Anda di halaman 1dari 2

Nama: Ristiana Ulfi

Anisa
NIM : 1503096006
Kelas : PGMI 2A

KETRAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM IPS


A. Ketrampilan Membaca
Membaca adalah salah satu ketrampilan dalam belajar untuk memperoleh
sejumlah pengalaman dan pengetahuan,sikap dan ketrampilan tertentu. Para
siswa harus membiasakan diri menilai seberapa banyak mereka tahu tentang
kompetensi dan pokok bahasan yang telah dipelajarinya dan bagaimana mereka
belajar ketika mereka membaca. Untuk mengetahui suatu istilah dan konsep
maka diperlukan ketrampilan memahami terhadap bacaan-bacaan yang ada.

Pengembangan Ketrampilan Pemahaman


Pemahaman merupakan salah satu target kemampuan yang ingin dicapai
dalam kegiatan membaca. James Banks (1990) menyebut kemampuan yang
dimaksud dengan istilah kesadaran metakognitif (metacognitive awareness).
Metakognitif merupakan kesadaran tentang apa yang harus dilakukan untuk
belajar. Sejalan dengan adanya kesadaran terhadap pemahaman apa yang
sedang dipelajari maka semakin penting mengidentifikasi karakteristik
bacaan yang dapat membantu kemampuan siswa dalam membaca dan
mengontrol tingkat pemahaman. Kemampuan yang diperlukan agar
kesadaran metakognitif ini muncul adalah kemampuan melakukan kontrol
(monitoring) pemahaman terhadap isi bacaan.

Pengembangan Ketrampilan Vokabuler Sosial


Vokabuler atau vokabularium sosial yang dimaksud adalah semua kata,
perbendaharaan kata atau kosa kata yang biasa digunakan dalam IPS. Ada
dua jenis masalah vokabuler dalam IPS yang hendaknya diantisipasi oleh
guru. Pertama, ketidakcakapan mengenal jenis kata, dan kedua,
ketidaktahuan arti kata setelah ia mengenal jenis kata. Pengembangan
vokabuler sosial dalam IPS hendaknya dilakukan oleh guru dalam kondisi
ketika motivasi siswa sedang tinggi untuk belajar. Perlu juga diperhatikan
oleh guru bahwa melatih rasa sensitif bagi siswa dan menaruh perhatian
terhaap istilah dan kata-kata baru sangatlah penting.

B. Ketrampilan Menulis
Menulis
adalah
suatu
proses
menyusun,
mencatat,
dan
mengkomunikasikan makna dalam tataran ganda bersifat interaktif dan
iarahkan untuk mencapai tujuan tertentu. Fungsi menulis adalah untuk
mengungkapkan diri atau perasaan yang ssedang dialami, dapat membantu

mengembangkan kemampuan diri dan kepuasan pribadi, kebanggaan, dan


perasaan harga diri. Tahapan-tahapan menulis atara lain: pra penulis,
pengedrafan, merevisi, mengedit, mempublikasikan.