Anda di halaman 1dari 10

PENERAPAN ONE

HEALTH TERHADAP
PENYAKIT ANTHRAX
KELODisusun oleh:
Kelompok Puskesmas Cilandak
PERIODE
1
One Health

2
ANTHRAX
Penyakit bersifat zoonosis yang disebabkan oleh bakteri
Bacillus anthracis

Anthrax merupakan salah satu penyebab utama kematian


tidak terkendali pada sapi, domba, kambing, kuda, dan rusa

Endemis Indonesia. Wilayah kasus anthrax 5 tahun


terakhir ( 5 provinsi ) : Sulsel, Jatim, Sulbar, Gorontalo, DIY
Tanda Klinis
Penyakit pada
hewan
Demam tinggi
Gemetar, sesak nafas, kongesti
mukosa.
Konvulsi lalu mati.
Mati beberapa menit atau jam
setelah darah keluar dari lubang
kumlah (anus, hidung, mulut atau
vulva) berwarna gelap dan sukar
membeku.
Biasanya mati karena perdarahan
otak
Gejala Klinis Manusia
Inkubasi : 1-3 hari / >2 minggu
Tanda tipe akut & kronis :
- Demam
- Sesak nafas
- Depresi
- lemah
- Terkadang disertai kejang
Pelaporan Kasus Anthrax
(pada manusia dan hewan)
Penanganan Penanganan Perlakuan terhadap
terhadap hewan terhadap kuman hasil produk hewan

Vaksinasi Susu, daging, bahan


rutin Bacillus antracis mati asal hewan (kulit,
sesuai pada suhu pasteurisasi, tulang, bulu, dll) di
anjuran desinfektan (formalin musnahkan dengan
10%, karbol 5%, iodine, dibakar/dikubur
dll), pembusukan
Hewan yang sakit
diobati dengan
antibiotik Bentuk spora musnah dengan uap basah
Penicilline (i.m) 120C dalam beberapa detik, air
dikombinasi mendidih 100C dalam 10 menit, uap
dengan basah 90C dalam 45 menit, panas kering
roboransia 120C dalam 1 jam.
Pencegahan Penyakit
Anthrax
Daerah bebas Anthrax
Penegakan peraturan pengawasan pemasukan hewan ke daerah
tersebut

Daerah endemik/enzootik
Melakukan vaksinasi pada semua hewan ternak di daerah
enzootik Anthrax sehatun sekali

Hewan yang diduga sakit


Penyuntikan serum Homolog (IV/SC) atau Heterolog (SC)
Penyuntikan antibiotik Penisilin-Streptomisin (IM)
Vaksinasi 2 minggu kemudian
Sumber Topik Penanggung Jawab Kebijakan Badan Program Pemangku
Pelaksanaan Kepentingan
Hewan Produksi dan Kementerian UU No. 18 tahun 1. Dinas 1. Pemeriksaan - Peternak
ternak penjualan Pertanian sub 2009 tentang Kesehatan hewan yang keluar - Kepala daerah
(sapi, Peternakan Peternakan dan 2. BPOM masuk pada daerah setempat
kerbau, Kesehatan Hewan 3. Badan endemis - Dokter hewan
kambing, Pasal 39, 40, 41, ketahanan 2. Pendataan jumlah - Petugas dinas
kuda, 42, 43, 44, 45, 46,pangan hewan ternak di peternakan dan
domba, 47, 48 4. Dirjen peternakan kesehatan hewan,
rusa) perlindungan 3. Vaksin hewan perusahaan bahan
Peraturan konsumen 4. Segera melaporkan produksi, penjual
Pemerintah 5. Perhimpunan bila dicurigai hewan ternak
Republik Indonesia Dokter Hewan terjangkit anthrax
No. 6 tahun 2013 Indonesia 5. Kontrol pasar
tentang 6.Dinas
pemberdayaan Peternakan dan
peternak Kesehatan
Hewan
Permenkes RI no.
1501/MENKES/PER
/X/2010 pasal
4,5,13,14,16,21
Lokasi Kementerian - Dinas Penyuluhan Petugas puskesmas,
Lingkungan Peraturan Menteri Kesehatan masyarakat di daerah kader, warga area
Pertanian Republik - Perkumpulan endemis mengenai peternakan, dokter
Kementerian Indonesia Nomor Dokter Hewan anthrax hewan
Pertanian sub 61/Permentan/PK3
Peternakan 20/12/2015 pasal
1,2,3,11,19,20,24
Limbah (bangkai Kementerian - Pejabat Pelaporan setiap Peternak, petugas
hewan) lingkungan, pengawasan kasus anthrax dinas peternakan, dan
pertanian lingkungan kesehatan hewan
hidup
- Dinas
pencegahan
dan
pengendalian
penyakit
menular (P2M)
9
TERIMAKASIH

10

Anda mungkin juga menyukai