Anda di halaman 1dari 14

1

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


CASSAVA CAKE ISAKUNIKI Bidang Kegiatan: PKM Kewirausahaan

Diusulkan oleh : Betania Widya K Oky Kapadia KK Arum Novitasari (7101410206/2010) (7101409083/2009) (7101410188/2010)

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG 2011

LEMBAR PENGESAHAN USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

1. 2. 3.

Judul Kegiatan Bidang Kegiatan Bidang ilmu

: CASSAVA CAKE ISAKUNIKI : ( ) PKMP (v) PKMK ( ) PKMT ( ) PKMM : ( ) Kesehatan ( ) Pertanian ( ) MIPA ( ) Teknologi (v) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora ( ) Pendidikan

Rekayasa

4.

Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap b. NIM c. Jurusan/Prodi d. Universitas e. Alamat Rumah/Telp./fax. f. Alamat email Anggota Pelaksana Kegiatan Dosen Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar b. N I P c. Alamat Rumah/Telp./fax

: : : : :

5. 6.

Betania Widya Kartikaningtyas 7101410206 Pend. Ekonomi/Adm. Perkantoran, S1 Universitas Negeri Semarang Desa Karangmalang Rt 01/ Rw 01, Gebog, Kudus : beta_scorp@ymail.com : 3 orang : Vini Wiratno Putri, SE : 198611172011032031 : Pancakarya, No. 193 Blok 34, Semarang Timur : Rp. 9.070.500,00 : Tidak ada : 5 bulan Semarang, 5 Oktober 2011

7.

Biaya Kegiatan Total a. Dikti b. Sumber Lain 8. Jangka Waktu Pelaksana

Menyetujui : Pembantu Dekan Kemahasiswaan

Ketua Pelaksana

( Drs. Bambang Prishardoyo, M.Si ) NIP 196702071992031001 Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang

( Betania Widya K ) NIM 7101410206 Dosen Pendamping

( Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd ) NIP 205197810072003122002

( Vini Wiratno Putri, SE) NIP 198611172011032031 ii

A. JUDUL USAHA CASSAVA CAKE ISAKUNIKI B. LATAR BELAKANG Ubi kayu (Manihot petilizima) saat ini dianggap sebagai makanan pinggiran tanpa nilai gizi yang tidak layak dikonsumsi masyarakat ekonomi menengah ke atas. Kalangan ekonomi atas lebih gemar mengkonsumsi makanan berbahan dasar bahan impor seperti gandum, keju dan lain sebagainya dengan alasan peningkatan citra diri. Belum banyak diketahui bahwa ubi kayu sebenarnya mempunyai kandungan gizi tinggi yang tidak kalah dengan bahan impor seperti gandum dan lainnya, selain itu ubi kayu merupakan obat tradisional yang berkhasiat untuk mengobati kolesterol dengan segala gejala yang mengikutinya. Khasiat ubi kayu didapatkan dari kandungan kimia yang ada di dalamnya. Kandungannya meliputi protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C dan asam nikroninat. Dari kandungan tersebut ubi kayu berkhasiat sebagai tonik dan menghentikan pendarahan. Anggapan ubi kayu sebagai makanan pinggiran ini menyebabkan nilai jualnya sangat rendah dibandingkan dengan kandungan gizi yang ada di dalamnya. Di sisi lain, harga barang impor seperti gandum terus naik dikarenakan semakin banyaknya permintaan pasar akan barang tersebut, sehingga terjangkau oleh masyarakat ekonomi lemah yang membutuhkannya.. Untuk menanggulangi masalah tersebut, diperlukan adanya modifikasi produk dengan memadukan antara bahan impor dengan hasil pertanian Indonesia untuk dapat menstabilkan harga keduanya dan masyarakat tetap mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkannya. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu produk makanan yang menggabungkan keduanya dalam suatu komposisi gizi yang tepat dan rasa yang diminati masyarakat. Pembuatan kue ubi merupakan salah satu bentuk solusinya, produk ini menggabungkan gandum dengan ubi dalam komposisi kue yang telah banyak diminati oleh masyarakat, terutama para penghuni kos yang menginginkan makanan cepat saji yang terjangkau dan mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka tanpa mengurangi rasa asli kue tersebut. Pemanfaatan ubi sebagai kue ubi dapat mengurangi kecenderungan mengonsumsi gandum bagi masyarakat, sehingga harga gandum akan berangsur-angsur turun seiring semakin turunnya permintaan masyarakat akan barang tersebut, selain itu produk ini juga dapat meningkatkan nilai jual ubi kayu dari makan pinggiran yang tersingkirkan menjadi makanan favorit yang dinantikan yang dapat meningkatkan harga jual dan pendapatan petani yang diikuti dengan semakin naiknya pendapatan per kapita masyarakat, Negara pun tidak harus kehilangan banyak devisanya untuk membeli gandum yang merupakan bahan impor tersebut.

Dari alasan tersebut di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa kue ubi dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, yaitu semakin meningkatnya pendapatan petani ubi dan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat, perolehan donat dengan harga yang lebih terjangkau, dan rasa serta gizinya yang tidak kalah dengan kue-kue lainnya. C. PERUMUSAN MASALAH Ubi kayu merupakan tanaman yang dihasilkan oleh para petani di berbagai wilayah, serta dapat ditemukan di hampir seluruh pasar tradisional yang ada setiap waktu tanpa mengenal musim. Hasil yang melimpah tanpa diimbangi pemanfaatan yang optimal tersebut menyebabkan nilai jual produk tersebut sangat rendah, sehingga masyarakat terkadang memandang tanaman tersebut dengan sebelah mata. Namun setelah adanya kue jajanan dari bahan baku ubi yang inovatif, maka akan merubah selera masyarakat yang awalnya terbiasa dengan bahan baku pembuat kue yang berupa gandum, kini bisa beralih ke bahan baku berupa ubi kayu. Mengenai bahan baku, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan baku dan modal yang diperlukan, bahan baku berupa ubi dapat ditemukan di berbagai tempat, di setiap waktu dengan harga yang relatif murah, dengan kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan. D. TUJUAN USAHA Tujuan dari penulisan ini adalah: 1. Menumbuhkan budaya kewirausahaan di kalangan mahasiswa melalui pembuatan kue ubi yang nantinya akan mendorong untuk menciptakan lapangan kerja baru. 2. Meningkatkan nilai jual dan nilai guna ubi sebagai bahan pembuatan kue. 3. Memberikan alternatif makanan sehat dan murah berupa kue ubi. 4. Mengembangkangkan wawasan dan meningkatkan kedewasaan akademik mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah E. LUARAN YANG DIHARAPKAN Luaran yang diharapkan dari program ini adalah dapat mengalihkan bahan baku pembuat kue yang berupa gandum menjadi atau beralih ke ubi kayu. Misal dalam program ini yaitu pembuatan kue Cassava Cake Isakuniki

F. KEGUNAAN USAHA Usaha PKM Kewirausaahaan ini bermanfaat bagi masyarakat luas. Bisa meminimalis penggunaan gandum, masyarakat bisa lebih kreatif dalam pengelolaan ubi kayu sehingga dimata masyarakat ubi kayu tidak dipandang

makanan rendahan, yang pada akhirnya bisa mendongkrak lapangan pekerjaan yang efeknya dapat meningkatkan nilai perkapita masyarakat. G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA Produk yang dibuat dalam program ini adalah kue dengan nama Cassava Cake Isakuniki. Karakteristik produk ini sama dengan kue lainnya, yang membedakan hanya bahan baku yang digunakannya. Adapun keunggulan kue ubi diantaranya Harga yang ditawarkan relative lebih murah, karena harga bahan baku ubi lebih murah dari pada harga gandum; Kandungan gizi ubi yang dapat mengobati kencing manis, cacingan, pegal linu, masuk angin, menurunkan kolesterol dan melancarkan peredaran darah; Mengajak masyarakat untuk bergaya hidup sehat (back to nature). Kue ubi hampir sama dengan kue-kue yang sudah ada di pasaran, yang membedakan hanya bahan baku pembuatannya yang berupa ubi kayu yang selama ini jumlahnya sangat melimpah dan harganya sangat murah, sehingga bahan baku sangat mudah diperoleh. H. METODE PELAKSANAAN 1. Profil Konsumen Target konsumen dari produk kue ubi ini adalah seluruh masyarakat yang lebih dikhususkan kepada para penghuni kos di sekitar tempat produksi. 2 .Potensi dan Segmentasi Pasar Saat ini, harga kue gandum di pasaran mencapai Rp 2.000,00 per biji, sedangkan harga kue ubi sebesar Rp 1.000,00, konsumen akan lebih tertarik dengan harga yang lebih terjangkau namun dengan kualitas produk yang tidak kalah baik. Gaya hidup anak kos dengan budaya praktisnya menjadi faktor pendukung diterimanya produk ini di pasaran, karena produk ini lebih dikhususkan kepada penghuni kos di sekitar tempat usaha yang sangat banyak jumlahnya, produk ini diharapkan akan memiliki potensi pasar yang cukup menjanjikan. 3. Pesaing dan Peluang Pasar Meskipun di masyarakat telah banyak produk donat yang ditawarkan dipasaran, hal ini tidak menutup peluang usaha dari pelaksanaan program ini, karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau dari produk sejenis yang berbahan dasar tepung terigu dan dengan variasi topping yang lebih variatif serta inovatif. 4. Media Promosi yang akan Digunakan Untuk memperkenalkan produk kue Ubi ini kepada masyarakat maka perlu diadakan promosi. Promosi tersebut dilakukan melalui pembagian sample-sample, leaflet, poster, radio dan media promosi lainnya. Sehingga diharapkan akan menunjang keberhasilan dari program

kewiurausahaan ini. Dan produk ini dapat menjadi makanan favorit yang bergizi dan terjangkau bagi masyarakat. 5. Rencana Penjualan Satu Tahun Rencana penjualan dari Cassava Cake Isakuniki ini adalah sebagai berikut: 1 hari = 480 buah 1 bulan = 12.000 buah 1 tahun 12x 2.400 buah = 144.000 buah Harga yang ditawarkan yaitu Rp.1000,00/buah Target penjualan 90% dari total produksi, yaitu 144.000 buah per tahun 6. Strategi Pemasaran yang Akan Diterapkan Strategi pemasaran yang digunakan dalam usaha Kue Ubi ini memiliki analisis bauran sebagai berikut: a. Kebijakan Produk Usaha ini bergerak dalam produksi barang yaitu produk makanan berupa Kue yang berbahan dasar Ubi Kayu sebagai substitusi dari tepung terigu yang saat ini harganya semakin meninggi. b. Kebijakan Harga Harga yang ditetapkan oleh produsen adalah sebesar Rp. 1.000,00 perunit. c. Kebijakan Promosi Untuk meningkatkan penjualan maka perlu diadakan promosi. Promosi yang dilakukan antara lain melalui pembagian sampel Kue, leaflet, poster, radio serta media promosi lainnya. d. Kebijakan Distribusi Distribusi hasil produksi kepada konsumen dilakukan secara tidak langsung yaitu melalui kerjasama dengan koperasi, mini market, kos dan warung di sekitar tempat usaha. Dan apabila usaha ini sudah berkembang, maka jangkauan distribusi akan diperluas. 7. Bahan Baku, Bahan Penunjang, dan Peralatan yang Digunakan a. Bahan Baku yang digunakan: 1 Kg Ketela Kg Gula pasir Kg Telur 50 grm Margarin 2 sdt Ovalet 2 sdt Fermipan b. Bahan penunjang yang digunakan: 50 grm Meses 50 grm Keju 50 grm Kacang tumbuk 1 Kg Choco Chip 300 grm Coklat 30 ml Susu kental

c. Peralatan yang digunakan: Oven Loyang Mangkuk plastik Pisau Mixer 8 . Cara membuat: a) Ketela dikupas, kemudian dicuci bersih, dan diparut halus; b) Panaskan margarin; c) Telur dan gula dimixer/dikocok hingga mengembang (berwarna putih); d) Masukkan margarin cair, ovalet, fermipan, dan ketela parut kedalam adonan, diamkan selama 30 menit; e) Masukkan adonan bagian kedalam loyang kemudian kukus selama 5 menit. Taburi meses dan coklat lalu tutup dengan adonan lagi; f) Dikukus lagi selama 30 menit; g) Angkat, hiasi dengan keju, choco chip serta taburi kacang tumbuk dan susu kental; h)Sajikan selagi hangat (dipotong-potong).

I. JADWAL KEGIATAN Jadwal Kegiatan Program Kegiatan ini dilaksanakan selama lima bulan, adapun rincian jadwal kegiatan adalah sebagai berikut: Bulan No Kegiatan I II III IV V 1. Persiapan program a. Persiapan bahan XXXX b. Persiapan alat XX c. Persiapan tempat XX 2. Pelaksanaan program a. Produksi XXXX b. Pengemasan XXXX c. Promosi XX d. Kerjasama XX e. Distribusi XXXX 3. Evaluasi XX 4. Penyusunan laporan XX

J. RANCANGAN BIAYA 1. Investasi Awal Yang Diperlukan Nama Bahan Banyak Harga Satuan

Jumlah (Rp)

Umur Ekono mis

Penyustan/ tahun

Biaya Investasi Peralatan : Oven 1 Rp.2.000.000,00 Mixer 1 Rp. 300.000,00 Kompor 2 Rp. 100.000,00 Loyang 2 Rp. 45.000,00 Mangkuk 5 Rp. 12.000,00 Plastik Capitan 2 Rp. 7.500,00 Toples plastik 2 Rp. 10.000,00 Plastik Toping 50 Rp. 1.000,00 Sewa Tempat 1 tahun Rp1.500.000,00 Biaya Lain-lain Total Investasi awal Total Penyusutan Biaya Produksi per bulan : Choco Chip 35 kg Rp 20.000,00 Ubi Kayu 75 kg Rp. 1.500,00 Gula Pasir 75 kg Rp. 10.000,00 Telur 19 kg Rp. 12.000,00 Mentega 10 kg Rp. 12.500,00 Coklat 1 Kg Rp. 50.000,00 Meises 1 Kg Rp. 50.000,00 Keju Parut 2 Kg Rp. 75.000,00 Kacang 1Kg Rp. 40.000,00 Susu kental 10 buah Rp. 5.000,00 Ovalet 10 buah Rp. 2.500,00 Gaji Karyawan 5 orang Rp. 250.000,00 Biaya BBM Beban Pemasaran Beban Penyusutan Beban lain-lain Total Biaya Produksi perbulan Total Biaya Investasi Biaya Administrasi Total Biaya Investasi

Rp. 2.000.000,00 Rp. 300.000,00 Rp 200.000,00 Rp. 90.000,00 Rp 60.000,00 Rp. 15.000,00 Rp. 20.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 1.500.000,00 Rp. 250.000,00 Rp 4.485.000,00

5 3 5 3 2 1 1 -

Rp 400.000,00 Rp 100.000,00 Rp. 40.000,00 Rp. 30.000,00 Rp. 15.000,00 Rp. 15.000,00 Rp. 20.000,00 Rp.620.000,00

Rp. 750.000,00 Rp 112.500,00 Rp. 750.000,00 Rp. 228.000,00 Rp. 125.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 150.000,00 Rp. 40.000,00 Rp. 50.000,00 Rp. 25.000,00 Rp. 1.250.000,00 Rp 500.000,00 Rp 200.000,00 Rp 55.000,00

Rp 250.000,00 Rp 4.585.500,00 Rp 9.070.500,00 Rp 929.500,00 Rp 10.000.000,00

2. Penentuan Harga Pokok Penjualan Pemakaian Bahan Baku Pemakaian Bahan Penolong Biaya Tenaga Kerja Harga Pokok Penjualan

Rp. 112.500,00 Rp. 2.218.000,00 Rp. 1.250.000,00 Rp. 3.580.500,00

3. Neraca Neraca awal dan akhir pada bulan pertama yaitu : AKUN (PERKIRAAN) AWAL AKTIVA : Aktiva Lancar : Kas Rp. 1.705.000,00 Persediaan Bahan Baku Rp. 112.500,00 Persediaan Bahan Penolong Rp. 2.218.000,00 Perlengkapan Rp. 50.000,00 Sewa Dibayar di muka Rp. 1.500.000,00 Jumlah Aktiva Lancar Rp. 5.585.500,00 Aktiva Tetap : Peralatan Rp. 2.475.500,00 Akum. Peny. Peralatan TOTAL AKTIVA Rp. 8.061.000,00 PASSIVA : Hutang : Hutang Gaji Jumlah Hutang Modal Modal sendiri Rp. 9.070.500,00 TOTAL PASSIVA Rp. 9.070.500,00

AKHIR

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

2.309.000,00 97.000,00 2.145.000,00 40.000,00 1.400.000,00 5.991.000,00

Rp. 2.475.500,00 (Rp. 55.000,00) Rp. 8.411.500,00

Rp. 200.000,00 Rp. 200.000,00 Rp. 8.211.500,00 Rp. 8.411.500,00

Laporan Laba Rugi selama satu bulan pertama, yaitu : Penjualan 5350 unit x Rp. 1.000,00 Rp Harga Pokok Penjualan (Rp. Laba Kotor Rp. Beban-Beban Usaha : Beban Pemasaran Rp. 200.000,00 Beban Penyusutan Rp. 55.000,00 Beban Perlengkapan Rp. 48.000,00 Beban Sewa Rp. 100.000,00 Beban Lain-lain Rp. 250.000,00 (Rp, Laba Bersih per bulan Rp.

5.350.000,00 3.580.500,00) 814.000,00

653.000,00) 8.277.500,00

Analisis kelayakan Produksi 1 hari 480 unit Produksi 1 bulan 12000 unit Produksi 1 tahun 12x12000 = 144.000 unit Harga yang ditawarkan adalah Rp. 1.000,00/unit Hasil Penjualan 1 tahun = 90% x 144.000 x Rp. 1.000,00

= Rp. 129.600.000,00 Total biaya operasional 1 tahun = 12 x Rp. 2.522.500,00 = Rp. 30.270.000,00 Keuntungan tiap tahun = Rp 129.600.000,00 Rp. 30.270.000,00 = Rp 99.330.000,00 a. BEP (Break Even point) 1. BEP Volume Produksi

= biaya operasional per bulan Keuntungan kotor unit = 2.522.500,00 539,74 = 4.673,54 Jadi, pada ringkat volume produksi 4.673,54 unit, usaha ini berada pada titik impas. BEP ini terjadi setelah berproduksi selama 2 bulan 5 hari. = Total biaya per bulan Volume produksi per bulan = 2.522.500,00 12000 = Rp. 210.20 Jadi pada tingkat harga Rp 210.20 usaha ini berada pada titik impas.

2. BEP Harga Produksi

b. B/C Ratio B/C Ratio

= Hasil penjualan Total biaya = 5.350.000 2.522.500 = 2,12 Karena B/C Ratio >1 maka usaha ini layak untuk dijalankan, artinya tiap satuan biaya yang dikeluarkan diperoleh hasil penjualan sebesar 2,12 kali

c. ROI (Return On Investment) ROI = Keuntungan Total Biaya = 8.277.500,00 2.522.500,00 = 3,2815 = 328.15 % Usaha ini layak untuk dikembangkan karena setiap pembiayaan sebesar Rp 100,00 diperoleh keuntungan Rp 328,15. d. PP (Payback Period) Investasi awal Laba bersih per bulan Io CF 8 bulan PP

= Rp. 4.485.000,00 = Rp 8.277.500,00 = Rp 4.485.000,00 = (Rp.4.410.000,00) = Rp. 7.500,00 = 8 bulan + (7.500/551.250X30 hari)

= 8 bulan 1 hari

K. LAMPIRAN 1. Biodata Ketua Pelaksana 1. Nama 2. Jurusan 3. Fakultas 4. Perguruan Tinggi : Betania Widya Kartikaningtyas : Pendidikan Ekonomi : Ekonomi : Universitas Negeri Semarang ( UNNES )

5. Tempat tanggal Lahir : Kudus, 21 November 1992 6. Alamat 7. Telepon 8. E-mail : Desa Karangmalang Rt01/RW 01 : 087833571067 : beta_scorp@ymail.com Semarang, 5 Oktober 2010

Betania Widya K NIM 7101410206 Biodata Anggota I 1. Nama 2. Jurusan 3. Fakultas 4. Perguruan Tinggi 5. Tempat tanggal Lahir 6. Alamat 7. Telepon 8. E_mail : Oky Kapadia KK : Pendidikan Akuntansi : Ekonomi : Universitas Negeri Semarang (UNNES) : Batang, 19 Februari 1991 : Jl. Bima 1 No. 9 Perum Korpri Pasekaran : 089666908580 : occie_cieponk@yahoo.com Semarang, 5 Oktober 2009

10

Oky Kapadia KK NIM 7101409083 Biodata Anggota II 1. Nama 2. Jurusan 3. Fakultas 4. Perguruan Tinggi 5. Tempat tanggal Lahir 6. Alamat 7. Telepon 8. E-mail : Arum Novitasari : Pendidikan Ekonomi : Ekonomi : Universitas Negeri Semarang (UNNES) : Kudus,14 Juli 1992 : Desa Hadiwarno Rt. 04 / Rw. 03, Mejobo : 085876141974 : blacksmepak4r@gmail.com Semarang, 5 Oktober 2009

Arum Novitasari NIM 7101410188

2. Biodata Dosen Pendamping 1. Nama 2. NIP 3. Tempat tanggal lahir 4. Golongan Pangkat 5. Alamat : Vini Wiratno Putri, SE : 198611172011032031 : Temanggung, 17 November 1986 : Pramubakti : Pancakarya No. 193 Blok 34 Semarang Timur 6. Fakultas 7. Perguruan Tinggi 8. Bidang Keahlian 9. Hp : Ekonomi : Universitas Negeri Semarang : Manajemen Keuangan : 085640483745

Semarang, 5 Oktober 2011

11

Vini Wiratno Putri, SE NIP 19861112011032031 3.Lain-lain Denah Lokasi Usaha Nama Perusahaan dan Alamat Lengkap Perusahaan Beta Cake dengan produk Cassava Cake Isaku Niki ini berlokasi di Vitra Kost jalan Cendana No. 19, Sekaran Gunung Pati.

FIP
FE, FIS, FH

FMIPA

LOKASI

Gang Waru

TOKO RISKIA

12

Ke Petemon