Anda di halaman 1dari 14

KLASIFIKASI PROFESI

Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan


terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi
profesi , kode etik , serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang
profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran,
keuangan, militer,teknik dan desainer.

A. Profesi di Bidang Hukum (Profession of Law)


Profesi hukum adalah profesi yang mulia dan terhormat (officium nobile)
karena bertujuan menegakkan hukum & keadilan dalam kehidupan masyarakat.
Profesi hukum meliputi polisi, jaksa, hakim, advokad, notaris dan lain-lain,
yang kesemuanya menjalankan aktivitas hukum dan menjadi objek yang dinilai
oleh masyarakat tentang baik buruknya upaya penegakan hukum, walaupun
faktor kesadaran hukum masyarakat sebenarnya juga sangat menentukan dalam
upaya tersebut.
1. Polisi
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri ) adalah Kepolisian Nasional
di Indonesia , yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden . Polri
mengemban tugas-tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia . Polri
dipimpin oleh seorang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
(Kapolri).
2. Notaris
Notaris Menurut pengertian undang undang no 30 tahun 2004 dalam pasal
1, yaitu: Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat
akta otentik dan kewenangan lainnya sebagaimana maksud dalam undang-
undang ini. Pejabat umum adalah orang yang menjalankan sebagian
fungsi publik dari negara, khususnya di bidang hukum perdata.
3. Pengacara/ Advocat
Pengacara atau advokat atau Kuasa Hukum adalah kata benda, subyek.
Dalam praktik dikenal juga dengan istilah Konsultan Hukum . Dapat
berarti seseorang yang melakukan atau memberikan nasihat (advis ) dan

1
pembelaan mewakili bagi orang lain yang berhubungan (klien) dengan
penyelesaian suatu kasus hukum.
4. Hakim
Hakim (Inggris : Judge ;Belanda : Rechter) adalah pejabat yang memimpin
persidangan. Hakim bertugas untuk memutuskan hukuman bagi pihak
yang dituntut. Dalam menjatuhkan putusan Hakim memiliki
pertimbangan-pertimbangan khusus yang secara langsung mempengaruhi
hasil putusan tersebut.
5. Jaksa
Jaksa adalah pegawai pemerintah dalam bidang hukum yang bertugas
menyampaikan dakwaan atau tuduhan di dalam proses pengadilan
terhadap orang yang diduga telah melanggar hukum.

B. Profesi Di Bidang Kesehatan


Berikut tujuh profesi di bidang medis yang penting untuk diketahui:
1. Dokter
Secara operasional, definisi Dokter adalah seorang tenaga kesehatan
(dokter) yang menjadi tempat kontak pertama pasien dengan dokternya
untuk menyelesaikan semua masalah kesehatan yang dihadapi tanpa
memandang jenis penyakit, organologi, golongan usia, dan jenis kelamin,
sedini dan sedapat mungkin, secara menyeluruh, paripurna, bersinambung,
dan dalam koordinasi serta kolaborasi dengan profesional kesehatan
lainnya, dengan menggunakan prinsip pelayanan yang efektif dan efisien
serta menjunjung tinggi tanggung jawab profesional, hukum, etika dan
moral. Layanan yang diselenggarakannya adalah sebatas kompetensi dasar
kedokteran yang diperolehnya selama pendidikan kedokteran.
2. Perawat
Perawat bertugas merawat orang sakit hingga sembuh sesuai dengan ilmu
yang dimilikinya. Perawat selalu mendampingi dokter yang memeriksa
pasien, dan bahkan selalu ada meskipun dokter tidak hadir. Untuk menjadi
perawat, seseorang harus menempuh pendidikan selama tiga tahun di

2
akademi keperawatan untuk perawat vokasi atau empat tahun dan menjadi
perawat profesional. Perawat juga punya spesialisasi tersendiri, lho.
Misalnya spesialis perawatan anak, spesialis perawatan syaraf, dan lain-
lain. Untuk menjadi spesialis, seseorang harus mendapatkan pendidikan
master dan spesialis di bidang keperawatan.
3. Bidan
Menurut sejarah, bidan merupakan profesi tertua sepanjang peradaban
manusia. Bidan merupakan petugas kesehatan perempuan yang terlatih
secara formal dalam membantu kelahiran bayi dan proses yang punya
kaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Hampir sama dengan perawat,
bidan juga harus menempuh pendidikan selama tiga hingga empat tahun.
Dalam tugasnya, bidan sering membantu dokter spesialis kandungan
dalam proses kelahiran.
4. Apoteker
Apoteker adalah orang yang meracik obat untuk diberikan kepada orang
sakit sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter. Untuk menjadi
apoteker, Anda harus menjadi sarjana farmasi yang sekolah selama empat
tahun, dan ditambah satu tahun untuk pendidikan apoteker. Apoteker ini
termasuk profesi yang punya etik juga karena mereka disumpah untuk
tidak menggunakan keahliannya untuk merugikan orang lain.
5. Ahli Gizi
Ahli gizi ternyata juga merupakanprofesi penting di dunia medis. Apalagi
saat ini ilmu gizi sejalan dengan ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan.
Tugas ahli gizi adalah melakukan studi tentang gizi dan pengunaan diet
khusus untuk mencegah dan mengobati penyakit. Dalam tugasnya, ahli
gizi bisa melakukan penyuluhan dan memberikan konsultasi.
6. Radiografer
Teknisi radiologi adalah orang yang melakukan pemeriksaan diagnostic
misalnya dengan teknik sinar-X, computed tomography 9CT Scan), dan
magnetic resonance imaging (MRI) untuk membantu dokter
mendiagnosa penyakit yang diderita pasien. Sebagai teknisi radiologi,

3
Anda tidak hanya harus mampu mengoperasionalkan alat radiologi, tetapi
juga mengerti tentang anatomi tubuh manusia dan bisa membuat pasien
merasa nyaman.
7. Perekam Medis
Perekam medis adalah orang yang membuat catatan yang berisi rekaman
mengenai hasil pengobatan pasien, termasuk identitas pasien,
pemeriksaan, pengobatan, tindakan, pelayanan dan lain-lain. Rekam medis
ini sangat penting karena akan membantu dokter dalam memberikan
pelayanan.
8. Penyuluh Kesehatan
Profesi ini selain mulia juga sangat penting karena banyak orang, terutama
di kawasan terpencil yang belum mengerti pentingnya menjaga kesehatan
dan hidup sehat. Siapa pun bisa menjadi penyuluh kesehatan, meskipun
tidak memiliki background pendidikan kesehatan. Biasanya akan ada
training dan pelatihan yang dilakukan oleh kementerian kesehatan.

C. Profesi Di Bidang Pendidikan


1. Tenaga Kependidikan
Orang yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di
satuan pendidikan, walaupun secara tidak langsung terlibat dalam proses
pendidikan, diantaranya:
a. Kepala Satuan Pendidikan, yaitu orang yang diberi wewenang dan
tanggung jawab untuk memimpin satuan pendidikan tersebut. Kepala
Satuan Pendidikan harus mampu melaksanakan peran dan tugasnya
sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator,
motivator, figur dan mediator (Emaslim-FM) Istilah lain untuk Kepala
Satuan Pendidikan adalah:
1) Kepala Sekolah
Kepala Sekolah adalah seorang pemimpin pada sebuah sekolah dan
merupakan manajer tingkat atas pada sebuah organisasi pendidikan
(khususnya SD, SMP, SMA atau SMK). Kepala sekolah

4
mempunyai dua peran utama, pertama sebagai pemimpin institusi
bagi para guru, dan kedua memberikan pimpinan dalam
manajemen
2) Rektor
Rektor dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai pimpinan
lembaga perguruan tinggi. Di dalam Undang-Undang Sistim
Pendidikan Nasional 2009 (UU SISDIKNAS), Rektor adalah
pimpinan tertinggi perguruan tinggi yang berkewajiban memajukan
ilmu pengetahuan di masing-masing institusi melalui pendidikan
dan penelitian, serta memberikan kontribusi maksimal kepada hal
layak luas.
b. Wakil/Kepala Urusan, umumnya pendidik yang mempunyai tugas
tambahan dalam bidang yang khusus, untuk membantu Kepala Satuan
Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan pada institusi tersebut.
Contoh: Kepala Urusan Kurikulum
c. Tata Usaha, adalah Tenaga Kependidikan yang bertugas dalam bidang
administrasi instansi tersebut.
d. Laboran, adalah petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap alat
dan bahan di Laboratorium
e. Pustakawan ialah seseorang yang bekerja di perpustakaan dan
membantu orang menemukan buku, majalah, dan informasi lain.
2. Tenaga Pendidik
Macam-macam tenaga pendidik:
a. Guru
Guru merupakan sebutan bagi jabatan posisi dan profesi bagi seseorang
yang mengabdikan dirinya dalam bidang pendidikan melalui interaksi
edukatif secara terpola, formal dan sistematis.
b. Dosen
Dosen merupakan tenaga pendidik dalam jenjang pendidikan tinggi.
Dosen menjadi tenaga pendidik di perguruan tinggi seperti universitas,
institut dan perguruan tinggi lainnya.

5
c. Tutor
Tutor adalah guru yang bertugas pada pendidikan anak usia dini,
pendidikan kesetaraan, dan pendidikan keaksaraan.
d. Ustadz
Ustadz adalah tenaga pendidik biasanya dilembaga formal maupun non
formal. Dilembaga formal ustadz yakni mengajar materi keagamaan
yakni di madrasah atau sekolah yang berbau keagamaan. Sedangkan
kalau dilembaga non formal ustadz biasanya mengajar di masjid atau
mushola-mushola.
e. Konselor
Konselor bertugas dan bertanggung jawab memberikan layanan
bimbingan dan konseling kepada peserta didik di satuan pendidikan.

D. Profesi Di Bidang Keuangan


Berikut ini adalah beberapa peluang karir di bidang keuangan yang bisa
Anda jadikan referensi.
a. Konsultan keuangan
Pada dasarnya tugas seorang konsultan keuangan adalah
memberikan masukan pada klien terkait dengan perencanaan atau
pengelolaan keuangan, kebutuhan keuangan, manajemen pajak dan
lainnya. Konsultan keuangan hendaknya dapat membantu kliennya dalam
merencanakan anggaran keuangan masa depan, baik dalam bentuk
tabungan, investasi, polis asuransi, atau dana pensiun. Para konsultan
keuangan ini dituntut untuk bisa memberikan saran terbaiknya bagi klien.
Dengan kemajuan teknologi saat ini, pekerjaan sebagai konsultan
keuangan dapat dilakukan secara online sehingga memudahkan klien
berkonsultasi dengan konsultannya.
b. Staf Pembukuan dan audit
Seseorang staf pembukuan bertugas untuk memeriksa transaksi
keuangan, mencatat transaksi dengan akurat, dan membuat laporan
keuangannya. Profesi sebagai staf pembukuan memiliki cakupan yang

6
lebih luas seperti menangani rekening perusahaan, menyelesaikan laporan
keuangan dan laporan manajemen secara akurat. Untuk audit lingkup
pekerjaannya adalah memastikan penggunaan kode yang sesuai dalam
laporan keuangan.
c. Akuntan
Seorang akuntan merupakan orang yang memiliki keahlian di
bidang akuntansi yang bekerja di sebuah perusahaan, baik industri,
keuangan, atau akuntan pemerintahan. Adapun tugas seorang akuntan
publik adalah melakukan audit, akuntansi, konsultan manajemen atau
pajak.

E. Profesi Di Bidang Militer


Militer adalah angkatan bersenjata dari suatu negara dan segala sesuatu
yang berhubungan dengan angkatan bersenjata. Padanan kata lainnya adalah
tentara atau angkatan bersenjata. Militer biasanya terdiri atas para prajurit atau
serdadu. Kata lain yang sangat erat dengan militer adalah militerisme, yang
artinya kurang lebih perilaku tegas, kaku, agresif dan otoriter "seperti militer".
Padahal pelakunya bisa saja seorang pemimpin sipil.
Jenis-jenis orientasi militer berbeda di setiap negara, tergantung
bagaimana pihak militer dalam pemerintahan, selain itu juga tergantung sistem
politik yang dianut negara tersebut. Setiap negara mempunyai karakteristik
sendiri terhadap tipe-tipe orientasi militernya, menurut Amos Perlmutter ada
tiga jenis orientasi militer yang timbul di negara modern, masing-masing
bertindak sebagai reaksi terhadap jenis kekuasaan sipil yang di lembagakan,
yakni (2000:25):
1. Militer Profesional
Militer profesional adalah militer yang memegang teguh fungsi
pertahanan-kemanan, mempunyai keahlian dalam menggunakan senjata,
setia pada negara bukan pada pemerintah atau komandan, punya jiwa
korsa yang kuat, dan punya etika militer yang kuat. Etika ini
mementingkan ketertiban, hirarkhi dan pembagian tugas serta pengakuan

7
atas nation-state sebagai bentuk tertinggi organisasi politik.
2. Militer Praetorian
Militer pretorian adalah militer yang lebih suka berpolitik atau
menjalankan aktivitas ekonomi, ketimbang mengurusi pertahanan. Militer
aktif yang jadi menteri, parlemen, kepala daerah, atau menjalankan bisnis
adalah militer pretorian, alias militer yang tidak punya etika profesional.
3. Militer revolusioner professional
Militer revolusioner professional mempunyai pola intervensi ilegal,
namun tidak seperti tentara pretorian yang melalui kudeta militer atau
melalui kerjasama dengan kelompok-kelompok lain sebelum dan selama
proses intervensi. Intervensi tentara revolusioner merupakan suatu
aktivitas kelompok militer yang ilegal yang beroperasi secara sembunyi,
dan dilancarkan untuk mendukung kelompok revolusioner yang sudah ada
yang secara terang-terangan berusaha mengambil alih kekuasaan dengan
bantuan dan dukungan kelembagaan secara besar-besaran.

F. Profesi Di Bidang Teknik


1. Profesi di Bidang Teknik Sipil
Bidang pekerjaan teknik sipil antara lain:

a. Komisaris perusahaan : pemegang saham tertinggi pada sebuah


perusahaan atau bisa juga dengan mendirikan perusahaan sendiri
b. Direktur perusahaan : Ketua organisasi dalam sebuah organisasi
perusahaan yang bertugas memanajemen jalanya perusahaan.
c. Project Manager / kepala proyek : pada pemilik proyek adalah
pimpinan proyek yang bertanggung jawab pada jalanya proyek,
sedangkan pada sebuah kontraktor merupakan pimpinan tertingi
proyek yang bertugas mengatur jalanya proyek.
d. Engineering Manager / manager teknik : mengatur manajemen
proyek dalam bidang teknik seperti pengendalian biaya proyek,
pembuatan gambar kerja, schedule (kurva s , ms project, bar chart dll).

8
e. Operational manager / manager operasional / manager lapangan :
mengatur jalan pekerjaan dilapangan seperti pengarahan terhadap sub
kontraktor, mandor, pekerja, serta mengatur hubungan kerja
dilapangan agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
f. Dosen / guru bangunan
g. Arsitek : merencanakan bentuk bangunan
h. Quantity surveyor : menghitung volume pekerjaan termasuk junlah
material dan upah yang diperlukan pada proyek.
i. Quality Surveyor : mengontol kualitas pekerjaan agar mendapatkan
hasil yang baik.
j. Methode Engineering : membuat metode kerja yang akan dipakai
untuk melaksanakan sebuah pekerjaan.
k. Surveyor / Uitzet : pengukuran
l. Superitendent / pelaksana lapangan : mengarahkan mandor atau
pekerja
m. Mandor : mengarahkan tukang bangunan
n. Tukang bangunan : membangun ( tukang batu, tukang kayu, tukang
besi, tukang cor, tukang gypsum, tukang listrik, tukang plumbing dll
2. Profesi di Bidang Teknik Teknologi Informatika
Terkait dengan bidang Teknik Informatika, seluruh industri di
Indonesia saat ini sudah membutuhkan teknologi informasi sebagai bagian
tak terpisahkan dalam bisnis proses nya. Kondisi ini membutuhkan banyak
profesional TI. Jenis-jenis pekerjaan di bidang Teknologi Informasi :
a. System analyst
System analyst merancang solusi IT baru untuk meningkatkan
efisiensi bisnis dan produktifitas. Pekerjaannya dapat untuk ekstrenal
client atau internal client (seperti departemen dalam organisasi yang
sama). Bekerja secara dekat dengan client, analyst memeriksa model
bisnis dan aliran data, mendiskusikan penemuan mereka dengan client,
dan merancang solusi IT yang tepat.

9
b. Software engineer
Software engineer meneliti, merancang, dan men-develop sistem
software untuk memenuhi keperluan client. Setelah sistem sudah secara
penuh dirancang software engineer lalu diuji, debug, dan memelihara
sistem. Mereka perlu memiliki pengetahuan berbagai macam bahasa
pemrograman komputer dan aplikasi, ini karena luasnya bidang kerja
yang dapat terlibat didalamnya. Software engineer kadangkali
merupakan computer programmer atau software developer. Bergantung
pada tipe organisasi, software engineer dapat menjadi spesialis dalam
sistem atau aplikasi. Software engineering merupakan salah satu profesi
IT yang paling popular.
c. Network Engineer
Network engineer bertanggungjawab untuk memasang dan
mendukung komunikasi jaringan komputer dalam organisasi atau antar
organisasi. Tujuannya adalah untuk memastikan operasi yang lancar
dari jaringan komunikasi untuk menyediakan performance yang
maksimum dan ketersediaan untuk user (staff, client, customer,
supplier, dan lain-lain).
d. Application Developer
Application developer menerjemahkan kebutuhan software ke
dalam kode pemrograman singkat dan kuat. Kebanyakan akan
mengkhususkan pada lingkungan development tertentu seperti
computer games atau e-commerce, dan akan memiliki pengetahuan
yang dalam pada beberapa bahasa komputer yang bersangkut-paut.
Peranannya meliputi menulis spesifikasi dan merancang, membangun,
menguji, mengimplementasi-kan dan terkadang yang membantu
aplikasi seperti bahasa komputer dan development tool.
e. Manager Sistem Informasi
Manajer sistem informasi bertanggungjawab pada sistem
komputer dalam perusahaan, mengawasi pemasangan, memastikan
sistem backup berjalan dengan efektif, membeli hardware dan software,

10
menyediakan infrastruktur teknologi ICT untuk organisasi, dan
berkontribusi dalam kebijakan organisasi mengenai standar kualitas dan
perencanaan strategi.
f. Konsultan IT
Konsultan IT bekerja secara partnership dengan client,
menganjurkan mereka bagaimana untuk menggunakan teknologi
informasi agar memenuhi sasaran bisnis atau menyelesaikan suatu
masalah. Konsultan bekerja untuk memperbaiki struktur dan efisiensi
dan sistem IT organisasi.
g. IT Trainer
IT Trainer umumnya merancang dan memberikan kursus dalam
information and communications technology (ICT) seperti aplikasi
dekstop dan software khusus perusahaan. Mereka juga menyediakan
pelatihan dalam area yang lebih teknis untuk software engineer, teknisi,
perancang website, dan programmer. IT Trainer bekerja pada perguruan
tinggi, perusahaan pelatihan, dan dalam departemen pelatihan dari suatu
perusahaan besar dan organisasi sektor publik. Banyak IT Trainer
merupakan self-employed.
3. Profesi di Bidang Teknik Mesin
Teknik mesin adalah ilmu yang mempelajari energi dan sumber
energinya. Hal-hal yang dipelajari dalam teknik mesin banyak berurusan
dengan penggerak-penggerak awal, seperti turbin uap, motor bakar, mesin-
mesin perkakas, pompa dan kompresor, pendingin dan pemanas, dan alat-
alat kimia tertentu. Dalam hal penggerak-penggerak awal ini, teknik mesin
mengajarkan cara penggunaan yang efisien dan ekonomis. Hal lain yang
dipelajari dalam teknik mesin adalah sifat fisis dan fenomena yang terjadi
pada suatu bahan
4. Profesi di Bidang Teknik Industri
Teknik Industri tetap berakar pada keilmuan teknik yaitu proses
perancangan (design). Obyek yang dirancang dalam Teknik Industri
adalah sebuah sistem, bukan sesuatu yang konkret seperti jembatan,

11
gedung, pesawat terbang, atau yang lain. Pada dasarnya, ilmu Teknik
Industri dapat dibagi ke dalam tiga bidang keahlian, yaitu :
a. Sistem Manufaktur.
Bidang ini memanfaatkan pendekatan Teknik Industri untuk
peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral
(manusia, mesin, material, energi, dan informasi) melalui proses
perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan,
dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan
lingkungan kerjanya.
b. Bidang keahlian Manajemen Industri.
Bidang ini cenderung bergerak ke arah persoalan-persoalan yang
bersifat makro dan strategis. Persoalan yang dihadapi seringkali sudah
tidak ada lagi bersangkut-paut dengan problem yang timbul di lini
produksi (sistem produksi) ataupun manajemen produksi/industri;
melainkan sudah beranjak ke persoalan diluar dinding-dinding pabrik.
c. Bidang keahlian Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi.
Bidang ini memanfaatkan pendekatan Teknik Industri untuk
meningkatkan daya saing sistem integral (tenaga kerja, bahan baku,
energi, informasi, teknologi, dan infrastruktur) yang berinteraksi
dengan komunitas bisnis, masyarakat, dan pemerintah.
5. Profesi di Bidang Teknik Elektro
Karir untuk Jurusan Elektro tentunya cukup banyak sekali, baik
yang sesuai bidang ataupun di luar bidang elektro. Setelah masuk ke dalam
suatu perusahaan, jabatan atau profesi yang bisa dimasuki bisa beragam,
dari yang teknis maupun manajemen, bahkan tidak hanya oleh satu jurusan
tertentu, bisa dipegang oleh semua jurusan S1 khususnya di Jurusan
Teknik.
Berikut ini hanya contoh bidang profesi atau jabatan yang bisa atau
biasanya diisi oleh lulusan Elektro, walaupun bidang yang tertera bisa juga
ditemukan dipegang oleh jurusan atau kehalian lain, bidang tersebut
diantaranya :

12
a. Bidang Perminyakan dan Pertambangan
Bidang ini cukup diminati karena gajinya yang cukup tinggi,
Alumni Teknik Elektro khususnya konsentrasi kendali dibutuhkan di
bidang ini terutama sebagai Control & Instrument Engineer bersama
Teknik Fisika dan Fisika Instrumentasi (dua kawan satu angkatan saya
bekerja sebagai instrumen Engineer di Unocal/Chevrondan Conoco
Phillips. Teknik Elektro konsentrasi Tenaga Listrik juga sangat
dibutuhkan karena di setiap industri pasti membutuhkan listrik, baik yg
membeli lewat PLN maupun membangkitkan sendiri, begitu juga
pertambangan dan perminyakan, karena itu bidang power ini cukup
dibutuhkan.
b. Telekomunikasi
Bidang telekomunikasi cukup menjadi primadona juga, karena
gaji nya yang cukup tinggi, bahkan beberapa perusahaan lebih tinggi
dari pada bidang perminyakan. Bidang ini cukup ekslusif diisi oleh
alumni Elektro, khususnya untuk jabatan atau keahlian yang terkait
dengan core bidang telekomunikasi, karena hanya di teknik elektro
diajarkan bidang atau konsetrasi atau keahlian tetang telekomunikasi.
tidak seperti bidang Elektronika, IT, instrumentasi dan Kontrol yang
bisa diisi oleh lulusan Teknik Fisika, Ilkom, Teknologi Informasi,
Teknik industri, Elins maupun Fisika. Beberapa perusahaan dalam
nnegri yang cukup menjadi incaran alumni Elektro adalah
TELKOMSEL, INDOSAT, ERICSSON, PT. TELKOM, dst
c. Kelistrikan
Bidang ini juga cukup eksklusif hanya bisa dimasuki alumni
elektro, terutama di bagian teknis dari Transmisi, Distribusi dan
Instalasi. Untuk Pembangkitan Tenaga Listrik, Alumni Teknik Mesin
dan Teknik Fisika bisa masuk. Bagian Instrumentasi dan Elektronika
Daya, alumni TF, Elins dan Fisika bisa masuk. demikian juga IT dari
Sistem Kelistrikan.

13
d. Teknologi Informasi.
Bidang ini cukup ketat persaingannya, karena banyak jurusan
bisa masuk ke sini, terutama Teknologi Informasi, Teknik Informatika,
Ilmu Komputer dan Sistem Informasi. Elektro khususnya konsentrasi
Teknik Komputer bisa bersaing, demikian juga dengan alumni jurusan
lain yang mempunyai keahlian maupun sertifikat bidang IT.
e. Manufaktur
Untuk bidang ini, semua konsentrasi atau minat dalam teknik
elektro bisa masuk baik sebagai Engineer, teknisi maupun staf produksi
bahkan staf personalia, namun persaingan juga cukup berat karena
banyak jurusan bisa masuk ke sini.

14