Anda di halaman 1dari 55

ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA

(2 sks)

Semester 1
Jurusan Farmasi UHAMKA

Oleh: Tahyatul Bariroh


Visi Prodi Farmasi Uhamka

• Pada tahun 2020 menjadi program studi


utama di Indonesia dalam menghasilkan
lulusan sarjana bidang Farmasi yang unggul
dalam kecerdasan spiritual, intelektual,
emosional, dan sosial (SIES).
Aspek Penilaian

• Keaktifan 10%: absensi (minimal 75% boleh


ikut ujian), ketepatan hadir, nilai keaktifan di
kelas
• Tugas 20%: presentasi kelompok, tugas
mandiri
• UTS 30%
• UAS 40%
Tata Tertib Perkuliahan
• Keterlambatan maksimal 20 menit, setelah itu
tidak boleh masuk kelas.
• Mahasiswa menggunakan pakaian yang rapih
dan sesuai ketentuan di UHAMKA, dan sepatu.
ANATOMI
 Berasal dari bahasa latin yaitu,
* ana : bagian, memisahkan
* tomi (tomie) : iris/ potong

 Anatomi adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan


susunan tubuh baik secara keseluruhan maupun
bagian-bagian serta hubungan alat tubuh yang satu
dengan yang lain.
FISIOLOGI
 Berasal dari bahasa latin yaitu :
* fisis (physis) : alam/ cara kerja
* Logos (Logi) : ilmu pengetahuan

 Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari faal atau


pekerjaan dari tiap-tiap jaringan tubuh atau bagian
dari alat-alat tubuh dan sebagainya (kajian mengenai
fungsi struktur makhluk hidup).

 Fisiologi mempelajari fungsi atau kerja tubuh


manusia dalam keadaan normal.
Jadwal Perkuliahan
Per- Pokok Bahasan/Sub Pokok Bahasan Tanggal Kegiatan Inti
temu-
an ke-
1 Kontrak perkuliahan dan pengantar Anatomi Ceramah
dan Fisiologi Manusia

2 Anatomi dan Fisiologi Sistem Integumen Presentasi & Diskusi

3 Anatomi dan Fisiologi Sistem Gerak Presentasi & Diskusi


-Rangka
-Otot
4 Anatomi dan Fisiologi Sistem Saraf Presentasi & Diskusi
5 Anatomi dan Fisiologi Sistem Saraf Otonom Presentasi & Diskusi
6 Anatomi dan Fisiologi Sistem Endokrin Presentasi & Diskusi
(hipotalamus, hipofisis, tiroid)
7 Anatomi dan Fisiologi Sistem Endokrin Presentasi & Diskusi
(pankreas, hormon reproduksi laki-laki,
hormon reproduksi wanita)
8 Anatomi dan Fisiologi Jantung Presentasi & Diskusi
9 Anatomi dan Fisiologi Pembuluh Darah dan Presentasi & Diskusi
Sirkulasi
10 Anatomi dan Fisiologi Sistem Pernapasan Presentasi & Diskusi
11 Anatomi dan Fisiologi Sistem Pencernaan Presentasi & Diskusi
Kelas 1B
1. Sistem integumen (27 sept) - kel
2. Rangka, tulang dan sendi (4 okt) - kel
3. Sistem otot (polos, lurik, jantung) (11 okt) - kel
4. Saraf pusat (18 okt) - kel
5. Saraf somatik dan otonom (25 okt) - kel
6. Struktur, fungsi dan mekanisme hormon dan
kelenjar endokrin (1 nov) - kel
7. Kelenjar pituitari, tiroid, paratiroid (8 nov) - kel
8. Kelenjar adrenal, pineal, timus, pankreas (15
nov) - kel
Tugas presentasi kelompok
• Buat ppt maksimal 40 slide

• Meliputi:
Definisi, GAMBAR, mekanisme/fungsi masing-
masing bagian, referensi

• Dikumpul via email paling lambat hari

• Email: bariroh.tahyatul@gmail.com
Referensi
• 1.) Dee Unglaub Silverthorn. Human Physiology
An Integrated Approach 6th Edition, Pearson,
2013.

• 2.) Guyton and Hall. Text Book of Medical


Physiology 13th Edition. Elsevier. 2016.

• 3.) Lauralee Sherwood. Human Physiology: From


Cells to System 7th Edition.

• 4.) Marieb. Human Anatomy. 6th Edition.


Pearson Education Inc. 2012
ANATOMI - FISIOLOGI

 Adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang


susunan organ tubuh dan bagaimana organ tubuh
tersebut bekerja.

 Anatomi dan fisiologi manusia secara garis besar


mempelajari tentang ; komposisi tubuh (homeostasis
dan integrasi), organisasi tubuh, gerak, integumen,
koordinasi/sistem pengendali tubuh, metabolisme dan
sirkulasi.
Ayat Al-Quran terkait Konsep Homeostasis

• QS. Al-Infithaar (82) : 7


Penciptaan dan menjadikan susunan tubuh seimbang.
Tingkat Struktural Organisasi Tubuh

 Tingkat kimia ; atom, molekul, mikromolekul.


 Sel : unit dasar/satuan hidup terkecil makhluk hidup, sel
memiliki struktur antara lain nucleus, ribosom,
mitokondria dan berlangsung aktivitas kimiawi untuk
pertahanan hidup.
 Jaringan : sekumpulan sel dengan struktur dan fungsi
yang sama.
 Organ : kumpulan terintegrasi dua atau lebih jenis
jaringan bersama-sama melakukan fungsi khusus
tertentu.
 Sistem organ : sekelompok organ yang bekerja sama
untuk melakukan fungsi yang saling berkaitan.
Organisasi tubuh manusia
Tingkat Jaringan Organ Sistem
Sel
Kimia Organ

Keterangan:
• Ion
• Molekul
• Makromolekul
• Organel
• Sel
• Jaringan
• Organ
• Sistem Organ
• Organisme
Sel sebagai satuan hidup tubuh
 Dasar satuan hidup tubuh adalah sel.

 Sel adalah bagian terkecil dari makhluk hidup yang hanya


dapat dilihat dengan microskop.

 Semua sel menggunakan O2 sebagai salah satu zat utama


untuk membentuk energy ; oksigen bergabung dengan
KH, diperlukan untuk fungsi sel.

 Mekanisme umum perubahan zat gizi menjadi energy di


semua sel pada dasarnya sama dan semua sel
mengirimkan hasil-hasil akhir reaksi kimianya ke dalam
cairan sekitarnya.
Berbagai fungsi dasar sel

• Mendapatkan makanan dan oksigen dari lingkungan di sekitar sel


• Tempat terjadinya berbagai reaksi kimia dengan menggunakan makanan
dan oksigen untuk mendapatkan energy untuk sel
• Membuang CO2 dan zat sampah hasil metabolisme ke lingkungan sekitar
sel
• Melakukan sintesis protein dan molekul-molekul lain yang diperlukan
untuk membangun sel dan menunjang fungsi-fungsi sel
• Sensitif dan responsif terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan luar
sel
• Mengontrol perubahan ekstrim zat yang ada di dalam dan di luar sel
• Memindahkan zat-zat dari bagian sel ke bagian sel ke bagian yang lain
untuk menunjang aktivitas sel dan
• Melakukan reproduksi
Struktur Sel
Bagian-bagian sel meliputi :
1. Dinding sel (selaput sel)
2. Protoplasma
3. Inti Sel (nukleus) Bagian lain :

a. Sentrosoum
b. Vakuola
c. Mitokrondria
d. Badan golgi
Struktur Sel
• Peristiwa masuknya zat-zat ke dalam sel, dan
diubah menjadi bagian-bagian sel disebut
anabolisme.
• Pemecahan zat-zat dalam sel untuk
mendapatkan tenaga dan panas disebut
katabolisme.
• Anabolisme dan katabolisme disebut
metabolisme.
Messenger pada sistem homeostasis
• Antar sel berhubungan melalui :
– Neurotransmitter : zat kimia yang dikeluarkan oleh sel
syaraf
– Hormon : zat kimia yang dikeluarkan oleh kelenjar endokrin
dan langsung masuk ke dalam aliran darah.
– Parakrin : zat kimia yang dilepaskan oleh sel untuk
membawa pesan antar sel
– Serotonin : zat yang dilepaskan sel-sel yang mengalami
radang
Sistem Organ
Konsep Homeostasis
• Homeostasis : pemeliharaan lingkungan internal
yang relatif stabil (homeo : “sama”; stasis :
“menetap”)
• Lingkungan internal : adalah cairan yang berkontak
langsung dengan sel-sel tubuh.
• Lingkungan internal ini terletak di luar sel tetapi di
dalam tubuh.
• Lingkungan ini terdiri dari : cairan ekstrasel dan
cairan interstitial
Tubuh Manusia Terdiri dari :
• Protein : 18 % BB
• Lemak : 15 % BB
• Mineral : 7 % BB
• Air : 60 % BB
Cairan tubuh
 Cairan tubuh merupakan sarana untuk mentranspor
zat makanan dan metabolisme membawa nutrien
mulai dari proses absorpsi, mendistribusikan
sampai ke tingkat intraseluler.

 Sekitar 60% tubuh manusia adalah cairan.


 Cairan yang terdapat dalam sel disebut Cairan
Intraseluler.
 Sekitar sepertiga cairan, terdapat diluar sel dan
dinamakan Cairan Ekstraseluler (terdiri atas
Cairan Interstisial dan cairan intravaskular)
Komponen Lingkungan Internal
Cairan yang ada di dalam tubuh terbagi lagi menjadi :
1. Cairan ekstraseluler (33 %) yang merupakan
a. Cairan diantara sel (Transelular )
b. Plasma darah (6,6%)
c. Cairan interstitial (26,4%) dan lympha.
2. Cairan intraseluler (67 %)
Cairan transeluler yang meliputi cairan
serebrospinalis, intraokuler, peritonial, pleura,
sinovial dan sekresi alat cerna.
Cairan di dalam ruangan antara sel-sel jaringan
disebut Cairan Interstisial.
Faktor-faktor lingkungan internal yang harus
dipertahankan secara homeostasis
1. Konsentrasi molekul zat-zat gizi
2. Konsentrasi O2 dan CO2
3. Konsentrasi zat-zat sisa
4. pH
5. Konsentrasi air, garam-garam, dan
elektrolit
6. Suhu
7. Volume dan tekanan
Perbedaan cairan ekstrasel dan intrasel ;
 Ekstrasel mengandung ; ion Na, Cl. Bikarbonat, zat gizi
untuk sel (O2, asam amino, glukosa, asam lemak), CO2
yang ditranspor ke paru untuk di esksresikan.
 Intrasel ; mengandung ion K, Mg dan fosfat.

Dalam cairan ekstrasel terdapat ion dan zat gizi


yang diperlukan oleh sel untuk pemeliharaan fungsi
sel. Cairan ini cepat tercampur oleh sirkulasi darah.

Sel tubuh mampu untuk hidup, tumbuh dan


melakukan fungsi-fungsi khususnya selama
tersedia konsentrasi O2, ion, glukosa, as
amino dan as lemak.
Struktur Membran Plasma
DIFUSI PASIF

Pergerakan molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi


rendah.

Beberapa cara difusi :


 Larut dalam lipid dan berdifusi melalui membran sel (non
ionic ; O2, CO2, alkohol).
 Difusi dipermudah (melalui pembawa/carrier) yang
merupakan komponen membran sel tanpa menggunakan
energi. Digunakan untuk senyawa yang sukar larut dalam lipid.
Tanpa pembawa, senyawa ini tidak bisa melewati membran,
contoh glukosa.

 Berdifusi melalui pori-pori kecil yang langsung menembus


membran (ionic ; Na, K, C dan lain-lain).
Transpor Pasif: Difusi Terfasilitasi
TRANSPOR AKTIF
 Pergerakan molekul yang melawan gradient konsentrasi
(yaitu dari kons rendah ke kons tinggi) dimana disini
memerlukan energi.

 Contohnya ; pergerakan dari ion Na, K, Ca, Fe, H, Cl, L,


beberapa asam amino.

 Na banyak terdapat di ekstrasel sedangkan K di intrasel.


Kedua molekul ini secara terus menerus bisa
mengalami difusi sehingga seimbang. Untuk
mengembalikan ke normal, Na harus dikeluarkan dan K
kembali ke dalam sel. Untuk transport ini diperlukan
energi.
Transpor Aktif
Sistem transpor cairan ekstrasel
Cairan ekstrasel ditranspor ke seluruh bagian
tubuh, dimana :
 Memerlukan pergerakan darah mengitari
sistem sirkulasi.
 Memerlukan pergerakan cairan antara
kapiler darah dan sel.

Sirkulasi darah yaitu 1x setiap menit (dalam


keadaan istirahat) dan 6x setiap menit dalam
keadaan aktif.

Waktu darah bersikulasi dari jantung ke


sistemik, terjadi pertukaran yang terus
menerus antara darah dan ruangan jaringan.
Sistem tubuh dan homeostasis
Untuk menjaga homeostatis diperlukan aktivitas berbagai sistem
tubuh. Ada 11 sistem tubuh utama yang menyumbang homeostatis
yaitu :
1. Sistem sirkulasi
2. Sistem pencernaan
3. Sistem respirasi
4. Sistem kemih
5. Sistem rangka
6. Sistem otot
7. Sistem integumen
8. Sistem imun
9. Sistem saraf
10. Sistem endokrin
11. Sistem reproduksi
Asal zat gizi dalam cairan ekstrasel

Sistem Respirasi ; O2 diambil darah dari


alveoli paru. O2 berdifusi melalui membran
(antara alveoli dan lumen kapiler paru) ke dalam
darah.

Saluran Pencernaan. Dalam organ pencernaan,


zat-zat yang larut seperti KH, as lemak, as amino,
dan lain-lain, diabsorpsi ke dalam cairan ekstrasel
(intravaskular).
• Metabolisme: oleh Hati (terutama) dan Organ-Organ
Lain
• Hati (dibantu oleh jaringan tubuh lain seperti mukosa
usus, ginjal dan kel endokrin ) berfungsi:
– mengubah susunan kimia zat yang diabsorpsi menjadi
bentuk yang lebih mudah digunakan oleh sel
– Menyimpan zat makanan sampai diperlukan

• Fungsi umum Sistem mukuloskeletal:


– memberikan pergerakan
– melindungi tubuh terhadap lingkungan yang
membahayakan.
Pembuangan Hasil Metabolisme

 CO2 merupakan hasil metabolisme yang paling


banyak dibawa oleh darah ke aveoli (paru-paru)
dan kemudian direspirasi oleh paru.

 Urea dan zat-zat lain yang tidak diperlukan oleh


tubuh, dibuang melalui ginjal dan dieksresikan
dalam bentuk urin.
Pengaturan Fungsi Tubuh
Sistem saraf,
Fungsi: mengatur kecepatan aktivitas otot dan sekresi dalam
tubuh. Dibagi atas ;
 sistem saraf pusat (SSP)  terdiri dari otak dan medula
spinalis
 sistem saraf tepi (SST) terdiri dari somatik (SSS) dan
otonom (SSO). SSO mempunyai 2 neuruon yaitu sensorik
dan motorik.

Hormon
Zat kimia yang diskresikan oleh kelenjar endokrin disebut
hormon. Merupakan sistem pengaturan yang melengkapi sistem
saraf yang bekerja mengatur fungsi metabolisme.
Sistem Pengendalian Tubuh
 Sistem pengendalian genetik ; bekerja di dalam sel untuk
mengendalikan intrasel.
 Bekerja di dalam organ.
 Bekerja di dalam tubuh, untuk mengendalikan hubungan
beberapa organ.

 Sistem respirasi ; bekerjasama dengan sistem


saraf mengatur konsentrasi CO2 dalam cairan
esktrasel.
 Hati dan pankreas ; mengatur konsentrasi glukosa
dalam cairan ekstrasel.
 Ginjal ; mengatur konsentrasi H, Na, K, Fosfat
dan ion lain dalam cairan ekstrasel serta mengatur
volume cairan tubuh.
• Mekanisme kontrol homeostasis tubuh
terutama beroperasi berdasarkan prinsip umpan
balik negatif.
• Umpan balik negatif
(“negative feedback ”)
– Terjadi jika suatu perubahan
pada sebuah variabel
terkontrol mencetuskan respon
yang melawan perubahan itu.
– Contoh : jika terjadi penurunan
tekanan darah di titik normal
maka sel-sel akan bekerja pada
sistem sirkulasi untuk
mengembalikan tekanan darah
ke titik normal.
JARINGAN DASAR TUBUH

 Ada empat tipe jaringan dasar yang membentuk tubuh semua


hewan, termasuk tubuh manusia dan organisme multiseluler
tingkat rendah seperti serangga.

* Jaringan epitel.

Jaringan yang disusun oleh lapisan sel yang melapisi permukaan


organ seperti permukaan kulit. Jaringan ini berfungsi untuk
melindungi organ yang dilapisinya, sebagai organ sekresi dan
penyerapan.
* Jaringan pengikat.
Sesuai namanya, jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat
jaringan dan alat tubuh. Contoh jaringan ini adalah jaringan
darah.
* Jaringan otot.
Jaringan otot terbagi atas tiga kategori yang berbeda
yaitu otot polos yang dapat ditemukan di organ
tubuh bagian dalam, otot lurik yang dapat ditemukan
pada rangka tubuh, dan otot jantung yang dapat
ditemukan di jantung.
* Jaringan saraf.
Adalah jaringan yang berfungsi untuk mengatur
aktivitas otot dan organ serta menerima dan
meneruskan rangsangan.
ORGAN / SISTEM
Bidang Struktural Tubuh
 Bidang sagital :
membagi tubuh menjadi
bagian kanan dan kiri.
 Bidang frontal/koronal :
membagi tubuh menjadi
bagian depan dan
belakang.
 Bidang transfersal :
membagi tubuh menjadi
bagian atas dan bawah.
TERIMA KASIH

Materi Selanjutnya:
 Sistem Integumen