Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN KASUS

PEMASANGAN NGT
Nama Klien : Tn. B
Diagnosa Medis : Stroke
Tindakan Keperawatan : Memasang NGT
Hari/Tanggal : Sabtu, 9 November 2011

No Kegiatan
I Persiapan Pelaksanaan Prosedur
1. Persiapan Alat :
 Selang NGT
 Jelly
 Handuk/perlak
 Tisue
 Penlight/senter
 Tong spatel
 Pinset anatomis
 Bengkok
 Spuit 50cc
 Stetoscope
 Kom berisi air matang
 Plaster
 Gunting
 Kasa steril
 Sarung tangan steril

2. Persiapan Pasien
 Mengecek catatan medic untuk verifikasi order dokter
 Mengevaluasi pengalaman terdahulu pasien dengan terapi pemasangan
NGT
 Menempatkan alat didekat pasien

II Pelaksanaan Prosedur
1. Fase Orientasi
a. Salam Terapeutik
Perawat memberikan salam selamat pagi bapak beserta keluarga pasien
 Selamat pagi bapak
 Perkenalkan nama saya Imelda, bapak bisa panggil saya imel, saya
akan merewat bapak pagi ini,
b. Evaluasi / Validasi
Perawat mengecek kembali identitas dan kondisi pasien pada saat ini.
 Kalau boleh tau bapak bisa mendengar apa yang saya katakan
(pasien kondisi gelisah), jika bapak mendengar apa yang saya
katakan cukup anggukkan kepala ya pak
 Benar dengan Tn. B ya, jadi bagaimana kondisi bapak saat ini ?
(bertanya dengan anak pasien)
 Apakah bapak dirumah tidak mau makan dan lemah anggota sebelah
kiri ?
 Bapak dirumah tidak mau makan, tangan dan kaki sebelah kiri tidak
bisa digerakkan sejak semalam reflek menelan bapak kurang
c. Tujuan Pemasangan NGT
Perawat menjelaskan kepada keluarga dan pasien mengenai tujuan dan
prosedur pemasangan NGT
 Baiklah bapak karena bapak untuk makan susah dan reflek menelan
kurang sehingga harus memberikan terapi makanan dan obat maka
kita harus memasang selang untuk makan kepada bapak
 Sesuai intruksi dari dokter dikarenakan bapak tidak bisa menelan
dan makan secara normal maka saya akan melakukan pemasangan
NGT dimana kita akan memasang kan selang yang dimasukkan dari
hidung yang ujungnya nanti akan masuk ke lambung, pemasangan
ini tujuannya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bapak dan
memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh serta bertujuan i juga
untuk memberikan obat obatan yang seharusnya dikonsumsi melalui
system pencernaan.
 Nanti prosedurnya seperti yang saya katakana tadi bapak saya akan
memasangkan selang NGT yang akan dimasukkan melalui salah satu
lubang hidung yang selangnya itu akan sampai ke lambung. Nanti
saat saya memasukkan selang melalui hidung nanti bapak tolong
bantu untuk menelan selang yang kita masukkan ya bapak.
d. Kontrak Waktu
Perawat melakukan kontrak waktu, tempat dan topic dengan pasien
serta keluarga mengenai pemasangan NGT
 Baiklah bapak dan keluarga apakah sudah mengerti ?
 Kita akan segera melakukan pemasangan NGT
 Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pemasangan NGT ini
memerlukan waktu 15 menit
 Dan pemasangan selang akan dilakukan disini ditempat tidur bapak
 Baiklah apakah bapak dan keluarga sudah siap untuk kita lakukan
pemasangan selang ? (Pasien dan keluarga mengatakan siap untuk
dilaksanakan pemasangan NGT)

2. Fase Kerja
 Kita mulai ya pak, sebelumnya mengatur posisi pasien dan posisi kepala
pasien untuk memudahkan pemasangan NGT
 Mencuci tanga
 Menyiapkan alat disamping tempat tidur pasien
 Memasang handuk / perlak diatas dada pasien
 Memakai sarung tangan
 Membersihkan lubang hidung pasien dan menentukan lubang hidung
mana yang akan dipasang selang NGT
 Mengukur panjang NGT dan memberi tanda (dari prosesus xipoideus
kehidung dan belok ke daun telinga)
 Mengoleskan ujing NGT dengan jelly sepanjang 10 – 20 cm
 Mengingatkan pasien kalau selang NGT akan segera dimasukkan dengan
posisi kepala ekstensi (saya masukkan ya pak selangnya)
 Masukkan perlahan dan menganjurkan pasien untuk menelan ludah
berulang ulang
 Tidak memaksakan selang masuk, bila ada hambatan
 Kemudian mengecek selang masuk
 Memasang spuit pada selang NGT, memasang stetoskop pada perut
bagian kiri atas pasien
 Kemudian masukkan 10-20cc udara sambil mengauskultasi di region
lambung
 Jika terdengar bunyi suara berarti selang masuk kelambung
 Aspirasi cairan lambung dengan spuit 50cc jika cairan lambung
bercampur isi lambung berarti sudah masuk kelambung
 Memasukkan ujung bagian luar NGT ke dalam kom berisi air matang bila
ada gelembung berarti masuk ke paru-paru
 Sudah masuk ya pak
 Melepas sarung tangan
 Melakukan fiksasi NGT didepan hidung dan pipi
 Merapikan alat
 Cuci tangan

3. Fase Terminasi
a. Evaluasi
Mengevaluasi respon pasien terhadap tindakan keperawatan
 Evaluasi Klien (Subjektif)
Bagaimana perasaannya setelah dipasang selang NGT ? (pasien
gelisah dan memberontak karena tangan pasien diikat) Anaknya
menjawab merasa tidak tega dan kasihan, namun itu harus
dilakukan agar bapak bisa makan
 Evaluasi Perawat
Pasien sudah terpasang NGT dengan no.18
b. Rencana tindak lanjut
Apa yang perlu diperhatikan dan dilatih oleh pasien dan keluarga sesuai
hasil tindakan yang telah dilakukan
 Baiklah bapak tindakan pemasangan NGT sudah dilakukan saya
mohon kerja sama dari bapak dan keluarga untuk menjaga selang
jangan sampai terlepas apa lagi kondisi bapak yang gelisah ada
kemungkinan bapak menarik selangnya.
 Bila plasternya lepas atau longgar segera laporkan sama perawat
yang sedang berjaga ya bu
c. Kontrak yang akan datang
Baiklah pak karena tindakan pemasangan NGT sudah selesai saya
lakukan, saya akan kembali lagi untuk melakukan tindakan pemberian
obat untuk waktu nya sekitar 10-15 menit yang akan dilakukan ditempat
tidur bapak.

III Kesimpulan
1. Pemasangan NGT merupakan teknik yang mencakup memasukkan selang
plastic yang dipasang melalui hidung sampai kelambung
2. Pemasangan NGT dapat memberikan nutrisi pada pasien yang mengalami
kesulitan menelan
3. Pasien sudah bisa makan dengan bantuan NGT dan terapi oral juga bisa
segera dimasukkan
4. Pada saat pemasangan NGT ada kendala 2 kali gagal, dikarenakan
menggunakan jenis NGT yang kecil dan lentur sehingga selang melipat di
tenggorokan, kemudian diganti dengan NGT yang berukuran lebih besar yang
pertama, setelah dicoba hanya dengan sekali percobaan bisa masuk.
5. Tingkat pengetahuan pasien dan keluarga bertambah bila diajak kerja sama
dalam melakukan asuhan keperawatan
6. Sebaiknya saat pemasangan disesuaikan dengan kondisi pasien dilihat juga
ukuran selang NGT dan tekstur selang NGT untuk mencegah pemasangan
NGT yang berulang