Keperawatan Dasar Profesi
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. A DENGAN GANGGUAN
PEMENUHANKEBUTUHAN KEAMANAN DAN PROTEKSI
(POST OP OCULUS DEXTRA) DI LONTARA 5 ATAS
BAGIAN BELAKANG RSUP WAHIDIN SUDIROHUSODO
Oleh :
A.AYU LESTARI, S.KEP
NIM: 70900121009
PERSEPTOR LAHAN PERSEPTOR INSTITUSI
( ) (Dr.Nurhidayah, S.Kep.,Ns.,M.Kes)
PROGRAM STUDI PROFESI NERS
ANGKATAN XIX FAKULTAS
KEDOKTERAN DAN ILMU
KESEHATANUIN ALAUDDIN
MAKASSAR
2021
FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN
Nama Mahasiswa :A.Ayu Lestari, S.Kep
NIM : 70900121009
REKAMAN ASUHAN KEPERAWATAN PENGKAJIAN AWAL KEPERAWATAN
UMUM DI RUANG RAWAT INAP
A. IDENTITAS KLIEN Ruang Rawat : Kamar 4 Bed 1
Nama : Abd.Kadir No. RM : 911758
Umur : 49 tahun Tgl/Jam Masuk: 18/10/21 pukul. 10.59
Pendidikan: SMA Tgl/Jam Pengambilan Data: 18/10/21 Pukul 16.50
Pekerjaan : Petani Diagnosa Masuk : Oculuc Dextra Ptisis Bulbi
Suku : Makassar Cara masuk : (√))Berjalan ( ) Kursi Roda ( )
Agama : Islam Brankar
Status perkawinan : Sudah Nikah Kiriman dari Poliklinik : Poli Mata
Alamat : Pundingin 2 Kab.Bantaeng Pindahan Dari : IRJ RSWS
Sumber Informasi : Pasien Perawat/Tim Yang Bertanggung Jawab : Semua
perawat Lontara 5 atas belang
B. RIWAYAT KESEHATAN
Keluahan Utama : Klien mengatakan nyeri pada mata
Keluhan saat ini : Klien mengatakan nyeri pada bagian mata sebelah kanan menjalar ke belakang
kepala dan leher terasa kaku.
( ) Tidak pernah opname ( √) Pernah Opname dengan sakit : Tumor femur pada tahun 2020
Di RS : Bantaeng
Pernah Mendapat Pengobatan : ( ) Tidak ( √ ) Ya : Yaitu : Pasca post op Tumor Femur
BB Sebelum Sakit : 62 Kg Pernah Operasi : ( ) Tidak ( √ ) Pasca Operasi Hari Ke : satu
C. KEADAAN UMUM
Kesadaran : ( √ ) CM ( ) Somnolen ( ) Apatis ( ) Soporos Koma ( ) Koma
Pasien Mengerti Tentang Penyakitnya : ( ) Tidak ( √) Ya Pasca Operasi : Oculus Dextra Psitis Bulbi
D. KEBUTUHAN DASAR
RASA NYAMAN NYERI
0
- Suhu : 36 C ( ) Gelisah ( √ ) Nyeri ( √ ) Skala Nyeri : 5
P : Klien mengatakan nyeri sering bergerak.
Q : Klien mengatakan nyeri seperti nyut-nyutan tertekan
R : Klien mengatakan nyeri dirasakan di bagian post op
S : Klien mengatakan skala nyerinya 5.
T : Klien mengatakan nyeri dirasakan terus menerus dengan durasi yang tidak menentu.
- Respon Emosional : Wajah klien tampak meringis
- Cara Mengatasi Nyeri : Keluarga klien mengatakan jika nyeri timbul maka klien berbaring
Lain-lain : Klien mengeluh sakit pada lokasi post op
Masalah Keperawatan : Nyeri Akut
NUTRISI KEBERSIHAN PERORANGAN
- TB : 164 cm BB : 62 kg - Kebiasaan madi : 2-3X/hari
- Kebiasaan makan : 3 X/hari (Teratur dan - Cuci rambut : 2X/minggu
porsi sedikit) - Kebiasaan gosok gigi : 2X/hari
- Keluhan saat ini : - - Kebersihan badan : ( √ ) Bersih ( ) Kotor
- Makanan yang disukai : ikan bakar
- Keadaan rambut : ( √ ) Bersih ( ) Kotor
- Keadaan kulit kepala : ( √ ) Bersih ( ) Kotor
- Keadaan kuku : ( √ ) Pendek ( ) panjang
Masalah keperawatan : - Masalah Keperawatan : -
CAIRAN AKTIVITAS & LATIHAN
- Kebisaan minum : 2000CC/hari - Aktivitas waktu luang : Klien mengatakan
Jenis : mineral dibantu oleh keluarga/istri
- Turgor kulit : ( √ ) Kering ( ) Tidak - Aktivitas/Hoby : berbicara dengan orang
elastis sekitar
- Punggung kuku : warna putih - Kesulitan bergerak : ( ) Tidak ( √ ) Ya
- Pengisian kapiler : <2 detik - Aktivitas waktu luang : Klien mengatakan
- Mata cekung : ( √ ) Tidak ( ) Ya : Ka/Ki bahwa klien bercerita dengan keluarganya.
- Konjungtiva : Anemis Sklera : tidak ikterik - Aktivitas/Hobi : Klien mengatakan menonton
- Edema : ( √ ) Tidak ( ) Ya : Ka/Ki acara musik dandut
- Distensi vena jugularis : - - Kesulitan bergerak : Klien agak takut bergerak
- Terpasang infus : intravena pada ekstremitas karena nyeri
atas
- Kekuatan otot : Klien mampu mengangkat
kedua kakinya
Masalah Keperawatan : - Masalah Keperawatan : -
ELIMINASI OKSIGENASI
- Kebisaan BAB : 1X/hari - Nadi : 60X/menit
- BAK : 4-5X/hari - Pernapasan : 22X/menit
- Menggunakan laxsan : tidak - TD : 130/73mmHg Bunyi Nafas : Vesikuler
- Menggunakan diuretic : ( √ ) tidak ( ) ya. - Sputum : tidak terdapat sputum
- Abdomen : tidak terdapat nyeri Tekan - Sirkulasi oksigenasi : klien bernafas teratur
- Dada : Perkusi dada sonor
- Oksigen : Tidak terpasang oksigen
- Riwayat penyakit : -
- Lain-lain : Klien mengatakan tidak ada keluhan
dalam bernafas
Masalah keperawatan : - Masalah keperawatan : -
TIDUR DAN ISTIRAHAT PENCEGAHAN TERHADAP BAHAYA
- Kebiasaan tidur : Klien mengatakan tidak - Refleksi : tidak ada masalah
ada keluhan tidur dan istirahat - Penglihatan : tidak ada masalah
- Lama Tidur Siang : Klien mengatakan - Pendengaran: tidak ada masalah
tidurnya tidak menentu pada siang hari - Penciuman : tidak ada masalah
- Lama Tidur Malam : Klien mengatakan - Perabaan : tidak ada masalah
biasanya tidur pukul 21.00 Wita
Masalah Keperawatan : - Masalah Keperawatan : -
NEOROSENSORIS KEAMANAN
- Rasa Ingin Pingsan/Pusing : ( ) Tidak ( √ ) Alergi/sensitivitas : Klien mengatakan tidak
Ya memiliki riwayat alergi
- Stroke (gejala sisa) : tidak Riwayat cedera kecelakaan : Klien tidak memiliki
- Kejang : tidak Riwayat kecelakaan : Klien tidak pernah
- Status Mental : Terorientasi kecelakaan
- Kesadaran : CM Riwayat transfusi darah : Klien tidak pernah
- Memori : Klien mampu mengingat kejadian melakukan transfusi darah
saat ini dan yang sudah berlalu. Klien
mampu menjawab nama tempat, waktu dan
orang
- Klien tidak menggunakan kacamata
- Klien tidak menggunakan alat bantu dengar
Masalah Keperawatan : - Masalah Keperawatan : -
SEKSUALITAS
- Aktif melakukan hubungan seksual : tidak
KESEIMBANGAN & PENINGKATAN HUBUNGAN RESIKO SERTA INTERAKSI
SOSIAL
- Hidup dengan : Klien tinggal bersama istri dan anaknya
- Sosiologis : Klien tidak menarik diri dari lingkungan
- Orang pendukung lain : Keluarga
- Perubahan bicara : Klien tidak mengalami perubahan bicara
- Spiritual : Selama sakit, klien selalu berzikir dan berdoa menyerahkan segalanya kepada
Allah SWT
- Komunikasi Verbal/nonverbal : Komunikasi verbal maupun non verbal klien dan keluarga
baik
- Peran dalam struktur keluarga : Kepala rumah tangga
- Psikologis : Klien mengatakan ingin cepat sembuh
Masalah keperawatan : -
E. PENYULUHAN DAN PEMBELAJARAN
1. Bahasa dominan (khusus) : Indonesia (Aktif)
2. Informasi yang telah disampaikan :
Ô pengaturan jam besuk Ô hak dan kewajiban klien Ô tim / petugas yang merawat
3. Masalah yang telah dijelaskan :
Ô perawatan diri dirumah sakit Ô obat-obatan yang diberikan Ô lain-lain :
Obat yang diresepkan (lingkari dosis yang terakhir) :
Obat Dosis Waktu Diminum secara teratur
Cefadroxil 500mg 12jam Cefadroxil merupakan obat golongan
antibiotik digunakan untuk mengobati
infeksi bakteri.
Natrrium 500mg 8jam Natrium diklofenak, atau diclofenac
diklofenak sodium, adalah obat untuk
menghilangkan rasa sakit, peradangan,
dan kekakuan sendi
C.Xitrol Zalf 1gr 8jam tetes mata untuk infeksi dan peradangan
F. PATOFISIOLOGI & PENYIMPANGAN KDM
Trauma (Tumpul, Tajam) Pada mata mata keruh
pembedahan
Perubahan Kuman
Terputus kontinuitas jaringan
Membentuk massa dimata
Penghambatan penglihatan post operasi
Penglihatan buta Resiko tinggi
infeksi
-Gangguan sensori presepsi
visual
-Resiko Cedera fisik
Reaksi inflamasi pada area luka
Respon sistem saraf
Hipotalamus
Respon nyeri
Nyeri Akut
KLASIFIKASI DATA
DATA OBJEKTIF DATA SUBJEKTIF
- Mata sebelah kanan nampak terbaluk - Klien mengatakan nyeri pada mata
perban sebelah kanan yang telah dioperasi
- Mata sebelah kiri nampak keruh dan - Klien mengatakan mata sebelah kiri
buram keruh dan buram.
- Tanda-tanda Vital : - Klien mengatakan jika ingin BAB
TD : 130/73mmHg ketoilet dibantu oleh keluarga
N : 60x/menit - Klien mengatakan jika ingin BAK
S : 360C menggunakan pispot di atas tempat tidur
P : 22x/menit
KATEGORISASI DATA
Kategori Dan Sub Kategori Data Subjektif Dan Objektif
Nadi : 60x/menit
Fisiologis Respirasi
TD : 130/73 mmHg
Pernafasan : 22x/menit
Tidak terdapat pernafasan cuping hidung dan
tidak ada produksi sputum
Tidak ada bunyi nafas tambahan
Tidak terpasang oksigen
Nadi : 60x/menit
Sirkulasi
TD : 130/73 mmHg
Pernafasan : 22x/menit
Kebiasaan Makan : 2x/hari
Nutrisi dan Cairan
Tidak ada Keluhan Saat Ini
Tidak ada pembesaran tiroid
Tidak ada massa
Lidah tampak bersih
Kebiasaan BAB : Tidak ada keluhan
Eliminasi
Kebiasaan BAK : 3-4x sehari (Tidak ada
keluhan)
Tidak terpasang kateter urine
Abdomen : Tidak ada nyeri tekan
Klien mengatakan tidurnya baik
Aktivitas dan Istirahat
Lama Tidur : Tidak tentu
Klien mengatakan tidurnya tidak menentu pada
siang hari
Klien mengatakan tidur pada jam 21:00 pada
malam hari
Klien tampak lemas
Klien mengatakan aktivitas dibantu oleh
keluarga atau istri menyiapkan makanan dan
semua kebutuhan.
Tidak mengalami Kejang
Neurosensori
Status Mental: Terorientasi
Waktu : Klien mengetahui waktu
Tempat : Klien mengetahui tempatnya berada
sekarang
Orang : Klien mengetahui orang sekitarnya
Reproduksi dan Tidak ada masalah
Seksualitas
Suhu: 36oC
Psikologis Nyeri Dan
Kenyamanan Klien tampak gelisah
Nyeri
P : Klien mengatakan nyeri sering bergerak.
Q : Klien mengatakan nyeri seperti nyut-nyutan
tertekan
R : Klien mengatakan nyeri dirasakan di bagian
mata ebelah kanan yang telah dioperasi
S : Klien mengatakan skala nyerinya 5.
T : Klien mengatakan nyeri dirasakan terus
menerus dengan durasi yang tidak menentu.
- Respon Emosional : Wajah klien tampak
meringis
- Cara Mengatasi Nyeri : Keluarga klien
mengatakan jika nyeri timbul maka klien
berbaring
Lain-lain : Klien mengeluh sakit pada lokasi post op
Integritas Ego
Tidak ada masalah
Pertumbuhan dan
Tidak ada masalah
Perkembangan
Perilaku Klien mengatakan rutin membersihkan badan
Kebersihan Diri
tiap hari dengan menggunakan tissue di bantu
oleh istrinya
Klien mengatakan tidak pernah keramas selama
di RS
Badan klien tampak bersih
Rambut klien tampak bersih
Keadaan kulit kepala klien tampak bersih
Kuku klien tampak bersih dan pendek
Penyuluhan dan
Informasi Masalah kesehatan yaitu resiko cedera
Pembelajaran
Informasi mengenai kemungkinan resiko cedera
Masalah yang telah dijelaskan : Perawatan diri di
rumah sakit, obat-obat yang diberikan
Relasional Masalah-masalah kesehatan/stress : Klien
Interaksi Sosial
mengatakan ingin cepat sembuh
Orang sebagai pendukung yaitu Keluarga
Peran Dalam Struktur Keluarga : Kepala rumah
tangga
Klien mengatakan pasrah dengan kondisinya saat
ini dan menyerahkan segalanya kepada Sang
Pencipta
Lingkungan Klien mengatakan pernah mengalami kecelakaan
Keamanan dan Proteksi
ditahun 2019 yang lalu dan dilakukan operasi saat
ini
Tidak ada fraktur/ dislokasi
ANALISA DATA
DATA ETIOLOGI MASALAH
KEPERAWATAN
DS : Trauma Resiko cedera b.d
Klien mengatakan nyeri pada mata perubahan fungsi
sebelah kanan yang telah dioperasi Perubahan Kuman kognitif
Klien mengatakan mata sebelah kiri
keruh dan buram. Membentuk Massa dimata
Klien mengatakan jika ingin BAB
ketoilet dibantu oleh keluarga Penghambatan
Penglihatan
Klien mengatakan jika ingin BAK
menggunakan pispot di atas tempat
tidur
Penglihatan buta
DO
Mata sebelah kanan nampak terbaluk Resiko Cedera
perban
Mata sebelah kiri nampak keruh dan
buram
Tanda-tanda Vital :
TD : 130/73mmHg
N : 60x/menit
S : 360C
P : 22x/menit
DO: Post Op Oculus Dextra Resiko Infeksi
Tampak oculus dextra sulit
Luka bekas operasi
dievaluasi tertutup perban
Post op oculus dextra
Resiko Infeksi
DIAGNOSIS KEPERAWATAN
No Diagnosis Keperawatan
1 Resiko Cedera
2 Resiko Infeksi
RENCANA KEPERAWATAN
Rencana Tindakan Keperawatan
No Diagnosis Keperawatan
Luaran Keperawatan Intervensi Rasional
1 Resiko Cedera berhubungan dengan Setelah dilakukan tindakan Pencengahan Cedera
perubahan fungsi kognitif, ditandai dengan:
keperawatan kepada Tn. A Observasi
DS: - Identifikasi area lingkungan yang Untuk mengetahui area lingkungan yang
DS : selama 3X24 jam, berpotensi menyebabkan cedera dapat berpotensi menyebabkan cedera
Klien mengatakan nyeri pada mata Teraupetik
diharapkan tingkat nyeri
sebelah kanan yang telah dioperasi - Sediakan pispot atau urinal untuk Untuk memudahkan dalam melakukan
Klien mengatakan mata sebelah kiri menurun dengan kriteria eliminasi di tempat tidur eliminasi
keruh dan buram.
hasil :
Klien mengatakan jika ingin BAB Edukasi
ketoilet dibantu oleh keluarga Ekspresi wajah kesakitan - Jelaskan alasan intervensi
Klien mengatakan jika ingin BAK Untuk memberikan edukasi kepada
menurun pencegahan jatuh ke pasien dan
menggunakan pispot di atas tempat tidur pasien dan keluarga agar paham
keluarga pentingnya mengetahui alasan tindakan
Gangguan Kognitif
DO pencegahan jatuh
menurun
Mata sebelah kanan nampak terbalut Toleransi menurun
perban
Tanda-tanda Vital :
TD : 130/73mmHg
N : 60x/menit
S : 360C
P : 22x/menit
IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
No. DX.
No Waktu Implementasi Tindakan Keperawatan Nama Jelas
Kep
Resiko Selasa, 1. Mengidentifikasi area lingkungan yang berpotensi
1 Cedera menyebabkan cedera Ayu
19-10- Hasil : Tidak terjadinya resiko cedera
2. Menyediakan pispot atau urinal untuk eliminasi di
2021 tempat tidur
Hasil : Klien melakukan eliminasi ditempat
17:30 tidur dengan menggunakan pispot
3. Menjelaskan alasan intervensi pencegahan jatuh
WITA
ke pasien dan keluarga
Hasil : Klien dan keluarga Klien mengerti dan
memahami pentingnya pencegahan jatuh
EVALUASI KEPERAWATAN
No No.
DX. Waktu Evaluasi (SOAP) Nama Jelas
Kep
1 Resiko Selasa, S: Ayu
Cedera 19-10- Klien mengatakan mata sebelah kiri keruh dan buram.
2021 Klien mengatakan jika ingin BAB ketoilet dibantu
oleh keluarga
Pkl.17:3
Klien mengatakan jika ingin BAK menggunakan
0 WITA
pispot di atas tempat tidur
O : Klien masih terpasang perban dimata bagian kanan
Rabu, A : Resiko Cedera
20-10- P : Tidak terjadi resiko cedera, lanjutkan intervesi 1,2 & 3
2021
2 Pkl. S:
08.00 Klien mengatakan mata sebelah kiri sudah seperti Ayu
semula
Klien mengatakan jika ingin BAB ketoilet masih
dibantu oleh keluarga
Klien mengatakan jika ingin BAK masih
menggunakan pispot di atas tempat tidur dan mengerti
pentingnya tindakan pencegahan jatuh
O : Klien masih terpasang perban dimata bagian kanan
A : Resiko Cedera
P : Tidak terjadi resiko cedera, lanjutkan intervesi 1,2 & 3
3 Kamis, S: Ayu
21-10- Klien mengatakan mata sebelah kiri sudah seperti
2021 semula
Klien mengatakan jika ingin BAB ketoilet masih
Pkl. dibantu oleh keluarga
08.00 Klien mengatakan jika ingin BAK masih
menggunakan pispot di atas tempat tidur dan mengerti
pentingnya tindakan pencegahan jatuh
O : Klien masih terpasang perban dimata bagian kanan
A : Resiko Cedera
P : Tidak terjadi resiko cedera