Anda di halaman 1dari 7

TUGAS FITOKIMIA

KERAGAMAN METABOLIT

KELOMPOK III

MAKASSAR
2011

KERAGAMAN METABOLIT

Metabolisme merupakan modifikasi senyawa kimia secara biokimia di dalam


organisme dan sel. Metabolisme mencakup sintesis (anabolisme) dan penguraian
(katabolisme) molekul organik kompleks. Metabolisme biasanya terdiri atas tahapantahapan yang melibatkan enzim, yang dikenal pula sebagai jalur metabolisme.
Metabolisme total merupakan semua proses biokimia di dalam organisme. Metabolisme
sel mencakup semua proses kimia di dalam sel. Tanpa metabolisme, makhluk hidup
tidak dapat bertahan hidup.Produk metabolisme disebut metabolit. Cabang biologi yang
mempelajari komposisi metabolit secara keseluruhan pada suatu tahap perkembangan
atau pada suatu bagian tubuh dinamakan metabolomika.
Berdasarkan pembentukannya:
Metabolit primer
Merupakan Fundamental Building Block Kehidupan/Makhluk Hidup.
Misal karbohidrat, protein, lemak
Metabolit skunder
Tidak penting atau esensial untuk perkembangan/eksistensi makhluk hidup
Misal terpenoid, alkaloid, flavonoid
Metabolisme primer

akan membentu metabolit primer. Metabolisme sekunder

membentuk metabolit sekunder. Metabolit intermediet: reaksi yang terletak antara met
primer dan sekunder dan menghasilkan energi untuk berlangsungnya suatu reaksi..
Metabolit sekunder merupakan suatu bentuk untuk survival/pertahanan diri. Tanaman
tidak dapat berpindah tempat. Misal tanaman pada lahan yang tercemar, agar tetap
survive maka akan membentuk metabolit sekunder. Uk Misal; pada tanaman tembakau
dapat membentuk asam salisilat sebagai antibodi. Bila tembakau terkena virus maka
produksi asam salisilat akan tinggi dan dalam tembakau dapat melakukan proses

metilasi pada as salisilat menjadi metil salisilat. Misal; tanaman membentuk suatu
phytoaleksin
Berdasarkan sifat:
O Metaboli/zat aktif
O Metabolit/Zat inert
Berdasarkan reaksi/keaktifan:
O Zat aktif farmasetis
O Zat aktif farmakologik
O penghambatan karsinogenensis, anti-tumor, antivirus,
O anti-oksidasi (peroksidasi lipida, lipoksigenase,
O oksidasi xanthin, dan oksidasi monoamin), anti
O hipertensi ,(antibakteri dan jamur, anti-diabetes, dan antinematoda

Metabolit sekunder bagi tanaman sebenarnya juga toksik. Ini dapat diatasi dengan:
O Akan dibentuk glukosida
O Met sekunder toksik glukosida (larut air)
O Sehingga ketoksikan berkurang dan dapat ditransport ke vakuola (bila
mengekstraksi tanaman akan diperoleh banyak glikosida)
Biosintesis Metabolit Sekunder
O Faktor Luar:
Letak geografis (iklim, suhu, jenis tanah, lingkungan), m.o patogen, sinar matahari
O Faktor dalam; genetis

O Proses: saat panen, pasca panen

1. JaIur asam asetat


Poliketida meliputi golongan yang besar bahan alami yang digolongkan
berdasarkan pada biosintesisnya. Keanekaragaman struktur dapat dijelaskan
sebagai turunan rantai poli--keto, terbentuk oleh koupling unit-unit asam asetat
(C2) via reaksi kondensasi.
Termasuk poliketida adalah asam temak, poliasetilena, prostaglandin, antibiotika
makrolida, dan senyawa aromatik seperti antrakinon dan tetrasiklina.
Pembentukan rantai poli--keto dapat digambarkan sebagai sederet reaksi
Claisen, keragaman melibatkan urutan -oksidasi dalam metabolisme asam
lemak. Jadi, 2 molekul asetil-KoA dapat ikut serta datam reaksi Claisen
membentuk asetoasetil-KoA, kemudian reaksi dapat berlanjut sampai dihasilkan
rantai poli--keto yang cukup .
Akan tetapi studi tentang enzim yang terlibat dalam biosintesis asam Iemak
belum terungkap secara rinci. Namun demikian, dalam pembentukan asam
lemak melibatkan enzim asam Iemak sintase seperti yang dibahas di atas.

2. Jalur asam sikimat


Jalur asam sikimat merupakan jafur alternatif menuju senyawa aromatik,
utamanya L-fenilalanin. L-tirosina. dan L-triptofan. Jalur ini berlangsung dalam
mikroorganisme dan tumbuhan, tetapi tidak berlangsung dalam hewan, sehingga asam
amino aromatik merupakan asam amino esensial yang harus terdapat dalam diet
manusia maupun hewan. Zantara pusat adalah asam sikimat, suatu asam yang
ditemukan dalam tanaman IlIicium sp. beberapa tahun sebelum perannya dalam
metabolisme ditemukan. Asam ini juga terbentuk dalam mutan tertentu dari Escherichia

coli. Adapun contoh reaksi yang terjadi dalam biosintesis asam polifenolat. Dalam
biosintesis L-triptofan dan asam 4-hidroksibenzoat juga terjadi zantara asam korismat.

3. Jalur asam mevalonat


Terpenoid merupakan bentuk senyawa dengan keragaman struktur yang besar
dalam produk alami yang diturunkan dan unit isoprena (C5) yang bergandengan dalam
model kepala ke ekor (head-to-tail), sedangkan unit isoprena diturunkan dari
metabolisme asam asetat oleh jalur asam mevalonat (mevalonic acid : MVA).

Beberapa karakteristik umum bahan metabolit sekunder adalah:


Cenderung dihasilkan pada akhir fase
pertumbuhan pada media batch culture atau
pada pertumbuhan yang substratnya dibatasi
pada media continuous culture.
Diproduksi dari bahan metabolit intermediet
tetapi dengan bantuan enzim-enzim khusus
yang dikode oleh gen tertentu..
Tidak bersifat esensial untuk pertumbuhan atau
metabolisme normal.
Spesifik untuk genus, spesies bahkan strain
tertentu.
Beberapa kemungkinan peran metabolit sekunder:

Dibutuhkan pada konsentrasi rendah selama pertumbuhan.


Penimbunan (bisa dibongkar dengan mudah)
Prosesnya (bukan produknya) merupakan suatu alternatif sebagai
katup pelepas untuk memindahkan intermidiet primer yang tidak
dibutuhkan. Pada pertumbuhan yang terhambat, senyawa intermediet
tidak boleh terakumulasi karena akan menghambat proses utama
metabolisme. Oleh karena itu harus dirubah menjadi senyawa
metabolit sekunder yang akan diekspor keluar sel atau tersimpan
sebagai senyawa tidak aktif. Sehingga kegunaannyapun dapat
beragam:
Antibiotik - untuk pertahanan wilayah.
Mikotoksin - melawan serangga pemakan.
Melanin - perlindungan terhadap oleh UV.
Hormon kelamin - menarik pasangan
Rasa atau bau - menarik serangga untuk penyebaran spora

PERTANYAAN
1.
a.
b.
c.
2.

Metabolisme berdasarkan pembentukannya terdiri atas


Primer dan sekunder
Primer,sekunder,tersier
Alami dan buatan
Alasan pebentukan metabolit sekunder
a. berfotosintesis
b. Pertahanan diri
c. Menghasilkan zat aktif
3. Keragaman struktur metabolit sekunder atas jaur biosintesis, kecuali
a. Jalur asam asetat
b. Jalur asam sikimat
c. Jalur asam florat
4. Faktor yang mempegaruhi keragaman metabolit,kecuali
a. Geografis dan genetis
b. Suhu dan mikroba pathogen
c. Waktu panen dan warna daun
5. Peran metabolit sekunder adalah
a. Antibiotik, melanin,mikotoksin
b. Melanin,rasa/bau, antiinfalamasi
c. Antibiotik,mikotoksin,penghasil warna