00 1.20 1.20 1.00 0.80 0.80 0.50 0.40

Page 17 of 21

Bobo – Brand Management

21 22 23 24 25

C N S Junior Smart Fun Plus Irfan Tasya Kuark

1 1 4 4 1

0.44 0.30 0.30 0.30 0.12

Posisi sebagai market leader memberikan tekanan kedepan bahwa Bobo harus tetap menjadi yang terbaik di kategorinya.

III. BRAND BOBO KEDEPAN
Bobo yang merupakan market leader dan pioneer dalam majalah anak kedepannya dituntut untuk memberikan yang terbaik dan selalu melakukan inovasi baik secara fisik majalah ataunpun konten dan metode-metode pembelajaran yang baru. Bobo kedepannya harus menjadi barometer majalah anak yang menjadi acuan bagi perkembangan industri majalah anak secara keseluruhan. Posisi sebagai pioneer dan market leader memungkinkan Bobo untuk memainkan perannya ini. Selain itu Bobo sebagai brand corporate juga ingin dibangun untuk

menumbuhkan kepercayaan dan kredibilitas jangka panjang.

3.1. Extensions Berawal dari majalah Bobo ini, perusahaan kemudian mengembangan tokohtokoh didalamnya menjadi majalah yang terpisah sendiri-sendiri. Dalam hal ini perusahaan mengembangkan Produk extension: • • • • Kreatif (Bona & Rongrong) Bobo Junior Kumpulan Cerpen Kumpulan Dongeng

Page 18 of 21

Bobo – Brand Management

Oki-Nirmala

Perusahaan juga mengembangkan produk majalah anak lainnya tidak terkait dengan Bobo. Produk ini umumnya dikemas dengan lebih modern dan inline dengan perkembangan jaman seperti: • • • • • • Princess Mombi Ori XY Kids Girls Disney Junior

Kita dapat juga melihat bahwa majalah-majalah yang dikeluarkan ini ditujukan untuk: • • • Memperluas dan memperbesar pasar Mengepung pesaing (Flangking) untuk melindungi produk utamanya Bobo Source of grouwth dan cash flow kedepannya.

3.2 Corporate Image Membangun Corporate Brand Bobo Membangun brand Bobo dengan cara-cara konvensional dan progesif melalui corporate advertisement. Contoh pendekatan yang bisa membangun adalah aktivitas-aktivitas seperti mengadakan konferensi anak se-Indonesia, Bobo Fair dan lomba-lomba (melukis, mewarnai dan sepakbola). Dengan aktivitas yang di lakukan oleh majalah Bobo dapat meningkatkan Awareness masyarakat terhadap nama Bobo. Aktivitas-aktivitas tersebut merupakan bagian dari integrated marketing communication.

Page 19 of 21

Bobo – Brand Management

Membangun Kredibilitas Strategi komunikasi yang digunakan adalah komunikasi yang bertujuan untuk membangun kredibilitas perusahaan, programnya: Kunjungan ke panti Asuhan Seminar untuk para orang tua dan guru Bobo peduli (Sumbangan bencana alam & sekolah ambruk) Buku-buku gratis untuk perpustakaan di daerah perpencil (Aceh, Merauke, Cisarua terpencil) Gathering guru

IV. PENUTUP
Dalam makalah ini kami hanya membahas hingga rencana Bobo kedepan dalam jangka panjang. Management Bobo sendiri mempunyai program-program jangka pendek sendiri baik yang rutin atau yang tidak untuk mencapai tujuan-tujuan diatas,namun akan terlalu kompleks untuk dijelaskan dalam makalah ini. Sebagai kata penutup, Bobo sebagai brand majalah anak telah memiliki brand equity yang kuat dimasyarakat. Bahkan dengan perkembangan event-event terakhir seperti Operet Bobo, Bobo Fair, Brand Bobo telah berkembang menjadi Dunia Bobo yang merupakan Dunia dimana orang tua dan anak berinteraksi melalui media-media majalah, pertunjukan, aktifitas fisik, perlombaan maupun pengetahuan. Yang sudah di lakukan oleh Bobo dengan semua aktivitasnya adalah EFEKTIFITAS DARI BRAND SUATU PRODUK, termasuk munculnya VARIANT PRODUK dan NEW BRAND. Referensi, Gorchels, Linda, “The Product manager Handbook” , McGraw Hill Interview dengan Product Manager dan Pimpinan & redaksi Bobo Data dari SDM

Page 20 of 21

Bobo – Brand Management

Internet

Page 21 of 21

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->