Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : Sekolah Menegah Pertama (SMP)


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester : VIII/satu
Materi Pokok : Zat Aditif Pada Makanan
Sub Materi : Bahan Pengawet
Alokasi Waktu : 1 x pertemuan (60 menit)

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar

KI Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

1.
1.1.Mengagumi keteraturan dan 1.1.1 Mengagumi ciri-ciri fisik temannya
kompleksitas ciptaan Tuhan sesama jenis sebagai makhluk ciptaan Tuhan
tentang aspek fisik dan kimiawi,
kehidupan dalam ekosistem, dan
peranan manusia dalam
KI Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

lingkungan serta
mewujudkannya dalam
pengamalan ajaran agama yang
dianutnya.
2.
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah 2.1.1 Melakukan kegiatan pengamatan
(memiliki rasa ingin tahu; secara teliti, jujur, dan bertanggung
objektif; jujur; teliti; cermat; jawab saat melakukan kegiatan
tekun; hati-hati; bertanggung pengamatan.
jawab; terbuka; kritis; kreatif;
inovatif dan peduli lingkungan)
dalam aktivitas sehari-hari.
3. 3.7 Mendeskripsikan zat aditif 3.7.1 Menjelaskan pengertian bahan
(alami dan buatan) dalam pengawet pada makanan
3.7.2 Memberikan contoh bahan pengawet
makanan dan minuman (segar
pada makanan
dan dalam kemasan), dan zat
3.7.3 Menjelaskan bahaya penggunaan bahan
adiktif-psikotropika serta
pengawet pada makanan
pengaruhnya terhadap
kesehatan
4. 4.7 Menyajikan data, informasi, dan 4.7.1 Melakukan uji borak pada makanan
mengusulkan ide pemecahan 4.7.2 Mengusulkan ide pengganti bahan
masalah untuk menghindari pengawet pada makanan yang berbahaya
terjadinya penyalahgunaan zat bagi kesehatan
aditif dalam makanan dan
minuman serta zat adiktif-
psikotropika

C. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui diskusi dan pengamatan benda nyata, peserta didik dapat menjelaskan
pengertian bahan pengawet pada makanan dengan benar.
2. Melalui diskusi, peserta didik dapat memberikan contoh bahan pengawet pada
makanan.
3. Melalui diskusi dan pengamatan video, peserta didik dapat menjelaskan bahaya
penggunaan bahan pengawet pada makanan.
4. Melalui percobaan, peserta didik dapat melakukan uji borak pada makanan
5. Melalui percobaan, peserta didik mengusulkan ide pengganti bahan pengawet pada
makanan yang berbahaya bagi kesehatan

D. Metode Pembelajaran

a. Pendekatan : Saintifik

b. Metode : Diskusi dan Percobaan

c. Model : Contextual Teaching Learning (CTL)

E. Media dan Sumber Belajar

a. Media : LKS 01 (Lampiran 1), laptop, LCD,

b. Sumber belajar :

Zubaidah, Siti, dkk. 2013. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VIII. Jakarta :
Kementraian Pendidikan dan Kebudayaan

Zubaidah, Siti, dkk. 2013. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VIII. Jakarta :
Kementraian Pendidikan dan Kebudayaan

F. Materi Pembelajaran

Lampiran 2
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Langkah-langkah CTL Diskripsi Kegiatan Alokasi Waktu


Pembukaan Suasana pembelajaran Guru memberi salam dan menyapa peserta 15 Menit
mendorong siswa untuk didik
membangun sendiri Guru melakukan absensi kepada peserta
gagasannya didik
(Konstruktivisme) Peserta didik bersama guru berdoa bersama
untuk memulai pelajaran
Guru memberikan motivasi kepada peserta
didik dengan membawa buah segar dan
buah kaleng.
Guru memberikan apresepsi kepada peserta
didik. Apa yang kalian lihat? Apakah ada
perbedaan dari kedua benda ini?
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
tentang zat aditif bahan pengawet pada
makanan
Kegiatan Inquiry Guru membagi peserta didik menjadi 3 50 menit
Inti kelompok dan membagikan LKS 01 : Ayo
Kita Lakukan! serta membagikan alat dan
bahan yang akan digunakan.
Peserta didik melakukan praktikum dan guru
membimbing peserta didik dalam
melakukan praktikum, serta menilai proses
praktikum yang berlangsung.
Guru meminta salah satu kelompok untuk
mempersentasikan hasilnya.

Penutup Peserta didik dan guru mereview hasil 15 menit


kegiatan dan membuat kesimpulan
Guru memberi tugas untuk pertemuan
selanjutnya
Menutup pelajaran dengan berdoa

H. Penilaian

No Metode Bentuk Penilaian


1. Sikap Lembar pengamatan siswa dan rubric selama KBM berlangsung
2. Tes unjuk kerja Penilaian keterampilan selama menyelesaikan tugas

1. Lembar Penilaian Sikap

a. Pengamatan perilaku ilmiah

No Nama Siswa Sikap Jumlah


Skor
Rasa ingin Ketelitian Ketekunan Tanggung Berkomunikasi
tahu dan hati- jawab
hati
1
2
3
4

Kriteria Penilaian : Skor 3 = Baik Total Skor = 15

Skor 2 = Kurang baik Nilai = Jumlah skor/15 x 10

Skor 1 = Tidak baik

b. Lembar Penilaian Sikap pada Kegiatan Diskusi

N Nama Kerjasam Responsi Jumlah


Santun Toleran kreatif peduli
o Siswa a f Skor
1
2

Rubrik Penilaian Sikap


Skor 1. Jika tidak pernah berprilaku dalam kegiatan
Skor 2. Jika kadang-kadang berprilaku dalam kegiatan
Skor 3. Jika sering berprilaku dalam kegiatan
Skor 4. Jika selalu berprilaku dalam kegiatan

jumla h sekor
Nilai= x 100
24

Kriteria Nilai :
Predikat Nilai
Sangat Baik 80 < A < 100
(SB)
Baik (B) 70 < B < 79
Cukup (C) 60 < C < 69
Kurang (K) < 60

c. Penilaian Diri

Penilaian Diri

Topik : Zat Aditif Pada Makanan Nama / Kelas :

No Pernyataan Sudah Memahami Belum Memahami


1. Memahami pengertian bahan pengawet pada
makanan
2. Memahami contoh bahan pengawet pada
makanan
3. Memahami bahaya penggunaan bahan
pengawet pada makanan
4. Memahami uji borak pada makanan
5. Dapat mengusulkan ide pengganti bahan
pengawet yang tidak berbahaya