Anda di halaman 1dari 19

KELOMPOK 9

1.FEBBIAL PRATAMA PUTRA


2.BEKKA ALTA SHASKIA
Energi Surya

PLTS
ENERGI Dampak
terhadap

SURYA
lingkungan

Penanggulang
an dampak
Apa itu Energi Surya ?
Penjelasan singkat mengenai energi surya
Fotovoltaik atau Sel Surya
Fotovoltaik atau sel surya adalah teknologi yang dapat menghasilkan
arus searah (Direct Current) dengan satuan daya Watt (W) atau kilo
Watt (kW) dari bahan semikonduktor ketika bahan ini tersinari oleh
foton

FOTOVOLTAIK
JENIS-JENIS FOTOVOLTAIK

Modul sel mono-crystalline


mempunyai effisiensi sel tertinggi
sekitar 17%

Modul sel multi-crystalline


mempunyai effisensi sel ertinggi
sekitar 15%

Modul amorphous silicon


effisiensinya sangat rendah yaitu
sekitar 5 – 7%
Karakteristik Fotovoltaik

FOTOVOLTAIK
Karakteristik penting lainnya dari sel surya yaitu fill factor (FF), dengan persamaan sebagai berikut:

FOTOVOLTAIK
Berdasarkan persamaan 2.3. efisiensi dari fotovoltaik sendiri dinyatakan sebagai rasio antara daya keluaran yang dihasilkan (daya listrik)
terhadap energi cahaya yang sampai dipermukaan fotovoltaik, atau dinyatakan sebagai berikut:

FOTOVOLTAIK
Energi keluaran yang dihasilkan fotovoltaik adalah dengan mengalikan arus modul berbeban
dikalikan dengan peak sun hour dan dikalikan dengan tegangan maka akan didapatkan energi yang
dibangkitakan oleh fotovoltaik.

FOTOVOLTAIK
Nilai efisiensi sebuah modul surya juga sangat tergantung kepada nilai Peak Sun Hour (PSH). PSH
sangat subyektif tergantung pada karakteristik lingkungan termasuk lamanya penyinaran matahari
dan indeks kecerahan disuatu tempat. Besarnya nilai PSH bisa diperoleh dengan menggunakan rumus
berikut:

FOTOVOLTAIK
Instalasi Fotovoltaik

Sistem Stand Alone Sistem Connecting Grid

FOTOVOLTAIK
PLTS

pembangkit listrik yang mengubah energi surya menjadi energi listrik.


Pembangkit Listrik Tenaga Pembangkitan listrik bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara langsung
Surya menggunakan photovoltaic dan secara tidak langsung dengan pemusatan
energi surya.

Secara tidak langsung dengan


pemusatan energi surya,
Secara langsung menggunakan Pemusatan energi surya
photovoltaic, Photovoltaic menggunakan sistem lensa atau
mengubah secara langsung cermin dikombinasikan dengan
energi cahaya menjadi listrik sistem pelacak untuk
menggunakan efek fotoelektrik. memfokuskan energi matahari ke
satu titik untuk menggerakan
mesin kalor.
PLTS
Cara kerja PLTS
PLTS

Klasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)


Pembangkit Listrik Termal Surya
1
PLTS

Klasifikasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)


Pembangkit Listrik Tenaga Surya Fotovoltaik
2
Dampak Negatif Panel Surya
Terhadap Lingkungan

Dari data yang diperoleh dari situs resmi Itjen ESDM pada tahun 2013, panel surya yang
membutuhkan lahan memiliki keefisienan 15-20% membutuhkan lahan seluas 1,2 hektar untuk menghasilkan
yang luas energi sebesar 1 MW yang dimana 1 unit PLTP (pembangkit listrik tenaga panas bumi) di
Kamojang dapat menghasilkan energy sebesar 55 MW.

Panel surya tidak dapat menyerap sinar matahari secara menyeluruh. Sinar matahari yang
tidak terserap tersebut terpantul dan terkosentrasi ke atas. Sinar yang dipantulkan tersebut
berbahaya bagi lalu
sangatlah panas dan mengganggu lingkungan sekitar, terutama ekosistem udara. Sinar yang
lintas udara.
panas tersebut dapat membuat hewan-hewan yang terkena sinar pantulan panel surya mati
kepanasan.

Walau system tenaga surya menggunakan sumber air bawah tanah untuk mengurangi
dapat mengurangi penggunaan air permukaan yang ada, akan tetapi penggunaan sumber air bawah tanah dapat
pasokan air yang ada. mempengaruhi ekosistem di beberapa lokasi yang gersang karena makhluk hidup yang ada di
gurun menggunakan sumber air bawah tanah, contohnya kaktus.

Untuk setiap ton polysilicon yang dibuat, yaitu bahan yang membentuk jantung panel surya,
mpanel surya menciptakan empat ton silikon tetraklorida beracun. Selain itu, pembuatan panel surya
bersifat beracun. menggunakan sesuatu yang disebut tetrafluoride nitrogen, yang merupakan gas rumah kaca
17.000 kali lebih kuat daripada karbon dioksida.
Penanggulangan Dampak Negatif
Panel Surya terhadap Lingkungan

Dari semua dampak negatif yang ada, penanggulangan dan penanganan perlu dilakukan. Untuk sekarang
penanggulangan untuk mengurangi luas penggunaan lahan penggunaan panel surya masih sulit dicapai dikarenakan
efisiensi penyerapan energi panel surya yang masih rendah menjadi salah satu faktornya, terutama untuk
menghasilkan energi yang ramah lingkungan.
Begitu pula untuk pengurangan bahan beracun dalam pembuatan panel surya, karena untuk membuat panel
surya dengan efisiensi tertinggi sekarang (20%-30%) tetap menggunakan bahan-bahan yang beracun. Langkah terbaik
yang dapat kita lakukan adalah dengan mengolah limbah panel surya sebaik-baiknya.
Untuk masalah pantulan cahaya panel surya, dapat dilakukan pengkonsentrasian cahaya yang panas
tersebut ke suatu titik untuk menghasilkan energi panas, sehingga energy panas itu akan menggerakan turbin dan
menghasilkan energi listrik. Hal ini dapat dicontoh seperti pembangkit listrik tenaga surya dan panas di Australia, yang
mencetak rekor dunia untuk efisiensi energi surya dengan memanfaatkan cahaya matahari dan pantulan sinar
matahari yang panas.
Untuk pengurangan penggunaan air sediri dapat dilakukan dengan mendaur ulang air yang digunakan untuk
merawat panel sehingga dapat digunakan kembali untuk membersihkan dan mendinginkan generator lagi.
KESIMPULAN

Energi surya mempunyai potensi untuk menyediakan berbagai


kebutuhan energi di seluruh Indonesia. Selain untuk pembangkit
listrik, energi surya juga membantu tumbuhan untuk
berfotosintesis. Energi surya bukan saja bisa digunakan untuk
proses pemanasan ataupun untuk energi listrik, energi surya juga
bisa digunakan untuk pendingin. Jadi, energi surya adalah energi
yang paling penting untuk digunakan dalam kehidupan.