Anda di halaman 1dari 15

Dwi Srihandayani NIM.

I1A006010

Pembimbing: dr. H. Agus F Razak, Sp.M

PENDAHULUAN
Trauma Tajam Trauma pada Mata Trauma Tumpul Trauma Kimia Kontusio

Konkusio

Trauma Radiasi

TRAUMA TUMPUL PADA ORBITA

Prinsip penanganan trauma tumpul bola mata adalah apabila tampak jelas adanya ruptur bola mata, maka manipulasi lebih lanjut harus dihindari sampai pasien mendapat anestesi umum

Palpebra
Hematom Palpebra
pembengkakan atau penimbunan darah di bawah kulit kelopak akibat pecahnya pembuluh darah palpebra

tidak memerlukan terapi khusus, Kompres dingin untuk mengurangi edema dan menghilangkan nyeri, dilanjutkan dengan kompres hangat pada periode selanjutnya untuk mempercepat penyerapan darah.

Konjungtiva
Perdarahan subkonjungtiva

Tidak memerlukan terapi khusus Perdarahan akan hilang 1 -2 minggu tanpa diobati

Jika TIO rendah funduskopi cari kemungkinan adanya ruptur bulbus okuli

Kornea

Edem kornea

Penglihatan kabur Terlihat pelangi di sekitar sumber cahaya yang dilihat Kornea tampak keruh

Kornea

Erosi kornea

Sakit sekali Mata berair Fotofobia Penglihatan terganggu Pada pewarnaan fluoresein akan berwarna hijau Mencegah infeksi antibiotik

Uvea
Iridodialisis Disinsersi akar iris dan badan siliar melihat ganda dengan satu matanya, pupil terlihat menonjol Terapi : reposisi pangkal iris dengan pembedahan

Uvea

Iridoplegi Kelumpuhan otot sfingter pupil sehingga pupil menjadi lebar gangguan akomodasi Silau Pupil terlihat tidak sama besar, ireguler Refleks cahaya lambat atau tidak ada Terapi : Istirahat dan pemberian roborantia

Uvea

Hifema
terkumpulnya darah dalam bilik depan bola mata disebabkan trauma tumpul pada mata yang merobek pembuluh darah iris atau badan siliar

- Hifema tingkat 1 - Hifema tingkat 2 - Hifema tingkat 3 - Hifema tingkat 4

Gx: perdarahan bilik mata depan, ggn tajam penglihatan, nyeri pd mata, fotopobia,blefarospasme

Penanganan hifema
Tirah baring
Bebat mata

Obat-obatan: koagulansia, midriatika miotika, ocular hypotensif drug,kortikosteroid dan antibiotik


Operasi: parasentese

Lensa

Dislokasi lensa Lensa Subluksasi lensa

Luksasi lensa anterior Luksasi lensa posterior

Retina
Edem retina Nekrosis dan perdarahan retina

Ablasio retina

Prognosis pelepasan retina akibat trauma adalah buruk, karena adanya cedera makula, robekan besar di retina, dan pembentukan membran fibrovaskular intravitreus. Vitrektomi merupakan tindakan yang efektif untuk mencegah kondisi tersebut