Anda di halaman 1dari 5

Evani Nurbaeti

3A

PMKL

Validasi Metode Analisis Mikrobiologi

• Definisi :

Validasi Metode Analisis adalah proses pembuktian atau konfirmasi pengujian yang
obyektif di Laboratorium, dan bahwa metode itu memenuhi persyaratan yang telah
ditentukan, yang sesuai dengan tujuan penggunaannya

Tujuan :

• Mengevaluasi kinerja metode : kepekaan, selektivitas, akurasi, presisi, dll.,


sekaligus

menguji kelemahan dan keterbatasan metode

• Menguji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja metode dan mengetahui


besarnya pengaruh itu terhadap hasil analisis

• Melakukan verifikasi atau membuktikan kinerja metode analisis baku yang

diadopsi/digunakan laboratorium

Syarat :

• Menggunakan instrumen dan peralatan yang terkalibrasi

• Dilaksanakan oleh pesonel yang kompeten

Jenis Validasi Metode

• Validasi primer dilakukan jika laboratorium menggunakan metode

analisis “baru” hasil pengembangan , atau metode yang di modifikasi terhadap


suatu

metode standard.

• Validasi sekunder dilakukan untuk verifikasi, jika laboratorium menggunakan

atau mengadopsi metode standard yang telah divalidasi.

Parameter Validasi metode analisis mikrobiologi

• Akurasi – Kecermatan

• Presisi ( repeatability, reproducibility dan intermediate precision) – Keseksamaan


• Sensitivitas – Kepekaan

• Selektivitas dan Spesifisitas

• Linearitas

• Rentang Hitung yang diterima ( acceptable ) (batas atas dan batas bawah dari
rentang perhitungan)

• Robustness (Ketangguhan) metode

Pedoman Validasi

• The United States Pharmacopeia (USP) 27, 2004

• International Conference on Harmonization, 1996

• Method Validation of Microbiological Methods, guidance note : C & B and ENV 002,
Singapore Accreditation Council, July 2002.

• Water quality – Guidance on Validation of Microbiological Methods, Technical


Report, ISO/TR 13843 : 2000.

• Procedure for The Estimation and Expression of Measurement Uncertainty in


Chemical Analysis, Nordic Committee on Food Analysis, NMKL, No.5, 1997.

• APHA Standard methods for the Examination of Water and Wastewater, 20th ed.,
1998.

Metode Analisis Mikrobiologi

• Kualitatif :

Uji langsung terhadap mikroba indicator Metode kultur untuk identifikasi


makroskopik dan mikroskopik

Metode alternatif ( Dye-reduction Test, Electrical Methods, ATP Determination)

Metode Cepat deteksi mikroba spesifik dan toksinnya (metode imunokimia, metode
biologi molekuler)

• Kuantitatif :

Angka Lempeng Total ( Total Plate Count )

MPN (Most Probable Number)

Uji potensi antibiotik

Uji sterilitas
Uji koefisien fenol (uji desinfektan dan antiseptik)

Uji efektivitas pengawet

Tahap Persiapan Validasi

Sebelum validasi dilakukan, hendaknya laboratorium menyediakan atau


menyiapkan beberapa hal :

1. Mikroorganisme target atau acuan (lihat SR-02 : persyaratan tambahan untuk


akreditasi laboratorium, Pengujian Kimia dan Biologi SNI 17025, DP.01.16, Januari
2004)

2. Peralatan dan Instrumen ukur yang telah dikalibrasi

3. Personel yang kompeten

4. Program Statistika untuk menghitung, mengevaluasi dan menginterpretasikan


hasil pengujian

Akurasi (Kecermatan)

Definisi :

• Akurasi adalah kemampuan metode untuk mengukur dan mendeteksi nilai actual
atau nilai sebenarnya dari mikroorganisme target dalam sampel

• Akurasi merupakan ukuran ketepatan atau kedekatan hasil pengujian dengan


hasil yang sebenarnya.

Presisi (Keseksamaan)

Definisi

• Presisi adalah tingkat kesesuaian antara hasil pengujian individual dengan hasil
rata-rata pengujian berulang pada sampel yang homogen dengan kondisi pengujian
yang sama

• Presisi : keterulangan ( Repeatability ), ketertiruan (reproducibility ), keseksamaan


antara (intermediate precision)

Sensitifitas dan Spesifisitas


Definisi

• Sensitifitas (Kepekaan) : Kemampuan metode untuk mendeteksi/mengukur


mikroorganisme target dalam jumlah sekecil mungkin

• Spesifisitas (Kemenjenisan): Kemampuan metode untuk mendeteksi/mengukur


mikroorganisme tertentu secara cermat dan seksama dengan adanya
mikroorganisme asing atau bahan/matriks lain.

Linearity (Kelinieran) (untuk penetapan potensi antibiotika)

Definisi

• Keliniearan adalah kemampuan metode analisis yang menunjukkan bahwa larutan


sampel yang berada dalam rentang konsentrasi memiliki respon analit yang
proporsional dengan konsentrasi, secara langsung ataupun melalui transformasi
matematika

Cara pengujian

• Kurva baku disiapkan dan dianalisis 3 kali dengan konsentrasi antara 50 – 150%
kadar aktual (FDA), untuk penentuan kadar dalam sampel, tiga larutan baku
digunakan : 80, 100 dan 120% konsentrasi target

Robustness (Ketangguhan) metode

• Pengujian Ketangguhan sebenarnya harus dilakukan pada saat fase


pengembangan metode dan tergantung pada faktor-faktor yang berpengaruh pada
pengujian

• Jika pengujian sangat peka terhadap perubahan dalam kondisi analisis,maka


kondisi pengujian hendaknya dikendalikan atau dilakukan dengan penuh kehati-
hatian

• Jenis keragaman kondisi pengujian yang harus diperhatikan :

– Stabilitas sampel

– Pengaruh suhu inkubasi

– Pengaruh waktu inkubasi

– Kondisi aerobik atau anaerobik (untuk pengujian mikroba tertentu)

– Pengaruh jenis media (nutrisi), dll


• Hasil pengujian dievaluasi secara Statistika menggunakan ANOVA atau Algoritma
dari Yate