Anda di halaman 1dari 1

Sebagai pemimpin pembelajaran, guru penggerak memmpunyai kapasitas untuk

mengembangkan kurikulum nasional berbasis pelajar pancasila, mengintegrasikan karakter


pelajar pancasila dalam kegiatan pembelajaran kurikuler maupun nonkurikuler,
mengorganisasikan guru untuk aktif mengkampanyekan konsep pelajar Pancasila.

Dalam bertugas sebagai penggerak komunitas praktisi, guru penggerak harus mampu
menjadi pelopor keberhasilan profil pelajar pancasila, menggerakan guru di lingkungannya
untuk ikut berpartisipasi aktif dalam setiap program kegiatan baik itu melalui kegiatan resmi
komunitas praktisi berupa KKG atau kegiatan komunitas lainya.

Ketika menjadi coach dalam lingkungan belajarnya, maka guru penggerak dapat melakukan
pelatihan dan pembimbingan untuk menyampaikan apa saja hal-hal yang dapat dilakukan
untuk mewujudkan profil pelajar pancasila, guru lain dapat dibantu baik berupa
perencanaan kegiatan, aktivitas kegiatan maupun mengevaluasinya untuk mengetahui
sejauh mana tingkat keberhasilan program untuk mewujudkan profil pelajar pancasila.

Dalam tugasnya untuk mendorong kolaborasi antar guru, maka guru penggerak dapat
membentuk struktur keorganisasian kegiatan yang berbasis pelajar pancasila, menentukan
sumberdaya yang kompeten untuk memetaka tugas dan kegiatan, serta membangun
koordinasi dan komunikasi antar bagian untuk melakukan kolaborasi dengan baik sehingga
dapat tercapai jaringan tugas yang konsisten dan bertanggung jawab.