Anda di halaman 1dari 6

Metode Induksi Kimia

A. Triton Cara I
Metode ini digunakan untuk menguji efek obat hipokolesterol dalam mencegah
sintesis kolesterol dalam tubuh yang dapat menyebabkan kenaikkan kolesterol
dalam darah.
1. Gunakan mencit jantan sebanyak 12 ekor
2. Mencit dipuasakan semalaman ( 12 jam) sebelum perlakuan
3. Ditimbang berat badan tiap mencit lalu catat
4. Sebelum perlakukan mencit diambil darahnya melalui pembuluh darah yang ada
di vena ekor dengan cara di potong ekor mencit tersebut ± 0,5 cm dari ujung
ekor dengan menggunakan gunting yang telah di usap dengan alkohol 70%.
5. Darah yang keluar di teteskan pada strip Kolesterol yang terpasang pada alat.
Kadar Kolesterol darah yang muncul pada alat kemudian dicatat sebagai kadar
kolesterol awal.
6. Setelah penentuan kadar Kolesterol awal pada mencit, kemudian semua mencit
diberikan injeksi triton WR 1339 yang dilarutkan dalam infus NaCl 0,9% dengan
dosis 400 mg/Kg BB mencit secara intraperitoneal.
7. Mencit kemudian dikelompokkan secara rawu ke dalam 4 kelompok, tiap
kelompok terdiri dari 3 ekor, dimana :
− Kelompok I sebagai kontrol, diberikan larutan Na.CMC 1%
− Kelompok II diberi suspensi Simvastatin
− Kelompok III diberi suspensi Gembifrozil
− Kelompok IV diberi suspensi Fenofibrate
8. Setelah 30 menit pemberian injeksi triton, setiap mencit diberikan perlakuan
secara per-oral dengan volume pemberian sebagai berikut:
− Kelompok I diberi larutan Na.CMC 1% 0,2 ml / 30 g BB mencit.
− Kelompok II diberi suspensi Simvastatin 0,2 ml / 30 g BB mencit
− Kelompok III diberi suspensi Gembifrozil 0,2 ml / 30 g BB mencit
− Kelompok IV diberi suspensi Fenofibrate 0,2 ml / 30 g BB mencit
9. Mencit kemudian dibiarkan selama 8 jam dan setelah 8 jam diukur kadar
Kolesterol (mg/dL) dengan kolesterol tester.

B. Triton Cara II
Metode ini digunakan untuk menguji kemampuan obat hipokolesterol dalam
mempercepat penghilangan kolesterol dalam tubuh yang dapat mencegah
kenaikkan kolesterol dalam darah.
1. Gunakan mencit jantan sebanyak 12 ekor
2. Mencit dipuasakan semalaman ( 12 jam) sebelum perlakuan
3. Mencit ditimbang berat badan tiap lalu dicatat
4. Sebelum perlakukan mencit diambil darahnya melalui pembuluh darah yang ada
di vena ekor dengan cara di potong ekor mencit tersebut ± 0,5 cm dari ujung
ekor dengan menggunakan gunting yang telah di usap dengan alkohol 70%.
5. Darah yang keluar di teteskan pada strip Kolesterol yang terpasang pada alat.
Kadar Kolesterol darah yang muncul pada alat kemudian dicatat sebagai kadar
kolesterol awal.
6. Setelah penentuan kadar Kolesterol awal pada mencit, kemudian semua mencit
diberikan injeksi triton WR 1339 yang dilarutkan dalam infus NaCl 0,9% dengan
dosis 400 mg/Kg BB mencit secara intraperitoneal.
7. Mencit kemudian dikelompokkan secara rawu ke dalam 4 kelompok, tiap
kelompok terdiri dari 3 ekor, dimana :
− Kelompok I sebagai kontrol, diberikan larutan Na.CMC 1%
− Kelompok II diberi suspensi Simvastatin
− Kelompok III diberi suspensi Gembifrozil
− Kelompok IV diberi suspensi Fenofibrate
8. Setelah 22 – 24 jam setelah pemberian injeksi Triton, setiap mencit diberikan
perlakuan secara per-oral dengan volume pemberian sebagai berikut:
− Kelompok I diberi larutan Na.CMC 1% 0,2 ml / 30 g BB mencit
− Kelompok II diberi suspensi Simvastatin 0,2 ml / 30 g BB mencit
− Kelompok III diberi suspensi Gembifrozil 0,2 ml / 30 g BB mencit
− Kelompok IV diberi suspensi Fenofibrate 0,2 ml / 30 g BB mencit
9. Mencit kemudian dibiarkan selama 8 jam dan setelah 8 jam diukur kadar
kolesterol dengan kolesterol tester.

C. Kombinasi Makanan Tinggi Lemak dan PTU


1. Gunakan mencit jantan sebanyak 12 ekor
2. Mencit ditimbang berat badan tiap lalu dicatat
3. Sebelum perlakukan mencit diambil darahnya melalui pembuluh darah yang ada
di vena ekor dengan cara di potong ekor mencit tersebut ± 0,5 cm dari ujung
ekor dengan menggunakan gunting yang telah di usap dengan alkohol 70%.
4. Darah yang keluar di teteskan pada strip Kolesterol yang terpasang pada alat.
Kadar Kolesterol darah yang muncul pada alat kemudian dicatat sebagai kadar
kolesterol awal.
5. Setelah penentuan kadar Kolesterol awal pada mencit, semua mencit dibuat
hiperlipidemia dengan cara diberi pakan tinggi lemak, dan PTU 0,01 % yang
dilarutkan dalam air minum ad libitum selama 4 minggu.
6. Setelah 4 minggu semua mencit diukur kadar kolesterolnya dan makanan tinggi
kolesterol kemudian diganti dengan pakan standart dan air minum yang
diberikan adalah aqua dest tanpa PTU.
7. Mencit kemudian dikelompokkan secara rawu ke dalam 4 kelompok, tiap
kelompok terdiri dari 3 ekor, dimana :
− Kelompok I sebagai kontrol, diberikan larutan Na.CMC 1%
− Kelompok II diberi suspensi Simvastatin
− Kelompok III diberi suspensi Gembifrozil
− Kelompok IV diberi suspensi Fenofibrate
8. Selama 3 minggu mencit diberi perlakukan secara per-oral 1 kali sehari dengan
volume pemberian sebagai berikut :
− Kelompok I sebagai kontrol, diberikan larutan Na.CMC 1% 0,2 ml / 30 g BB
mencit
− Kelompok II diberi suspensi Simvastatin 0,2 ml / 30 g BB mencit
− Kelompok III diberi suspensi Gembifrozil 0,2 ml / 30 g BB mencit
− Kelompok IV diberi suspensi Fenofibrate 0,2 ml / 30 g BB mencit
9. Mencit tetap diberi pakan standart dengan minum aqua dest tanpa PTU ad
libitum
10. Pengambilan darah dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada waktu: minggu ke-5
minggu ke-6 dan minggu ke-7 untuk dilakukan pengukuran kadar kolesterol
dengan kolesterol tester.
PELAPORAN
Data yang dikumpulkan adalah kadar kolesterol darah mencit sebelum dan setelah
diinduksi dan setelah pemberian obat anti kolesterol.

Tabel 1. Pelaporan kadar Kolesterol darah Mencit dengan Induksi Triton Cara 1
Mencit Volume (mL) Kadar Kolesterol (mg/dL)
Induktor Obat Anti-
Kelompok Sebelum Setelah Setelah
No Berat (Triton WR Kolesterol
induksi induksi 8 jam
1339)
Kontrol CMC 1 30 gram 100 150 180
Na 1% 2 28 gram 90 125 140
0,2mL/30gBB 3 26 gram 88 110 130
mencit
Gemfibrozil 1 29 gram 95 140 130
0,2mL/30gBB 2 27 gram 87 109 100
mencit 3 28,5 gram 99 148 140
Simvastatin 1 29 gram 100 170 150
0,2mL/30gBB 2 27,5 gram 87 115 100
mencit 3 30 gram 98 120 105
Fenofibrat 1 28 gram 95 145 130
0,2mL/30gBB 2 29 gram 98 150 140
mencit 3 27,5 gram 86,5 108 100
Keterangan:
Dosis Triton WR 1339 (ip) = 400 mg/kg, 2.5 ml/kg, i.p

Mencit % Rerata Total


%Penurunan Kadar
Kelompok No Penurunan Kadar
Berat Kolesterol
Kolesterol
1 30 gram
Kontrol CMC Na
2 28 gram
1%
3 26 gram
1 29 gram
Gemfibrozil 2 27 gram
3 28,5 gram
1 29 gram
Simvastatin 2 27,5 gram
3 30 gram
1 28 gram
Fenofibrat 2 29 gram
3 27,5 gram

𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑖𝑛𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖 ℎ𝑖𝑝𝑒𝑟𝑘𝑜𝑙𝑒𝑠𝑡𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒𝑚𝑖𝑎−𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟𝑖𝑎𝑛 obat anti kolesterol


%Penurunan Kadar Kolesterol =
𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑖𝑛𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖 ℎ𝑖𝑝𝑒𝑟𝑘𝑜𝑙𝑒𝑠𝑡𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒𝑚𝑖𝑎
PELAPORAN
Data yang dikumpulkan adalah kadar kolesterol darah mencit sebelum dan setelah
diinduksi dan setelah pemberian obat anti kolesterol.

Tabel 2. Pelaporan kadar Kolesterol darah Mencit dengan Induksi Triton Cara 2
Mencit Volume (mL) Kadar Kolesterol (mg/dL)
Induktor Obat Anti-
Kelompok Sebelum Setelah Setelah
No Berat (Triton Kolesterol
induksi induksi 8 jam
WR 1339)
Kontrol CMC 1 28 gram 95 250 300
Na 1% 2 29 gram 100 265 310
0,2mL/30gBB 3 30 gram 110 275 269
mencit
Gemfibrozil 1 30 gram 105 263 240
0,2mL/30gBB 2 29 gram 99 245 215
mencit 3 27,5 gram 90 232 200
Simvastatin 1 29,5 gram 103 269 210
0,2mL/30gBB 2 28 gram 97 256 190
mencit 3 30 gram 104 271 200
Fenofibrat 1 27 gram 86 230 225
0,2mL/30gBB 2 29 gram 99 250 210
mencit 3 28,5 gram 80 227 200
Keterangan:
Dosis Triton WR 1339 (ip) = 400 mg/kg, 2.5 ml/kg, i.p

Mencit % Rerata Total


%Penurunan Kadar
Kelompok No Penurunan Kadar
Berat Kolesterol
Kolesterol
1 28 gram
Kontrol CMC
2 29 gram
Na 1%
3 30 gram
1 30 gram
Gemfibrozil 2 29 gram
3 27,5 gram
1 29,5 gram
Simvastatin 2 28 gram
3 30 gram
1 27 gram
Fenofibrat 2 29 gram
3 28,5 gram

𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑖𝑛𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖 ℎ𝑖𝑝𝑒𝑟𝑘𝑜𝑙𝑒𝑠𝑡𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒𝑚𝑖𝑎−𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟𝑖𝑎𝑛 obat anti kolesterol


%Penurunan Kadar Kolesterol = 𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑖𝑛𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖 ℎ𝑖𝑝𝑒𝑟𝑘𝑜𝑙𝑒𝑠𝑡𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒𝑚𝑖𝑎
PELAPORAN
Data yang dikumpulkan adalah kadar kolesterol darah mencit sebelum dan setelah
diinduksi dan setelah pemberian obat anti kolesterol.

Tabel 3. Pelaporan kadar Kolesterol darah Mencit dengan Induksi Makanan Tinggi
Lemak dan PTU (Propiltiourasil)
Volume Kadar Kolesterol (mg/dL)
Mencit
(mL)
Kelompok Obat Anti-
Sebelum Setelah Minggu
No Berat Kolesterol
induksi induksi 5 6 7
Kontrol 1 30 gram 90 350 325 320 315
CMC Na 2 28,5 gram 80 300 280 270 260
1% 3 29 gram 85 280 275 270 268
0,2mL/30g
BBmencit
Gemfibrozil 1 29,5 gram 87 320 185 130 100
0,2mL/30g 2 30 gram 95 320 220 170 150
BBmencit 3 27 gram 75 250 150 120 100
Simvastatin 1 30 gram 92 355 155 130 100
0,2mL/30g 2 28,5 gram 83 270 120 100 85
BBmencit 3 29 gram 89 300 150 110 90
Fenofibrat 1 28 gram 85 275 160 140 120
0,2mL/30g 2 27,5 gram 78 255 145 125 100
BBmencit 3 30 gram 95 310 200 180 150

%Penurunan Kadar % Rerata Total


Mencit
Kelompok Kolesterol Penurunan Kadar
No Berat 5 6 7 Kolesterol
1 30 gram
Kontrol CMC 28,5 gram
2
Na 1%
3 29 gram
1 29,5 gram
Gemfibrozil 2 30 gram
3 27 gram
1 30 gram
Simvastatin 2 28,5 gram
3 29 gram
1 28 gram
Fenofibrat 2 27,5 gram
3 30 gram

%Penurunan Kadar Kolesterol =


𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑖𝑛𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖 ℎ𝑖𝑝𝑒𝑟𝑘𝑜𝑙𝑒𝑠𝑡𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒𝑚𝑖𝑎−𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟𝑖𝑎𝑛 obat anti kolesterol minggu ke−
𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑖𝑛𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖 ℎ𝑖𝑝𝑒𝑟𝑘𝑜𝑙𝑒𝑠𝑡𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒𝑚𝑖𝑎