Anda di halaman 1dari 3

Manfaat Biji Jenitri

Manfaat dari biji Jenitri adalah sebagai berikut :

Genitri merupakan biji yang berasal dari pohon eliocarpus ganitrus roxb . Biji Genitri banyak
tersebar di kawasan pesisir pulau jawa,sumatra,dan kalimantan. Biji genitri yang bentuknya
seperti anggur ternyata memiliki khasiat yang luar biasa. Seperti kayu kokka,biji genitri
mengandung elektromagnet yang jika bersentuhan dengan kulit maka khasiat genitri akan
terasa. Biasanya akan merasa lebih tenang,rileks,dan peredaran darah menjadi lancar.

1. Sebagai Penyembuh Penyakit Mental :

Yang bikin berbeda buah ganitri dan buah lain terungkap melalui riset Institut
Teknologi India. Ganitri memiliki nilai spesifik gravitasi sebesar 1,2 dengan pH 4,48.
Saat digunakan untuk berdoa, misalnya, ganitri memiliki daya elektromagnetik
sebesar 10.000 gauss pada keseimbangan Faraday, hasil konduksi elektron alkalin.
Sehingga ganitri dengan merujuk hal tersebut diatas maka dapat dipercaya dan
dibuktikan untuk mengontrol tekanan darah, stres, serta berbagai penyakit mental.

2. Sebagai Penenang Otak dan Membuat Pikiran Positif :

Menenangkan otak dan menghasilkan pikiran positif (sifat kimia dan fisik
memberikan Efek Induksi listrik, kapasitansi listrik, pergerakan listrik, dan
elektromagnetik , Karena itu biji ganitri mempengaruhi sistem otak pusat saat
menyebarkan rangsangan bioelektrokimia. Mengandung elemen mikro: aluminum,
kalsium, klorin, tembaga, kobalt, nikel, besi, magnesium, mangan, dan fosfor.
3. Sebagai Penyembuh Berbagai Penyakit :

Ganitri juga dipercaya menyembuhkan epilepsi, asma, hipertensi, radang sendi, dan
penyakit hati. Ia berguna saat dikalungkan di leher ataupun diminum air rebusan.
Caranya biji ganitri direndam semalam lalu diminum saat perut kosong. Itu terbukti
efektif meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7
hari, tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan ganitri di leher.
Khasiat lain, ganitri berfungsi sebagai pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan
pembengkakan dll.

4. Sebagai Pelindung Paru - Paru :

Melindungi paru-paru (anti bakteri) karena mengandung glikosida, steroid, alkaloid,


dan flavonoid. pelindung tubuh dari bakteri, kanker, dan pembengkakan. efektif
meredam hipertensi dan menghasilkan perasaan tenang dan damai. Dalam 7 hari,
tekanan darah turun bila dibarengi dengan mengalungkan ganitri di leher. (Singh RK
dari Departemen Farmakologi, Banaras Hindu University). Ia menggunakan berbagai
larutan seperti petroleum eter, benzena, kloroform, asetone, dan etanol untuk
melarutkan 200 mg/kg buah ganitri kering. Larutan ganitri hasil perendaman selama
30-45 menit itu menunjukkan sifat anti pembengkakan radang akut dan nonakut
pada tikus yang dilukai.

5. Sebagai Obat Anti Bakteri :

Selain menghilangkan sakit kepala alias antidepresan dan antiborok pada tikus
terinjeksi. Duduk perkaranya karena glikosida, steroid, alkaloid, dan flavonoid yang
terkandung dalam ganitri melindungi paru-paru. Keempat zat organik itu juga
bersifat antibakteri. Terhitung 28 jenis bakteri gram positif dan negatif enyah oleh
ekstrak ganitri antara lain Salmonella typhimurium, Morganellamorganii,
Plesiomonas shigelloides, Shigella flexnerii, dan Shigela sonneii.

6. Sebagai Penyerap Polutan :

Ada khasiat lain dari buah genitri sebagaimana yang telah di hasilkan dari sebuah
riset Dwiarum Setyoningtyas dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut
Teknologi Bandung: jenitri sebagai penyerap polutan. Ia membandingkan
konsentrasi gas sulfur oksida, nitrogen oksida, dan karbon monoksida dalam kotak
kaca berisi tumbuhan ganatri dengan kotak tanpa tumbuhan.

Ke dalam kedua kotak kaca diembuskan emisi gas buang dari hasil pembakaran tiga
jenis bahan bakar yang memiliki kandungan biodiesel yang berbeda. Yaitu 10%
biodiesel (B-10), 5% biodiesel (B-5), dan 0% biodiesel (B-0) sebagai pembanding.
Hasilnya, tingkat pencemaran dari ketiga jenis emisi bahan bakar dalam kotak kaca
berisi jenitri tercatat lebih rendah (sulfur oksida 0,81 ? 0,38 ppm, nitrogen oksida
0,49 ? 0,01 ppm, dan karbon monoksida 1,36 ? 0,71 ppm).

Bandingkan dengan kotak kaca tanpa jenitri yang pencemarannya lebih tinggi. Untuk
ke-3 zat kimia itu masing-masing 5,15 ? 1,77 ppm, 0,75 ? 0,15 ppm, dan 2,34 ? 1,36
ppm. Kesimpulannya genitri berperan menurunkan tingkat pencemaran. Itu
sebabnya, ‘Jenitri digunakan sebagai pohon pelindung di sepanjang jalan Bandung-
Lembang,’ kata Eka Budianta, budayawan.

7. Sebagai Penghancur Lemak :

Meluruhkan lemak badan. Senyawa alkaloid yang terkandung dalam ganitri:


pseudoepi-isoelaeocarpilin, rudrakine, elaeocarpine, isoelaeocarpine, dan
elaeocarpiline (A B. Ray dari Department of Medicinal Chemistry, Banaras Hindu
University, India),Caranya, 25 gram buah Elaeocarpus ganitrus kering, dicuci dan
direbus dalam 1 gelas air sampai air rebusan tersisa separuh. Setelah air rebusan
dingin, saring, lalu minum sekaligus .Buah jenitri berkhasiat untuk peluruh lemak
badan