Anda di halaman 1dari 41

Histologi sistem

reproduksi
wanita
Sari fitriyana
081.0211.124

Fungsi sistem reproduksi wanita

Menghasilkan gamet wanita (oosit)

Menerima spermatozoa
Tempat terjadinya fertilisasi
Tempat bekembangnya fetus
Pemberi nutrisi bagi bayi
Menghasilkan hormon seksual yg mengendalikan organ2 sistem
reproduksi dan mempengaruhi organ lain ditubuh.

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Sistem reproduksi pada wanita


terdiri dari :
1. Genitalia eksterna :
Klitoris
Dilapisi oleh epitel gepeng berlapis

Labia minor
Merupakan lipatan kulit dgn jaringan ikat yg mirip spons
,dengan serat2 elastin.
Dilapisi oleh epitel gepeng berlapis tipis lapisan tanduk.

Labia mayor
Merupakan lipatan kulit yg banyak mengandung banyak jar
lemak dan lapisan tipis otot polos
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

2. Genitalia interna :
2 ovarium
2 oviduck (Tuba uterina)
Uterus
Vagina

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

0varium
Tuba uterina
endometriu
m
uterus
Cervix uteri
vagina
Vesica urineria

rektum
clitoris
Labia minor
Labia mayor

OVARIUM

Juncuera,Luiz Carlos;Histologi dasar:Te


ks & Atlas;edisi 10-Jakarta:EGC 2007

Struktur Ovarium
Merupakan struktur berbentuk seperti
buah kenari 3 cm, lebar 1,5 cm,dan tebal
1 cm.
Dilapisi oleh :
EPITHELIUM OVARII = EPITHELIUM GERMINATIVUM

Epitel selapis gepeng atau selapis kuboid


TUNICA ALBUGINEA

Jaringan pengikat padat sejajar pada permukaan


Yg mengakibatkan warna ovarium menjadi keputihan
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Daerah korteks :
Yang ditempati oleh folikel ovarium dgn oositnya.
Stroma terdiri atas :
Sel2 berbentuk sebagai kumparan (FUSIFORM)
Sel mirip otot polos tanpa miofilamen
Anyaman serabut retikuler

Daerah medula :
Merupakan bagian terdalam ovarium,dengan anyaman
vaskular luas didalam jaringan ikat longgar:
SEL FIBROBLAS
SEL-SEL OTOT POLOS
SERABUT KOLAGEN

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Folikel ovarium
Bangunan bulat dalam stroma cortex ovarii yg mengandung oocyt.

Pada wanita usia muda/pubertas,folikel yg memenuhi korteks : 300.000


oosit

Wanita dewasa dalam 2 ovarium :400.000


Usia 40-45 th tersisa sekitar 8.000 oosit
Dari jumlah ini hanya sekitar 450 oosit yg dibebaskan selama
hidup
Ukuran

Bervariasi, tergantung pada tahap pertumbuhannya

Dalam setiap siklus haid :

5 sampai 15 folikel mengalami pertumbuhan


Dari pertumbuhan tersebut hanya 1 oosit yg lepas
Sisanya mengalami degenerasi : ATRESIA FOLIKULER
Pelepasan ovum disebut OVULASI
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Pertumbuhan Folikel

Berlangsung sejak bayi hingga menopause

Keterlibatan komponen ovarium:


Stroma,sel2 folikel,dan oosit

Perubahan selama pertumbuhan :


Ukuran folikel semakin besar
Intinya membesar,mitokindria bertambah banyak,RE membesar,dan
kompleks golgi bermigrasi sampai berada tepat dibawah permukaan
sel.

3 jenis folikel selama pertumbuhan : :


FOLIKEL PRIMORDIA
FOLIKEL SEDANG TUMBUH
FOLIKEL PRIMER
FOLIKEL SEKUNDER

FOLIKEL MATANG

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

FOLIKEL PRIMORDIA
Sejak lahir sampai sebelum akil balig
Sebuah oosit diselubungi oleh selapis sel
folikel gepeng
Oosit berukuran 40 m

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Folikel sedang tumbuh :


Folikel Primer :
Folikel primer unilaminar :
Sel2 folikel membelah melalui mitosis dan
membentuk selapis sel kuboid

Folikel primer multilaminer :


Sel folikel terus berploroferasi dan membentuk
folikel berlapis/ lapisan granulosa,
Terbentuk suatu lapisan amorf tebal, yakni zona
pelusida

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

SEL STROMA
Sel-sel granulosa kuboid berlapis dua

Folikel sekunder :
Folikel terus tumbuh karena se2 franulosa
bertambah besar dan bertambah
banyak,folikel ini bergerak kearah korteks.
Cairan (liquor felliculli)mengumpul diantara
sel2 folikel,dan membentuk rongga yg lebih
besar yg desebut,Antrum.

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

1 = Folikel sekunder
2 = oosit
3 = sel2 granulosa
(lebih dr 1 sel kuboid)
4 = teka interna
5 = zona pelucida
6 = stroma
7 = teka eksterna

Folikel matang (graaf folikel) :


Selama sel granulosa membantuk
antrum,sebagian membentuk bukit kecil di sel
yg dsbt kumulus oofurus yg menonjol
kedalam antrum dan mengandung oosit.
Sebagian lagi sel granulosa membentuk
korona radinata.
Fibroblas stroma yg berada disekitar folikel
berdiferensiasi,membentuk teka folikuli :
Teka interna dan teka eksterna
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Teka interna :
Bila berkembang lengkap memiliki ciri ultra
struktur yg sama sebagi penghasil steroid.
Pembuluh darah kecil menembus teka
interna.

Teka eksterna :
Terdiri atas lapisan fibroblas yg mengelilingi
teka interna.
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Atresia Folikel
Atresia adalah sel-sel folikel dan oositnya mati
dan dihancurkan oleh sel-sel fagositik.
Proses ini ditandai dgn terhentinya mitosis
dalam sel-sel granulosa,pelepasan sel
granulosa dari lamina basal,dan kematian sel.
Folikel yg mengalami Atresia :
Setap tahap perkembangan folikel,mulai folikel
primordia,folikel sedang berkembang,sampai
folikel matang dapat mengalami atresia.

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Setelah ovulasi,sel-sel granulosa dan sel-sel teka


interna folikel menyusun diri membentuk suatu
kelenjar endokrin sementara yg disebut korpus
luteum.
Korpus Luteum tersusun atas dua macam sel
yaitu;

sel lutein granulosa,yaitu sel granulosa yg menempati


sekitar 80%dari parenkim korpus luteum. dan
sel lutein teka,yaitu sel-sel teka interna yg ikut
membentuk korpus luteum

Korpus Luteum
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Korpus Ablikans
Bangunan ini lebih kecil dari korpus
luteum. Warnanya lebih pucat, dan
tampak jaringan ikat padat terdapat di
sisa-sisa sel luteum

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Oviduk (Tuba Uterina)


Adalah 2 tabung berotot dengan mobilitas yg
tinggi,dan masing-masing sepanjang lebih kurang 12cm.
Dinding oviduk terdiri atas 3 lapisan:
1. Mukosa,

Ketebalan : yg paling tebal daerah Ampulla,bentuk lumen seperti


labirin.
Lipatan-lipatan memenjang bercabang : mula-mula panjang,makin
mendekati uterus memendek
Epitel :

mukosa tuba terdiri dari epitel selapis silindris dan lamina propia yg
terdiri atas jaringan ikat longgar
Sel sekretori tanpa silia.

2. Lapisan otot tebal yg terdiri atas otot polos sebagi lapisan


sirkular atau spiral didalam dan lapisan longitudinal diluar
3. Serosa yg terdiri atas Peritoneum viseral
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Struktur oviduk

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Fungsinya
menghantar
kan oosit
yang
tertangkap
melalui tuba
ke uterus

Fungsinya menghasilkan materi


nutritif penting bagi
perkembangan awal embrio

UtErus
BENTUK: Seperti buah pir
UKURAN:
Tergantung hamil atau tidak hamil

7 - 8 cm X 24 - 30 mm X 43 - 50 mm (TIDAK
HAMIL)

LETAK:
Dalam cavum pelvis
Bagian-bagian:
Badan (korpus)
Yg terletak dibawah penyempitan rongga uteri(Orifisium
internum uteri)
Bibawah Orivisium internum uteri, (Seviks)
Fungsi:
Menumbuhkan embrio hasil fertilisasi
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Dinding UtErus
LAPISAN DARI DALAM KE LUAR:
ENDOMETRIUM
Merupakan membran mukosa

Ketebalan dan struktur tergantung :


darah yg dilapisiperiode terkait dengan siklus menstruasi
Lapisan:
STRATUM FUNCTIONALE
STRATUM BASALE
MYOMETRIUM
Merupakan lapisan dinding yg paling tebal
Terdiri atas otot polos
Berubah apabila dalam keadaan hamil
PERIMETRIUM
fundus :ditutupi oleh Peritoneum viseral, yg merupakan tunika serosa
Bagian luar dilapisi oleh Tunica Adventitia (jaringan ikat)

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Serviks
Merupakan bagian bawah uterus yang menonjol
ke dlm liang vagina sbg porsio vaginalis
Pada fase menstruasi kelenjar servikal
bercabang, menunjukan perbedaan aktivitas
sekretoris
Kanalis servisis uteri dan kel. Serviks dilapisi
epitel silindris tinggi
Epitel portio vaginalis (epitel berlapis gepeng
tanpa keratin)
Juncuera,Luiz Carlos;Histo

Vagina
Lapisan mukosa tdk teratur
Epitel pelapisnya yaitu epitel berlapis
gepeng tanpa lap. Tanduk
Lamina propia lebar mengandung
jaringan ikat tdk teratur, kepadatan
sedanf, kaya serat elastin.

Juncuera,Luiz Carlos;Histo

tHanKzzzz iah