Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Biasanya suatu sistem pijat digunakan untuk menyembuhkan atau meredakan
penyakit luar misalnya nyeri sendi, nyeri pundak dan sebagainya , selain dari itu dibuku
ini penyakit-penyakit dalam yang bisa dibilang susah disembuhkan dengan dipijat sistem
pijat zona dapat disembuhkan.
Di masa sekarang pengobatan modern yang terkenal maju dan canggih tetap tidak
bisa menggeser dan menghapus pengobatan tradisional. Disetiap berbagai penjuru
khususnya di Indonesia tukang pijat selalu dikunjungi pasien. Kenapa? Karena menurut
survai pijat tradisional ini lebih dipercaya kegunaannya , khususnya di wilayah
perkampungan. Karena pijat tradisional atau sistem terapi zona ini dinilai aman dan tidak
ada yang harus di makan dan operasi. Maka untuk meningkatkan pengetahuan pijat di
kalangan awam buku ini sangat cocok untuk dibaca.
Sebenarnya secara umum “Terapi Zona” ini ialah suatu metode pijat berdasarkan
pembagian zona (daerah atau wilayah dalam tubuh) yang dipergunakan untuk merawat
atau mengobati anggota tubuh yang sakit. Dalam buku ini dijelaskan bahwa “terapi zona
ini bukan istilah yang baru, tetapi yang sudah sangat tua, terapi ini lahir di Tiongkok sejak
6000 tahun yang lalu. Awalnya dari orang cina yang menemukan bahwa bila ada kelainan-
kelainan tertentu dalam tubuh itu terdapat titik-titik yang akan terasa nyeri” mereka
berkesimpulan bahwa antara kelainan-kelainan dan titik-titik itu ada suatu
hubungan.

B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian Terapi Zona?
2. Apakah tujuan Terapi Zona?
3. Apasaja indikasi dan kontra Terapi Zona?
4. Bagaimana proses Terapi Zona?
C. Tujuan
1. Untuk Mengetahui pengertian Terapi Zona
2. Untuk Mengetahui tujuan Terapi Zona
3. Untuk Mengetahui indikasi dan kontra Terapi Zona
4. Untuk Mengetahui proses Terapi Zona

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian
Terapi adalah perawatan dalam hal pengobatan dan Zona adalah daerah (dalam ilmu
pijat dapat dikatakan suatu bagian dari tubuh). Jadi Terapi Zona adalah
perawatan/pengobatan dengan pijatan di daerah tertentu bagian tubuh. Di dalam teori pijat
Cina, tubuh manusia dibagi dalam 10 zona atau wilayah. Pembagian ditentukan menurut
adanya 10 jari yang nantinya akan dijelaskan secara rinci di bab berikutnya. Arti secara
umum terapi zona ini adalah suatu metode pijat berdasarkan pembagian zona dalam tubuh
yang dipergunakanuntuk merawat atau mengobati anngota tubuh yang sakit. Sudah barang
tentu pijatan di sini harus diarahkan pada zona-zona tertentu yang terdapat titik-titik nyeri
tekan.

B. Tujuan Terapi Zona


Pijat dan urut atau message itu mempunyai pengaruh terhadap tubuh manusia dalam
memulihkan fungsi-fungsi anggota tubuh yang terganggu. Karena pijat dan urut sama-
sama punya fungsi untuk melancarkan peredaran darah baik darah merah maupun darh
putih.
Bila peredaran darah di seluruh tubuh normal dan lancar maka semua kotoran yang
berupa asam urat dan karbon oksida akan bisa diangkut darah ke tempat pembuangan
seperti nafas, keringat dan air seni. Untuk kelancaran itu semua tubuh memerlukan
pemasukan udara dan air yang cukup.
Kotoran yang tidak bisa terbuang (tidak terangkut olah darah) bisa mengendap
berbentuk kristal dan bisa menyumbat aliran darah. Bila demikian akan mengganggu
kesehatan. Selain itu lancarnya peredaran darah putih di tubuh menjadikan semua penyakit
yang berupa virus, baksil atau kuman penyakit bisa diberantas/dicegah.
Dengan lancarnya peredaran darah maka syaraf akan lebih tenang, nyeri-nyeri otot
akan hilang dan kerja hati, jantung, paru-paru, ginjal, limpa ,usus serta kelenjar getah
bening akan bekerja dengan baik.

C. Indikasi dan Kontra Indikasi


Indikasi
a. Melancarkan peredaran darah

2
b. Masuk angin dan Batuk
c. Nyeri
Kontra Indikasi
a. wanita yang sedang haid
b. wanita hamil
c. penderita penyakit menular
d. bagian yang bengkak

D. Proses
1. Persiapan
a. Tempat
b. Posisikan klien
c. Siapkan file data klien
d. Siapkan peralatan pijat dan alat bantu pijat
e. Anjurkan klien mencuci kaki terlebih dahulu
f. Jelaskan prosedur yang akan dilakukan
g. Anjurkan klien mengeksprsikan sakit jika tidak tahan
2. Pelaksanaan
Tahap Orientasi
a. Berikan salam, panggil klien dengan nama kesukaannya
b. Perkenalkan nama dan tanggung jawab perawat
c. Jelaskan tujuan, prosedur, dan lamanya tindakan pada klien dan keluarga
d. Berikan kesempatan kepada klien atau keluarga untuk bertanya sebelum terapi
dilakukan
Tahap Kerja
a. Jaga privasi klien dengan menutup tirai
b. Atur posisi klien dengan memposisikan klien pada posisi terlentang (supinasi),
c. duduk, duduk dengan tangan bertumpu di meja, berbaring miring, atau tengkurap
dan berikan alas
d. Bantu melepaskan pakaian klien atau aksesoris yang dapat mennghambat tindakan
akupresur yang akan dilakukan, jika perlu
e. Cuci tangan dan gunakan sarung tangan bila perlu
f. Lakukan pijtan ringan pada area betis untuk meriklekskan otot klien
g. Mulai lakukan tekanan pada titik sesuai keluhan yang dialami klien

3
Masuk angin
Lakukan penekan pada area nomer 34, 15, 16, 17, 40, 19
Lakukan penekan berulang antar 3-5 kali (sesuaikan dengan kemampuan klien)
Batuk
Lakukan penekan pada area nomer 14, 48, 45, 12, 41, 13, 21
Lakukan penekan berulang antar 3-5 kali (sesuaikan dengan kemampuan klien).
Terminasi
a. Jelaskan pada klien bahwa terapi sudah selesai dilakukan
b. Kaji respon klien setelah dilakukan pijat
c. Berikan reinforcement positif kepada klien
d. Rapikan pakaian klien dan kembalikan ke posisi yang nyaman
e. Rapikan alat-alat
3. Evaluasi
a. Evaluasi hasil kegiatan dan respon klien setelah tindakan
b. Lakukan kontrak untuk terapi selanjutnya
c. Akhiri kegiatan dengan cara yang baik
d. Cuci tangan
e. Perhatikan kebersihan tangan yang akan digunakan.
f. Penekanan yang dilakukan harus disesuaikan dengan kondisi klien.
g. Titik-titik penekanan harus diperhatikan dan harus tepat.
h. Anjurkan klien untuk tidak konntak dengan air selam 30 menit setelahmelakukan
terapi
i. Dokumentasikan tindakan
4. Referensi
Gatot Margono. 2014. Buku Pijat Sistem Terapi Zona. CV Karya Utama.

4
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Terapi adalah perawatan dalam hal pengobatan dan Zona adalah daerah (dalam
ilmu pijat dapat dikatakan suatu bagian dari tubuh). Jadi Terapi Zona adalah
perawatan/pengobatan dengan pijatan di daerah tertentu bagian tubuh.
Banyak manfaat dari terapi zona yang bisa digunakan sebagai terapi
komplementer dalam perawatan pasien, pengunaan terapi zona yang sesuai maka akan
membantu proses penyembuhan penyakit.

B. Saran
Bagi Mahasiswa Keperawatan, setelah membaca makalah ini hendaklah dapat
benar-benar memahami terapi zona sehingga dapat digunakan sebagai panduan dalam
melakukan asuhan keperawatan.

Bagi perawat lapangan, dengan penjelasan diatas telah dijabarkan terkait konsep
umum dari terapi zona. Jadi seorang perawat harus benar-benar dapat memenuhi
perawan perawat untuk dapat memberikan alternatif pengobatan yang sesuai dengan
keluhan pasien dan terapi zona dapat diaplikasikan sebagai komplementer dalam asuhan
keperawatan.