Anda di halaman 1dari 1

Bahwa dalam praktiknya, pemesanan kuantitas produksi pada umumnya tidak konstan dan

cenderung terjadi perubahan yang tidak sedikit, termasuk dalam hal jumlah maupun harga. Sehingga
asumsi bahwa permintaan produk konstan dantertentu sebagaimana asumsi pada kondisi
permintaan deterministik menjadi sebuah kekurangan dan keterbatasan model deterministik.
Sedangkan model probabilistik muncul dengan mengakomodasi apabila permintaan tidak pasi
jumlahnya atautidak konstan. Dalam hal ini, di dalam model probabilistik, diperlukan persediaan
pengaman untuk mencegah ataumenghindari terjadinya kehabisan persediaan. Hal ini lah yang
menempatkan model probabilistik menjadi model yangdipandang sebagai perbaikan atas kondisi
keterbatasan model deterministik.Kondisi permintaan deterministik adalah model permintaan
kuantitas produksi yang mengasumsikan bahwa permintaan suatu produk tetap konstan dan
tertentu. Menurut saya hal tersebut jelas susah ditemukan dalam dunia praktik karena permintaan
akan produk akan terus berubah-ubah karena berbagai faktor. Oleh karena itu adanya model
probabilistik dapat meminimalisir atas keterbatasan kondisi permintaan deterministik tersebut.
Model probabilistik mengisyaratkan adanya probabilitas terjadinya permintaan barang dengan
mengasumsikan adanya persediaan pengaman untuk mencegah atau menghindari terjadinya
kehabisan persediaan dengan menghitung titik pemesanan kembali. Adanya waktu pemesanan
kembali tersebut merupakan salah satu manajemen persediaan terbaik untuk mengatasi kondisi
permintaan barang yang tidak pasti jumlahya/ tidak konstan.

Sumber Referensi:

Buku Materi Pokok Manajemen Operasi Modul 5