Anda di halaman 1dari 7

Praktikum Ke-1 Sosiologi Agribisnis

Tema : Buruh Wanita


Bacaan : Mengadu Nasip Melalui Mbutik

Kelompok 2
Anggota :
1. Ananta
2. Faiz
3. Aul
4. Nela Tri Istianti J3J818372
5. Viola
Pembimbing :

PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN AGRIBISNIS


SEKOLAH VOKASI
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2019
PERTANYAAN DAN JAWABAN

Bacaan : Mengadu Nasip Melalui Mbutik


Pertanyaan : Berdasarkan bacaan dan teori sosiologi jawablah pertanyaan
berikut ini.
1. Menurut materi sosiologi dan ekonomi yang anda pelajari selama di SMA, apa
makna pertanian, komunitas desa, agribisnis dan agro industri, struktur,
kerjasama dan persaingan dan tolong-menolong.
Jawaban :
 Pertanian adalah pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan oleh
manusia dengan cara menanam tanaman produktif yang dapat
menghasilkan dan dipergunakan untuk kehidupan.
 Komunitas desa adalah suatu kumpulan orang-orang dalam jumlah yang
banyak (kurang dari 2500 orang) dan membentuk kelompok-kelompok
sosial yang bekerjasama untuk mencapai kepentingan atau tujuan
bersama, menempati suatu wilayah tertentu dalam waktu yang cukup
lama (dengan mata pencaharian utama pertanian) dan karenanya
menghasilkan suatu kebudayaan (adat istiadat, norma, dan nilai) yang
dijadikan dasar bersama, sehingga membentuk suatu sistem sosial yang
dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, baik kebutuhan untuk mengatur
diri sendiri, reproduksi sendiri maupun penciptaan sendiri.
 Agribisnis adalah kegiatan yang berhubungan dengan penanganan
komoditi pertanian dalam arti luas, yang meliputi salah satu atau
keseluruhan dari mata rantai produksi, pengolahan masukan dan keluaran
produksi (agroindustri), pemasaran masukan-keluaran pertanian dan
kelembagaan penunjang kegiatan.
 Agroindustri adalah kegiatan industri berupa pengolahan hasil pertanian
yang melibatkan faktor penyediaan alat dan jasa dalam proses kegiatan
tersebut untuk menghasilkan produk pertanian yang mempunyai nilai
tambah dan berdaya saing tinggi.
 Struktur adalah suatu tatanan yang membentuk suatu kelompok dalam
masyarakat.
 Kerjasama adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh beberapa orang atau
kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
 Persaingan adalah proses sosial yang melibatkan individu atau kelompok
yang saling berlomba dan berbuat sesuatu untuk mencapai kemenangan
tertentu.
 Tolong menolong adalah sikap saling membantu untuk meringankan
beban (penderitaan, kesulitan) orang lain dengan melakukan sesuatu.

2. Apa saja konsep sosiologi dan apa saja konsep ekonomi yang dapat dipakai
untuk menganalisis bacaan “ Mengadu Nasip Melalui Mbutik ” dan kutip
kalimat pendukung dari bacaan tersebut ?
Jawaban :
I. Konsep sosiologi
 Interaksi sosial
“Di pinggiran jalan itu tepatnya di depan pasar bawang merah
pesantunan ,kecamatan wanasari, hampir setiap pagi ratusan perempuan
buruh berjejer menanti pedagang atau pengelola lapak pengeringan
bawang merah yang membutuhkan tenaga mereka. “
 Individu
“Ibu lima anak ini setiap hari berjalan kaki sekitat 30 menit dari
rumahnya menuju paaar bawnag merah persantunan. Selama 15 tahun
terakhir ini , teah mencari keberuntungan dengan menjafi mbutik bawang
merah.”
 Lingkungan
“Sejumlah buruh berangkat ke lokasi tempat mereka bekerja di lapak-
lapak bawang merah dibkabupaten brebes, jawa tengah. Selain brebes ,
para mbutik juga bekerja hingga pemapang , weleri,kendal , dan
majalengka , jawa barat.”
 Sistem sosial
“Para mbutik menuturkan , jiak prosuksi bawang merah melimpah ,
mereka menjadi rebutan pedagang atau pengelola lapak pengeringan
bawang.”

II. Konsep ekonomi


 Kegiatan ekonomi
“Tiap dua hari sekali , sri memasok 16 ton bawang merah ke perusahaan
mi instan di daerah jawa timur. “
 Tindakan ekonomi
“Ipah menuturkan , terpaksa lembur membersikan bawang merah pukul
07.00-23.00 demi mendapat upah Rp 70.000. “
 Motif ekonomi
“Sri haryati , pedagang di pasar bawang klampok, sudah 30 tahun
berdagang bawang merah. Hasilnya, empat anaknya jadi sarjana. Dia dan
suaminya sudah 2 kali menunaikan ibadah haji.”
3. Dalam konteks sistem agribisnis (B Saragih, 1998), sub sistem agribisnis apa
saja yang terdapat dalam bacaan tersebut ? Jelaskan ( cantumkan kutipan dari
bacaan tersebut).
Jawaban :
Terdapat subsistem hilir berupa pengolahan dan pemasaran
 Pengolahan
Adalah kegiatan ekonomi yang mengolah hasil produk usahatani
menjadi produk olahan kemudian didistribusikan. Kutipan berupa :
“Para perempuan itu merupakan buruh yang bekerja membersikan,
menyortir, dan mengikat bawang merah yang siap dijual di pasaran.”
 Pemasaran
Adalah mendistribusikan hasil produk olahan kepada konsumen. Kutipan
berupa :
“Tiap dua hari sekali , sri memasok 16 ton bawang merah ke perusahaan
mi instan di daerah jawa timur. “

4. Karakteristik agronomis produk pertaniaan yang tercermin pada bawang merah


tersebut, apakah berpengaruh terhadap ekonomi keluarga petani bawang merah
di Brebes ? Jelaskan ( cantumkan kutipan dari bacaan tersebut).
Jawaban :
Berpengaruh, hal ini membuktikan jika para petani tersebut dapat memenuhi
kebutuhan hidup mereka dari bisnis bawang merah dan membawa mereka
kepada kehidupan sejahtera.
Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan berikut :
“Darmono mengaku menanam bawnag merah sekitar 35 tahun silam di lahannya
seluas 1800 meter persegi. Dia mampu menyekolahkan ketiga anaknya hingga
lulus SMA dan membeli sepeda motor.”
5. Apakah bisnis komoditas bawang merah di Brebes dan sekitarnya berpengaruh
terhadap status sosial (stratifikasi sosial) rumah tangga ? apakah stasus sosial
meraka meningkat ( social climbing ) atau terjadi penurunan status sosial ( social
sinking). Jelaskan ( cantumkan kutipan dari bacaan tersebut)
Jawaban :
Bisnis pada komoditas bawang merah di Brebes mampu menungkatkan status
sosial para petani. Para petani dapat hidup sejahtera dan berkecukupan karena
mendapat untung bahkan dapat mengeluarkan uang diluar kebuuhan pokok para
petani. Hal ini dapat dibuktikan dari kutipan berikut:
“Darmono mengaku menanam bawnag merah sekitar 35 tahun silam di lahannya
seluas 1800 meter persegi. Dia mampu menyekolahkan ketiga anaknya hingga
lulus SMA dan membeli sepeda motor.”
“Sri haryati , pedagang di pasar bawang klampok, sudah 30 tahun berdagang
bawang merah. Hasilnya, empat anaknya jadi sarjana. Dia dan suaminya sudah 2
kali menunaikan ibadah haji.”
SIMPULAN

Mbutik merupakan pekerjaaan yang berat dan tidak menentu pendapatannya. Profesi
mbutik dijadikan andalan bagi peempuan brebes sebagai mata pencarian. Profesi
mbutik sangat bergantung dengan hasil usahatani petani bawang merah di brebes. Jika
luas panen bawang merah di Brebes sekitar 30.000 ha, jumlah tenaga kerja yang
mengandalkan hidup dari bawang merah kira-kira 1,68 juta jiwa dan total penduduk
Breres 1,9 juta jiwa. Hampir 88,4 persen penduduk Brebes menggantungkan hidupnya
pada bawang merah.
DAFTAR PUSTAKA

Sinombor,SH dan Siwi Nurbianjati. 2012. “Mengadu Nasib Melalui Mbutik”.

http://tanahair.kompas.com/. (diakses 14 Febuari 2012)