Anda di halaman 1dari 18

Manajemen Strategik pada

PT ASTRA HONDA MOTOR


KELOMPOK 4
Nurul Hikmah 7211416060
Dyah Windhari 7211416061
Melya Agustin 7211416062
Reiska Ananda Ariputri 7211416122
Profil Perusahaan

PT Astra Honda Motor adalah sebuah perusahaan yang


bergerak dibidang manufaktur, perakitan dan distributor sepeda motor
merek Honda. PT Astra Honda Motor didirikan tahun 1971 dan
bermarkas di Jakarta, Indonesia. PT.Astra Honda Motor atau yang
biasa disingkat dengan kata AHM ini merupakan nama yang resmi
perusahaan sepeda motor Honda yang banyak dikenal di pasaran saat
ini. Dengan keunggulan mesin "bandel" dan irit bahan bakar, AHM
menjadi pelopor tipe kendaraan bermotor yang ekonomis.
Profil Perusahaan

Pada saat ini AHM memiliki 3 pabrik perakitan Jenis-jenis produk Sepeda Motor Honda (AHM):
yang masing masing berlokasi di Sunter  Matic (Honda Vario, Honda Beat, Honda Spacy,
(Jakarta Utara), Pegangsaan Dua (Kelapa Gading) Honda Scoopy, dsb)
dan Cikarang Barat (Bekasi), AHM telah
mendistribusikan produk-nya pada 1.800  Bebek (Honda Astrea, Honda Supra, Honda Revo,
showroom penjualan, 7.400 gerai suku cadang Honda Blade, dsb)
serta 600 layanan service atau bengkel AHASS  Sport (Honda Megapro, Honda Tiger, Honda CBR,
(Astra Honda Authorized Service Station) yang dsb)
tersebar diseluruh Indonesia.
Analisis Faktor Internal Perusahaan (IFE)
Analisis Faktor Internal Bobot Peringkat Skor
Kekuatan:
1. Produk yang dijual mempunyai kualitas yang tinggi 0,10 4,0 0,40
2. Kemampuan produksi yang tinggi 0,10 3,5 0,35
3. Bengkel resmi dan penjualan sparepart terdistribusi di seluruh Indonesia 0,15 4,0 0,60
4. Pengembangan produk yang tinggi dan inovatif 0,10 3,5 0,35
5. Low cost production 0,05 4,0 0,20
Kelemahan
1. Promosi yang kurang menarik 0,10 2,5 0,25
2. Sistem indent yang mengecewakan konsumen 0,15 3,0 0,45
3. Tidak ada brand ambassador yang kuat mewakili citra produk 0,10 2,5 0,25
4. Penggunaan bahan baku impor 0,05 2,0 0,10
5. Harga sparepart tinggi 0,10 2,5 0,25
Total 1,00 3,20
Analisis Faktor Eksternal Perusahaan (EFE)
Analisis Faktor Eksternal Bobot Peringkat Skor
Peluang:
1. Jumlah penduduk indonesia yang banyak 0,10 3,5 0,35
2. Tren masyarakat yang konsumtif 0,15 4,0 0,60
3. Ekspansi ekspor ke negara berkembang 0,05 3,0 0,15
4. Permintaan Konsumen 0,10 3,5 0,35
5. Kepercayaan Honda Japan Corp. 0,10 3,0 0,30
Ancaman:
1. Persaingan industri yang intens 0,10 3,0 0,30
2. Krisis ekonomi global 0,15 3,0 0,45
3. Nilai tukar rupiah 0,10 2,0 0,20
4. Bencana alam 0,05 2,0 0,10
5. Kebijakan pemerintah 0,10 2,0 0,20
Total 1,00 3,00
Analisis Competitive Profile Matrix (CPM)
Matriks BCG (Boston
Consulting Group) Matriks BCG adalah alat analisis bisnis yang
digunakan untuk membantu perusahaan dalam
mempertimbangkan peluang pertumbuhan
dengan perencanaan strategis jangka panjang
dan meninjau portofolio produk perusahaan
tersebut agar dapat mengambil keputusan
untuk berinvestasi, mengembangkan atau
menghentikan produknya.
Langkah - Langkah dalam Menentukan Posisi
Matriks BCG Perusahaan
1 Mengidentifikasi dan membagi perusahaan dalam SBU (strategic business units)

Menilai dan membandingkan prospek tiap SBU berdasarkan dua industri yaitu
2
pangsa pasar relatifnya dan tingkat pertumbuhan industri SBU tersebut

3 Mengklasifikasikan SBU pada matriks BCG.

4 Mengembangkan strategi untuk tiap SBU

5
Matriks
BCG
Strategi Setelah
Analisis Matriks BCG
01 02 03 04

Build atau Hold atau Harvest atau Divest atau


membangun mempertahankan memanen melakukan
divestasi
Analisis Tingkat Pertumbuhan
PT Astra Honda Motor
Data Penjualan Sepeda Motor Tahun 2012 Data Penjualan Sepeda Motor Tahun 2013
Penjualan Januari- Penjualan Januari-
ATPM Market Share ATPM Market Share
Desember 2012 Desember 2013
Honda 4.092.693 57,31% Honda 4.700.871 60,49%
Yamaha 2.433.354 34,07% Yamaha 2.495.796 32,12%
Suzuki 465.630 6,52% Suzuki 400.675 5,16%
Kawazaki 13.1657 1,84% Kawazaki 153.807 1,98%
TVS 18.252 0,26% TVS 19.865 0,26%

Total unit yang terjual 2013−Total unit yang terjual 2012


Pertumbuhan pasar penjualan = x 100%
Total unit yang terjual 2012
4.700.871 − 4.092.693
= x 100% = 14,86%
4.092.693
Analisis Pangsa Pasar
PT Astra Honda Motor
Total unit Honda yang terjual 2013
Pangsa Pasar 2013 = kali
Total unit Yamaha yang terjual 2013
4.700.871
= kali = 1,88 kali
2.495.796

Berdasarkan perhitungan matriks BCG untuk mengetahui pangsa pasar relatif


(relative market share) maka telah diketahui bahwa pangsa pasar relatif Honda tahun
2013 sebesar 1,88 kali > 1 yang artinya menunjukkan bahwa PT.AHM memiliki
pangsa pasar lebih besar dibandingkan dengan Yamaha karena nilai pangsa pasar
relatifnya lebih besar dari satu.
Matriks BCG Posisi PT. Astra Honda Motor Tahun 2013
Analisis Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)
Integrasi Intensif
Analisis Faktor Internal Weight
AS TAS AS TAS
Kekuatan:
Produk yang dijual mempunyai kualitas yang tinggi 0,10 4 0,40 3 0,30
Kemampuan produksi yang tinggi 0,10 3 0,30 3 0,30
Bengkel resmi dan penjualan sparepart terdistribusi di seluruh
0,15 4 0,60 3 0,45
indonesia
Pengembangan produk yang tinggi dan inovatif 0,10 3 0,30 4 0,40
Low cost production 0,05 3 0,15 2 0,10
Kelemahan:
Promosi yang kurang menarik 0,10 1 0,10 3 0,30
Sistem indent yang mengecewakan konsumen 0,15 1 0,15 2 0,30
Tidak ada brand ambassador yang kuat mewakili citra produk 0,10 2 0,20 3 0,30
Penggunaan bahan baku impor 0,05 3 0,15 1 0,05
Harga sparepart tinggi 0,10 2 0,20 1 0,10
Analisis Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)
Integrasi Intensif
Analisis Faktor Eksternal Bobot
AS TAS AS TAS
Peluang:
Jumlah penduduk indonesia yang banyak 0,10 1 0,10 4 0,40
Tren masyarakat yang konsumtif 0,15 2 0,30 3 0,45
Ekspansi ekspor ke negara berkembang 0,05 1 0,05 2 0,10
Permintaan Konsumen yang meningkat 0,10 2 0,20 4 0,40
Kepercayaan Honda Japan Corp. 0,10 1 0,10 2 0,20
Ancaman:
Persaingan industri yang intens 0,10 2 0,20 3 0,30
Krisis ekonomi global 0,15 1 0,15 2 0,30
Nilai tukar rupiah 0,10 1 0,10 2 0,20
Bencana alam 0,05 2 0,10 2 0,10
Kebijakan pemerintah 0,10 1 0,10 1 0,10
Total 1,00 4,95 5,15
Implementasi Strategi
Berdasarkan matriks BCG 2013 PT. Astra Honda Motor berada pada posisi
Bintang (Star). Hal ini mengindikasikan perusahaan harus mempertahankan posisi
dan menerima investasi yang besar.
Strategi yang dapat dilakukan terkait dengan posisi Bintang (Star) dan juga
berdasarkan analisis QSPM yaitu intensif, lebih spesifiknya pengembangan produk.
kelompok kami menawarkan strategi pengembangan produk berupa inovasi
motor dilengkapi dengan teknologi GPS dan motor dilengkapi dengan sensor.
THANK
YOU!  ANY
QUESTION?
The Power of PowerPoint |
thepopp.com
18