Anda di halaman 1dari 25

PROSES PEMBENTUKAN

BENIH

Dasar Teknologi, Produksi dan


Sertifikasi Benih
(AO-526)
Apa yang diperlukan tanaman
untuk menghasilkan benih?
Bunga
Pada bunga terdapat alat perkembangbiakan
generatif
Bunga merupakan modifikasi dari tunas
vegetatif/batang dengan bagian daun
khusus yang berubah fungsi menjadi alat
perkembang biakan secara generatif.
Umumnya bunga berasal dari poros daun.
Bagaimana bunga
terbentuk??
Perubahan dari meristem vegetatif
memproduksi primordia daun
Apikal reproduktif (primordia
bunga) yang akan berkembang
menjadi bunga
Perubahan ini terjadi beberapa
hari, minggu atau bulan sebelum
munculnya kuncup bunga
Struktur Bunga
Bunga
merupakan
modifikasi dari
tunas vegetatif
yang berubah
fungsinya
menjadi alat
perkembang
biakan secara
generatif
PENYERBUKAN
Jatuhnya tepung sari ke kepala putik,
disebabkan karena anthera yang masak
akan pecah sehingga tepung sari akan
keluar.
Bentuk Polen
Tertiup angin (anemofili)
Serbuk sari yang di hasilkan sangat banyak, kecil, dan
ringan.
Kepala sari besar dan tangkai sari panjang.
Kepala putik berbulu dan terentang ke luar sehingga mudah
menangkap serbuk sari yang melayang di udara
Tidak mempunyai kelenjar madu.
Umumnya tidak bermahkota dan berwarna tidak menarik.
Contohnya adalah bunga tumbuhan kelapa, padi, tebu,
jagung, rumput dan betula.
Terbawa hewan (zoodiofili)
Serangga (entomofili)

Burung (ornitofili)
Kelelawar (kiropterofili)

siput (malakofili)
Air (hirofili)
Penyerbukan dengan cara ini hanya
mungkin terjadi pada tumbuhan yang
hidup terendam dalam air, baik air tawar
maupun air laut.
Contohnya tumbuhan hydrilla verticillata
yang hidup di air tawar
Dilakukan manusia (anthrofili)
PEMBUAHAN
Penyatuan inti sel kelamin jantan dengan
inti sel kelamin betina
Megasporogenesis
Pembentukan megaspora (ovul)
Sel-sel sporogenus di dalam nucleus
membentuk 1 sel induk megaspora
Sel induk megaspora (2 N) akan
membelah 2 kali secara meiosis
menghasilkan 4 megaspora (1N),
umumnya 3 megaspora degenerasi
dan hanya 1 megaspora yang
berfungsi dan berkembang.

Megagametogenesis
Proses perkembangan sel megaspora
fungsional menjadi kantong embrio.
Sel megaspora yang fungsional (1N)
mengalami pembelahan secara mitosis 3
kali sehingga menghasilkan 8 inti haploid.
Delapan inti ini mengalami polarisasi
dalam kantong embrio
3 inti menuju kalaza, membentuk 3
sel antipodal
3 inti menuju mikropil, membentuk 2
sel sinergid dan 1 sel telur
2 inti tetap di tengah disebut inti
polar
Zigot yang terbentuk mulai bertumbuh
menjadi embrio (lembaga)
Bakal biji tumbuh menjadi biji
Dinding bakal buah, yang disebut perikarp,
tumbuh menjadi berdaging (pada buah batu
atau drupa) atau membentuk lapisan
pelindung yang kering dan keras (pada
buah geluk atau nux).
Kelopak bunga (sepal), mahkota (petal),
benang sari (stamen) dan putik (pistil) akan
gugur
Setelah pembuahan, biji tanaman
mempunyai 3 komponen utama, yaitu :

1. Embrio
2. Jaringan penyimpanan cadangan
makanan
3. Pelindung biji (kulit biji)
EMBRIO
Terbentuk dari sel telur yang dibuahi sel
sperma. Embrio yang berkembang
sempurna terdiri dari:
Epikotil / plumule / calon pucuk
Hipokotil / radicle / calon akar
Cotyledon
PLUMULE dan RADICLE disebut
EMBRYONIC AXIS
JARINGAN PENYIMPAN
CADANGAN MAKANAN
Struktur yang dapat berfungsi sbg jaringan
penyimpan cadangan makanan adalah:
Kotiledon
Misalnya pada kacang-kacangan, semangka
Endosperm
Misalnya pada jagung, gandum,kelapa
Perisperm
Misalnya pada buncis
Pada tanaman legume (Dikotil) endosperm
hanya merupakan bagian kecil dan sebagai
jaringan penyimpan cadangan makanan,
makanan diserap oleh embrio sebelum dan
(atau) selama proses perkecambahan biji
sehingga pada saat masak, biji hanya
terdiri dari embrio (plumule,
radicle,cotyledon) dan kulit biji.
Sedangkan cadangan makanan kemudian
disimpan dalamkotiledon.
Tipe ini berkecambah lebih cepat karena
pencernaan sudah terjadi lebih dulu.
PELINDUNG BIJI (KULIT
BIJI/TESTA/SEED COAT)
Kulit biji berasal dari integument ovule yang
mengalami modifikasi selama proses
pembentukan biji.
Bagian luar tebal dan keras
Bagian dalam tipis dan lunak
Fungsi: melindungi biji dari kekeringan,
kerusakan mekanis dan serangan hama
penyakit.
Kandungan dalam Cadangan
Makanan
Karbohidrat
Dalam bentuk disakarida dan polisakarida,
baik dlm embrio maupun endosperma dan
kotiledon. Pada biji jagung menimbulkan rasa
manis.
fungsi: energi utk
pertumbuhan,perkecambahan,dlm proses
pembelahan,pembentukan dinding sel baru.
Kandungan dalam Cadangan
Makanan
Lemak
Terdapat dalam organ vegegetatif dan
reproduktif. Banyak pada embrio daripada
endosperma. Mempengaruhi daya simpan
biji.
Fungsi: sebagai sumber energi bagi
pertumbuhan tanaman.
Kandungan dalam Cadangan
Makanan
Protein
Penting untuk pembentukan protoplasma dan
sel yang baru misalnya pada titik tumbuh
batang dan akar bibit.
Terkandung tinggi pada biji tananaman legum.
PEMASAKAN BIJI
(maturation of seed)
Periode pemasakan biji merupakan waktu
perubahan yang terjadi pd biji sampai saat
panen.
Hal yg terjadi pd periode pemasakan biji
adalah perubahan:
kadar air biji (seed moisture content)
daya kecambah dan daya tumbuh biji (seed
viability and vigor)
berat kering biji (seed dry weight)
ukuran biji (seed size