Anda di halaman 1dari 21

Filsafat, Agama, Etika, dan

Hukum

Disusun
Oleh:
Hadi Tjahjadi

(125150057)

Stefanus Hermawan W
(125150042)
Lieta Tandra
(125150060)

Hakikat Filsafat
Dilihat

dari arti katanya filsafat


berasal dari kata Yunani: Philo
dan Shopia.

Karakteristik

berpikir filsafat:

Sifatnya yang menyeluruh


Sangat mendasar
Spekulatif

Hakikat Filsafat
Perbedaan Filsafat dengan
No
Aspek
Filsafat(Ilmu)
Ilmu
Pengetahuan
1.

Ontologis

2.

Epistemologi
s

3.

Aksiologis

Segala sesuatu yang


bersifat
Fisik dan nonfisik, baik
yang dapat dikekam
melalui indra maupun
yang tidak
Pendekatan yang
bersifat reflektif atau
rasional deduktif

Sangat abstrak
bermanfaat tetapi tidak
secara langsung bagi
umat manusia

Segala sesuatu yang


bersifat fisik dan yang
dapat direkam melalui
indra

Pendekatan ilmiah,
menggunakan dua
pendekatan; deduktif dan
induktif secara saling
melengkapi
Sangat konkret, langsung
dapat dimanfaatkan bagi
kepentingan umat
manusia

Hakikat Agama
Beberapa

pendapat para ahli


mengenai pengertian dan definisi
Tokoh
tentang agama: Pendapat

Agus M. Harjana

Agama berasal dari bahasa


Sansekerta yaitu a, gam, dan a

Fuad Farid Ismail

Agama adalah satu bentuk


ketetapan Ilahi yang
mengarahkan mereka yang
berakal dengan pilihan mereka
sendiri

Abdulkadir Muhammad

a. Hubungan antara manusia


dengan Kekuasaan yang lain
b. Perintah dan larangan serta
penunjuk untuk kebaikan
manusia di dunia dan akhirat.

Hakikat Agama
Unsur

utama dalam Agama

1. Ada kitab suci


2. Kitab suci yang ditulis oleh nabi
berdasarkan pewahyuan yang
didapatkan dari Tuhan
3. Adanya lembaga yang membina,
menuntun, menafsirkan kitab suci
bagi kepentingan umatnya
4. Setiap agama berisi ajaran dan
pedoman untuk berbuat kebaikan
bagi siapa saja.

Hakikat Etika
Etika

berasal dari bahasa Yunani

ethos
Bentuk jamaknya adalah ta etha
Etika memiliki banyak arti, namun
etika dapat dilihat dari dua hal yaitu
a) Etika sebagai praksis
b) Etika sebagai ilmu atau tata susila

Hakikat Nilai
Pengertian

Nilai menurut para

ahli:
Tokoh

Pendapat

Doni Koesoema

Nilai sebagai kualitas suatu hal


yang menjadikan hal itu dapat
disukai

Fuad Farid Ismail,


Abdul Hamid Mutawalli

Nilai sebagai standar yang kita


gunakan untuk mengukur segala
sesuatu

Sorokin dalam Capra

Nilai terdiri dari: nilai indriawi,


ideasional, idealistis

Hakikat Nilai
Kesimpulannya....
a. Nilai selalu dikaitkan dengan
sesuatu
b. Ada bermacam-macam nilai selain
nilai uang yang sudah cukup
dikenal
c. Gugus-gugus itu membentuk
semacam hierarki dari yang
terendah sampai dengan yang
tertinggi.

Hubungan Agama, Etika,


dan Nilai
Manusia

merupakan ciptaan
Tuhan yang paling istimewa

Manusia

dapat menyadari
perlunya mencapai nilai tertinggi
atau nilai akhir

Hubungan Agama, Etika,


dan Nilai
Tiga

hal yang diajarkan agama


menurut kitab suci:
1. Hakikat Tuhan
2. Etika, tata susila
3. Ritual, tata cara beribadat

Paradigma Manusia Utuh


A.

Karakter dan Kepribadian

1. Ada maksud yang lebih tinggi


2. Kesatuan (keutuhan)
3. Kesadaran
4. Penerimaan
5. Kreatifitas
6. Keberadaan
7. Efisiensi
8. Pembentukan ikatan
9. Memberi
10.Keabadian

Hukum, Etika, dan Etiket


No
Hukum
Etika
Etiket
1 Persamaan: sama-sama mengatur perilaku manusia
2 Perbedaan:
A Sumber hukum:
Sumber etika:
Sumber etiket:
Negara,
Masyarakat
Golongan
Pemerintah
Masyarakat
B Sifat pengaturan: Sifat pengaturan: Sifat pengaturan:
Tertulis berupa
Ada yang lisan
Lisan
Undang-undang,
(adat kebiasaan)
Peratuan
dan ada yang
Pemerintah, dan
tertulis (kode etik)
sebagainya
C Objek yang diatur: Objek yang diatur: Objek yang diatur:

Kecerdasan, Karakter, dan


Etika
Etika dan Karakter
3 Golongan Etika
1. Teo Etika
Saling
ketergantungan
Masalah aku dengan
Tuhan
2. Sosio Etika
Ketergantungan
Masalah aku dengan
orang lain
3. Psiko Etika
Kemandirian
Masalah aku dengan
aku

Karakter
Utama
9. Takwa
8. Ikhlas
7. Tawakal

6. Silaturahmi
5. Amanah
4. Husnuzan
3. Tawaduk
2. Syukur
1. Sabar

Kecerdasan, Karakter, dan


Etika
Hubungan kecerdasan, karakter sel, dan etika
Empat
Kecerdasan
Covey
Ey

Sepuluh Sifat/karakter Sel Chopra

Etika Nafis

Efisiensi

Psiko Etika

IQ

Kesadaran
Keabadian

Psiko Etika

EQ

Penerimaan
Memberi
Pembentukan ikatan

Sosio Etika

SQ

Maksud yang lebih tinggi


Kesatuan
Kreatifitas
Keberadaan

Teo Etika

Pikiran, Meditasi, dan Gelombang


Otak
Empat Kategori Gelombang Otak
Nama
Beta (14-100
Hz)

Alpha (8-13,9
Hz)

Theta (4-7,9
Hz)

Delta (0,1-3,9
Hz)

Ciri-ciri
Kognitif, analisis, logika, otak kiri, konsentrasi,
prasangka, pikiran sadar, aktif, cemas, was-was,
khawatir, stres, fight or flight, disease, cortisor,
norepinephrine
Khusyuk, relaksasi, meditatif, focus-alertness,
superlearning, akses nurani bawah sadar, ikhlas,
nyaman, tenang , santai, istirahat, puas, segar,
bahagia, endorphine, serotonin
Sangat khusyuk, deep-meditation, problem sloving,
mimpi, intuisi, nurani bawah sadar, ikhlas, kreatif,
intergratif, hening, imajinatif, catecholamines
Tidur lelap, non physical stage, nurani bawah sadar
kolektif, tidak ada pikiran dan perasaan, cellular
regeneration

Model Pembangunan Manusia


Utuh
A. Paradigma Materialisme

Model Pembangunan Manusia


Utuh
B. Paradigma Manusia Utuh

Kasus Ketua KPK: Ada Pola


Nepotisme Dikembangkan di
Kementerian
14 November 2014 12:16 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) Abraham Samad menilai, sistem dan proses
promosi yang berlaku di beberapa institusi maupun di
kementerian belum berjalan dengan semestinya. Malah
nepotisme yang justru berkembang dan merajalela.

Ketua KPK: Ada Pola Nepotisme


Dikembangkan di Kementerian
(2)
Bahkan dia menduga ada polapola nepotisme yang justru
sengaja dikembangkan di
kementerian-kementerian.
Akibatnya, di kebanyakan
tempat orang yang dekat
dengan pimpinanlah yang
karirnya moncer.
14November201412:16WIB
http://news.metrotvnews.com/hukum/8Ky8W2rk-ketua-kpk-ada-p
ola-nepotisme-dikembangkan-di-kementerian

1. Membentukundang-undangnepotismesendiri
danbenar-benardiimplementasikan
2. Pemilihansdmyangkualitatifdanketatsaat
rekuitment
3. Melakukanlelangjabatan,maksudnyapemilihan
oranguntukmendudukijabatanharusmelalui
berbagaiprosesyangpanjanguntukmendapatkan
sdmterbaik
4. SistemdiIndonesiaharusdiubahdarinepotisme
ketransparan.

Thank You for your attention and


good afternoon