Anda di halaman 1dari 10

BAB 11.

Mendesian Struktur Organisasi – Desain Adaptif

Soal I (Essay)
1. Deskripsikan empat desain organisasi kontemporer. Apa kesamaannya? Apa
perbedaannya?
Jawab: • Struktur berbasis tim
Keuntungan : karyawan lebih dilibatkan dan mempunyai wewenang, mengurangi
hambatan di antara bidang- bidang fungsional.
Kerugian : tidak adanya rantai komando yang jelas.
• Struktur proyek-Matrik
Keuntungan : desain yang luwes dan lancar yang dapat menanggapi perubahan
lingkungan, pengambilan keputusan yang lebih cepat.
Kerugian : kerumitan untuk menugaskan orang ke proyek, konflik tugas dan
kepribadian.
• Struktur tanpa batas
Keuntungan : sangat fleksible dan responsif, menarik bakat di mana pun struktur
ini ditemukan.
Kerugian : kurangnya kendali, kesulitan komunikasi.
• Struktur organisasi pembelajarif
Keuntungan : para karyawan secara terus menerus berbagi dan menerapkan
pengetahuan, kemampuan untuk belajar dapat menjadi sumber keunggulan
kompetitif yang berkelanjutan.
Kerugian : meminta para karyawan untuk berbagi apa yang mereka tahu dapat
menjadi hal yang sulit, konflik kerja sama akan muncul.
2. Bedakan matriks dan struktur proyek.
Jawab: • Struktur organisasi proyek
Departementalisasi proyek menyangkut pembentukan tim-tim, spesialis, yangdiperlukan
untuk mencapai tujuan khusus. Dimana seorang manajer proyek mempunyaiwewenang
memimpin para anggota tim selama jangka waktu proyek. Bila proyek telahdiselesaikan,
tim dibubarkan, dan para anggota tim kembali ke departemen-departemenfungsional
asalnya, sampai ada proyek baru.
• Struktur organisasi matriks
Departementalisasi matriks adalah sama dengan departementalisasi proyek.
Dalamstruktur matriks, para karyawan mempunyai dua atasan-sehingga mereka berada
dibawahdua wewenang
3. Bagaimana sebuah organisasi dapat beroperasi tanpa batasan?
Jawab: Sebuah organisasi dapat beroperasi tanpa batasan saat mereka sudah bisa
memegang kendali atasnasib mereka sendiri. Hal ini membuat mereka tidak terikat
dengan instansi manapun yangmengendalikan proses jalannya perusahaan tersebut
sehingga bisa mengembangkan ide dan gagasandengan leluasa
4. Kemampuan apa yang akan dibutuhkan oleh serorang manjaer untuk bekerja secara
efektif di dalam sebuah struktur proyek? Di dalam sebuah organisasi tan pa pembatas? Di
dalam sebuah organisasi pembelajar?
Jawab: Peran utama seorang manajer adalah untuk memimpin, memotivasi, dan
mendorong karyawanuntuk bekerja sama dalam mencapai tujuan organiasi, maka setiap
manajer harus memilikiketrampilan dasar di bidang manajemen bisnis agar dapat
mengelola timnya secara efektif.
1) Ketrampilan konseptual:Hal ini terkait dengan kemampuan dalam membuat konsep,
ide dan menyampaikan gagasan untukkemajuan perusahaan. Ide-ide tersebut dituangkan
dalam rencana kegiatan atau sering disebutrencana kerja.
2) Ketrampilan komunikasi:Seorang manajer harus mampu berinteraksi dengan baik
dengan banyak orang. Saat berkomunikasidengan bawahan, maka dia harus dapat
berkomunikasi secara persuasif dan bersahabat.
3) Ketrampilan teknis:Memiliki kemampuan dalam bidang informasi teknologi atau
bidang lainnya merupakan keunggulanatau nilai lebih bagi seorang manajer. Memiliki
ketrampilan teknis merupakan bekal yang harus dimiliki oleh seorang manajer, sehingga
dia tidak hanya memahami konsep, namun juga dapatmenciptakan efektivitas dan
efisiensi.
4) Ketrampilan manajemen waktu:Seorang manajer harus mampu mengalokasikan
waktu untuk mendapatkan hasil yang optimal.Kemampuan ini akan diuji pada saat
menyusun rencana sebuah project, dimana tidak hanya masalahmanajemen waktu saja
yang harus diperhatikan, tapi juga membuat skala prioritas
5. Bagaiman setiap jenis kolaborasi (baik kolaborasi internal maupun eksternal)
berkontribusi terhadap upaya-upaya kerja yang lebih terkoordinasi dan terintegrasi?
Jawab: Setiap jenis kolaborasi (baik kolaborasi internal maupun eksternal) berkontribusi
terhadapupaya-upaya kerja yang lebih terkoordinasi dan terintegrasi:
a) Struktur kolaborasi internal:
• Tim lintas fungsi: sebuah kelompok kerja yang terdiri dari individu-individu dari
berbagaispesialisasi fungsi.
• Satuan tugas: sebuah komite tidak tetap atau tim yang dibentuk untuk mengatasi
sebuahmasalah jangka pendek yang memengaruhi beberapa divisi.
• Komunitas praktik: kelompok individu yang memiliki kekhawatiran, masalah, atau
minatyang sama mengenai sebuah topik, yang memperdalam pengetahuan dan keahlian
merekadi bidang tersebut dengan berinteraksi pada saat suatu peristiwa terjadi
b) Struktur kolaborasi eksternal:
• Inovasi terbuka: memperluas pencarian ide-ide baru di luar batasan organisasi
danmemungkinkan inovasi untuk dipindahkan dengan mudah, baik ke dalam atau ke
luarorganisasi.
• Kemitraan strategis: hubungan kolaboratif di antara dua atau lebih organisasi, di
manamereka menyatukan sumber daya dan kapabilitas yang mereka miliki untuk
beberapa tujuan usaha.
6. Masalah-masalah strukturala paakah yang dapat muncul dalam menetapkan pengaturan
kerja yang fleksibel bagi para karyawan? Pikirkan mengenai apa yang teah Anda pelajari
mengenai desain organisasi. Bagaimana informasi-informasi tersebut dapat membantu
seorang manajer menyelesaikan masalah-masalah tersebut?
Jawab: Kelonggaran waktu dalam bekerja ini ternyata juga mendatangkan komitmen yang
tinggi terhadap tanggung jawab karyawan terhadap perusahaan. Sulit koordinasi Meski
demikian, ketidakhadiran secara fisik seorang karyawan di kantor, menurut Arvind
Rongala dari Invesis Techonogies, bisa menyulitkan koordinasi. "Kehadiran karyawan di
kantor bisa membuat proses diskusi dalam mencari sebuah solusi bisa lebih cepat. Hal itu
lebih sulit dilakukan jika jam kerja tidak sama," katanya.
Kekhawatiran lainnya adalah kurangnya pengawasan terhadap karyawan. Ini bisa
menyebabkan karyawan tidak menetapi tenggat waktu pekerjaan. Menurut Sudipta Ray,
Human Resources Manager sebuah perusahaan periklanan, jam kerja yang fleksibel
memang tidak bisa diterapkan pada setiap bidang industri ataupun posisi. Kelonggaran
jam kerja ini pada umumnya ditemui di perusahaan yang bergerak di bidang kreatif atau
media. Beberapa perusahaan yang menyediakan jasa konsultasi juga lebih memilih jam
kerja fleksibel.
7. Apakah ide mengenai pengaturan kerja yang flekasibel menarik bagi Anda? Mengapa
demikian dan mengapa tidak?
Jawab: Ya. Fleksibilitas dalam waktu bekerja bisa menimbulkan dampak positif terhadap
pekerjaan, seperti mengurangi rasa persaingan antarkaryawan dan menghindari intrik
politik di kantor. Selain itu, fleksibilitas waktu kerja juga bisa menciptakan karyawan
berbakat. Mereka adalah orang yang bisa melakukan manajemen waktu dengan baik serta
tahu apa yang harus mereka raih untuk kemajuan kariernya.
8. Mengapa “menjaga para karuyawan untuk tetap terhubung” adalah sebuah tantangan bagi
organisasi masa kini?
Jawab: Sebab, untuk menghadapi tren desain masa kini sebuah perusahaan harus
senantiasa menjaga karyawan tetap terhubung agar dapat terciptanya ide-ide baru yang
menarik perhatian pasar, juga untuk mengevaluasi sejauh mana sebuah proyek dalam
perusahaan tersebut dapat diwujudkan. Disamping itu dengan adanya karyawan yang
senantiasa terhubung akan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahpahaman dan
persilihan internal.

Soal II (Aplikasi Kasus)


Kasus 1. Kau Bekerja di Sini?
Dimanakah tempat paling efisien dan efektif untuk bekerja? Yahoo!, sebuah
perusahaan perintis di dalam bidang oencarian dan navigasi Web, berjuang untuk tetap
bertahan di dalam kompetisi yang ada di bidang tersebut dengan pesaing seperti Google,
Facebook, dan Twitter. Yahoo! Melewatkan dua tren internet terbesar, yaitu media sosial dan
teknologi mobile. Namun, pada Juli 2012, setelah perusahaan ini melakuakan pencariannya
sendiri, Yahoo! Menemukan berlian berupa CEO baru perusahaan ini-Marissa Mayer, salah
satu eksekutif top Google. Mayer merupakan salah satu figur publik Google. Dialah yang
bertanggung jawab terhadap tampilan dan pengalaman pengguna beberapa produk Google
yang paling populer. Dengan memimpin Yahoo! Di saat perusahaan ini mencoba untuk
mengembalikan kejayaan masa lalu mereka, membutikkan yang telah diprediksikan oleh
pengamat. Tetaoi para pengamat itu juga berpendapat bahwa jika ada satu orang yang
mamapu menerima tantangan untuk kembali membuat Yahoo! Sebagai inovator, Mayer
adalah orangnya.
Dua kebijakan peetamannya adalah memberikan makanan gratis di kantor dan
memberikan telepon genggam baru bagi setiap karyawan, dua hal yang dilakukan Google.
Namun, pada awal tahun 2013, Mayer meluncurkan kebijakan yang mengenai berbagai
diskusi-positif dan negatif. Ia memutuskan bahwa mulai pertengahan tahun 2013, para
karyawan Yahoo! Yang bekerja jarak jauh harus kembali bekerja di kantor. Memo dari wakil
direktur bagian tenaga kerja dan pengembangn (kode untuk Kepala Sumber Daya Manusia)
membenarkan bahwa inisiatif baru tersebut adalah respon terhadapa masalah produktivitas
yang sering kali timbul ketika karyawan bekerja di rumah. Dengan bos dan komitmen baru
untuk membuay Yahoo! Menjadi sebuah perusahaan yang kuat di tengah industri yang
menantang ini, para karyawan diharpakna untuk hadir secara fisik di tempat kerja. Dengan de
ikian, diharapkan dengan hal ini dapat membawa ikatan yang kuat dan produktivitas yang
lebih besar. Pemberitahuan tersebut tidak hanya memengaruhi para karyawan yang bekerja di
ruamah-biasanya petugas layanan konsumen-tetapi juga memengaruhi mereka yang telah
mengatur jadwal kerja mereka untuk bekerja di rumah selama satu atau dua hari dalam
seminggu. Yahoo! Bukan satu-satunya perusahaan yang meminta karyawannya untuk bekerja
jarak jauh untuk kembali bekerja di kantor. Bank of Amerika yang dikenal dengan program
kerja jarak jauhnya, memutuskan bahwa para karyawan di beberapa posisi harus kembali
bekerja di kantor pada akhir tahun 2012. Lalau Best Buy Co. Baru-baru ini memangkas
program telecommuting mereka yang telah berjalan lama.
Sebelum Mayer menjadi CEO di Yahoo!, ia adalah seorang yang fenomenal. Apa
yang ia temukan bukanlah sesuatu yang bekerja secara sendiri seperti cara kerja para
karyawan di Google. Di Yahoo!, bebrapa orang secara fisik berada di kubikel kantor yang
terbesar di seluruh penjuru bangunan. Beberapa mobil atau sepeda atau kendaraan lain dapat
ditemukan di lahan parkir kantor. Hal yang lebih mengganggu adalah beberapa karyawan
yang berada di kantor secara fisik hanya mengerjakan sedikit sekali tugas kantor dan
kemudian pulang lebih awal. Ia juga menemukan bahwa karyawan-karyawan lain yang
bekerja di rumah juga hanya mengerjakan sedikit pekerjaan terkait dengan kewajiban di
Yahoo! Mendeskripsikan moral kerja karyawannya sangat rendah karena para karyawan
menganggap Yahoo! Akan segera bangkrut-sehingga mereka berada di kapal yang tengah
tenggelam. Ini smeua adalan alasan yang melatarbelakangi keputusan Mayer untuk
emnghapuskan kebijakan bekerja di rumah yahoo!. Jika Yahoo! Ingin kembalimenjadi
perusahaan hebat seperti sebelumnya, maka budaya inovasi, komunikasi, dan kolaborasi baru
dibutuhkan. Hal ini berarti karyawan Yahoo! Harus berada di kantor-bersama-sama berada di
kantor secara fisik. Mengembalikan faktor “keren” Yahoo! Mulai dari produk-produknya
hingga moral dan budaya kerja yang memburuk-akan sangat menyulitkan jika anggota
oraganisasi ini tidak di kantor. Itulah mengapa keputusan Mayer menyebabkan kegaduhan
semcam itu. Satu-satunya pernyataan rsmi Yahoo! Terkait dengan kebijakan baru ini
menyatakan, “hala ini dilakukan bukan akrena pandangan industri terhadap bekerja di rumah.
Ini dilakukan karena bekerja di kantorlan yanga diperlukan Yahoo! Saat ini” (Press Release
Yahoo!, 26 Februari 2013).
Di mana tempat paling efisien dan efektig untuk bekerja-entah di kantor, di rumah
atau kombinasi keduanya-adalah maslah tempat kerja yang penting. Tiga fokus utaman
masalah manajerial adalah produktivitas, inovasi, dan kolaborasi. Apakah pengaturan kerja
yang fleksibel mebawa produktivitas yang lebih besar atau menghalangi inovasi dan
kolaborasi? Maslah lain yang dihadapi adalah karyawan, terutama yang masih muda,
mengharapkan mereka dapat bekerja dari rumah secara mandiri. Memnag benar, tren ini
menuju fleksibilitas yang lebih besar di tempat kerja, tetapi apakah fleksibilitas tersebut
menghasilkan tenaga jaraka jauh yang obesitas, malas, dan, tidak produktif? Ini smeua adalah
tantangan-tantangan mendesasin struktur-struktur oraganisasional.

Pertanyaan Diskusi
1. Evaluasi inisiatif kerja Yahoo! Yang baru. Apakah inisiatif ini harus berada pada
proposisi “semua atau tidak sama sekali”? bahaslah hal ini.
Jawab: Inisiatif kerja yang baru dimana karyawan yang bekerja jarak jauh harus
Kembali bekerja di kantor adalah upaya agar dapat membuat ikatan yang kuat dan
produktivitas yang lebih besar dengan proporsi inisiatif semua sebab hal itu
merupakan inisiatif yang tepat dan memang yang perlu dilaksanakan oleh Yahoo.
2. Apa yang dapat dilakukan manjer dan organisasi untuk membantu para karyawan
yang bekerja di rumah untuk berkerja secra efisien dan produktif?
Jawab: a.Mengelola hasil, bukan hanya gaya.
Karyawan jarak jauh biasanya memiliki gaya bekerjanya sendiri. Maka,
daripada menentukan cara karyawan melakukan pekerjaan, manajer lebih baik fokus
pada kualitas pekerjaan; apakah tenggat waktu terpenuhi, dan apakah karyawan dapat
mengambil keputusan dengan baik.
b.Dorong kerja sama tim.
Bekerja jauh dari kolega mungkin membuat karyawan merasa bekerja sendiri.
Maka, manajer seharusnya melakukan sesuatu yang mendorong anggota tim untuk
saling bekerja sama. Dengan begitu, para karyawan akan merasa lebih terhubung satu
sama lain dan manajer juga dapat memperoleh manfaat dari ide yang disampaikan dan
komunikasi yang baik antar anggotanya.
c.Berkomunikasi.
Dalam hal ini, manajer tidak mungkin menghampiri meja rekan kerja atau
meminum kopi di ruang istirahat. Oleh karena itu, manajer harus mengambil inisiatif
untuk membangun hubungan dengan timnya, seperti dengan melakukan panggilan
kerja setiap satu atau dua minggu untuk membantu manajer dalam menangani proyek
selanjutnya, masalah kinerja, dll. Terkadang, pesan singkat atau percakapan email
(yang mungkin terkait dengan pekerjaan atau tidak) juga dapat menjadi cara terbaik
untuk tetap terhubung. Apa pun pendekatan yang digunakan, lakukan komunikasi
dengan jelas sesuai gaya kepribadian manajer. Karena untuk membangun dan
mengelola tim, semua orang harus benar-benar tahu dengan siapa mereka bekerja.
d.Menyelenggarakan rapat web (dengan video).
Dengan melakukan panggilan video dan membagikan agenda, presentasi, dsb.,
tim tidak hanya dapat melihat dan mengenali satu sama lain, tetapi juga dapat melihat
desktop penyaji dan gambaran yang jelas tentang informasiyang sedang dibahas.
e.Menyediakan teknologi yang tepat.
Salah satu cara untuk menjadi manajer yang baik adalah memastikan bahwa
anggota tim memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk bekerja secara efisien.
Bekerja secara jarak jauh berarti para tenaga kerja juga memerlukan teknologi yang
tepat. Saat meninjau opsi yang ada, carilah perangkat lunak yang mengamankan dan
memenuhi kebutuhan kerja para karyawan.
3. Ingat kembali tiga masalah utama mengenai manajerial-produktivitas, inovasi, dan
kolaborasi. Dari perspektif manajemen, bagaimanan Anda memandang pengaturan
kerja yang fleksibel? Bagaimana jika hal tersebut dilihat dari sudut pandang
karyawan.
Jawab: Menurut saya dilihat dari sudut pandang karyawan, bekerja secara fleksibel
karyawan bisa santai dalam bekerja sehingga dapat mengerjakan pekerjaannya sesuai
dengan waktu yang ditentukan,dan karyawan juga bisa mengerjakan dengan tidak
dikejar waktu.
4. Apakah bertatap muka (hadir di kantor untuk terlihat oleh atasab dan rekan kerja
Anda yang lain) merupakan hal yang kritis bagi akrier seseorang? Bahaslah.
Jawab: Bertatap muka (hadir di kantor untuk terlihat oleh atasab dan rekan kerja Anda
yang lain) merupakan sebuah hal yang kritis bagi karier seseorang karena dengan kita
hadir di kantor,atasan kita apat melihat hasil kerja kita dengan lebih jelas dan alhasil
mereka akan lebih menghargai jerih payah kita di tempat kerja. Dengan kita hadir di
kantor terdapat kemungkinan kita untuk mendapat promosi jabatan karena di kantor
kita dapat menjalin hubungan dngan atasan kita.
5. Apakah dapat bekerja jarak jauh penting bagi Anda? Mengapa ya tau mengapa tidak?
Jawab: Menurut saya, karena bekerja jarak jauh mempunyai tantangan
sendiri,tantangan utamanya seperti bagaimana membuat tim bekerja efektif walaupun
tidak saling bertatapmuka sehingga kita harus dapat beradaptasi dengan bekerja jarak
jauh,sehingga apabila ada kemungkinan bekerja jarak jauh kita bisa tetap bekerja
dengan baik
Kasus 2. Sukarelawan Organisasi
Mereka dalah indivisu-individu yang mungkin tidak pernah Anda pikir dapat menjadi
bagaian dari suatu struktur organisasi, tetapi banyak organisasi, para sukarelawan
memberikan sumber daya yang lebih dibutuhkan. Mungkin, Anda pernah menjadi tunawisma
atua di beberapa organisasi nonprofit lainnya. namun, bagaimana jika sukarelawan
ditempatkan di sebuah perusahaan berorientasi profit dan deskripsi pekerjaannya berbunyi:
“luangkan beberapa jam dalam satu hari untuk berada di komputer Anda, sediakan jawaban
online untuk pertanyaan-pertanyaan konsumen mengenai masalah-masalah teknis, seperti
bagaimana cara membuat sambunagn internet di rumah atau bagaiman cara menyimpan
program televisi resolusi tinggi terbaru,” tanpa dibayar. Banyak perusahaan-perusahaan
besar, perusahaan-perusahaan star-up, dan kapitalis ventura beranggapan bahwa “pasukan-
pasukan melek-teknologi-web yang sangat membantu ini akan mengubah bidang layanan
konsumen”.
Check-out secara mandiri. Check-in secara mandiri. Membuat pesanan sendiri.
Mengisi bahan bakar Anda sendiri (meskipun sebgaian bagi Anda mungkin terlalu muda
untuk mengingat pekerja yang mengisi bahan bakar Anda, memeriksa oli Anda, dan mencuci
kaca deoan mobil Anda). Mengisi formulir secar online. Berbagai perusahaan telah berhasil
membuat konsumen-konsumen untuk melakukanpekerjaan tidak dibayar. Sekarang, mereka
tengah mebicarakan konsep ini secara lebih lanjut, terutama pada tataran layanan konsumen,
dengan meberdayakan para para “sukarelawan” untuk mengerjakan tugas-tugas pekerjaan
tertentu.
Peran para “penggermar” kegiatan sukarela, yang terutama berperan di dalam
memberikan kontribusi terhadap inovasi dari upaya-upaya penelitian dan pengembanga, telah
diteliti secara mendetail beberapa tahun belakangan. Sebagi contoh, studi-studi kasus yang
menyoroti perubahan-perubahan yang dilakukaan para pemain skateboard masa-masa awal
terhadap skateboard mereka dan pesepeda gunung terhadap gir speda mereka. Para peneliti
juga telah mempelajari para programmer yang ada di balik perangkat lunak open-source,
sistem operasi Linux. Sepertinya, individu-individu yang “ melakukan kegiatan sukarela” ini
umumnya termotivasi oleh kesenangan dan respek yang mereka dapatkan dari teman-teman
mereka, dan pada tahapan tertentu, kemampuan-kemampuan yang dapat mereka
kembangkan. Saat ini, seiring dengan berpindahnya konsep mengenai individu-individu
berkerja secara sukarela ke ranah layanan konsumen, apakah hal ini dapat bekerja dengan
baik adn apa makna dari pergeseran ini bagi para manajer?
Misalnya, pada layanan internet fiber optik berkecapatan tinggi, televisi, dan telepon
Verizon, para “sukarelawan” menjawab pertanyaan-pertanyaan konsumen mengenai maslah-
masalah teknis pada sebuah website layanan konsumen yang disponsori oleh Verizon dengan
cuma-cuma. Mark Studness, direktur ini e-commerce Verizon, telah akrab dnegan situs-situs,
di mana para pengguna situs tersebut menawarkan tips-tips dan menjawab pertanyaan-
peetanyaan yang diajukan oleh pengguna lainnya. tantangan baginya? Temukan cara untuk
menggunakan sumber daya potensial tersebut untuk layanan konsumen, apakah hal ini dapat
bekerja dengan baik dan apa makna drai pergeseran ini bagi para manajer?
Eksperimen yang dilakukan Verizon sepertinya berjalan dengan baik pdan para
‘sukarelawan” online ini dapat menjadi tambahan penting terhadap upaya-upaya perusahaan
dalam meningkatkan layanan konsumen. Studness berpendapat bahwa menciptakan sebuah
atmosfer yang digemari para pengguna super ini adalah hal pertimbangan yang sangat
penting karen atnpa atmosfer yang nyaman, Anda tidak akan menhasilkan apa-apa. Sebuah
perusahaan yang bekerja sama dengan Verizon untuk membangunstruktur ini berkata bahwa
para mengguna super atau pengguna utama ini termotivasi oleh tntangan-tantangan dan
aspek-aspek online yang smaa dengan yang dimiliki pecinta game online. Jadi, mereka
membuat struktur dengan sistem penilaian yang terelaborasi bagi para kontributor mereka
dengan peringkat, lencana, dan “kudos”. Sejauh ini, Studdness puas dengan program yang
telah berjalan. Ia berkata bahwa situs layanan konsumen yang disponsori oleh perusahaan
sangat berguna dan mengahabiskan biaya yang relatif sedikit dalam mengalihkan ribuan
pertanyaan yang seharusnya ditanyakan kepada petugas layanan konsumen Verizon.

Pertanyaan Diskusi
1. Bagaimana pendapat Anda mengenai penggunaan “sukarelawan” untuk mengerjakan
pekerjaan yang ditugaskan kepada orang lain yang dibayar?
Jawab: Menurut saya dengan penggunaan sukarelawan untu mengerjakan pekerjaan
yang ditugaskan kepada orang lain yang dibayar merupakan hal yang wajar dilakukan
asalkan pihak sukarelawan sudah menyepakati dan setuju mengenai pekerjaan yang
diberikan kepada mereka.
2. Jika Anda berada di posisi Mark Studeness, apa kekhawatiran terbesar Anda terhadap
pengaturan kerja seperti ini? Bagaimana Anda mengatur kekhawatiran tersebut?
Jawab: Kekhawatiran terbesar yang muncul adalah munculnya rasa bosan dari para
pekerja 'sukarelawan' jika feedback yang mereka terima tidak sepadan dengan apa
yang sudah mereka kerjakan. Rasa bosan ini biasanya muncul ketika jumlah pekerjaan
terlalu banyak dan konsep pekerjaannya tidak menarik dan monoton. Cara 'mengatur'
kekhawatiran tersebut adalah dengan memberikan feedback yang sepadan dengan
pekerjaan yang telah dikerjakan oleh pekerja 'sukarela' dan membuat konsep
pekerjaan semenarik mungkin dan jika memungkinkan menggantu konsep pekerjaab
sesuai kesepakatan bersama.
3. Bagaiman para “sukarelawan” ini menyatu dengan strutur organisasi? Lihat kembali
enam elemen desain organisasi dan diskusikan bagiaman setiap elemen tersebut
memengaruhi pendekatan struktural ini?
Jawab: Para sukarelawan menyatu dengan struktur organisasi berdasarkan enam
elemen desain organisasi yaitu:
 Spesialisasi kerja: dapat membagai aktivitas pekerjaan
 Departementalisasi: beragam tugas kerja dikelompokkan bersama
 Rantai komando: memiliki wewenang sebagai sukarelawan yang dapat
membantu konsumen
 Rantai kendali: jumlah pekerja sukarelawan tersebut dapat dikelola secara
efektif dan efisien
 Sentralisasi dan desentralisasi: memiliki seseorang atau banyak orang dalam
menentukan pengambilan keputusan
 Formalisasi: standar pekerjaan yang dilakukan oleh sukarelawan
4. Apakah menurut Anda pendekatan ini dapat diaplikasikan ke dalam jenis-jenis
pekerjaan lain atau di dalam jenis-jenis organisasi lain? Jelaskan.
Jawab: Pendekatan ini dapat diaplikasikan kedalam jenis jenis pekerjaan lain misalnya
pekerja sukarelawan yang membantu mempromosikan produk milik orang lain, dalam
hal ini pekerja sukarelawan bekerja dalam bidang lain yaitu bidang pemasaran bukan
lagi bidang pengembangan produk