Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH KEWIAUSAHAAN

TENTANG BERFIKIR KREATIF

Disusun Oleh:
Kesaaendo Vandika R

Pelajaran:
Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Tahun pelajaran 2018-2019


BAB I
Pendahuluan

A. Latar Belakang
Seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki jiwa dan kemampuan tertentu dalam
berkreasi dan berinovasi. Ia adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu
yang baru dan berbeda atau kemampuan kreatif dan inovatif tersebut secara real tercermin dalam
kemampuan dan kemauan untuk memulai usaha(start up).Kemampuan untuk mengerjakan sesuatu
yang baru(creative), Kemampuan untuk mencari peluang(Opportunity), dan keberanian untuk
menanggung resiko(risk bearing) dan kemampuan untuk mengembangkan ide. Disinilah suatu
kreatifitas sangat di perlukan untuk mengembangkan ide dan bahkan untuk mempertahankan suatu
ide yang telah ada. Dalam berwirausaha terdapat persaingan yang ketat, untuk memenangkan
persaingan, maka seorang wirausahawan harus memilki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreatifitas
tersebut sebaiknya di landasi oleh cara berfikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang
berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar.Gagasan-gagasan yang kreatif
umunya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu. Justru seringkali ide-ide jenius yang
memberikan terobosan baru dalam dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan
kreatif yang kelihatannya mustahil.

1.2 Rumusan masalah


1.2.1 Bagaimana proses terjadinya suatu kreativitas?
1.2.2 Kendala apa saja yang menghambat suatu kreativitas?
1.2.3 Bagaimana cara mengembangkan kreativitas?
1.2.4 Bagaimana suatu proses terjadinya pengambilan keputusan dan pemikir yang kreatif?
1.2.5 Apa sja elemen-elemen dari berfikir kreatif dan pengambilan keputusan?

1.3 Tujuan
1.3.1 Mengetahui proses terjadinya suatu kreatifitas
1.3.2 Mengetahui kendala yang menghambat suatu kreatifitas
1.3.3 Mengetahui cara mengembangkan kreatifitas
1.3.4 Mengetahui proses pengambilan keputusan dan pemikir yang kreatif
1.3.5 Mengetahui elemen-elemen utama berpikir kreatif dan pengambilan keputusan
1.3.6 Mengetahui pendekatan yang berguna untuk berpikir kreatif
1.3.7 Mengetahui cara menggunakan pemikiran yang kreatif untuk mengevaluasi pilih
BAB II
Pembahasan

A. Pengertian Kreativitas
Kreativitas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berasal dari kata dasar kreatif, yaitu memiliki
kemampuan untuk menciptakan sesuatu, Sedangkan kreativitas sendiri memilki arti kemampuan untuk
menciptakan atau menemukan sesuatu yang baru dan yang berbeda dari yang sebelumnya.
Kreativitas adalah kemampuan untuk berpikir dalam cara-cara yang baru dan tidak biasa serta
menghasilkan pemecahan masalah yang unik (Santrock,2007)
Kreativitas sebagai suatu kegiatan yang mendatangkan hasil yang sifatnya :
-Baru(novel), yang diartikan sebagai inovatif, belum ada sebelumnya, segar, menarik, aneh dan
mengejutkan.
-Berguna(useful),yang diartikan sebagai lebih enak, lebih praktis, mempermudah, mendorong,
mengembangkan, mendidik, memecahkan masalah, megurangi hambatan, mengatasi kesulitan,
mendatangkan hasil yang baik.
-Dapat dimengerti(undersandble), yang diartikan hasil yang sama dapat diengerti dan dapat dibuat di
line waktu.tak dapat di ramaikan dan tak dapat di ulangi.

b. Ciri-ciri
Setelah kita mengetahui tahap-tahap bagaimana kreativitas tercipta berikutnya kami akan di
uraikan bagaimana kreativitas tercipta, berikutnya kami akan uraikan bagaimana ciri-ciri orang yang
kreatif itu. Menurut David Cambell ciri ciri ada tiga kategori :
1. Ciri-ciri pokok: Kunci untuk melahirkan ide, gagasan, pemecahan ,cara baru
,penemuannya.
2. Ciri-ciri yang memungkinkan : yang membuat mampu dan mampu mempertahankan ini
dengan baik agar susah di temukan.sekali.
3. Cirri-ciri sampingan : tidak langsung berhubungan dengan penciptaan atau menjaga agar
ide-ide yang sudah di temukan tetap hidup tetapi kerap mempengaruhi perilaku orang
kreatif.

c. Proses pembentukan kreativitas

Kreativutas dapat di tingkatkan dengan cara memahami bahwa proses kreatif terdiri dari empat tahap
yang masin-masing membutuhkan keraj keras.Persiapan : proses mengumpulkan informasi, menganalisa dan
mengeksplor solusi. Langkah ini mecakup persiapan akal untuk siap berfikir kreatif, pelatihan formal,
pelatihan saat kerja, pengalaman bekerja dan mengambil peluang belajar lainnya. Pelatihan ini memberikan
dasar cara membangun kreativitas dan inovasi.

Inkubasi : alam bawah sadar memerlukan waktu untuk merefleksi informasi yang dikumpulkan.

Penerangan : Inspirasi tidak dating saat seseorang sedang memikirkan suatu masalah, melainkan
ketika dia berada dalam keadaan yang rileks.
Verifikasi : bagi wirausahawan, menguji ide memastikan akurasi dan manfaatnya, dijalankan dengan
melakukan percobaan, menjalankan simulasi,menguji pemasaran produk atau jasa, menetapkan program
pemandu dalam skala kecil, membuat prototype dan banyak kegiatan lainnya yang dirancang untuk
memverifikasi bahwa ide baru tersebut bisa diterapkan dengan berhasil dan praktis.

D. Kendala dalam kreativitas

1. Berfikir negative pada individu dan tim : focus pada aspek negative dari suatu masalah
daripada mencari peluang untuk menemukan solusi.

2. Takut akan kegagalan : sebuah rasa takut tampil bodoh di hadapan orang lain.

3. Kurangnya waktu berfikir yang berkualitas dan pengalaman yang menarik : stress dapat
mempersulit untuk dapat berfikir objektif dan menghambat proses yang alami.

4. Banyaknya aturan dan peraturan, kurangnya kebebasan untuk berkembang : terlalu banyak
peraturan dapat mendorong kemalasan seseorang. Seseorang perlu kebebasan untuk dapat berfikir
kreatif dan mengembangkan kreativitasnya.

5. Membuat asumsi yang belum tentu benar : kegagalan dalam mengidentifikasi asumsi yang anda
buat akan menghambat proses berkembangnya ide baru.

6. Terlalu banyak logika : terlalu banyak logika diluar imajinasi, sintesis dari proses berfikir.

7. Berfikir tidak kreatif : rintangan yang terbesar adalah ketika anda tidak kreatif.

E. Pengertian inovasi

Inovasi adalah proses pembaharuan/pemanfaatan/pengembangan dengan menciptakan hal baru yang


berbeda dengan sebelumnya. Inovasi juga dapat diartikan penemuan baru dalam teknologi atau kemampuan
dalam memperkenalkan temuan baru yang berbeda dari yang telah ada sebelumnya. Orang yang melakukan
inovasi disebut dengan innovator.

Inovasi yang terjadi karena sengaja (invention) : Inovasi adalah proses munculnya suatu hal baru dari
kombinasu hal-hal lama yang telah ada.

Inovasi yang terjadi tanpa sengaja (Discovery) : Inovasi discovery adlah penemuan hal baru, baik
berupa alat ataupun gagasan. Discovery dapat menjadi invention, ketika masyarakat mengakui dan dapat
memanfaatkan hasil inovasi tersebut.

Syarat-syarat inovasi :

 Baru

Berbeda dari sebelumnya atau yang telah ada, memberikan manfaat bagi innovator dan orang lain.

 Ciri-Ciri inovasi :
-Memiliki ciri khusus
-Memiliki unsur pembaharuan
-Program inovasi melalui program yang terencana

Everet M. Rogers : Menurut Everet M. Rogers, Pengertian inovasi adalah gagasan, ide, rencana,
praktek atau benda yang di terima dan di sadari sebagai hal yang baru dari seseorang atau kelompok untuk di
implementasikan atau di adopsi.

F.Kreativitas dan inovasi


Peranan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan produk dan jasa inovasi memegang peranan penting
dalam mengembangkan produk dan jasa dalam bisnis.Berbagai kesuksesan wirausaha di dunia disebabkan oleh
kreativitas dalam mengembangkan produk.Persaingan yang ketat dalam berwirausaha mendongan wirausaha untuk
memiliki kreativitas yang tinggi.Daya kreativitas tersebut harus dilandasi cara berfikir yang maju, gagasan-gagasan
baru yang berbeda dibandingkan produk-produk yang telah ada.Berbagai gagasan-gagasan yang kreatif umumnya
tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu dan memberikan terobosan-terobosan baru dalam dunia usaha
yag pada awalnya kelihatan mustahil.
Saat ini berbagai hasil inovasi yang didasarkan kreativitas wirausaha menjadi produk dan jasa yang unggul.
Wirausaha melalui proses kreatif dan inovatif menciptakan nilai tambah atas barang dan jasa yang kemudian
menciptakan berbagai keunggulan termasuk keunggulan bersaing,.Perusahaan seperti Microsoft, Sony, dan Toyota
Motor, merupakan contoh perusahaan yang sukses dalam produknya karena memilki kreativitas dan inovasi di bidang
teknologi.

G. Elemen-elemen dari berfikir kreatif dan pengambilan keputusan


1. Analisis
Kemampuan untuk memecah keseluruhan menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dikelola, membedah
masalah kompleks menjadi elemen-elemen sederhana.
2.Analitis
Berpikir logis adalah kemampuan untuk bisa menarik kesimpulan yang tepat dari informasi yang tersedia
sebuah pikiran analitis dapat.
Membentuk hubungan anatara bagian dan keseluruhan menemukan akar penyebab dari masalah dan
mengidentifikasi masalah yang dipertaruhkan.
Keunggulan dari pikiran analitis adalah:
A. Kesederhanaan
B. Orisinalitas
C. Kejelasan
Kemampuan analitis dapat ditingkatkan dengan :
A. Bekerja dari prinsip pertama
B. Membentuk fakta dan memisahkan mereka dari pendapat, asumsi atau anggapan
C. Terus-menerus memeriksa langkah-langkah logis yang dapat merusak penalaran yang baik
D. Berfikir kembali dari hasil yang diinginkan
E. Mengorganisir fakta
F. Melihat masalah sebagai solusi yang akan ditemukan

H.Cara mengembangkan kreativitas


1. Mengenali kapan asumsi harus dibuat dan saat tidak boleh menggunakan
2. Berfikir picik dan memperluas bidang visi untuk menggambar pada pengalaman lainnya individu dan
bisnis
3.Mengembangkan dan menyesuaikan ide-ide lebih daru satu sumber sebagai manusia kita tidak bisa
membuat sesuatu asumsi atau keputusan dari ketiadaan.Pikiran kita membutuhkan sesuatu bahan atau modal
untuk bekerja, jadi kita menggambungkan ide dan unsur-unsur yang sudah ada untuk menciptakan ide dan
produk yang kreatif dapat melihat kemungkinan, dan hubungan anatara berbagai ide yang tidak terpikirkan
sebelumnya.
4. Practice Serendipity(menemukan suatu keterangan yang bernilai secara tidak sengaja pada saat mencari
sesuatu yang lain).
5. “Teknologi Mentransfer” dari suatu bidang ke bidang lainnya menjaga pikiran yang terbuka ketika
dihadapkan dengan suatu masalah dan meihat di luar situasi kalian sendiri.

I. Kreativitas Wirausaha
Kreativitas merupakan daya menciptakan sesuatu yag menuntut pemusatan perhatian, kemauan, kerja
keras dan ketekunan.Menurut Sulaiman Sahlan dan Maswan, Kreativitas adalah ide atau gagasan dan
kemampuan berpikir kreatif.Sementara itu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud dengan
kreativitas adalah kemampua untuk mencipta daya cipta.
Dari definisi di atas dapat di simpulkan bahwa kreativitas merupakan kemampuan seseorang dalam
menuangkan ide atau gagasan melalui proses berpikir kreatif untuk menciptakan sesuatu yang menuntut
pemusatan, perhatian, kematian, kerja keras, dan ketekunan. Sedangkan yang dimaksud dengan wirausaha
adalah pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausaha. Wirausaha adalah pionir dalam bisnis,
innovator, penanggung resiko yang mempunyai penglihatan visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam
berprestasi di bidang usaha. Sementara itu menurut Prawirokusumo, wirausaha adalah mereka yang
melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya
untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup. Menurut Suryana,entrepreneur atau wirausaha adalah
seseorang yang memiliki kombinasi unsur-unsur internal yang meliputi kombinasi motivasi diri, visi,
komunikasi, dan kemapuan untuk memanfaatkan peluang.
Ada 2 sumber kreatifitas diantaranya :
1. Imajinasi dan ide
2. Sifat proses kreatif
Kreativitas adalah suatu proses yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan, setiap orang kreatif pada
tingkat tertentu. Orang mempunyai kemampuan dan bakat dalam bidang tertentu dapat lebih kreatif daripada
orang lain.
J. Inovasi wirausaha
Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan kreatifitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan
peluang inovasi merupakan fungsi utama dalam proses kewirausahaan. Inovasi memiliki fungsi yang khas bagi
wirausahawan.Dengan inovasi wirausahawan menciptakan baik sumber daya yang ada dengan peningkatan niali
potensi untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Meskipun demikian, terdapat perbedaan yang
signifikan anatara sebuah ide yang timbul semata dari spekulasi dan ide yang merupakan hasil pemikiran riset
pengalaman dan kerja yang sempurna hal yang lebih penting. Wirausahawan yang prospektif harus mempunyai
keberanian untuk memberikan sebuah ide melalui tahapan pengembangan. Dengan demikiran, Inovasi adalah suatu
kombinasi visi untuk menciptakan suatu gagasan yang lebih baik dan keteguhan serta dedikasi untuk mempertahankan
konsep melalui implementasi.Inovasi terdiri dari 4 jenis diantaranya:
1. Penemuan
2. Pengembangan
3. Duplikasi
4. Sintesis

K. Cara mengembangkan kreativitas dan inovasi


1. Mengenali hubungan
Untuk membantu meningkatkan kreativitas,kita dapat melakukan cara pandang kita yang statis
terhadap hubungan orang dan lingkungan yang telah ada. Disini kita coba melihat mereka dengan cara
pandang yang baru dan berbeda.Orang kreatif akan memiliki hubungan untuk dapat mengembangkan dan
mengenali hubungan yang baru dan berbeda dari fenomena berikut.
2.Mengembangkan perspektif fungsional
Seorang yang kreatif akan dapat melihat orang lain sebagai alat untuk memenuhi keinginannya dan
membantu menyelesaikan suatu pekerjaan.Misalnya sering secara tidak sadar, kita menggunakan pisau dapur
untuk memasang baut gara-gara palu yang kita cari tidak di temukan.
3.Gunakan akal
Otak bagian kanan dipakai untuk hal seperti analogi, imajinasi, dan lain-lain. Sedangkan otak bagian
kiri dipakai untuk kerja seperti analisis, melakukan pendekatan yang rasional terhadap pemecahan masalah dan lain
lain.
4.Hapus pesan ragu-ragu
Banyak kebiasaan mental yang membatasi dan menghambat pemikiran kreatif. Sebuah studi
menemukan bahwa orang dewasa hanya menggunakan 2-10% potensi kreativitas yang dimilikinya.

L. Contoh definisi lain tentang inovasi


Inovasi merupakan ciptaan(dalam bentuk manifestasi atau tidak berwujud) yang memiliki nilai ekonomi yang
signifikan, yang umumnya dilakukan oleh perusahaan atau kadang-kadang oleh seorang individu.
Inovasi merupakan aplikasi komersial pertama produk baru atau proses.
Inovasi merupakan sebuah proses yang kreatif dan interaktif yang melibatkan pasar kelembagaan dan non
pasar.
M.Hambatan dan teknik meningkatkan kreativitas
- Hambatan kreativitas
Hambatan kreativitas adalah sebagai dinding atau bangunan mental yang menhambat kita untuk memahami
atau menemukan pemecahan atas suatu masalah.
Hambatan-hambatan dalam suatu kreativitas adalah sebagai berikut :
1. Hambatan psikologis
2. Hambatan Budaya
3. Hambatan lingkungan
4. Hambatan bahasa berpikir
5. Hambatan keterpakuan fungsional
6. Hambatan kebiasaan memandang

Ada satu aksioma dalam memecahkan masalah, yaitu semakin familiar kita terhadap suatu objek, maka
akan semakin sulit kita melihatnya dalam konteks yang lain.Jadi, apabila kita mencoba atau dalam suatu sudut
pandang yang lain, maka kreativitas akan dapat bertambah.

O.Manfaat kreatifitas
1. Membuat hidup lebih indah
2. Kreativitas akan membuat hidup menjadi lebih indah karena akan di kelilingi oleh hal-hal
menonton.menjalankan kegiatan yang penuh rutinitas akan membuat cepat merasa bosan.
3. Meningkatkan apresiasi terhadap ide orang lain
4. Kreativitas akan meningkatkan pengertian dan apresiasi akan berbagai gagasan orang lain.
5. Meningkatkan motivasi dan semangat hidup
BAB III
ANALISIS

1.1 Kesimpulan
Berpikir kreatif adalah suatu cara berfikir dimana seseorang mencoba menemukan
hubungan-hubungan baru untuk memperoleh jawaban baru terhadap masalah.Berpikir logis analitis
sering disebut dengan berpikir konvergen,karena cara berfikir ini cenderung menyempit dan menuju
ke jawaban tunggal.Sehingga dapat dikatakan bahwa dalam terjadinya berfikir kreatif,,mau tidak mau
akan melewati beberapa tahap.

1.2 Saran
Berdasarkan uraian yang telah di sampaikan dalam makalah,penulis mengemukakan saran
sebagai berikut.

1. Kemampuan berfikir siswa dapat mempengaruhi siswa dalam memperoleh pemahaman konsep
yang utuh, sehingga guru dalam memilih model pembelajaran dapat disesuaikan dengan tingkat
berfikir siswa.
2. Kemampuan berfikir dalam hal ini mengoperasikan kemampuan berfikir abstrak untuk
memahami konsep dalam sains sehingga siswa dapat terus mengembangkan kemampuan berfikir
dari waktu ke waktu.

1.3 Analisis
Untuk memenangkan persaingan,,maka seorang wirausahawan harus memiliki daya
kreativitas yang tinggi.Daya kreativitas yang tinggi sebaiknya dilandasi oleh cara berfikir yang maju
dan penuh dengan gagasan.Sering kali ide jenius yang memberikan terobosan baru dalam dalam
dunia usaha awalnya adalah dilandasi oleh gagasan-gagasan kreatif yang kelihatannya mustahil.
BAB III

Analisis

1.1 Kesimpulan
Berfikir kreatif adalah suatu cara berfikir dimana seseorang mencoba menemukan hubungan-hubungan
baru untuk memperoleh jawaban baru terhadap masalah. Dalam berpikir kreatif, seseorang dittuntut untuk
dapat memperoleh lebih daari satu jawaban terhadap suatu persoalan dan untuk itu, maka diperlukan
imajinasi, adapun berfikir analitis adalah berpikir yang sebaliknya menggunakan suatu pendekatan logis
menuju ke jawaban tunggal.Sebenarnya dalam menghadapi masalah kita membutuhkan kedua jenis
berpikir tersebut yaitu berpikir logis-analistis dan berpikir kreatif.

1.2 Saran
Berdasarkan uraian yang telah di sampaikan dalam makalah,penulis mengemukakan saran sebagai berikut.

1. Kemampuan berfikir siswa dapat mempengaruhi siswa dalam memperoleh pemahaman konsep yang utuh,
sehingga guru dalam model memilih model pembelajaran dapat disesuaikan dengan tingkat berfikir siswa
2. Kemampuan berfikir dalam hal ini mengoperasikan kemampuan berfikir abstrak menunjang untuk
memahami konsep-konsep dalam sains sehingga di harapkan siswa dapat terus mengembangkan
kemampuan berfikir dari waktu ke waktu.
3. Perubahan kondisi lingkungan yang semakin berkembang menjadikan siswa sangat membutuhkan
kreativitas agar dapat mengikuti perkembangan yang terjadi.

3.3. Analisis

Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas
yang tinggi.Daya kreativitas yang tinggi tersebut sebaiknya di landasi oleh cara berfikir yang maju, penuh
dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di
pasar.Gagasan-gagasan yang kreatif umumnya tidak dapat dibatasi oleh ruang, bentuk ataupun waktu.