Anda di halaman 1dari 2

Mekanika merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang mempelajari gerakan suatu benda serta efek

gaya dalam gerakan itu. Dalam pembahasan mekanika sangatlah luas dari partikel yang Nampak
sampai partikel yang tak Nampak dengan ukuran mikro hingga nano sekalipun. Dengan demikian
mekanika dibagi dua garis pembahasan yaitu mekanika klasik dan mekanika kuantum. Pembahasan
Mekanika klasik meliputi Mekanika Newton, mekanika Hamiltonia, Mekanika Tanah, Mekanika
Fluida, Mekanika Terapan dan lain sebagainya. Sedangkan Mekanika Kuantum melipuri Fisika
Nuklir, Fisika Partikel dan Mekanika kuantum Statistik.

Perbedaan Fisika Klasik / Mekanika Klasik dengan Mekanika Kuantum

Fisika Klasik / Mekanika Klasik Mekanika Kuantum


Menjelaskan fenomena maksroskopis yaitu Menjelaskan fenomena mikroskopis yaitu
fenomena yang dapat dilihat secara fenomena yang tidak dapat dilihat secara
langsung/kasat mata . langsung/ tidak kasat mata, seperti elektron,
proton, neutron, atom, dan sebagainya.
Konsep mekanika klasik hanya dapat dipakai jika Konsep mekanika kuantum dapat dipakai jika
kelajuan benda jauh lebih kecil daripada kelajuan kelajuan benda mencapai kelajuan cahaya ( v ~c).
cahaya ( v << c).
Fisika Klasik tidak menyertakan sifat gelombang Fisika Kuantum mendudukan materi yang
dari materi dalam rumusan-rumusannya. bergerak sebagai gelombang dan sebagai materi
Energi itu tidak kontinyu, tapi diskrit berupa
Energi dalam mekanika klasik diasumsikan 'paket' atau 'kuanta'.
kontinyu atau berkesinambungan. dimana,
E = h.v
di mana
E adalah energi (J),
h adalah tetapan Planck, h = 6.63x10-34 (Js),
v adalah frekuensi dari cahaya (Hz).
Perkembangan suatu sistem pada masa depannya
Jika sekarang diketahui keadaan gerak suatu titik, tidak dapat diramalkan secara pasti, tetapi hanya
bisa ditentukan gerak di sebarang titik pada masa dapat diramalkan melalui kebolehjadian,
depan, bahkan masa lalu. Rentetan kejadian yang sehingga tidak memiliki sifat kepastian.
begitu pasti ini hanyalah konsekuensi dari sebab-
sebab sebelumnya. Inilah determinisme.
Cahaya merupakan bentuk radiasi
Sifat-sifat cahaya bisa dilukiskan secara lengkap elektromagnetik lainnya, berbentuk satuan
dengan teori gelombang elektromagnetik diskret, disebut foton, dan memprediksi
Maxwell dan dibuktikan oleh Thomas Young energinya, warnanya, dan intensitas spektrumnya.
yang pola interferensi dalam percobaan celah-
ganda tahun 1802.
Mungkin saja untuk mengukur sifat sistem Dalam Fisika Kuantum terdapat prinsip
misalnya temperatur dan kecepatannya- dengan ketakpastian (Heisenberg) yang menyatakan
ketelitian tak terbatas. Pengamat hanya perlu bahwa pengukuran serempak atas dua besaran
mengatur ketelitian yang diinginkan atau fisik tertentu dari suatu sistem tidak selalu
menyesuaikan ketelitian yang diperoleh secara memberikan hasil dengan hasil kali ralat masing-
teoretik. Sistem atomik pun tidak terkecuali. masing sama dengan nol.
Alam semesta mirip mesin raksasa dalam
kerangka ruang-waktu mutlak. Gerakan rumit
bisa dipandang sebagai paduan gerakan
sederhana dari bagian-bagian penyusunnya,
sekalipun bagian-bagian tersebut tidak bisa
dilukiskan.