Anda di halaman 1dari 36

Dasar biologis perilaku

manusia (Psikologi faal 1)


oleh : Yasir S.Psi
Sumber : Camille B. Wortman /
Elizabeth F. Loftus/ Charles
Weaver (2000), Psychology,
International Edition: Mc Graw
Hill Co.

Kasus 1
Phineas Gage, seorang pengawas
pembuat jalan pada tahun 1848, ketika
sedang mengawasi peledakan batu cadas
yang menghalangi jalan, tiba-tiba terjadi
ledakan yang mengakibatkan kepala
gage tertembus oleh sbuah benda,
gage berhasil diselamatkan tetapi
kemudian kepribadiannya berubah, ia
menjadi seorang yang kasar, pemarah
dan impulsif

Kasus 2
H.M menderita epilepsi yang parah, yang
mengancam nyawanya lalu para dokter pada
tahun 1953 sepakat untuk melakukan operasi
dan mengangkat bagian otak H.M yang rusak,
Operasi berhasil dan masalah epilepsi
teratasi, namun H. M . Kehilangan ingatan
jangka panjang setelah operasi, ia tidak ingat
lagi apa yang ia lakukan hari kemarin dst, ia
tidak ingat apa yang ia tonton , bila ada jeda
iklan, dsb. Ia mengatakan : tiap hari berdiri
sendiri sendiri, apapun kesenangan atau
kesedihan yang saya alami

Kesimpulan?
Perilaku dan kepribadian manusia
berhubungan dengan bagian otak
N.L. Francis Crick kamu, kesenanganmu,
ingatan kamu, dan ambisi kamu , perasaan
identitas kamu dan kehendak bebasmu tidak
lain hanyalah merupakan kerja sekumpulan
saraf serta molekul-molekul yang berhubungan
dengan saraf tersebut (Wortman et al, 2009:
75)
Pandangan ini dikenal dengan pandangan
reduksionisme, (pengurangan substansi
manusia)

Namun?
Pada kenyataannya beberapa
gangguan psikis seperti depresi dan
schizoprenia berhubungan dengan
substansi kimia otak

A. Sistem Saraf Manusia


Merupakan suatu jaringan kamunikasi, terdiri
dari milyaran sel khusus yang saling
berhubungan
Sel yang menyusun saraf manusia memiliki
fungsi khusus,
pada indera kita terdapat sel reseptor (saraf
afferent) yang berfungsi untuk menangkap
berbagai rangsang dari lingkungan
Pada otot dan kelenjar kita terdapat sel
effector (sel efferent), berfungsi untuk
menggerakkan otot dan juga merangsang
kelenjar untuk mensekresikan hormon

Lanjutan a..
Selain sel saraf (neuron) terdapat
glia (berarti lem) yang lebih kecil dari
neuron yang berfungsi menjaga
neuron tetap ditempanya dan
menjaga sel saraf dari zat berbahaya
yang mungkin terbawa dalam darah

A.1. Struktur sistem saraf


manusia

A.. Struktur sistem saraf


manusia

1. Sistem Saraf Pusat (Central Nervous


System)
Terdiri dari otak dan sumsum tulang
belakang

Lanjutan A
2. Sistem saraf tepi (Peripheral Nervous
System), terdiri dari:
2.1 Jalur afferent , yang membawa
rangsang dari sel reseptor indera ke
sumsum tulang belakang dan otak
2.2 Jalur Efferent, yang membawa pesan
dari otak dan sumsum tulang belakang ke
otot dan kelenjar

Lanjutan A.
jalur efferent terbagi dua:
2.1.1 sistem saraf somatis
(menggerakkan otot kerangka, untuk
gerakan yang disengaja, misal
menulis )
2.2.2. Sistem saraf autonomi
menggerakkan organ internal,
jantung, darah, dan kelenjar)

Lanjutan A...
Saraf autonomi Terbagi dua:
Yakni :
2.2.2.1. sistem saraf simpati,
menyiapkan tubuh untuk gerakan pada
kondisi darurat atau stress (jantung lebih
cepat, darah lebih tinggi, nafas jadi cepat)
contoh: aktif pada situasi terkejut karena ular
2.2.2.2. sistem saraf para simpatis
Bekerja ketika rileks, menyimpan energi
tubuh, santai, detak jantung santai, otot
rileks

A.2 Struktur Sel Saraf


Dendrit : mendeteksi informasi yang
datang, terlihat seperti sulur yang keluar
dari sel
Batang sel: berfungsi mengintegrasikan
input dari dendrit dan meneruskannya ke
Axon bagian yang panjang dan tidak
bercabang dari sel saraf , bertugas untuk
meneruskan informasi yang diterimanya
ke sel lain

B. Proses kerja (transmisi)


Sel saraf
Sel menghubungkan informasi dengan 2 jalan:
a.Mengirimkan informasi dalam sel( potensi aksi)
b.Pengiriman informasi antar sel(transmisi sinaps)
- Dalam pengiriman antar sel sifatnya bukan
berupa arus listrik, melainkan sekresi zat kimia
penghubung antar sel (neurotransmitter) yang
merangsang sel lain, mekanisme kerja nya mirip
dengan gembok dan kunci, neuron tertentu
diaktifkan oleh neurotransmitter tertentu

Bagaimana kebiasaan
terbentuk?
Melalui jejak-jejak hubungan sinaps
dengan neuron, yang makin lama
kuat oleh pengulangan perilaku
sehingga, makin otomatis

C. Neurotransmitter
Pada awal tahun 90 an para ilmuwan
menemukan ada lebih kurang 40
jenis neurotransmitter
Namun kita akan membahas
beberapa yang umum saja

Lanjutan Neurotransmitter
A. Monoamine
Terdiri dari: Dopamine,
Norephrinephrine dan serotonin
memiliki susunan kimia yang sama,
jika ada zat kimia yang
mempengaruhi salahsatu maka yang
lainnya juga ikut terpengaruhi

Lanjutan Neurotransmitter
A.1 . Dopamine
Ditemukan di beberapa lokasi diotak,
paling banyak adalah di 3 struktur besar, yakni : -sistem limbik ( bagian otak yang sangat penting
untuk pengaturan emosi belajar dan memori),
-Basal Ganglia (bagian otak yang
mengkordinasikan motorik halus),
-Cerebellum (bagian otak yang
mengkoordinasikan mororik kasar), karena itu
peran dopamine sangat besar pada kasus kasus
schizoprenia dan gangguan gerakan, mis:
Penyakit Parkinson

A.2 norephrinephrine
- Ditemukan pada neuron-neuron otak
dan sum sum tulang belakang,
- lebih banyak lagi terdapat pada neo
korteks dan dan sistem limbik,
- berperan dalam fungsi tidur, makan,
saat tergugah dan kegiatan emosional
- berperan pada gangguan depresi

Lanjutan Neurotransmitter
A.3 Serotonin
- Susunan kimia mirip
dengannoreephrinephrin,
- Ditemukan pada sel otak,
- paling banyak terdapat pada batang
otak ( mengatur fungsi tidur
/ketergugahan emosi)dan dan thalamus
(mengatur sinyal indera)
- Gangguan serotonin, menyebabkan
gangguan indera

Lanjutan Neurotransmitter
B. Transmitter saraf otot dan inhibitor
B.1 Acetyl Coline
Ditemukan pada penghubung saraf
otot, juga pada berbagai lokasi di otak
Berperan pada belajar dan memori ,
misal alzheimer, terjadi karena
kurangnya acetylcoline, sayangnya
obat yang meningkatkan acetylcoline,
tidak dengan sendirinya
menyembuhkan alzheimer

Lanjutan Neurotransmitter
B.2. Gamma Amino Butyric Acid ( GABA)
merupakan neurotransmitter penghambat
yang paling banyak. Ditemukan diotak dan
sum sum tulang belakang, paling banyak
terdapat pada pusat emosi dan kecemasan
juga berperan pada fungsi tidur,
Obat2an jenis benzodiazepine
meningkatkan jumlah GABA, untuk
meredakan kecemasan

Lanjutan Neurotransmitter
. Pseudo Transmitter (Endorpins)
Merupakan senyawa kimia yang mirip
dengan neurotransmitter
Mengatur rasa senang dan mengurangi rasa
sakit, juga fungsi makan dan minum
Opium (mis: Morphin dan Heroin ) bekerja
menyerupai endorphin
Gangguan endorphin terdapat pada banyak
gangguan perilaku seperti penyalahgunaan
obat-obatan
Diproduksi oleh otak ketika kita mengalami
stres atau kecemasan

D. Struktur dan Fungsi Otak


Terdiri dari milyaran sel, yang terdiri
dari lemak, air dan protein serta
sejumlah zat kimia
Otak orang dewasa beratnya: kurang
dari 3 pon
Ada 3 bagian utama otak, yakni :
otak belakang, otak tengah dan otak
depan.

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak
Otak manusia mirip dengan otak hewan
namun telah berevolusi menjadi lebih
canggih
Struktur otak belakang sama dengan otak
reptil mengontrol gerakan refleks
Otak tengah sama dengan otak mamalia,
mengontrol fungsi emosi dasar, seperti
lapar, seksual dan agresi
Otak depan adalah otak primata, namun
otak depan manusia lebih luas , daerah
otak depan yang penting untuk berpikir
adalah korteks serebri

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak
D.1 Otak Belakang
Merupakan bagian tertua dari otak,
bentuknya hanya sedikit berbeda antar
berbagai spesies
Mengatur fungsi dasar dari hidup,
seperti tidur, berjalan, makan dan
fungsi jantung, pusat keseimbangan
Terdiri dari pons, medulla (otak kecil),
dan formasi retikularis

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak
Medulla berfungsi untuk aktivitas
otonom, seperti sirkulasi dan bernafas,
mengunyah, air liur dan gerakan wajah,
serta pusat keseimbangan
Pons, mengirimkan informasi ke
cerebellum tentang gerakan tubuh
yang diterimanya dari pusat otak yang
lebih tinggi dan sum sum tulang
belakang , berperan dalam fungsi tidur

Formasi retikularis, berfungsi untuk


membangunkan otak depan, saat
muncul kebutuhan pemerosesan
informasi untuk keberlangsungan
hidup

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak
D.2 Otak tengah
Perantara informasi sensoris dan
motoris antara otak depan dan
belakang , mengandung pusat yang
penting untuk mengatur gerakan
tubuh sebagai respon rangsang
visual atau auditori

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak
Otak depan , terdapat korteks serebri ,
bila dibuka kita akan melihat struktur
yang saling berhubungan yang
membangun sistem limbik
A. Sistem limbik terdiri dari :
a.Hipotalamus dan thalamus
-Thalamus mengatur informasi sensoris
kebagian otak yang tepat
- Hipotalamus, sebesar kacang almond

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak

Berhubungan dengan fungsi makan , minum,


seksual, takut dan agresi, misal pemberian
rangsang pada bagian samping hipotalamus
akan membuat hewan makan dengan rakus,
sementara rangsang pada bagian bawahnya
akan membuat mereka berhenti makan meski
lapar
Selain itu hipo talamus juga mengatur suhu
dalam tubuh, juga mengontrol kelenjar
pituitary , mengatur sekresi hormon dari
kelenjar lain

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak

b. Hippocampus
Berhubungan dengan fungsi memori
dan emosi, mengorganisir gerakan dan
keruangan
c. Amygdala
Berhubungan dengan memori emosi,
karena hipo campus dan amigdala
berhubungan, maka memori terkait
dengan emosi

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak

d. Septum
Terlibat dalam emosi, pusat
kesenangan

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak
B. Hemisfer serebri
dua belah,
Terlibat dalam fungsi belajar,
ingatan, bahasa , dan penalaran.
Dilapisi oleh korteks setebal 2 mili.
Terbagi atas 4 lobus

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak

a. Lobus oksipitalis
Analisis informasi visual
b. Lobus Parietalis
Pusat analisis rangsang tubuh (panas,
sentuhan, panas, rasa sakit serta posisi tubuh
c. Lobus temporalis
Pusat integrasi informasi sensoris, pusat
penerimaan informasi auditori , pembentukan
memori dan proses informasi emosi

Lanjutan D. Struktur dan


Fungsi Otak

d. Lobus frontalis
Pusat berfikir, penalaran, kontrol input
motor
Berhubungan dengan fungsi
kepribadian
Kontrol gerkan oleh otak memakai
prinsip contralateral, otak kiri mengatur
gerakan tubuh yang kanan dan
sebaliknya.