Anda di halaman 1dari 1

1. Tn. A dibawa ke RS oleh keluarganya karena sesak napas.

Saat sampai di IGD ditemukan data RR 40 x/mnt, TD 156/101 mmHg, HR 118 x/mnt, Temp 390 C, pada saat auskultasi terdengar suara ronchi. Klien 1 tahun yang lalu pernah masuk rumah sakit karena pneumonia. Hasil laboratorium Hb 6,7 gr/dL, Leukosit 20.5 K/uL, trombosit 200 K/uL, hematokrit 25,2 %. GDS 60 mg/dl, ureum 54 mg/dl, kreatinin 1,05 mg/dl, dan hasil X-Ray menunjukkan adanya caverne pada hampir semua lobus paru klien . Klien seorang buruh angkut semen dan sudah 5 tahun bekerja di perusahaan tsb, saat ini klien berusia 25 tahun.

2. Ny. E (30 tahun), dirawat di ruang paru RS A dengan keluhan sesak napas, dan batuk berdahak kental berwarna putih, menurut klien munculnya sesak napas jika merasa capek/stress dan makan makanan seafood. Pada saat diauskultasi terdengar suara wheezing dan ronchi, TD 135/90 mmHg, HR 90x/mnt, temp 39 0C, RR 36 x/mnt. Klien sudah sering keluar masuk RS dengan keluhan yang sama (setahun 3 kali), sekarang sudah 3 tahun Ny.A mendapatkan perawatan.