Anda di halaman 1dari 6

[RANGKUMAN ASISTENSI AKM 2] CHAPTER 13 March 11, 2014 CURRENT LIABILITIES, PROVISION, AND CONTINGENCIES RANGKUMAN ASISTENSI CHAPTER

13 LIABILITAS LANCAR, PROVISI DAN KONTINJENSI

CURRENT LIABILITIES LIABILITAS merupakan kewajiban perusahaan saat ini yang muncul dari peristiwa masa lalu,yang penyelesaiannya diharapkan menghasilkan arus keluar sumber daya perusahaan, mewujudkan manfaat ekonomis. Oleh karena itu liabilitas mempunyai cirri penting : 1. Kewajiban saat ini 2. Muncul dari peristiwa masa lalu 3. Menghasilkan arus keluar sumber daya (kas, barang, jasa)

LIABILITAS LANCAR Liabilitas lancer dilaporkan, jika ada dua kondisi : 1. Liabilitas diharapkan akan diselesaikan dalam siklus operasi normal 2. Liabilitas diharapkan akan akan diselesaikan dalam 12 bulan bulan setelah tanggal pelaporan Beberapa macam liabilitas lancer adalah 1. Utang usaha 2. Wesel bayar 3. Utang jangka panjang jatuh tempo 4. Obligasi jangka pendek yanmg 6. Uang muka dan deposit pelanggan 7. Pendapatan diterima dimuka 8. Utang pajak penjualan 9. Utang pajak pendapatan 10. Liabilitas terkait karyawan

diharapkan didanai 5. Utang dividen

Hutang Usaha Hutang usaha (account payable) atau hutang dagang (trade accounts payable), merupakan saldo yang terhutang pada pihak lain atas barang, perlengkapan, atau jasa yang dibeli dengan akun terbuka atau secara kredit.hutang usaha muncul karena adanya kesenjangan waktu antara penerimaan jasa atau akuisisi hak aktiva dan pembayaran atasnya. Periode perluasan kredit ini biasanya ditemukan dalam persyaratan penjualan (misalnya, 2/11, n/30 atau 1/10, E.O.M) dan biasanya 30 hingga 60 hari.

Nur Chayati (2011) 1

[RANGKUMAN ASISTENSI AKM 2] CHAPTER 13 March 11, 2014 CURRENT LIABILITIES, PROVISION, AND CONTINGENCIES Notes Payable adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu di masa depan dan dapat berasal dari pembelian, pembiayaan, atau transaksi lainnya. Wesel dapat diklasifikasikan sebagai jangka panjang atau jangka pendek, tergantung pada tanggal jatuh tempo pembayaran. Selain itu, wesel juga dapat diklasifikasika sebagai wesel dengan bunga atau wesel tanpa bunga. Penerbitan wesel dengan Bunga (Interest-Bearing Note) Contoh, Michol Co. menandatangani sebuah wesel 4 bulan senilai $100.000 dengan bunga 6%. Ayat jurnal untuk mencatat penerimaan kas oleh Michol Co. pada tanggal 1 Maret : Jurnal yang harus dibuat adalah: Mar 1 Cash Notes Payable 100.000 100.000

Ayat jurnal penyesuaian Jun 30 Interest Expense Interest Payable 2.000 2.000

Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran wesel dan bunga akrual : Jul 1 Notes Payable Interest Payable Cash 100.000 2.000 102.000

Penerbitan Wesel Tanpa Bunga (Zero-Interest Bearing Note) Contoh, Michol Co.. menerbitkan wesel tanpa bunga berjangka waktu 4 bulan senilai $102.000 kepada Bank BERINGIN. Present Value wesel itu adalah $100.000. ayat jurnal untuk mencatat transaksi ini bagi Michol Co. : Jurnal yang harus dibuat adalah: Mar 1 Cash Notes Payable 100.000 100.000

Nur Chayati (2011) 2

[RANGKUMAN ASISTENSI AKM 2] CHAPTER 13 March 11, 2014 CURRENT LIABILITIES, PROVISION, AND CONTINGENCIES Ayat jurnal penyesuaian Jun 30 Interest Expense Notes Payable 2.000 2.000

Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran wesel dan bunga akrual : Jul 1 Notes Payable Cash 102.000 102.000

PROVISION PROVISI Merupakan liabilitas yang jumlah dan waktunya belum diketahui dengan pasti. Perusahaan dapat mengakui adanya provisi jika ada beberapa kondisi : 1. Perusahaan mempunyai kewajiban saat ini sebagai akibat peristiwa masalalu (misalnya penjualan) 2. Memungkinkan arus keluar sumber daya yang mempunyai manfaat ekonomis untuk menyelesaikan kewajiban tersebut. 3. Estimasi dari jumlah kewajiban dapat diukur secara andal.

Perkara Pengadilan, Klaim dan Pengenaan Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan: a. periode waktu dimana penyebab tindakan yang mendasari terjadi b. probabilitas hasil yang tidak menguntungkan c. kemampuan untuk membuat estimasi yang layak mengenai jumlah kerugian Biaya Jaminan dan Garansi Perusahaan menggunakan 2 metode dasar akuntansi untuk biaya jaminan: a. b. metode dasar kas biaya jaminan dicatat sebagai beban pada saat dikeluarkan metode akrual biaya jaminan dibebankan ke beban operasi pada tahun berjalan. Ada dua pendekatan dalam metode akrual, yaitu Expense Warranty Approach dan Sales Warranty Approach.

Nur Chayati (2011) 3

[RANGKUMAN ASISTENSI AKM 2] CHAPTER 13 March 11, 2014 CURRENT LIABILITIES, PROVISION, AND CONTINGENCIES Expense Warranty Approach Contoh kasus, Denson Machinery Co. memulai usaha pada 1 Juli 2011, hingga 31 Desember 2011 menjual mesin sebanyak 100 unit dengan harga $5.000. berdasarkan pengalaman masa lalu, Denson Co. mengestimasikan kos untuk garansi sebesar $200 per unit. Garansi yang muncul pada tahun 2011 yaitu sebanyak $4.000 dan tahun 2012 diestimasikan sejumlah $16.000. jurnal yang dibutuhkan. Penjualan Cash or Accounts Receivable Sales` Pada akhir periode mencatat : Biaya garansi aktual selama Juli - Desember Warranty expense Cash . Inventory / Accrued Payroll 4.000 4.000 500.000 500.000

Mengakui utang garansi yang akan datang Warranty expense Warranty Liability 16.000 16.000

Sales Warranty Approach Contoh : Hanlin menjual mobil senilai $20.000 dan memberikan dan akan memberikan garansi (servis untuk 36.000 mil pertama atau selama 3 tahun). Untuk itu, pembeli membeli jaminan garansi seharga $600. Ayat jurnal yang dibutuhkan : Penjualan Cash Sales Unearned warranty revenue Untuk mengakui pendapatan garansi pada akhir periode Unearned warranty revenue Warranty revenue 200 200 20.600 20.000 600

Nur Chayati (2011) 4

[RANGKUMAN ASISTENSI AKM 2] CHAPTER 13 March 11, 2014 CURRENT LIABILITIES, PROVISION, AND CONTINGENCIES Untuk mencatat biaya misalnya tahun pertama biaya yang muncul $195 : Warranty expense 195 195

Cash / inventory / accrued payroll

CONTINGENCIES

KONTINJENSI adalah suatu kondisi, situasi, atau serangkaian situasi yang ada yang melibatkan ketidakpastian mengenai keuntungan (keuntungan kontinjensi) atau kerugian (kerugian kontinjensi) untuk perusahaan yang pada akhirnya akan diketahui ketika satu atau lebih kejadian di masa depan terjadi atau tidak terjadi.

Contingent Liabilities merupakan situasi yang melibatkan ketidakpastian atas kemungkinan terjadinya kerugian. Kewajiban kontinjen adalah kewajiban yang bergantung pada terjadinya atau tidak terjadinya satu atau lebih dari faktor-faktor tersebut bergantung kontinjensi. Suatu estimasi kerugian kontinjensi harus diakrualkan dengan membebankan- nya ke beban dan kewajiban dicatat hanya jika kedua kondisi ini terpenuhi: 1. Informasi yang tersedia sebelum penerbitan laporan keuangan menunjukkan kemungkinan besar kewajiban telah terjadi pada tanggal laporan keuangan. 2. Jumlah kerugian dapat diestimasi dengan layak

Contingent Assets adalah klaim atau hak untuk menerima aktiva (atau memiliki kewajiban yang menurun) yang keberadaannya tidak pasti tetapi pada akhirnya mungkin menjadi sah. Contoh : Penerimaan yg mungkin atas uang dari hadiah sumbangan, bonus,dsb. kemungkinan restitusi pajak,penundaan kasus pengadilan yg hasilnya mungkin menguntungkan

Nur Chayati (2011) 5

[RANGKUMAN ASISTENSI AKM 2] CHAPTER 13 March 11, 2014 CURRENT LIABILITIES, PROVISION, AND CONTINGENCIES

Penyajian dan Analisis Penyajian Kewajiban Lancar Jika kewajiban jangka pendek dikeluarkan dari kewajiban lancer karena pendanaan kembali maka catatan atas laporan keuangan arus mencakup: 1. penjelasan umum mengenai perjanjian pendanaan 2. persyaratan dari setiap kewajiban baru yang terjadi atau akan terjadi 3. persyaratan dari setiap sekuritas ekuitas yang diterbitkan atau akan diterbitkan

Penyajian Kontinjensi Beberapa kewajiban kontinjen lain yang harus diungkapkan meskipun perusahaan kemungkinan kerugiannya kecil adalah sbb: 1. jaminan atas hutang pihak lain 2. kewajiban bank komersial menurut stand by letters of credits 3. jaminan untuk membeli kembali piutang (atau property lain yang berhubungan) yang telah dijual atau diberikan.

Nur Chayati (2011) 6