Anda di halaman 1dari 16

BAB IV

PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

4.1 Pengumpulan Data


Data yang dikumpulkan merupakan target produksi PT Chandra Asri
Petrochemical terhadap produk polypropilene bulan mei sampai dengan oktober,
jumlah bahan baku yang tersedia di gudang (warehouse), biaya pembelian bahan
baku, biaya pemesanan, biaya penyimpanan di gudang dan derajat signifikansi
pemesanan.
4.1.1 MPS (Master Production Schedule)
Berikut ini adalah jumlah produk polypropilene yang harus diproduksi PT
Chandra Asri bagian Polypropilene Plant pada mei-oktober 2015.
Tabel 4.1 Target Bulan Mei-Oktober 2015
Produk
Polypropilene (Ton)

Mei '15
30380

Jun '15
40680

Jul '15
40715

Agust '15
38299

Sep '15
30013

Okt '15
30013

4.1.2 Struktur Produk


Berikut ini adalah struktur produk polypropilene serta persentase untuk
masing-masing aditif.

Gambar 4.1 Struktur Produk Polypropilene

IV-2

Salah satu bahan penunjang yang digunakan adalah zat aditif dengan
konsentrasi kurang lebih 33% dari produk yang dihasilkan. Berikut ini adalah
persentase dari zat aditif yang digunakan.
Tabel 4.2 Konsentrasi Zat Aditif
Aditif

Konsentrasi

Hostanox QB 1202 FF XP

24%

Cast (SAK-CS-POF)

9%

Tabel 4.3 Komposisi Dari Setiap Bahan Baku (Ton)

67%

Mei
'15
20301

Jun
'15
27184

Jul
'15
27208

Agust
'15
25593

Hostanox QB 1202 FF XP

24%

7199

9640

9648

9076

7112

7112

Cast (SAK-CS-POF)

9%

2880

3856

3859

3630

2845

2845

Total

100%

30380

40680

40715

38299

30013

30013

Bahan Baku

Konsentrasi

Resin

Sep
'15
20056

Okt
'15
20056

Polypropilene dibuat dengan bahan baku utama berupa resin


propilene dan etilene, kemudian untuk menentukan karakter dari produk
yang ingin diproduksi maka ditambahkan bahan baku penunjang seperti
yang di tunjukan pada gambar dan tabel diatas.
4.1.3 Inventory Master File
Berikut ini adalah catatan persediaan bahan baku yang ada di warehouse.
Tabel 4.4 Inventory Master File
No
.

Equip. Mat'l. No.

Description

Whs
Inventory
( bag /
drum)

Old & New.

Received

Train 3

MTD

Inventory

Kg

( bag /
drum)

100534/1000000540

Hostanox QB1202 GR TH

0,00

100424/1000000517

Hostanox QB 1202 FF XP

143.000,00

100296/1000000499

Cal. Stearate Exs WLC

0,000

100484/1000000528

Cal. Stearate 325

0,000

100526/1000000539

Cast (SAK-CS-POF)

57.000,00

20.000,000

100454/1000000524

Hyperform HPN 68 L

560,00

500,000

100525/1000000538

Irganox XT-500

0,00

4.1.4 Biaya Pembelian dan Pemesanan Bahan Aditif

987,500

IV-3

Biaya pembelian yaitu adalah harga dari zat aditif yang ditawarkan oleh
supplier, yaitu untuk bahan aditif Hostanox QB 1202 FF XP adalah
Rp.37.500.000,00/ 1000 sak dengan berat 1 sak adalah 25 kg sedangkan untuk
bahan aditif Cast (SAK-CS-POF) adalah Rp.42.500.000,00/ 1000 sak dengan
berat 1 sak adalah 25 kg. Biaya pemesanan teridiri dari placing orders, haldling,
shipment, machine setup cost and inspection cost of received orders. Jadi biaya
pemesanannya adalah Rp. 37.500.000,00 dan biaya penyimpanan adalah
Rp.37.500/ lot dengan 1 lot size adalah 1000 sak.
4.2 Pengolahan Data
Berikut ini adalah pengolahan data yang dilakukan untuk mengetahui jumlah
kebutuhan aditif yang optimal.
4.2.1 Penentuan Ukuran Lot
Adalah ukuran lot yang ditetapkan oleh supplier untuk setiap kali
pemesanan, adapun 1 lot adalah 1000 sak bahan kima dengan berat 25 kg untuk
masing-masing saknya.
Tabel 4.5 Bahan Aditif Dalam Satuan Lot
Bahan Baku
Hostanox QB 1202 FF XP
Cast (SAK-CS-POF)

Mei
'15
288
116

Jun
'15
386
155

Jul
'15
386
155

Agust
'15
364
146

Sep
'15
285
114

Okt
'15
285
114

Contoh Perhitungan
Jumlah aditif Hostanox QB 1202 FF XP yang dibutuhkan pada bulan mei
Jumlah aditif (lot) = kebutuhan bulan mei (ton) 1000 : 25
= 7199 : 25
= 288 lot
4.2.2 Penentuan Safety Stock
Berikut ini adalah penentuan safety stock dari bahan aditif yang digunakan
dengan tingkat kepercayaan 90%, nilai Ztabel 1,28 dan lead time 2 bulan.

4.2.2.1 Safety Stock bahan aditif Hostanox QB 1202 FF XP


Berikut ini adalah perhitungan safety stock bahan Hostanox QB 1202
FF XP di gudang bahan baku PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.

IV-4

Tabel 4.6 Perhitungan Safety Stock bahan aditif Hostanox QB 1202 FF XP


Bulan
1
2
3
4
5
6
Total

Hostanox QB 1202 FF XP (Ton)


288
386
386
364
285
285
1994

x
332
332
332
332
332
332

x-x'
-44
54
54
32
-47
-47

(x-x')2
1965
2880
2880
1003
2240
2240
13209

Standar Deviasi

51

Berdasarkan hasil perhitungan diatas, maka didapatkan nilai safety


stock untuk aditif Hostanox QB 1202 FF XP adalah sebesar 93 lot/ bulan.
4.2.2.2 Safety Stock bahan aditif Cast (SAK-CS-POF)
Berikut ini adalah perhitungan safety stock bahan Cast (SAK-CS-POF)
di gudang bahan baku PT Chandra Asri Petrochemical Tbk.
Tabel 4.7 Perhitungan Safety Stock bahan aditif Cast (SAK-CS-POF)
Bulan
1
2
3
4
5
6
Total

Cast (SAK-CS-POF) (Ton)


116
155
155
146
114
114
800

X
133
133
133
133
133
133

x-x'
-17
22
22
13
-19
-19

(x-x')2
300
469
469
160
374
374
2147

Standar Deviasi

21

Berdasarkan hasil perhitungan diatas, maka didapatkan nilai safety


stock untuk aditif Cast (SAK-CS-POF) adalah sebesar 38 lot/ bulan.
4.2.3 Material Requirement Planning
Material Requirement Planning (MRP) merupakan suatu prosedur logis
berupa aturan keputusan yang dirancang untuk menterjemahkan jadwal induk
produksi menjadi kebutuhan bersih untuk semua item).

IV-5

4.2.3.1 Metode Lot for Lot


Berikut adalah tabel perhitungan ukuran pemesanan aditif Hostanox
QB 1202 FF XP dan aditif Cast (SAK-CS-POF) dengan metode lot for lot.
Tabel 4.8 Perhitungan MRP Metode L4L aditif Hostanox QB 1202 FF XP
Hostanox QB 1202 FF XP
Gross requirements
Scheduled receipts
Project on hand
Net requirements
Planned order receipts
Planned order realeases

PD

143

1
288
238
93
145

2
386
386
93
293

386

364

Periode
3
4
386
364
93
293
386
285

93
271
364
285

5
285

6
285

93
192
285

93
192
285

Gross requirements :
Gr pada periode 1 = kebutuhan kotor bahan aditif dalam lot
= 7199 : 25
= 288 lot
Schedule receipts :
Sr pada periode 1 = Gr periode 1 PoH periode 0 + safety stock
= 288 143 + 93
= 238 lot
Project on hand :
PoH pada periode 1 = Sr periode 1 + PoH periode 0 - Gr periode 1
= 238 + 143 - 288
= 93 lot
Net requirements :
PoH pada periode 1 = Gr periode 1 - PoH periode 0
= 288 - 143
= 145 lot

Planned order receipts :


PoRec pada periode 3 = Gr periode 3 - PoH periode 2 + safety stock
= 386 - 93 - 93
= 386 lot

IV-6

Planned order realeases :


PoRel pada periode 1 = PoRec pada periode 3 (karena lead time 2 bulan)
= 386 lot
Biaya Bahan Baku
Biaya Pemesanan
Biaya Penyimpanan

Rp
Rp
Rp
Rp

74.775.000.000,00
227.100.000,00
20.934.516,42
75.023.034.516,42

Biaya bahan baku = total Gr harga Hostanox QB 1202 FF XP/lot


= (288+386++386+364+285+285) Rp 37.500.000
= Rp 74.775.000.000
Biaya pemesanan = 6 biaya pemesanan
= 6 Rp 37.850.000
= Rp 227.100.000
Biaya simpan

= total PoH biaya simpan/lot


= (93+93+93+93+93+93) Rp 37.500
= Rp 20.934.516

Dari tabel 4.8 diatas dan perhitungan MRP dengan metode lot for lot
menghasilkan biaya total sebesar Rp 75.023.034.516,42 untuk bahan aditif
Hostanox QB 1202 FF XP dengan 12 kali pemesanan dan penyimpanan
terbanyak di gudang adalah 93 lot.
Tabel 4.9 Perhitungan MRP Metode L4L aditif Cast (SAK-CS-POF)
Cast (SAK-CS-POF)
Gross requirements
Scheduled receipts
Project on hand
Net requirements
Planned order receipts
Planned order realeases

PD

57

1
116
97
38
59

2
155
155
38
117

155

146

Periode
3
4
155
146
38
117
155
114

38
108
146
114

5
114

6
114

38
76
114

38
76
114

Gross requirements :
Gr pada periode 1 = kebutuhan kotor bahan aditif dalam lot
= 2880 : 25
= 116 lot
Schedule receipts :

IV-7

Sr pada periode 1 = Gr periode 1 PoH periode 0 + safety stock


= 11657+38
= 97 lot
Project on hand :
PoH pada periode 1 = Sr periode 1 + PoH periode 0 - Gr periode 1
= 97+ 57-116
= 38 lot
Net requirements :
Nr pada periode 1 = Gr periode 1 - PoH periode 0
= 116-57
= 59 lot
Planned order receipts :
PoRec pada periode 3 = Gr periode 3 - PoH periode 2 + safety stock
= 155-38-38
= 155 lot
Planned order realeases :
PoRel pada periode 1 = PoRec pada periode 3 (karena lead time 2 bulan)
= 155 lot
Biaya Bahan Baku
Biaya Pemesanan
Biaya Penyimpanan

Rp
Rp
Rp
Rp

34.000.000.000,00
227.100.000,00
8.440.578,56
34.235.540.578,56

Biaya bahan baku = total Gr harga Cast (SAK-CS-POF)/lot


= (116+115+115+146+114+114) Rp 42.500.000
= Rp 34.000.000.000
Biaya pemesanan = 6 biaya pemesanan
= 6 Rp 37.850.000
= Rp 227.100.000
Biaya simpan

= total PoH biaya simpan/lot


= (38+38+38+38+38+38) Rp 37.500

IV-8

= Rp 8.440.578,56
Dari tabel 4.9 diatas dan perhitungan MRP dengan metode lot for lot
menghasilkan biaya total sebesar Rp 34.235.540.578,56 untuk bahan aditif
Cast (SAK-CS-POF) dengan 12 kali pemesanan dan penyimpanan terbanyak di
gudang adalah 38 lot.
4.2.3.2 Metode Least Unit Cost
Berikut adalah tabel perhitungan ukuran pemesanan aditif Hostanox QB
1202 FF XP dan aditif Cast (SAK-CS-POF) dengan metode least unit cost.
Tabel 4.10 Ukuran Pemesanan Metode LUC Aditif Hostanox QB 1202 FF XP

Order
Kumulatif
288

1 to 2

674

Rp 37.850.000

Rp 14.475.000

Rp 52.325.000

Rp 77.634

1 to 3
1 to 4
4
4 to 5
4 to 6
6

1060
1424
364
649
934
285

Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000

Rp 43.425.000
Rp 84.375.000
Rp10.687.500
Rp32.062.500
-

Rp 81.275.000
Rp 122.225.000
Rp 37.850.000
Rp 48.537.500
Rp 69.912.500
Rp 37.850.000

Rp 76.675
Rp 85.832
Rp 103.984
Rp 74.788
Rp 74.853
Rp 132.807

Periode

Biaya Pemesanan

Biaya Simpan

Biaya Total

Biaya per Unit

Rp 37.850.000

Rp 37.850.000

Rp 131.424

Contoh Perhitungan pada periode (1 to 3) :


Order kumulatif

= total Gr periode 1 sampai 3


= 288+386+386 = 1060

Biaya pemesanan = Rp 37.850.000


Biaya simpan total = biaya simpan periode 2 + biaya simpan periode 3
= [(Gr periode 2 + Gr periode 3) biaya simpan/lot] +
[(Gr periode 3) biaya simpan/lot]
= [(386+386) Rp 37.500] + [(386) Rp 37.500]
= Rp 43.425.000
Biaya total

= biaya pemesanan + biaya simpan


= Rp 37.850.000 + Rp 43.425.000 = Rp 81.275.000

Biaya per unit

= biaya total : order kumulatif


= Rp 81.275.000 : 1060 = Rp 76.675

Tabel 4.11 Perhitungan MRP Metode LUC aditif Hostanox QB 1202 FF XP

IV-9

Hostanox QB 1202 FF XP
Gross requirements
Scheduled receipts
Project on hand
Net requirements
Planned order receipts
Planned order realeases

PD

1
288
1010
865
145

143

Periode
2
3
386
386
479

93

742

4
364

5
285

6
285

471
271
742
378

186

93
99
378

Gross requirements :
Gr pada periode 1 = kebutuhan kotor bahan aditif dalam lot
= 7199 : 25
= 288 lot
Schedule receipts :
Sr pada periode 1 = Gr periode 1 sampai 3 PoH periode 0 + safety stock
= (288+386+386) 143 + 93
= 1010 lot
Project on hand :
PoH pada periode 1 = Sr periode 1 + PoH periode 0 - Gr periode 1
= 1010+143-288
= 865 lot
Net requirements :
Nr pada periode 1 = Gr periode 1 - PoH periode 0
= 288-143
= 145 lot
Planned order receipts :
PoRec pada periode 3 = Gr periode 4 to 5 - PoH periode 3 + safety stock
= (364+285) 93 + 93
= 649 lot

Planned order realeases :


PoRel pada periode 2 = PoRec pada periode 4 (karena lead time 2 bulan)
= 649 lot
Biaya Bahan Baku

Rp

74.775.000.000,00

IV-10

Biaya Pemesanan
Biaya Penyimpanan

Rp
Rp
Rp

75.700.000,00
75.047.016,42
74.925.747.016.42

Biaya bahan baku = total Gr harga Hostanox QB 1202 FF XP/lot


= (288+386++386+364+285+285) Rp 37.500.000
= Rp 74.775.000.000
Biaya pemesanan = 2 biaya pemesanan
= 2 Rp 37.850.000
= Rp 75.700.000
Biaya simpan

= total PoH biaya simpan/lot


= (865+479+93+378+93+93) Rp 37.500
= Rp 75.047.016,42

Dari tabel 4.11 diatas dan perhitungan MRP dengan metode least unit
cost

menghasilkan biaya total sebesar Rp 74.925.747.016,42 untuk bahan

aditif Hostanox QB 1202 FF XP dengan 2 kali pemesanan dan penyimpanan


terbanyak di gudang adalah 865 lot.
Tabel 4.12 Ukuran Pemesanan Metode LUC aditif Cast (SAK-CS-POF)
Periode
1
1 to 2
1 to 3
1 to 4
1 to 5
1 to 6
6

Order
Kumulatif
116
271
426
572
686
800
114

Biaya Pemesanan

Biaya Simpan

Biaya Total

Biaya per Unit

Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000
Rp 37.850.000

Rp 5.812.500
Rp 17.437.500
Rp 33.862.500
Rp 33.862.500
Rp 72.337.500
-

Rp 37.850.000
Rp 43.662.500
Rp 55.287.500
Rp 71.712.500
Rp 71.712.500
Rp 110.187.500
Rp 37.850.000

Rp 326.293
Rp 161.116
Rp 129.783
Rp 125.372
Rp 129.464
Rp 137.734
Rp 332.018

Contoh Perhitungan pada periode (1 to 5) :


Order kumulatif

= total Gr periode 1 sampai 5


= 116+155+155+146+114+114 = 686

Biaya pemesanan = Rp 37.850.000


Biaya simpan total = biaya simpan periode 2 + biaya simpan periode 3 + biaya
simpan periode 4 + biaya simpan periode 5
= [(Gr2 + Gr3 + Gr4 + Gr5) biaya simpan/lot] + [(Gr3 +
Gr4 + Gr5) biaya simpan/lot] + [(Gr4 + Gr5) biaya

IV-11

simpan/lot] + [(Gr4 + Gr5) biaya simpan/lot] + [(Gr5)


biaya simpan/lot]
= [(155+155+146+114) Rp 37.500] + [(155+146+114)
Rp 37.500] + [(146+114) Rp 37.500] + [(114) Rp
37.500]
= Rp 50.962.500
Biaya total

= biaya pemesanan + biaya simpan


= Rp 37.850.000 + Rp 50.962.500 = Rp 88.812.500

Biaya per unit

= biaya total : order kumulatif


= Rp 88.812.500 : 686 = Rp 129.464

. Tabel 4.13 Perhitungan MRP Metode LUC aditif Cast (SAK-CS-POF)


Cast (SAK-CS-POF)
Gross requirements
Scheduled receipts
Project on hand
Net requirements
Planned order receipts
Planned order realeases

PD

57

1
116
553
494
59

2
155
339

Periode
3
4
155
146
184

38

5
114

6
114

152
76
228

38

228

Gross requirements :
Gr pada periode 1 = kebutuhan kotor bahan aditif dalam lot
= 2880 : 25
= 116 lot
Schedule receipts :
Sr pada periode 1 = Gr periode 1 sampai 4 PoH periode 0 + safety stock
= (116+155+155+146) 57 + 38
= 553 lot

Project on hand :
PoH pada periode 1 = Sr periode 1 + PoH periode 0 - Gr periode 1
= 553+57-116
= 494 lot

IV-12

Net requirements :
Nr pada periode 1 = Gr periode 1 - PoH periode 0
= 116-57
= 59 lot
Planned order receipts :
PoRec pada periode 5 = Gr periode 5 to 6 - PoH periode 4 + safety stock
= (114+114) 38 + 38
= 228 lot
Planned order realeases :
PoRel pada periode 3 = PoRec pada periode 5 (karena lead time 2 bulan)
= 228 lot
Biaya Bahan Baku
Biaya Pemesanan
Biaya Penyimpanan

Rp
Rp
Rp
Rp

34.000.000.000,00
75.700.000,00
46.578.078,56
34.084.428.078,56

Biaya bahan baku = total Gr harga Cast (SAK-CS-POF)/lot


= (116+155+155+146+114+114) Rp 37.500.000
= Rp 34.000.000.000
Biaya pemesanan = 1 biaya pemesanan
= 1 Rp 37.850.000
= Rp 37.850.000
Biaya simpan

= total PoH biaya simpan/lot


= (494+339+184+38+152+38) Rp 37.500
= Rp 46.578.078,56

Dari tabel 4.13 diatas dan perhitungan MRP dengan metode least unit
cost

menghasilkan biaya total sebesar Rp 34.084.428.078,56 untuk bahan

aditif Cast (SAK-CS-POF) dengan 1 kali pemesanan dan penyimpanan


terbanyak di gudang adalah 494 lot.
4.2.3.3 Metode Least Total Cost
Berikut adalah tabel perhitungan ukuran pemesanan aditif Hostanox QB
1202 FF XP dan aditif Cast (SAK-CS-POF) dengan metode least total cost.
Tabel 4.14 Ukuran Pemesanan Metode LTC aditif Hostanox QB 1202 FF XP

IV-13

Periode
1
2
3
4
5
6

Unit
288
386
386
364
285
285

Period Carried
0
1
2
0
1
2

Period Carrying Cost


Rp 14.475.000
Rp 28.950.000
Rp 10.687.500
Rp 21.375.000

Kumulatif
Rp 14.475.000
Rp 43.425.000
Rp 10.687.500
Rp 32.062.500

Contoh Perhitungan pada periode 3


Unit

= Gr periode 3 = 386 lot

Period carrying cost= unit period carried biaya simpan


= 386 2 Rp 37.500 = Rp 28.950.000
Kumulatif

= kumulatif periode 2 + period carriying cost periode 3


= Rp 14.475.000 + Rp 28.950.000 = Rp 43.425.000

Tabel 4.15 Perhitungan MRP Metode LTC aditif Hostanox QB 1202 FF XP


Hostanox QB 1202 FF XP
Gross requirements
Scheduled receipts
Project on hand
Net requirements
Planned order receipts
Planned order realeases

PD

143

1
288
1010
865
145

2
386

Periode
3
386

479

93

4
364

5
285

6
285

663
271
934

378

93

934

Gross requirements :
Gr pada periode 1 = kebutuhan kotor bahan aditif dalam lot
= 7199 : 25
= 288 lot
Schedule receipts :
Sr pada periode 1 = Gr periode 1 sampai 3 PoH periode 0 + safety stock
= (288+386+386) 143 + 93
= 1010 lot

Project on hand :
PoH pada periode 1 = Sr periode 1 + PoH periode 0 - Gr periode 1
= 1010+143-288
= 865 lot
Net requirements :

IV-14

Nr pada periode 1 = Gr periode 1 - PoH periode 0


= 288-143
= 145 lot
Planned order receipts :
PoRec pada periode 4 = Gr periode 4 to 6 - PoH periode 4 + safety stock
= (364+285+285) 93 + 93
= 934 lot
Planned order realeases :
PoRel pada periode 2 = PoRec pada periode 4 (karena lead time 2 bulan)
= 934 lot
Biaya Bahan Baku
Biaya Pemesanan
Biaya Penyimpanan

Rp
Rp
Rp
Rp

74.775.000.000,00
75.700.000,00
96.422.016,42
74.947.122.016,42

Biaya bahan baku = total Gr harga Hostanox QB 1202 FF XP/lot


= (288+386++386+364+285+285) Rp 37.500.000
= Rp 74.775.000.000
Biaya pemesanan = 1 biaya pemesanan
= 1 Rp 37.850.000
= Rp 37.850.000
Biaya simpan

= total PoH biaya simpan/lot


= (865+479+93+663+378+93) Rp 37.500
= Rp 96.422.016,42

Berdasarkan hasil perhitungan MRP dengan metode LTC biaya total


sebesar Rp 74.947.122.016,42 untuk bahan aditif Hostanox QB 1202 FF XP
dengan 1 kali pemesanan dan penyimpanan terbanyak 865 lot.
Tabel 4.16 Ukuran Pemesanan Metode LTC aditif Cast (SAK-CS-POF)
Periode
1
2
3
4
5
6

Unit
116
155
155
146
114
114

Period Carried
0
1
2
3
0
1

Period Carrying Cost


Rp 5.812.500
Rp 11.625.000
Rp 16.425.000
Rp 4.275.000

Kumulatif
Rp 5.812.500
Rp 17.437.500
Rp 33.862.500
Rp 4.275.000

IV-15

Contoh Perhitungan pada periode 4


Unit

= Gr periode 4 = 146 lot

Period carrying cost= unit period carried biaya simpan


= 146 3 Rp 37.500 = Rp 16.425.000
Kumulatif

= kumulatif periode 3 + period carriying cost periode 4


= Rp 17.437.500 + Rp 16.425.000= Rp 33.862.500

. Tabel 4.17 Perhitungan MRP Metode LTC aditif Cast (SAK-CS-POF)


Cast (SAK-CS-POF)
Gross requirements
Scheduled receipts
Project on hand
Net requirements
Planned order receipts
Planned order realeases

PD

57

1
116
553
494
59

Periode
2
3
4
155
155
146
339

184

38

5
114

6
114

152
76
228

38

228

Gross requirements :
Gr pada periode 1 = kebutuhan kotor bahan aditif dalam lot
= 2880 : 25
= 116 lot
Schedule receipts :
Sr pada periode 1 = Gr periode 1 sampai 4 PoH periode 0 + safety stock
= (116+155+155+146) 57 + 38
= 553 lot
Project on hand :
PoH pada periode 1 = Sr periode 1 + PoH periode 0 - Gr periode 1
= 553+57-116
= 494 lot

Net requirements :
Nr pada periode 1 = Gr periode 1 - PoH periode 0
= 116-57
= 59 lot
Planned order receipts :

IV-16

PoRec pada periode 5 = Gr periode 5 to 6 - PoH periode 4 + safety stock


= (114+114) 38 + 38
= 228 lot
Planned order realeases :
PoRel pada periode 3 = PoRec pada periode 5 (karena lead time 2 bulan)
= 228 lot
Biaya Bahan Baku
Biaya Pemesanan
Biaya Penyimpanan

Rp
Rp
Rp
Rp

34.000.000.000,00
37.850.000,00
46.578.078,56
34.084.428.078,56

Biaya bahan baku = total Gr harga Cast (SAK-CS-POF)/lot


= (116+155+155+146+114+114) Rp 37.500.000
= Rp 34.000.000.000
Biaya pemesanan = 1 biaya pemesanan
= 1 Rp 37.850.000
= Rp 37.850.000
Biaya simpan

= total PoH biaya simpan/lot


= (494+339+184+38+152+38) Rp 37.500
= Rp 46.578.078,56

Berdasarkan hasil perhitungan MRP dengan metode LTC diperoleh


biaya total sebesar Rp 34.084.428.078,56 untuk bahan aditif Cast (SAK-CSPOF) dengan 1 kali pemesanan dan penyimpanan terbanyak 494 lot.