Anda di halaman 1dari 17

ASUHAN KEPERAWATAN

PADA Ny A DENGAN POSTPARTUM KARDIOMIOPATI


DI RUANG KECUBUNG RSU dr. SLAMET GARUT

I.

Pengkajian
1. Identitas
a. Identitas klien
Nama

: Ny A

Umur

: 33 tahun

Jenis kelamin

: Perempuan

Alamat

Agama

: Islam

Pendidikan

: SMA

Pekerjaan

: Wiraswasta

Suku bangsa

: Sunda /Indonesia

No. CM

Tgl. Masuk

Tgl pengkajian

: 17 September 2014

b. Biodata penanggung jawab


Nama

: Ny. A

Umur

: 45 tahun

Jenis kelamin

: Perempuan

Alamat

Agama

: Islam

Pendidikan

: SMU

Pekerjaan

: Wiraswasta

Suku bangsa

: Sunda /Indonesia

Hubungan dgn klien

2. Riwayat Kesehatan
a. Keluhan utama
Klien mengeluh sesak.
b. Riwayat kesehatan sekarang
Klien mengeluh sesak, batuk dan pendarahan di vagina, sesak
dirasakan sekitar 10 hari yang lalu setelah melahirkan, sesak dirasakan
berat jika klien banyak bergerak, dan diperingan jika klien menggunakan
oksigen dan posisi semi fowler, sesak dirasakan setiap saat.
c.

Riwayat kesehatan dahulu


Klien mengatakan pada saat 2 minggu sebelum melahirkan tekanan
darahnya 160/80, klien pernah mengalami abortus anak ke 2, G4P3A1 .

b. Riwayat kesehatan keluarga


Menurut penuturan klien, di keluarganya belum pernah mengalami
kejadian seperti ini.
3. Pola Kesehatan Fungsional
a.

Pemeliharaan Kesehatan
Klien mengatakan apabila ada yang sakit, langsung memeriksakan atau
berobat ke tempat pelayanan kesehatan baik RS maupun Puskesmas.

b.

Nutrisi metabolik

No Jenis
1.
Pola Makan
Jenis
Porsi
Frekuensi
2.
Pola Minum
Jenis
Frekuensi

c.

Di Rumah

Di RS

Nasi
1 Porsi
3 x/ hari

BN TKTP
1 Porsi
3 x/hari

Air putih
7 gelas/hari

Air putih
4 gelas/hari

Pola Eliminasi
No Jenis

Di Rumah

Di RS

1.

BAB

2.

Frekuensi

1x/hari

1x/hari

Warna

khas feses

khas feses

konsistensi

padat

padat

Frekuensi

3-4x/hari

3-4x/hari

Warna

kuning jernih

kuning jernih

Bau

khas urine

khas urine

BAK

d.

Pola Aktifitas Sehari Hari

1.
2.
3.
4.

Mandi
Berpakaian
Eliminasi
Mobilisasi di tempat

Di Rumah
0 1 2 3 4

5.
6.

tidur
Berpindah
Berjalan

No

Ket:

Jenis

Di RS
1 2 3

0 = Mandiri
1= Alat Bantu
2= Dibantu orang lain
3= Dibantu orang lain alat
4= Tergabtung/ Tidak mampu

e.

Pola Persepsi Kognitif


Klien mampu berbicara tanpak hambatan. Klien menggunakan bahasa
sunda saat berbicara dan paham apa yang ditanyakan pengkaji, klien
tidak kesulitan berinteraksi dengan perawat, keluarga dan orang lain.

f.
No Jenis
Tidur Siang
Lama Tidur
Keluhan
2.
Tidur Malam
Lama Tidur
Keluhan

Pola Istirahat Tidur


Di Rumah

Di RS

Tidak Pernah
Tidak ada

1 jam
Tidak ada

6 8 jam
Tidak ada

6 7 jam
Tidak ada

1.

g.

Pola Konsep diri

1) Gambaran Diri
Klien merasa sedang sakit, dan saat ini membutuhkan bantuan,
pengobatan, dan perawatan dari dokter, perawat.klien mengatakan
sangat terganggu dan menderita dengan keadaannya sekarang.
2) Ideal Diri
Klien merasa tidak terganggu dengan aturan yang diterapkan oleh pihak
RS karena ini adalah untuk kesembuhannya.
3) Harga Diri
Klien mengatakan diperlakukan dengan baik, ramah sopan dan sabar
oleh petugas kesehtan dna mendapatkan bantuan dalam menghadapi
sakitnya.
4) Identitas diri
Klien menyadari saat ini sedang sakit dan lemah bukan individu yang
sehat dan mandiri seperti dahulu.
5) Peran Diri
Klien bersikap kooperatif saat dilakukan tindakan perawatan. Klien
mematuhi ketentuan tentang hal yang harus dilakukan maupun yang
dilarang klien lebih bnayak diam.
h.

Pola peran dan hubungan


Klien seorang kepala keluarga. Hubungan klien dengan anak dan istrinya
baik

4. Pemeriksaan Fisik
Tanggal

: 2 September 2014

Jam

: 08.00 Wib

Pemeriksa

: PPN Karsa Husada Kelompok I ( Eva, Gita, Budiman,


Deden, Maya)

a. Keadaan umum
1.Kesadaran

: Compos Mentis

2.GCS

:Eye : 4, Motorik : 5, Verbal : 6, Jumlah : 15

Tanda-tanda vital
1. Tekanan darah

: 110/60 mmHg

2. Nadi

: 70 x/menit

3. Respirasi

: 20 x/menit

4. Suhu

: 34,8c

b. Head To Toe
1. Rambut dan kulit kepala
Warna rambut hitam dan pendek, penyebaran rambut merata di
seluruh permukaan kulit kepala, tekstur halus, kulit kepala sedikit
kotor, tidak ada lesi atau pun benjolan.
2. Mata
Mata kanan dan kiri tampak simetri, sklera putih, konjungtiva atas
dan bawah berwarna merah muda, fungsi penglihatan klien baik.
3. Hidung
Bentuk simetris, hidung bersih, tidak terdapat kotoran.
4. Telinga
Letak daun telinga kanan dan kiri simetris, tidak tampak adanya
serumen, fungsi pendengaran baik terbukti klien dapat menjawab
pertanyaan sesuai dengan yang diajukan oleh pengkaji.
5. Mulut
Warna mukosa merah muda, lembab, tidak ada stomatitis, tidak
terdapat caries, warna gigi kekuningan, klien dapat merasakan manis
dan asin.
6. Leher
Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, tidak ada pembesaran JVP.
7. Dada: paru-paru dan jantung
Paru-paru

Inspeksi: Bentuk dada normal, pergerakan dada simetris saat


inspirasi dan ekspirasi, tidak ada retraksi dinding dada,
frekuensi napas 20x/m. Terdapat WSD di dada sebelah
kiri.
Palpasi

: pergerakan dadanya simetris

Perkusi

: dullness

Auskultasi: suara ronchi (+)


Bunyi jantung: bunyi jantung normal lup dup
8. Abdomen
Inspeksi: Bentuk abdomen datar, tidak ada benjolan,
Auskultasi: bising usus normal 13x/menit
Perkusi: tympani
Palpasi: tidak ada nyeri tekan
9. Genetalia
Tidak terkaji
10. Ekstremitas
-

Ekstremitas atas
Tangan kanan dan tangan kiri dapat digerakan dengan bebas
tanpa adanya keluhan, tidak terdapat udema, terpasang infus di
tangan sebelah kiri.

Ekstremitas bawah
Kaki kiri dan kaki kanan dapat digerkan dengan bebas, terdapat
oedema.

i. Pola aktivitas dan Istirahat


Klien mengatakan tidur malam 6-7 jam, tidur siang 1-2 jam, dengan
kualitas nyenyak dan klien dapat beraktivitas sendiri.
j. Data Psikologi, Sosial, Spiritual
a. Data Psikologi
Klien mengatakan tidak malu, cemas dan stress, dengan adanya
penyakit/ keadaan sepeti sekarang.

b. Data Sosial
Klien dapat berkomunikasi dengan baik, baik dengan perawat
maupun dengan orang lain.
c. Data Spiritual
Klien mengatakan beragama Islam, menurut penuturan klien selalu
beristighfar tetapi jarang melakukan solat selama dirawat di ruang
zamrud, dengan alasan susah melakukan gerakan solat.

5. Data Penunjang
a. Laboratorium
No. Lab

Nama

: Tn. E

Tanggal

: 22 Agustus 2014

Ruang

: Zamrud

Nama Test
1. lain-lain
Glukosa C pleura
protein C pleura
Albumen C Pleura
2. cairan pleura
jumlah sel
3. hitung jenis sel
HMN
MN
Jumlah Sel Cairan Pleura
Rivalta
Preparat BTA :

Hasil

Nilai Normal

117
1700 mg/dl
400

<2500
6071

penuh

0-5

27
73
Penuh
Positif

05
Negatif

Sewaktu

Negatif

Pagi

Negatif

Sewaktu

Negatif

No. Lab

Nama

: Tn. E

Tanggal

: 22 Agustus 2014

Ruang

: Zamrud

Nama Test
Hematologi
darah rutin
Hemoglobin
Hematokrit
Leukosit
Trombosit
eritrosit
AST (SGOT)
ALT(SGPT)
Ureum
kreatinin
Glukosa Darah Sewaktu

Hasil

Nilai Normal

9,3 gr/dl
26 %
23.270 /mm3
509.000 /mm3
4,55
41U/L
66 U/L
51 mg/dl
0,8 mg/dl
225

13 18
35 47
3.800 10.000
150.000 440.000
2,3-6,5
s/d 31
s/d 31
15 50
0,5-0,9
<140

b. Therapy :
1. Mertonidazole 3 x 500 ml
2. Ranitidine 2 x 1 ampul (IV)
3. Ceftriaxone 1 x 2 mg (IV)
4. Gentamicin 1 x 1 ampul (IV)
5. RHZE (450 mg/300 mg/1000mg/1000mg)

B.

Analisa Data

No
1
Ds :

Symptom

Etiologi
Prosedural infasif

Problem
infeksi

Klien mengeluh

gatal didaerah sekitar


WSD
Do :
Tampak

ada

perban pakai plester


Leukosit

23.270 /mm3
Kulit sekitar luka

kemerahan
Ds :

Faktor

merasa

untuk Perubahan

sulit

kelembaban kulit

luka/ lecet Faktor mekanik

Kulit menjadi

(selang WSD)

ada jejas
klien

kendala lingkungan
mengatakan
tidak

Do:
kulit
kotor.

kepala

gangguan deficit
perawatan diri :
Hygiene
rambut

mau keramas

integritas kulit

dan

sirkulasi

Ds :
o

pigmen

mempertahankan
Do :
3

(selang Gangguan

Klien mengatakan WSD), kelembaban kulit

mekanik

sedikit

cuci

4.

Ds :
o

Keyakinan spiritual yang Distress spiritual

klien mengatakan sulit kurang


untuk

melakukan

ibadah

karena

terpasang

selang

WSD.
Do :
o

klien

tidak

melakukan

pernah
ibadah

selama di rawat di RS.


C.

Diagnosa Keperawatan Berdasarkan Prioritas


Masalah
1. Infeksi berhubungan dengan prosedural infasif yang di tandai dengan :
Ds : Klien mengeluh di dareah WSD terasa gatal.
Do : - terpasang perban di sekitar pemasangan WSD
-

Leukosit 23.270 /mm3,

Kulit sekitar luka kemerahan

2. Gangguan integritas kulit berhubungan dengan Faktor mekanik yang


ditandai dengan :
Ds : Klien mengatakan merasa sulit untuk mempertahankan kelembaban
kulit
Do: ada jejas.
3. Gangguan defisit perawatan diri : hygiene cuci rambut b.d kendala
lingkungan yang ditandai dengan:
Ds :
klien mengatakan tidak mau keramas
Ds :
kulit kepala sedikit kotor.
4. Distress spiritual b.d keyakinan spiritual yang kurang yang di tandai
dengan :

Ds : klien mengatakan sulit untuk melakukan ibadah karena terpasang


selang WSD.
Do : klien tidak pernah melakukan ibadah selama di rawat di RS.

D.

PERENCANAAN

No

DIAGNOSA
KEPERAWATAN

TUJUAN

Infeksi

berhubungan

dengan

prosedur

PERENCANAAN
INTERVENSI
5

Setelah dilakukan tindakan keperawatan

o Mengganti balutan

infasif/ pemasangan WSD

selama 2 x 24 jam Tidak mengalami infeksi,

o Kaji Tekanan

Ds :

dengan kriteria :
Klien mengeluh gatal di dareah

sekitar pemasangan WSD.


Do :

kemampuan

untuk

mencegah timbulnya infeksi

Tampak bekas plester

Leukosit 23.270 /mm3

darah,

o Dengan mengganti balutan untuk mengurangi rasa

o Monitor tanda dan gejala infeksi


o Kolaborasi : dengan memberikan

dengan Faktor mekanik yang ditandai dengan

selama 2x 24 jam gangguan integritas kulit

tidak terjadi dengan kriteria :

Ds :Klien mengatakan merasa sulit untuk

o Integritas

: ada jejas

peningkatan suhu tubuh


o Dengan memberikan antibiotik diharapkan dapat
membunuh bakteri yang ada di luka yang dipasang

Antibiotik
Setelah dilakukan tindakan keperawatan

Do

terjadinya tanda infeksi


o Dapat diketahui bila terjadinya infeksi akan terjadinya

sistematik dan lokal

o Jumlah leukosit dalam batas normal

Kulit sekitar luka kemerahan


Gangguan integritas kulit berhubungan

mempertahankan kelembaban kulit

o Dengan mengkaji Tandatanda Vital dapat diketahui

4 jam

gatal

Nadi dan

peningkatan suhu pada pasien setiap

o Klien bebas dari tanda dan gejala infeksi


o Menunjukan

RASIONALISASI

kulit

yang

melindungi

yang longgar

bisa

o Jaga kebersihan kulit agar tetap

dan

dan

o Jaga kebersihan alat tenun

mempertahankan kelembaban kulit dan

pakain

o Menghindari

kerutan

pada

dapat

tempat

tidur

dapat

menghindari terjadinya dekubitus


o

Denagn menjaga kulit tetap bersih dan kering akan


melancarkan sirkulasiarh

perawatan alami

longgar

akibat keringat

bersih dan kering.


kulit

menganjurkan

menghindari terjadinya kelembaban kulit yang di

o Hindarkan kerutan pada tempat tidur


baik

dipertahankan
o Mampu

o Anjurkan pasien memakai pakaian

WSD
o Dengan

dan menjaga kelembaban

kulit
o Denagan mengganti alat tenun dapt menghindari

Gangguan defisit perawatan diri: hygiene

Setelah dilakukan tindakan keperawatan

cuci rambut b.d kendala lingkungan di

selama 1x 24 jam gangguan defisit perawatan

tandai dengan:

diri hygiene cuci rambut dengan kriteria :

Ds : Klien tidak mau keramas


Do: kulit kepala tampak sedikit kotor

Rambut bersih

o Menganjurkan klien untuk keramas

infeksi
o Dengan keramas kulit kepala klien akan bersih

No

DIAGNOSA
KEPERAWATAN

TUJUAN

Distress spiritual b.d keyakinan spiritual

Setelah dilakukan tindakan keperawatan

yang kurang yang di tandai dengan :

selama 2x 24 jam distress spiritual dengan

Ds

klien

mengatakan

sulit

untuk

melakukan ibadah karena terpasang selang

kriteria :
o

PERENCANAAN
INTERVENSI

RASIONALISASI

5
o Menganjurkan

klien

untuk

melakukan ibadah.

o Dengan melakukan ibadah hati dan pikiran klien akan


merasa tenang dan nyaman.

o Menganjurkan klien untuk tayamum.


Klien melakukan ibadah

WSD.

o Menganjurkan klien untuk beribadah


dengan cara berbaring atau duduk.

Do : klien tidak pernah melakukan ibadah


selama di rawat di RS.

E.

IMPLEMENTASI
Hari/Tgl/Jam
Rabu
03-09-2014

No Dp
1.

Implementasi
a. Melakukan perawatan luka dan ganti Perban
b. Mengukur tekanan darah
c. Memberikan terapi Metronidazole 3x500mg, Ceptriaxon 1x2 mg.

Rabu
03-09-2014

2.

a. Menganjurkan pada klien untuk memakai pakain longgar


b. Mengganti dan merapihkan seprai tiap hari

Rabu
03-09-2014

3.

a. menganjurkan klien untuk keramas

kamis
04-09-2014

1.

a. Melakukan perawatan luka dan mengganti perban


b. Mengukur TTV

c.

Memberikan terapi Metronidazole 3x500mg, Ceptriaxon 1x2

Evaluasi Respon
S: klien mengatakan rasa gatal sedikit berkurang
O: klien sudah tidak mengelus-elus plester lagi
S:
O: 100/60 mmHg, Nadi :70 x/mt, Suhu 34,8 oC
S:
O: pemberian terapi Metronidazole 3x500mg, Ceptriaxon 1x2
mg.
S:
O:klien mengganti pakaian yang longgar
S:
O: klien tampak bersih dan nyaman
S:klien tidak mau kerams
O:kulit kepala masih terlihat kotor
S: klien mengatakan tidak gatal
O: klien sudah tidak mengelus-elus plester lagi
S:
O: TD: 110/60 nadi 70x/menit respirasi:20x/m suhu:36oc
S:
O: Pemberikan terapi Metronidazole 3x500 mg, ceftriaxon 1x2

Paraf

mg.
Kamis
04-09-2014

2.
a.

Menganjurkan

pada

klien untuk memakai pakaian longgar

Jumat
05-09-2014

b.
a.
b.
c.

1.

F.

Mengganti dan merapihkan seprai


Menganjurkan klien untuk melaksanakan ibadah.
Menganjurkan klien utuk bertayamum.
Menganjurkan klien untuk melakukan ibadah di atas tempat
tidur dengan cara berbaring atau duduk.

mg
S:
O:klien mengganti pakaian yang longgar
S:
O: klien tampak bersih dan nyaman
S : Klien mengatakan akan melakukan ibadah.
O: Klien belum melakukan ibadah.

EVALUASI
tanggal/
jam
03-09-2014

No DP

03-09-2014

EVALUASI
S: klien mengatakan masih merasa gatal pada daerah sekitar pemasangan WSD
O: tampak klien sesekali mengelus elus plester disekitar luka pemasangan WSD
- Tekanan darah
: 110/60 mmHg
- Nadi
: 70 x/menit
- Respirasi
: 20 x/menit
- Suhu
: 34,8c
A: masalah belum teratasi
P: lanjutkan intervensi
i. Ganti balutan
ii. Kolaborasi dengan dokter
S:
klien mengatakan nyaman memakai pakaian longgar
O:

klien mengganti pakaian yang longgar

A:

klien tampak bersih dan nyaman


Masalah teratasi

P:

Lanjutkan/ Pertahankan intervensi


menganjurkan pada klien untuk mandi/ wash lap tiap hari 1 kali
menganjurkan pada klien untuk mengganti pakaian yang longgar tiap hari 1 kali

PARAF

03-09-2014

04-09-2014

S:klien mengatakan tidak mau keramas,nanti saja pulang ke rumah


O: kulit kepala masih terlihat kotor
A:masalah belum teratasi
P:lanjutkan intervensi
- Anjurkan klien untuk mau keramas
S:
Klien mengatakan tidak gatal pada daerah sekitar pemasangan WSD
O:

Klien tidak mengelus-elus plester lagi


Tekanan Darah

: 110/70 mmHg

Nadi

: 82 x/mt

Respirasi

: 20 x/mt
: 35,8c

A:

Suhu
Masalah Teratasi

P:

Lanjutkan/ Pertahankan Intervensi


Ganti balutan tiap hari
Kolaborasi dengan dokter

04-09-2014

S:
O:

klien mengatakan nyaman memakai pakaian longgar


klien mengganti pakaian yang longgar

A:

klien tampak bersih dan nyaman


Masalah teratasi

P:

Lanjutkan/ Pertahankan intervensi


menganjurkan pada klien untuk mandi/ wash lap tiap hari 1 kali
menganjurkan pada klien untuk mengganti pakaian yang longgar tiap hari 1 kali

04-09-2014

S:klien mengatakan tidak mau keramas, nanti saja setelah pulang ke rumah
O: kulit kepala masih terlihat kotor
A:masalah belum teratasi
P:lanjutkan intervensi
Anjurkan klien untuk mau keramas.

05-09-2014

S : Klien mengatakan akan melakukan ibdah setelah pulang ke rumah.


O : Klien belum terlihat melakukan ibadah.
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi
Anjurkan klien untuk melakukan ibadah