Anda di halaman 1dari 19

Kelainan

Polidaktili

Dyah
Ratnaningtyas

SKENARIO
Seorang ibu melahirkan bayi dengan
jumlah jari tangan yang berlebih (12
buah). Dokter melihat ternyata
jumlah jari tangan ibu normal,
sedangkan ayah memiliki jumlah jari
tangan yang berlebih (12 buah)

Identifikasi Istilah yang


Tidak Diketahui

Tidak ada

Rumusan Masalah

Bayi dengan jumlah jari


tangan yang berlebih

Polidak
tili

Mind Map
Kromosom
DNA
Gen
Alel ganda
Hukum Mendel
Penyebab dan ciriciri

Hipotesis

Polidaktili disebabkan
oleh kelainan genetik

Sasaran Pembelajaran
Dapat menjelaskan Hukum Mendel,
DNA, Gen, Kromosom, dn Alel Ganda
Dapat mengetahui penyebab dan
ciri-ciri Polidaktili

Teori Hukum Mendel


Hukum Mendel pertama
Hukum segregasi bebas (hukum pertama
Mendel) menyatakan bahwa pada pembentukan
gamet (sel kelamin), kedua gen induk (Parent)
yang merupakan pasangan alel akan memisah
sehingga tiap gamet menerima satu gen dari
induknya.
Mendel menarik beberapa kesimpulan dari hasil
penelitiannya. Dia menyatakan bahwa setiap ciri
dikendalikan oleh dua macam informasi, satu
dari sel jantan (tepung sari) dan satu dari sel
betina (indung telur di dalam bunga).

Hukum Mendel kedua


Hukum kedua Mendel menyatakan bahwa bila
dua individu mempunyai dua pasang atau lebih
sifat, maka diturunkannya sepasang sifat
secara bebas, tidak bergantung pada pasangan
sifat yang lain. Dengan kata lain, alel dengan
gen
sifat
yang
berbeda
tidak
saling
memengaruhi. Hal ini menjelaskan bahwa gen
yang menentukan tinggi tanaman dengan
warna bunga suatu tanaman, tidak saling
memengaruhi.

Kromosom
Kromosom merupakan struktur di dalam
sel berupa deret panjang molekul yang
terdiri dari satu molekul DNA dan
berbagai protein terkait yang merupakan
informasi genetik suatu organisme

Gen
Gen adalah unit pewarisan sifat bagi
organisme hidup. Bentuk fisiknya adalah
urutan DNA yang menjadi suatu protein,
polipeptida, atau seuntai RNA yang
memiliki fungsi bagi organisme yang
memilikinya.

DNA
DNA adalah sejenis asam nukleat yang
tergolong biomolekul utama penyusun
berat kering setiap organisme. Di dalam
sel, DNA umumnya terletak di dalam inti
sel.
Peran DNA di dalam sebuah sel adalah
sebagai materi genetik artinya, DNA
menyimpan cetak biru bagi segala
aktivitas sel. Ini berlaku umum bagi setiap
organisme.

Alel ganda
Sekumpulan gen-gen yang mempunyai
ekspresi pada satu fenotip, dua gen
disebut alel bila ledua gen tersebut
duduk pada lokus yang sama tingginya
pada kromosom homolog. Alel ganda
timbul oleh karena adanya mutasi,
mutasi dapat terjadi berulang-ulang
sehingga satu gen mempunyai banyak
alel, jadi alel ganda mempunyai alel lebih
dari satu.

Sifat autosomal
Sifat keturunan yang ditentukan oleh gen
autosomal. Gen ini ada yang dominan dan
ada yang resesif. Oleh karena laki-laki dan
perempuan mempunyai autosom yang
sama,
maka
sifat
keturunan
yang
ditentukan oleh gen autosomal dapat
dijumpai pada laki-laki maupun perempuan.
Pewarisan gen autosomal dominan
Hadirnya sebuah gen dominan di dalam
genotip seseorang sudah menyebabkan
sifat itu tampak padanya.

Polidaktili
Polidaktili adalah suatu kelainan yang
diwariskan oleh gen autosomal dominan P,
sehingga orang mempunyai tambahan jari
pada satu atau dua tangan dan atau pada
kakinya.
Yang umum dijumpai ialah terdapatnya jari
tambahan pada satu atau kedua tangan.
Tempatnya jari tambahan itu berbeda-beda,
ada yang terdapat di dekat ibu jari dan ada
pula yang terdapat di dekat jari kelingking.

Walaupun polidaktili itu ditentukan oleh


sebuah gen dominan autosomal, namun
dalam kenyatannya seorang polidaktili
kerapkali mempunyai ayah dan ibu
berjari normal. Hal ini tidak perlu
diherankan karena pengaruh gen itu
pada orang tuanya

KESIMPULAN
Sifat autosomal ialah sifat keturunan yang
ditentukan oleh gen autosomal
Pewarisan gen autosomal dominan yaitu
hadirnya sebuah gen dominan di dalam
genotip seseorang sudah menyebabkan
sifat itu tampak padanya. Polidaktili adalah
suatu kelainan yang diwariskan oleh gen
autosomal dominan P, sehingga orang
mempunyai tambahan jari pada satu atau
dua tangan dan atau pada kakinya.

TERIMA KASIH