Anda di halaman 1dari 6

DEFINISI

Ulkus ialah ekskavasi yang berbentuk lingkaran maupun ireguler akibat dari
hilangnya epidermis, sebagian atau seluruh lapisan dermis.
PEMERIS!!N "#!"IS
Di samping itu, tiga hal yang perlu dinilai untuk menentukan intervensi yang akan
diberikan pada ulkus tersebut adalah tepi ulkus, dasar ulkus dan $enis discharge.
%erikut Interpretasi dari ketiganya &
Ulkus Varicosum
Definisi
Ulkus varik'sum adalah ulkus pada tungkai ba(ah yang disebabkan 'leh gangguan
aliran darah vena.
Etiologi
Penyebab gangguan aliran darah balik pada tungkai ba(ah se)ara garis besar dapat
dibagi men$adi dua yaitu, berasal dari pembuluh darah seperti tr'mb'sis atau kelainan
katup vena dan yang berasal dari luar pembuluh darah seperti bendungan di daerah
pr'ksimal tungkai ba(ah 'leh karena tum'r di abd'men, kehamilan atau peker$aan
yang dilakukan dengan banyak berdiri.
%ila ter$adi bendungan di daerah pr'ksimal atau ter$adi kerusakan katup vena tungkai
ba(ah maka tekanan vena akan meningkat. !kibat keadaan ini akan timbul edema
yang dimulai dari sekitar pergelangan kaki. *ekanan kapiler $uga akan meningkat dan
sel darah merah keluar ke $aringan sehingga timbul perdarahan di kulit, yang semula
terlihat sebagai bintik+bintik merah lambat laun berubah men$adi hitam. ,ena
super-isialis melebar dan meman$ang berkel'k+kel'k seperti )a)ing .varises/.
eadaan ini akan lebih $elas terlihat ketika pasien berdiri. %ila hal ini berlangsung
lama, $aringan yang semula sembab akan digantikan $aringan -ibr'tik, sehingga kulit
teraba kaku atau mengeras. 0al ini akan mengakibatkan $aringan mengalami
gangguan suplai darah karena iskemik, lambat laun ter$adi nekr'sis.
Faktor resiko : 1. Ri(ayat keluarga .herediter
2. usia
3. $enis kelamin .lebih banyak pada perempuan/
4. 'besitas
5. multiparitas .adanya perubahan h'rm'ne yang menyebabkan
dinding pembuluh darah dan katup $adi lebih lentur/
Patofisiologi
Dalam keadaan n'rmal, aliran balik vena .ven'us return/ dari tungkai tergantung pada
sistem vena pr'-unda dan super-isial serta aktivitas dari 't't+ 't't betis. %ila 't't betis
berk'ntraksi, maka darah di dalam vena pr'-unda akan terp'mpa menu$u $antung
mela(an gaya gravitasi. atup+katup yang ada pada vena pr'-unda menghambat
kembalinya darah bila 't't sedang berelaksasi. Selama berlangsungnya relaksasi 't't
betis, maka darah mengalir dari vena super-isial masuk ke dalam vena pr'-unda
melalui sapheno-femoral serta sapheno-popliteal $un)ti'n dan banyak vena
berlubang. %ila katup pada vena pr'-unda ink'mpeten, maka pem'mpaan 'leh 't't+
't't betis tidak dapat ber-ungsi se)ara e-ekti- sehingga timbul hipertensi vena.
elainan k'ngenital pada sistem vena, serta kerusakan katup akibat tr'mb'sis vena
pr'-unda $uga mempunyai k'ntribusi terhadap ter$adinya ink'mpetensi ini. *ekanan
yang tinggi pada vena pr'-unda tungkai diteruskan melalui vena berlubang yang
ink'mpeten masuk ke dalam vena super-isial .menghasilkan vena varik'sa6varises/
dan pada akhirnya masuk ke dalam $aringan kapiler. apiler pada kulit akan melebar
dan berliku+liku serta meningkatkan transudasi )airan ke dalam $aringan sekitarnya.
Fibrin'gen yang ada di dalam transudat diubah men$adi -ibrin, yang membentuk
selubung di sekeliling pembuluh darah. Fibrin perikapiler menghalangi trans-er
'ksigen dan nutrien, dan $aringan yang relati- iskemik mudah mengalami ulserasi,
baik sp'ntan maupun sesudah ter$adinya trauma yang ringan.
Manifestasi klinis
*anda yang khas dari ekstrimitas dengan insu-isiensi vena menahun adalah edema.
Penderita sering mengeluh bengkak pada kaki yang semakin meningkat saat berdiri
dan diam, dan akan berkurang bila dilakukan elevasi tungkai. eluhan lain adalah
kaki terasa pegal, gatal, rasa terbakar, tidak nyeri dan berdenyut. %iasanya terdapat
ri(ayat tr'mb'sis vena, trauma 'perasi dan multiparitas. 7uga adanya ri(ayat 'besitas
dan gagal $antung k'ngesti-. Ulkus biasanya memilki tepi yang tidak teratur,
ukurannya bervariasai, dan dapat men$adi luas. Di dasar ulkus terlihat $aringan
granulasi atau bahan -ibr'sa. Dapat $uga terlihat eksudat yang banyak. ulit
sekitarnya tampak merah ke)'klatan akibat hem'siderin. elainan kulit ini dapat
mengalami perubahan men$adi lesi eksema .dermatitis statis/. ulit sekitar luka
mengalami indurasi, mengkilat, dan -ibr'tik.
Daerah predileksi yaitu daerah antara male'lus dan betis, tetapi )enderung timbul di
sekitar male'lus medialis. Dapat $uga meluas sampai tungkai atas. Sering ter$adi
varises pada tungkai ba(ah. Ulkus yang telah berlangsung bertahun+tahun dapat
ter$adi perubahan pinggir ulkus tumbuh menimbul, dan berben$'l+ben$'l. Dalam hal
ini perlu dipikirkan kemungkinan ulkus tersebut telah mengalami pertumbuhan ganas.
Perubahan keganasan pada ulkus tungkai biasanya sangat $arang.
Kelainan kulit berupa ulkus dikelilingi 'leh eritema dan hiperpigmentasi. Ulkus
s'liter tetapi dapat pula multipel. %entuk ulkus bulat atau 'val, kadang+kadang
berbentuk tidak teratur. *epi luka lunak dan meninggi 'leh karena radang akut dan
dasar k't'r. Pada umumnya ulkus tidak terasa nyeri, ke)uali bila disertai selulitis atau
in-eksi sekunder lainnya.
Diagnosis Banding
Ulkus tr'pikum yang kr'nis dapat menyerupai ulkus varik'sum atau ulkus arteri'sum
Penatalaksanaan
Umum&
*inggikan letak tungkai saat berbaring untuk mengurangi hambatan aliran vena,
sementara untuk varises yang terletak di pr'ksimal dari ulkus diberi bebat elastin agar
dapat membantu ker$a 't't tungkai ba(ah mem'mpa darah ke $antung.
'nsul pasien ke %agian Penyakit Dalam untuk meng'bati penyebab
.varises/.
husus &
a. Peng'batan Sistemik Seng Sul-at 28299 mg6hari
b. Peng'batan *'pikal %ila terdapat pus k'mpres dengan larutan larutan perak
nitrat 9,5: atau 9,25:teri'sum.
Insufisiensi vena kronis
1. k'ngenital & katup tidak terbentuk sama sekali .aplasia, avalvulia/,
pembentukan tidak sempurna .dysplasia/, mal-'rmasi vena.
2. Primer & kelemahan intrinsi) dinding katup .daun katup yang terlalu pan$ang6
el'ngasi; daun katup yang menyebabkan dinding vena $adi terlalu lentur/.
Daun katup melambai .-l'bby/.
3. Sekunder & disebabkan 'leh keadaan pat'l'gik yang didapat. <'nt'hnya
penyumbatan thr'mb'sis vena dalam yang menyebabkan sindr'ma p'st+
tr'mb'ti) .ter$adi pembentukan $aringan parut akibat in-lamasi, thr'mb'sis
kr'nis dan rekanalisasi yang menyebabkan -ibr'sis dan $uga akan
menimbulkan pemendekan daun katup, per-'rasi ke)il+ ke)il dan adhesi katup
sehingga ter$adi penyempitan lumen.
Peningkatan tekanan dalam lumen paling sering disebabkan 'leh insu-isiensi vena,
'bstruksi aliran darah vena .akibat thr'mb'sis atau penekanan dari luar/. Penyebab
thr'mb'sis adalah trias ,ir)h'( .kelainan dinding, hambatan aliran dan
ke)endrungan pembekuan darah/.
Penyebab edema & tekanan dalam (aktu yang lama memberi resp'n nyeri ke 'tak
sehingga 'tak menstimulasi resp'n l')al berupa pelepasan -ibrin, neutr'phil, platelet,
plasma, peningkatan aliran darah. "alu ter$adilah edema.
Edema banyak disebabkan 'leh beberapa hal, yaitu &
1. 'bstruksi pembuluh lim-e
biasanya disebabkan karena in-eksi )a)ing. 'bstruksi pada pembuluh lim-e
ini biasa disebut dengan kaki ga$ah .elephantiasis/
2. pengatuh perubahan tekanan 'sm'tik
*ekanan 'sm'tik berusaha untuk mempertahankan agar )airan tetap berada di
dalam pembuluh darah. *ekanan 'sm'tik ini berhubungan dengan $umlah
pr'tein yang ada di dalam tubuh, s' apabila $umlah pr'tein di dalam tubuh
berubah, maka akan menyebabkan tekanan 'sm'tik berubah. Perubahan
tekanan 'sm'tik ini dapat menyebabkan edema. %iasanya ganguan ini ter$adi
pada ser'sis, liver, marasmus, dll.
3. pengaruh tekanan hidr'statik
*ekanan hidr'statik di dalam tubuh kita berhubungan dengan aliran darah.
*ekanan hidr'statik ini berhungan dengan $antung dan gin$al, sehingga
kelainan pada $antung dan gin$al pun dapat menyebabkan edema.
%erdasarkan kembali atau tidaknya edema apabila dipen)et atau ditekan, maka edem
dibedakan men$adi 2, yaitu &
a. edem pitting
pada edem ini, apabila daerah yang mengalami edem dipen)et, maka akan
timbul )ekungan pada aderah yang ditekan, bentuknya sesuai dengan bentuk
benda yang kita gunakan untuk menekan. Sebenarnya )ekungan yang tebentuk
ini dapat kembali seperti semula, membutuhkan (aktu yang )ukup lama.
Edem dengan keadaan sperti ini disebut edem pitting. Edem pitting ini
biasanya ter$adi pada kasus edem sistemik.
b. edem n'n pitting
Edem n'n pitting adalah kedaaan edem dimana apabila dipen)et atau ditekan
pada bagian edem, maka dengan segera )ekungan itu akan kembali ke seperti
semula, bahkan tidak akan timbul bekas bah(a bagian yang terkena edem
sudah ditekan. Edem n'n pitting ini biasanya ter$adi dapa kasus edem yang
disebabkan karena in-lamasi, 'bstruksi pembuluh lim-e, dll.
<ara pemeriksaan pitting 'edem&
Inspeksi daerah edema .simetris, apakah ada tanda tanda peradangan/
"akukan palpasi pitting dengan )ara menekan dengan menggunakan ibu $ari
dan amati (aktu kembalinya.
Penilaian&
Dera$at I & kedalamannya 1+ 3 mm dengan (aktu kembali 3 detik
Dera$at II & kedalamannya 3+5 mm dengan (aktu kembali 5 detik
Dera$at III & kedalamannya 5+= mm dengan (aktu kembali = detik
Dera$at I, & kedalamannya = mm dengan (aktu kembali = detik