Anda di halaman 1dari 19

MAKALAH

MINERAL

Disusun Oleh :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Ainil Waroh
Cici Andarwati
Eriska Yunita Sari
Indra Hermawan
Nur Linda Wati
Rochmatul Ummah
Syifa Nur Isnaini

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA


SURABAYA
PRODI S1 KEPERAWATAN
2013/ 2014

1130013050
1130013058
1130013062
1130013071
1130013082
1130013087
1130013091

BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Unsur mineral merupakan salah satu komponen yang sangat diperlukan oleh makhluk
hidup di samping karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin, juga dikenal sebagai zat anorganik
atau kadar abu.
Unsur anorganik (mineral) terdapat dalam bahan biologi, tetapi tidak atau belum semua
mineral tersebut terbukti esensial, sehingga ada mineral esensial dan non esensial.
Mineral esensial yaitu mineral yang sangat diperlukan dalam proses fisiologis makhluk
hidup untuk membantu kerja enzim atau pembentukan organ . unsur mineral esensial dalam
tubuh terdiri atas dua golongan yaitu mineral makro dan mineral mikro.
Mineral non esensial adalah logam yang perannya dalam tubuh makhluk hidup belum
diketahui dan kandungannya dalam jaringan sangat kecil. Bila kandungannya tinggi dapat
merusak organ tubuh makhluk hidup yang bersangkutan.

B.Rumusan Masalah
1. Bagaimana definisi mineral?
2. Bagaimana fungsi dari mineral?
3. Bagaimana metabolisme dari mineral?
4. Bagaimana kebutuhan masing-masing mineral?
5. Bagaimana sumber dari mineral?
6. Bagaimana penyakit yang berhubungan dengan mineral?

C.Tujuan
1. Mengetahui definisi mineral
2. Mengetahui fungsi dari mineral
3. Mengetahui metabolisme dari mineral
4. Mengetahui kebutuhan masing-masing mineral
5. Mengetahui sumber dari mineral
6. Mengetahui penyakit yang berhubungan dengan mineral

BAB 2
PEMBAHASAN
Definisi Mineral
Definisi Mineral tidak hanya ada satu, bayak para ahli yang mendefinisikan apa itu Mineral,
Dan berikut ini definisi-definisi tentang Mineral:
Definisi A.W.R. Potter & H. Robinson tahun1977
Mineral adalah zat yg homogen mempunyai komposisikimia tertentu dan mempunyai sifat-sifat
tetap, dibentuk di alam dan bukan hasil suatu kehidupan.
Definisi L.G. Berry & B. Mason tahun 1959
Mineral adalah Benda padat homogen terdapat di alam, mempunyai komposisi kimia tertentu &
mempunyai susunan atom yg teratur.
Definisi D.G.A. Whitten & J.R.V. Brooks tahun 1972
Mineral = Bahan padat dengan struktur homogen mempunyai kompisisi kimia tertentu, di
bentuk oleh proses alam yg anorganik.
Mineral merupakan senyawa alami yang mana mineral ini dapat terjadi dengan melalui proses
geologis yang sangat lama sekali. Dan perlu anda ketahui bahwa termasuk dalam unsur murni
dengan ribuan bentuk yang diketahui.
Mineral adalah suatu zat ( fasa ) padat yang terdiri dari unsur atau persenyawaan kimia yang
dibentuk secara alamiah oleh proses-proses anorganik, mempunyai sifat-sifat kimia dan fisika
tertentu dan mempunyai penempatan atom-atom secara beraturan di dalamnya, atau dikenal
sebagai struktur kristal. Selain itu kata mineral juga mempunyai banyak arti, hal ini tergantung

darimana kita meninjaunya. Mineral dalam arti farmasi lain dengan pengertian di bidang geologi.
Istilah mineral dalam arti geologi adalah zat atau benda yang terbentuk oleh proses alam,
biasanya bersifat padat serta tersusun dari komposisi kimia tertentu dan mempunyai sifat-sifat
fisik yang tertentu pula. Mineral terbentuk dari atom-atom serta molekul-molekul dari berbagai
unsur kimia, dimana atom-atom tersebut tersusun dalam suatu pola yang teratur. Keteraturan dari
rangkaian atom ini akan menjadikan mineral mempunyai sifat dalam yang teratur. Mineral pada
umumnya merupakan zat anorganik. ( Murwanto, Helmy, dkk. 1992 )
Maka pengertian yang jelas dari batas mineral oleh beberapa ahli geologi perlu diketahui
walaupun dari kenyataannya tidak ada satupun persesuaian umum untuk definisinya.
Definisi mineral menurut beberapa ahli :
L.G. Berry dan B. Mason, 1959
Mineral adalah suatu benda padat homogen yang terdapat di alam terbentuk secara anorganik,
mempunyai komposisi kimia pada batas batas tertentu dan mempunyai atom atom yang tersusun
secara teratur.
D.G.A Whitten dan J.R.V. Brooks, 1972
Mineral adalah suatu bahan padat yang secara structural homogen mempunyai komposisi kimia
tertentu, dibentuk oleh proses alam yang anorganik.
A.W.R. Potter dan H. Robinson, 1977
Mineral adalah suatu bahan atau zat yang homogen mempunyai komposisi kimia tertentu atau
dalam batas batas dan mempunyai sifat sifat tetap, dibentuk dialam dan bukan hasil suatu
kehidupan.
Sebagian besar mineral mineral ini terdapat dalm keadaan padat, akan tetapi dapat juga berada
dalam keadaan setengah padat, gas, ataupun cair. Mineral mineral padat itu biasanya terdapat
dalam bentuk bentuk kristal, yang agak setangkup, dan yang pada banyak sisinya dibatasi oleh
bidang bidang datar. Bidang bidang geometric ini memberi bangunan yang tersendiri sifatnya
pada mineral yang bersangkutan. Minyak bumi misalnya adalah mineral dalam bentuk cair,
sedangkan gas bumi adalah mineral dalam bentuk gas. Sebagian dari mineral dapat juga dilihat
dalam bentuk amorf, artinya tidak mempunyai susunan dan bangunankristal sendiri. Pengenalan
atau dterminasi mineral mineral dapat didasarkan atas bebagai sifat dari mineral mineral tersebut.

Macam-macam mineral yaitu:

1. Zat Kapur (Ca) dan Fosfor (P)


Fungsi dan metabolisam zat kapur (Ca) dan phosphor (P) sangat erat saling berhubungan,
sehingga akan dibicarakan bersama selakigus. Sebagian besar unsure ini terdapat sebagai
garam kalsium phosphate didalam jaringan keras tubuh ialah tulang dan gigi .
Ca mempunyai peran penting dalam proses kontraksi otot, menjaga normalitas kerja
jantung dan merupakan activator enzim-enzim tertentu. Adsorbsi kalsium dibantu oleh
vitamin D dan laktosa, sedangkan oksalat dan fitat menganggu adsorbsi
kalsium.Kekurangan kalsium dalam diet seseorang menyebabkan terhambatnya
pertumbuhan tulang dan gigi dan dapat mengakibatkan osteoporosis pada orang dewasa.
Sumber kalsium yang baik adalah susu, ikan laut, udang, keju. Sumber nabati yang
banyak mengandung kalsium adalh daun singkong, kacang panjang dan lain-lain.
P berada dalam bentuk kalsium fosfat Kristal yang tidak larut, yang memberikan
kekuatan pada gigi.Biasanya kira-kira 70% dari fosfor yang berada dalam makanan dapt
diserap oleh tubuh.Penyerapan fosfor dibantu oleh vitamin D dan diekskresi melalui
urine.Kekurangan fosfor mengakibatkan demineralisasi tulang dan terjadi pertumbuhan
yang kurang baik.makanan sumber fosfor antara lain : susu, keju, daging , kacang
kacangan, padi-padian.
2. NATRIUM & KALIUM
Natrium atau sodium adalah sebuah mineral yang ditemukan dalam tubuh dan dalam
banyak makanan. Natrium merupakan nutrisi penting untuk mempertahankan
mempertahankan volume darah, mengatur keseimbangan air dalam sel, dan menjaga
fungsi saraf. Ginjal mengontrol keseimbangan natrium dengan meningkatkan atau
menurunkan natrium dalam urin.
Sumber Natrium : Daging, garam, mentega, dan produk peternakan.

Fungsi Natrium :
Transmisi saraf
Kontraksi otot
Menjaga tekanan osmotik darah
Sebagai buffer (dalam bentuk Nakarbonat)
Mempertahankan iritabilitas sel otot
Komponen anorganik cairan ekstra sel

Akibat Kekurangan Natrium :


Dehidrasi
Shock
Gangguan pada jantung
Kejang otot
Kelelahan
Suhu tubuh meningkat

Tambahan Mengenai Natrium :


Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 1520 g
Na juga terdapat pada NaCl
Kelebihannatrium akan berakibat gejala hipertensi

Kebutuhan dalam tubuh


Satu sendok teh garam mengandung sekitar 2.300 miligram natrium, lebih dari empat kali jumlah
yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Asupan natrium berlebih merupakan satu faktor yang
diketahui mempengaruhi tekanan darah tinggi, namun tidak semua orang memiliki kerentanan
yang sama. Sensitivitas terhadap natrium sangat individual dan biasanya meningkat dengan usia.

KALIUM
Kalium atau potassium (K) adalah mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh,
Manfaat kesehatan yang didapat dari kalium termasuk untuk mengatasi stroke, tekanan
darah,gelisah, cemas dan stres, kekuatan otot, metabolisme, jantung dan juga masalah gangguan
ginjal. Namun fungsi atau manfaat kalium tidak hanya sampai di situ saja, mineral ini juga
sangat membatu untuk keseimbangan air, fungsi elektrolit, sistem saraf, dan manfaat kesehatan
lainnya secara umum yang berkaitan dengan zat atau mineral kalium.

Sumber Kalium : Sayuran, buah-buahan, dan kecap

Fungsi Kalium :
Mengatur detak jantung
Memelihara keseimbangan air
Transmisi saraf
Memelihara keseimbangan asam basa
Katalisator
Kontraksi otot
Mengatur sekresi insulin dari pankreas
Memelihara permeabilitas membran sel

Akibat Kekurangan Kalium :


Gangguan jantung
Kontraksi otot terganggu
Pernapasan terganggu

kelebihan Kalium :
Kelebihan Kalium dapat berakibat kelemahan otot dan terganggunya denyut jantung

3.Zat Belerang (S)


Mineral ini merupakan unsur yang sangat essensial bagi manusia, sebab sebagian bentuk
asam amino (methionine, cystein, cystine) baru dapat terbentuk jika ada belerang
Sampai sejauh ini fungsi yang pasti dari S belum banyak terungkap, tetapi telah diketahui
bahwa belerang diperlukan oleh semua sel. Beberapa fungsi S yang telah diketahui, antara lain:
1. Bahan pembentuk rambut, kuku dan kulit
2. Bahan pembentuk beberapa enzim dan hormon tertentu
Gejala-gejala defisiensi S belum banyak ditemui, karena sebagian besar
kebutuhan S sudah dapat dipenuhi oleh sumber-sumber protein, sebab sebagian besar S
masuk ke dalam tubuh dalam bentuk asam amino methionine dan cystine. Jadi selama
konsumsi protein dalam makanan, baik jumlah maupun jenisnya, dapat tercukupi maka
kebutuhan S dalam tubuh akan terpenuhi

4.Zat Fluor
Fluor merupakan unsur yang penting dalam pembentukan gigi dan tulang. Kekerasan gigi
dan tulang ditentukan oleh kadar senyawa-senyawa kalsium yang tinggi di dalam tulang. Fluor
adalah mineral yang secara alamiah terdapat di semua sumber air termasuk laut. Fluor tidak
pernah ditemukan dalam bentuk bebas di alam. Ia bergabung dengan unsur lain membentuk
senyawa fluoride
Sumber fluor
Fluor ditemukan pada setiap tempat di alam ini.

Sumber utama fluor adalah air, tanah.Fluor juga ditemukan dalam tanah yang kaya akan fluor,
dalam bermacam-macam tanaman, berbagai makanan, dan didalam tubuh. Dalam tubuh manusia
fluor ditemukan pada struktur organ yang terkalsifikasi seperti pada gigi dan tulang.

Daging, sayur mayur, buah-buahan,dan padi-padian hanya mengandung sedikit fluor. Sumber
lain yang juga tinggi kadar fluornya adalah makanan yang berasal dari laut, terutama pada ikan
dengan tulang yang kecilseperti sardin dan salmon. Kadar fluor dalamikan segar sekitar 1,6 ppm,
sedangkan padasardin, salmon, dan makarel sekitar 7-12 ppm. Daun teh juga mengandung kadar
fluor yangtinggi yaitu 75-100 ppm. Jadi dalam setiap cangkir teh terkandung 0,5-1,5 ppm
fluor.Walaupun kadar fluor dalam makanan tersebut cukup tinggi tetapi bukan merupakanfaktor
penyebab mottled email. Hanya asupan fluor yang lebih besar dari kadar fluor optimalyang
terdapat dalam air minum (> 2 ppm) yang dapat menyebabkan mottled email.
Fluor yang terkandung dalam bahan makanan diatas tidak pula mempunyai efek dalam
mengurangi insiden karies.
Hal ini disebabkan karena apabila makanan mengandungkalsium, magnesium, atau aluminium
maka akan terbentuk ion fluoride komplek dengan dayalarut rendah sehingga ion fluoride akan
sukar diabsorpsi.

Penyakit yang berhubuangan dengan flour


1. Gigi berlubang
2. Ostoeporosis

5.SODIUM
Sodium sebenarnya sama dengan Natrium, Sodium merupakan mineral esensian yang secara
eksklusif berasal dari makanan.
Sodium mempunyai peran penting dalam menjaga volume cairan tubuh. Sodium juga dapat
dibuang melalui penguapan atau usus, tetapi bagian terbesar dibuang melalui urin.

6.Zat Khlor (Cl)


1.

Definisi khlor (Cl)


unsur halogen yg dipisahkan menjadi gas yg bersifat racun dan berbau menyesakkan,
dipakai sebagai zat pemutih dan pembunuh kuman dl air, unsur dng nomor atom 17,
berlambang Cl, dan bobot atom 35,453.

2.

Fungsi dari Khlor (Cl)


a. Mengatur tekanan osmotik plasma (cairan sel).
b. Mengatur volume cairan plasma dan interstisial.
c. Mengatur keseimbangan asam basa cairan tubuh.
d. Mempertahankan aktivitas hantaran listrik dari sel-sel tubuh.
e. Menjaga kepekaan sistem kardiovaskuler untuk mengedarkan senyawa-senyawa
penekan yang bersifat endogen.

3.

Metabolisme Khlor (Cl)

4.

Kebutuhan masing-masing Khlor (Cl)

5.

Sumber dari Khlor (Cl)


Sumber dari khlor diantaranya adalah garam, keju, ikan,udang bayam dan seledri.

6.

Penyakit yang berhubungan dengan Khlor (Cl)


Akibat kekurangan Khlor (Cl)
a. Rasa lelah dan lemas.
b. Kejang-kejang otot.
Akibat kelebihan Khlor (Cl)
a. Menigkatnya tekanan darah (Hipertensi).
b. Gangguan pernafasan.

7.Zat besi
Definisi

: Besi merupakan mineral mikro yang paling banyak terdapat didalam tubuh

manusia dewasa.dan hewan yaitu sebanyak 3-5 gr didalam tubuh manusia dewasa.

: Besi berperan dalam proses respirasi sel, yaitu sebagai kofaktor bagi enzim

Fungsi

enzim yang terlibat didalam reaksi oksidasi reduksi.


Metabolisme :
Kebutuhan

Sumber

: Sumber baik besi adalah makanan hewani , seperti daging, ayam dan ikan.

Sumber baik lainnya adalah telur , serealia tumbuk, kacang kacangan, sayuran hijau dan
beberapa jenis buah. Pada umumnya besi di dalam daging

ayam dan ikan mempunyai

ketersediaan biologic tinggi, besi didalam serealia dan kacang kacangan mempunyai
ketersediaan biologic sedang, dan besi didalam sebagian besar sayuran, terutama yang
mengandung asam oksalat tinggi seperti bayam mempunyai ketersediaan biologic rendah.
Kelebihan

: Kelebihan besi jarang terjadi karena makanan, tetapi dapat disebabkan oleh

suplemen besi, gejalanya adalah rasa nek, muntah .diare, denyut jantung meningkat, sakit kepala,
mengigau dan pingsan.
Kekurangan :

Menurunnya kemampuan kerja, kekurangan energy pada umumnya

menyebabkan pucat, rasa lemah, letih pusing, kurang nafsu makan, menurunnya kebugaran
kekebalan dan gangguan penyembuhan luka kemampuan mengatur suhu tubuh menurun.

8. Zat Tembaga (Cuprum, Cu)


Zat tembaga termasuk trace elemen (Cu) yang essensial bagi tubuh dan erythropoetik,
pembentukkan tulang dan reaksi redoks.
Fungsi
Unsur ini berperan dalam proses maturasi sel-sel darah merah dan proses pembentukkan
hemoglobin dan mempermudah absorbs besi.
Sumber makanan utama : Daging, tiram, kacang-kacangan, tanaman polong yang
dikeringkan, gandum.AkibatKekurangan zat tembaga yaitu Anemia pada anak yg

menderita malnutrisi.Kelebihan zat tembaga yaitu Pengendapan tembaga dalam otak,


kerusakan hati.

9.COBALT
Logam Cobalt sebenarnya dibutuhkan manusia dalam jumlah yang sangat sedikit untuk
proses pembentukan butir darah merah. Cobalt (Co) dalam jumlah tertentu dibutuhkan tubuh
melalui Vitamin B12 yang masuk ke tubuh manusia

Tingkat Bahaya Kobalt


1.

Toksisitas kobalt cukup rendah dibandingkan dengan logam lain dalam tanah.

2.

Hewan diberikan kobalt klorida perorally atau melalui suntikan menunjukkan konsentrasi yang
lebih tinggi dalam hati, dengan konsentrasi agak rendah di ginjal dan limpa.

3.

Kobalt garam terhirup menyebabkan iritasi pernafasan mungkin menyebabkan oedema paru
(pneumonia kimia) pada hewan.

4.

Cobalt (Co) dalam jumlah yang besar yang masuk ke dalam tubuh akan merusak kelenjar
gondok, sel darah merah menjadi berubah, tekanan darah menjadi tinggi, pergelangan kaki
menjadi bengkak, penyakit gagal jantung, sesak nafas, batuk-batuk dan kondisi badan yang
lemah

Kobalt merupakan bagian dari molekul vitamin B12. Sebagian besar kobal dalam tubuh
terikat dalam vitamin B12. Mikroorganisme dapat membentuk vitamin B12,hewan memamah
biak memperoleh kobalmin melalui hubungan simbiosis dengan mikrorganise dalam saluran
cerna. Manusia tidak dapat melakukan simsbiosis ini, sehingga harus memperoleh kobalamin
dari makanan hewani seperti hati, ginjal, dan daging.Makanan nabati mengandung sedikit kobal,
bergantung pada kandungan tanah tempat tumbuhnya. Pengikut vegetarian (hanya makan
makanan nabati) perlu berhati-nati terhadap kemungkinana kekuranagan vitamin B12.

Fungsi
Kobalt merupakan vitamin B12(kobalmin). Vitamin ini diperlukan untuk mematangkan
sel darah merah dan menormalkan fungsi semua sel. Kobal mungkin juga berperan dalam fungsi
berbagai enzim
Sebagian besar kobal dalam tubuh terikat dalam vitamin B12plasma darah mengandung
kurang lebih 1 g kobal/100. Absorbsi terjadi pada bgain atas usus halus mengkuti mekanisme
absorbsi besi.Absorbsi mningkat bila konsumsi besi rendah. Sebanyak 85% ekskresi
kobaldilakukan melalui urin, selebihnya fses dan keringat
Logam kobalt banyak digunakan dalam industri sebagai bahan campuran untuk
pembuatan mesin pesawat, magnt, alat pemotong atau penggiling, serta untuk pewarna kaca,
keramik, dan cat.
Pada manusia, Co dibutuhkan sedikit dalam proses pembentukan sel darah merah dan
diperoleh melalui vitamin B12, akan tetapi kekurangan kobalt dapat mengakibatkan anemia dan
berkaitan dengan berkurangnya tenaga.
Keracunan kobalt dapat terjadi apabila tubuh menerima kobalt dalam konsentrasi tinggi
(150 ppm atau lebih). Kobalt dalam jumlah banyak dalam tubuh manusia akan merusak kelenjar
tiroid (gondok) sehingga penderita akan kekurangna hormaon yang dihasilkan oleh kelenjar
tersebut. Kobalt juga dapat menyebabkan gagal jantung dan edema (pembengkakan jaringan
akibat akumulasi cairan dalam sel).

Sumber Makanan Yang Mengandung Kobalt


Sumber makanan yang mengandung kobalt dapat di peroleh dari makanan hewani seperti
hati, ginjal, dan daging.Makanan nabati mengandung sedikit kobal, bergantung pada kandungan
tanah tempat tumbuhnya. Pengikut vegetarian (hanya makan makanan nabati) perlu berhati-nati
terhadap kemungkinana kekuranagan vitamin B12. Dan sumber alami kobalt yang baik adalah
sayur-sayuran berdaun hijau, ragi dan padi-padianyang tumbuh pada tanah yang kaya akan
mineral.

10.Maknesium
Definisi

: Logam putih lentur yang cukup permanen di udara kering tapi berkarat di udara

lembab. Ion magnesium sangat penting untuk semua sel makhluk hidup. Lebih dari
300 enzim membutuhkan ion magnesium. Magnesium diperlukan untuk pembentukan protein,
tulang, asam lemak, sel-sel baru, mengaktifkan vitamin B, merelaksasi otot, membekukan
darah, dan membentuk adenosin trifosfat (ATP).
Fungsi

: Pembentukan tulang, darah, dan otot, aktivator enzim, kontraksi otot, aktivitas

saraf, respirasi intrasel, dan sintesis protein


Metabolisme :
Kebutuhan

: 400 mg, minum 50 liter air, atau alternatifnya, 140 gram kacang mete.

Sumber

Kacang-kacangan,

sayuran

hijau,

makanan

hasil

laut,

dan

sereal

Kekurangan : Gangguan mental dan emosi, kontraksi otot terganggu, fungsi ginjal terganggu,
dan peredaran darah terganggu.
Kelebihan

: Dapat berakibat gangguan fungsi saraf

11.Molybdenium.Mo
Analisa bahan makanan nabati maupun hewani yang teliti memperlihatka bahwa unsur
molybdenum (Mo) selalu terdapat, meskipun dalam kwantum sangat kecil. Kemudian di
temukan pula bahwa unsur Mo di perlukan bagi fungsi berbagai enzim, baik didalam jaringan
tubuhan maupun hewani serta mikroorganisma. Enzim enzim yang telah di buktikan
memerlukan ion Mg bagi kegiatan fungsinya ialah : nitro oksidase, xanthine oksidase,
aldehyda oksidase dan hydrogenase.
Karena xanthine oksdase memegang peranan di dalam mobilisasi ferritin di dalam hepar,
maka Mo juga berperan di dalam metabolisme Fe.
Sampai sekarang belum di temukan sindroma karena defisiensi Mo, baik pada binatang
tingkat tinggi maupun pada manusia.

Zat molybdenum mudah diserap di dalam saluran gastrointestinal dan terdapat dalam
jumlah cukup besar di dalam jaringan hati, tulang dan ginjal, tetapi mudah di ekskresikan di
dalam urine dan sedikit di dalam cairan empedu, bila konsumsi berhenti.
Bahan makanan sumber unsur molybdenum ialah kacang kacangan, serealia, sayur
daun berwarna hijau dan organ dalam binatang ternak selain dengan metabolisma Fe, unsur
molybdenum juga mempunyai hubungan dengan metabolisma Cu.

12. Zat Seng (Zn)


1.

Definisi Seng (Zn)


Seng diambil dari bahasa Belanda yaitu zink adalah unsur kimia dengan lambang
kimia Zn, nomor atom 30, dan massa atom relatif 65,39. Ia merupakan unsur pertama
golongan 12 pada tabel periodik.

2.

Fungsi dari Seng (Zn)


a. Berperan dalam kerja dan sintesa enzim-enzim dalam tubuh.
b. Berperan pada sintesa DNA, RNA dan protein. Sehingga mempengaruhi fungsinya.
c. Mempunyai peranan struktural dalam nukleoprotein yang mempengaruhi fungsinya.
d. Berperan dalam metabolisme prostaglandin atau proses-proses yang diperantarai oleh
prostaglandin.

3.

Metabolisme Seng (Zn)

4.

Kebutuhan masing-masing Seng (Zn)

5.

Sumber dari Seng (Zn)

6.

Penyakit yang berhubungan dengan Seng (Zn)


Akibt kekurangan Seng (Zn)
a. Pertumbuhan terhambat dan terlambatnya saat dewasa kelamin.
b. Ruam-ruam tubuh

c. Diare
d. Infeksi
Akibat kelebihan
a. Menurunkan kadar kolesterol lipoprotein.
b. Dapat merusak janin selama kehamilan.

13. Selenium
Merupakan mineral essensial yang sampai saat ini baik fungsi maupun akibat
defisiensinya belum banyak diketahui. Di Cina ada tanda-tanda dari anak-anak yang
menderita defisiensi selenium, yang ditandai dengan penyakit jantung (kardiomiopati)
Fungsi selenium yang paling jelas diketahui sampai saat ini adalah menjaga aktivitas
glutation peroksidase
Jadi penelitian tentang manfaat selenium bagi manusia masih perlu terus ditingkatkan,
karena walaupun tingkat kebutuhanya relatif sangat kecil, mineral ini sangat essensial

BAB 3
PENUTUP

A.KESIMPULAN
Berbagai mineral yang ada sangat berguna bagi manusia mulai dari Zat kapur dan
Fosfor,Natrium dan Kalium,Zat belerang, Zat flour, Zat Sodium, Zat chlor, Zat Besi, Zat
Tembaga, Zat Cobalt, Magnesium, Zat Seng, Selenium. Namun jika dikonsumsi terlalu banyak
juga akan berakibat tidak baik bagi tubuh.
B.SARAN
Konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung mineral untuk memenuhi kebutuhan dalam
tubuh, agar tubuh juga dapat berfungsi maksimal.
Perhatikan takaran jumlah mineral yang masuk ke tubuh, agar tidak membuat dampak buruk bagi
tubuh.

Daftar Pustaka
Bahar Asrul,2001.Makanan dan Gizi. Penerbit UNESA University Press : Surabaya