KASUS DIETETIKA
NCP OBESITAS
DISUSUN OLEH :
WILIS LAKSARI PUTRI ADJIE
NIM.P07131111039
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA
JURUSAN GIZI
2013
KASUS OBESITAS
Seorang Bapak pensiunan Pejabat umur 65 tahun . TB 175 cm,BB 77 KG sudah sejak 2 tahun
yang lalu menderita DM. Hasil pemeriksaan lab GD sesaat 200 mg % ,kholesterol darah 300 mg
% mengeluh sering sesak nafas,gampang capek ,kebiasaan makan 2 kali makan utama karena
sering tidak makan pagi dan 3 kali snack.Kadang sering ngemil makanan kecil dan segelas teh
manis. Susun Pelayanan Gizinya apabila bapak tersebut ingin menurunkan BB nya.
A. IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. X
Umur : 65 tahun
Jenis Kelamin : Laki- laki
B. NUTRITION SCREENING
No Indikasi Keterangan
1 Perubahan berat badan -
2 Nafsu makan berkurang -
3 Kesulitan mengunyah ataumenelan -
4 Mual muntah -
5 Diare / konstipasi
6 Alergi / intoleran zat gizi -
7 Diet khusus +
8 Enteral / parental -
9 Serum albumin darah -
Kesimpulan: Pasien beresiko mengalami malnutrisi, pasien memerlukan diet khusus
yaitu obesitas
A. NUTRITION ASSESMENT
Antropometri BB 77 kg
TB = 175 cm
TB : 175 cm
BB : 77 kg
BB(Kg)
IMT = = 25,14
TB ²(m)
STATUS GIZI = GIZI LEBIH
IMT normal ( 18,5 – 25 )
Biokimia DM , GD sesaat 200 mg % Kholesterol darah 300 mg%
GD sesaat normal < 200 mg % ,Kolesterol darah
normal < 200 mg/dl
Clinic Mudah lemas , Sering sesak nafas( dyspnea ) , gampang
capek.
Dietary History Kebiasaan makan 2 kali makan utama,sering tidak makan
pagi, 3 kali makan snack, sering ngemil makanan kecil
dan segelas teh manis.
Ekonomi,sosial,riwaya Pensiunan pejabat , 2 tahun yang lalu menderita DM
t penyakit ,dll
B. NUTRITION DIAGNOSIS
Domain Problem Etiologi Sign/ Symptoms
NI-1.5 Kelebihan Intake Kegagalan merubah gaya Data Antropometri IMT >
Energi hidup dan terjadinya 25 (IMT = 25,14 ) Nilai
penurunan metabolisme IMT melebihi nilai normal
(penuaan) (18,5-25,0) maka status gizi
lebih( gemuk )
NI- 51.2 Intake Lemak Kurang dalam pemilihan Cholesterol > 200 mg/dl.
Berlebih makanan yang sehat
NI-53.4 Intake Karbohidrat Penyebab fisiologis yang Pasien Kondisi yang
Tidak Konsisten membutuhkan waktu dan berhubungan dengan
konsisten dalam jumlah diagnosa atau terapi seperti
karbohidrat ,misalnya diabetes mellitus, obesitas
diabetes mellitus
Penyebab psikologis
seperti depresi atau
makan tidak teratur
C. NUTRITION INTERVENTION
Terapi Diet : Diet Energi Rendah
Bentuk Makanan: Makanan biasa
Cara Pemberian : Oral
Tujuan Diet
a. Untuk memperbaiki status gizi dan mencapai BB ideal
b. Untuk mencapai kadar glukosa darah yang normal dengan penyeimbangan asupan
makanan
c. Untuk mencapai kadar kolestrol darah yang normal dengan penyeimbangan
asupan makanan
Syarat dan Prinsip Diet
a. Pemberian makanan rendah kalolri, untuk menurunkan BB agar sesuai dengan BB
ideal (pengurangan 500 kalori/hari)
b. Diet seimbang, cukup mengandung semua zat gizi
c. Pemberian kebutuhan protein sebesar 15% dari kebutuhan energy total
d. Pemberian kebutuhan lemak sebesar 25% dari kebutuhan energy total
e. Pemberian kebutuhan karbohidrat sebesar 60% dari kebutuhan energy total
f. Memberikan makanan sumber karbohidrat yang kompleks untuk memberi rasa
kenyang lebih lama
g. Tinggi konsumsi serat dari sayuran dan buah-buahan
D. PERHITUNGAN KEBUTUHAN ZAT GIZI
Berat Badan Ideal (BBI) = ( TB dalam cm – 100 ) – 10 %
= (175 – 100 ) – 10%
=75 – 7,5
= 67,5 kg
KEBUTUHAN ENERGI
1. Rumus Haris Benedict
HBE Laki-Laki = 66 + ( 13,7 x BB ) + ( 5 x TB ) – (6,8 x U )
= 66 + ( 13,7 x 77 ) + ( 5 x 175 ) – ( 6,8 x 65 )
= 66 + 1054,9 +875 – 442
= 1549,9 kkal
Kebutuhan Energi = HBE x Faktor Aktivitas ( Tidak terikat di tempat
tidur/pasien rawat jalan/hanya konsultasi ) x Faktor Stres ( Stress Ringan )
= 1549,9 x 1,3 x 1,4
= 2820,818 kkal
Untuk mengurangi Berat Badan maka = Kebutuhan Energi – 500 kkal
= 2820,818 – 500
Total Kebutuhan Energi = 2320,818 kkal
KEBUTUHAN PROTEIN
Kebutuhan Protein = 15 % x Kebutuhan Energi
= 15% x 2320,818 kkal
= 348,1227 kkal = 87,030 gram
KEBUTUHAN LEMAK
Kebutuhan Lemak = 20 % x Kebutuhan Energi
= 20% x 2320,818 kkal
=464,1636 kkal = 51,573 gram
KEBUTUHAN KARBOHIDRAT
Kebutuhan KH = Kebutuhan Energi – (Kebutuhan
Protein + Kebutuhan Lemak )
= 2320,818 – (348,1227+464,1636)
= 2320,818 – 812,2863
= 1508,5317 kkal =377,132 gram
PEMBAGIAN PORSI MENU Lemak = 15 % x Total L
SEHARI = 7,73595 gr
c. Makan Siang =20 %
a. Makan Pagi = 15 % Energi = 20 % x Total Energi
Energi = 15 % x Total Energi =464,1636 Kkal
=348,1227 Kkal KH = 20 % x Total KH
KH = 15 % x Total KH = 75,4264 gr
= 56,5698 gr Protein = 20 % x Total P
Protein = 15 % x Total P = 17,406 gr
= 13,0545 gr
Lemak = 20 % x Total L
= 10,3146 gr
Lemak = 15 % x Total L
= 7,73595 gr d. Selingan Sore = 15 %
b. Selingan Pagi = 15 % Energi = 15 % x Total Energi
= 348,1227 Kkal
Energi = 15 % x Total Energi
=348,1227 Kkal KH = 15 % x Total KH
= 56,5698 gr
KH = 15 % x Total KH
= 56,5698 gr Protein = 15 % x Total P
= 13,0545 gr
Protein = 15 % x Total P
= 13,0545 gr Lemak = 15 % x Total L
=7,73595 gr
e. Makan Malam = 35 %
Energi = 35 % x Total Energi
= 812,2863 Kkal
KH = 35 % x Total KH
= 131,9962 gr
Protein = 35 % x Total P
= 30,4605 gr
Lemak = 35 % x Total L
=18,05055 gr
PERENCANAAN MENU
Waktu Nama Bahan Ber URT Energi Protei Lema KH
Makan Makanan Makanan at (kkal ) n (gr ) k (gr ) (gr )
Makan Nasi Tim Beras 50 3/4 176 3,65 0,45 38,1
Pagi Beras Merah Tumbuk Gelas
Merah
Semur Ikan Ikan 25 1/2 ptg 30,75 5 1,2 0
Bandeng Bandeng sdg
margarin 2,5 1/4 18 0,015 2,025 0,01
sdm
Tomat 20 4,8 0,26 0,1 0,94
Merah
Tahu Kukus Tahu 25 1/4 ptg 20 2,275 1,175 0,7
Sayuran sdg
Wortel 20 7,2 0,2 0,12 1,58
Touge 10 2,8 0,25 0,1 0,5
seduh
Bawang 5 2,15 0,07 0,01 0,15
bombay
Wijen 5 28,4 0,965 2,55 0,905
Tepung 10 1 sdm 34,1 0,03 0 8,5
Maizena
Jus Pepaya pepaya 50 23 0,25 0 6,1
Total 347,2 12,965 7,73 57,48
5
Selingan Sandwich roti putih 80 4 Iris 99,7 3,2 4,8 10
Pagi kacang
merah
Tomat 75 18 0,975 0,375 3,525
Merah
Timun 50 4 0,1 0,1 0,7
Selada 25 4,5 0,3 0,05 0,725
Bawang 50 21,5 0,7 0,1 1,5
Bombay
Kacang 50 72 5 0,5 12,35
Merah
Segar
Daun 10 4,1 0,2 0,03 0,78
Bawang
Maizena 25 85,25 0,075 0 21,25
Telur 10 15,4 1,24 1,08 0,07
Saos Tomat Tomat 100 24 1,3 0,5 4,7
Merah
348,45 13,09 7,535 55,6
Makan Nasi Beras 75 267,75 6,3 1,275 57,82
Siang Giling 5
Sayur Asem Labu Siam 25 7,5 0,15 0,025 1,675
Kacang 50 15,5 1,15 0,05 2,65
Panjang
Terong 30 8,4 0,33 0,06 1,65
Pepes Ikan Ikan Mas 50 1 ptg 52,25 3,8 2,825 2,95
Mas sdg
Tomat 10 2,4 0,13 0,05 0,47
Merah
Daun 10 4,1 0,2 0,03 0,78
Bawang
Sate Tempe Tempe 20 40,2 4,16 1,76 2,7
Murni
margarin 5 1/2 36 0,03 4,05 0,02
sdm
Sari Jeruk Jeruk 50 22,5 0,45 0,1 5,6
Manis
456,6 16,7 10,22 76,32
5
Selingan Kentang Kentang 200 128 4,2 0,4 27
Sore Scotel
Telur 10 15,4 1,24 1,08 0,07
Wortel 100 36 1 0,6 7,9
Bayam 200 32 1,8 0,8 5,8
Buncis 50 25,5 1,8 0,225 5,4
Brokoli 100 25 2,4 0,2 4,9
Kacang 100 22 1,1 1 3,4
Polong
Bawang 20 8,6 0,28 0,04 0,6
Bombay
margarin 2,5 1/4 18 0,015 2,025 0,01
sdm
Tepung 10 1 sdm 34,1 0,03 0 8,5
Maizena
344,6 13,865 6,37 63,58
Makan Nasi Tim Beras 100 352 7,3 0,9 76,2
Malam Beras Merah Merah
tumbuk
Ca Sayuran Wortel 100 36 1 0,6 7,9
Brokoli 50 12,5 1,2 0,1 2,45
Daun 10 0 4,1 0,2 0,03 0,78
Bawang
margarin 5 1/2 36 0,03 4,05 0,02
sdm
Buncis 25 8,5 0,6 0,075 1,8
Jagung 30 46,2 1,14 1,05 8,52
kuning
Pipil
Ikan mujahir Ikan 50 44,5 9,35 0,5 0
Bakar mujahir
margarin 5 1/2 36 0,03 4,05 0,02
sdm
Rolade Tempe 50 100,5 10,4 4,4 6,75
Tempe
Telur 10 0 15,4 1,24 1,08 0,07
Daun 10 0 4,1 0,2 0,03 0,78
Bawang
Maizena 25 85,25 0,075 0 21,25
Jus semangka 100 28 0,5 0,2 6,9
Semangka
809,05 33,265 17,06 133,4
5 4
TOTAL 2305,9 89,885 48.92 386,4
PERENC 5 25
ANAAN
MENU
TOTAL 2320,8 87,030 51,57 377,1
KEBUTU 18 3 32
HAN
ZAT
GIZI
E. RENCANA KONSELING GIZI
1. Permasalahan
Obesitas
2. Sasaran
Pasien dan keluarga pasien
3. Tujuan
Agar pasien dan keluarga :
a. Mengetahui makanan dan minuman yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi,
b. Lebih patuh terhadap diet yang telah diberikan.
4. Waktu
15- 30 menit
5. Tempat
Klinik gizi
6. Metode
Tanya jawab
7. Media Alat Bantu
Leaflet dan food model/ food sample
8. Materi
a. Pola hidup sehat,
b. Menjelaskan mengenai obesitas dan penyakit diabetes melitus
c. Menjelaskan tentang makanan dan minuman yang boleh untuk dikonsumsi dan
yang tidak boleh dikonsumsi,
d. Menjelaskan tentang bahan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi.
F. MONITORING EVALUATION
1. Asupan makanan per hari
2. Pemantauan keadaan pasien secara fisik/ klinis dan biokimia ( hasil lab ),
3. Perubahan perilaku dan kebiasaan konsumsi pasien.
G. RECOMMENDATION
1. Perlu pengawasan terhadap pola makan dan kebiasaan makan pasien,
2. Perlu ditekankan terhadap perilaku pasien,dalam mengontrol pola makan agar tujuan
diet bisa berhasil
3. Pasien diharapakan tetap mematuhi diet agar kondisi tubuh yang sehat dapat tetap
terjaga