Anda di halaman 1dari 10

Bakteri Penyebab infeksi

pada saluran Genital


OLEH : KELOMPOK 6

- SITI HUMAIRAH FEBRIANI YAHYA


- GRASELA HILIBALA
- NURMILA A. PATALONGI
- INTAN PULUKO
Saluran Genital

Sistem reproduksi atau sistem genital adalah sistem


organ seks dalam organisme yang bekerja sama untuk
tujuan reproduksi seksual. Banyak zat non-hidup
seperti cairan, hormon, dan feromon juga merupakan
aksesoris penting untuk sistem reproduksi.
Neisseria gonorrhae
Neisseria gonorrhae merupakan bakteri penyebab penyakit gonore
atau biasa disebut kencing nanah. Bakteri ini termasuk jenis bakteri
gram negatif yang berbentuk kokus atau bulat. Biasanya, bakteri ini
menempel dua-dua sehingga disebut diplokokus. Bakteri ini Terletak
intraselular yang biasanya terdapat di dalam leukosit
polimorfonuklear. Bakteri tersebut memilki diameter sekitar 0,8 μm.
Selain itu, kuman ini tidak motil dan tidak berspora. Suhu 35°C-37°C
dan pH 7,2-7,6 merupakan kondisi optimal untuk bakteri Neisseria
gonorrhoeae tumbuh.
GONOREA
Gonore adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Neisseria
gonorrhoeae yang sering menyerang membran mukosa uretra
pada pria dan endoservik pada wanita. Gonore sering ditularkan
melalui kontak seksual. Penderita paling banyak dijumpai yaitu
pada remaja dan dewasa muda. Hal tersebut dapat dimungkinkan
karena aktivitas seksual pada umur tersebut cukup tinggi.
PATOGENITAS
Neisseria gonorrhoeae dapat ditularkan melalui kontak seksual atau melalui penularan vertikal pada
saat melahirkan. Bakteri ini terutama mengenai epitel kolumnar dan epitel kuboidal manusia.
Patogenesis gonore terbagi menjadi 5 tahap :
 Bakteri Neisseria gonorrhoeae menginfeksi permukaan selaput lendir dapat ditemukan di uretra,
endoserviks dan anus.
 Bakteri ke microvillus sel epitel kolumnar untuk kolonisasi selama infeksi, bakteri dibantu oleh
fimbriae, pili.
 Masuknya bakteri ke dalam sel kolumnar dengan proses yang disebut endositosis di mana bakteri
yang ditelan oleh membran sel kolumnar, membentuk vakuola.
 Vakuola ini kemudian dibawa ke membran basal sel inang, dimana bakteri berkembang biak
setelah dibebaskan ke dalam jaringan subepitel dengan proses eksositosis. Peptidoglikan dan
bakteri LOS (Lipo Oligo Sakharida) dilepaskan selama infeksi. Gonococcus dapat memiliki dan
mengubah banyak jenis antigen dari Neisseria LOS. LOS merangsang tumor necrosis factor, atau
TNF, yang akan mengakibatkan kerusakan sel.
 reaksi inflamasi yang dihasilkan menyebabkan infiltrasi neutrofil. Selaput lendir
hancur mengakibatkan akumulasi Neisseria gonorrhoeae dan neutrofil pada
jaringan ikat subepitel. Respon imun host memicu Neisseria gonorrhoeae untuk
menghasilkan protease IgA ekstraseluler yang menyebabkan hilangnya aktivitas
antibodi dan mempromosikan virulensi.
Manifestasi Klinis

Neisseria gonorrhoeae hanya dapat ditemukan pada manusia. Kuman ini paling sering menyerang
permukaan mukosa dengan epitel kolumner yaitu organ genital (utama). Selain itu, faring dan rektum juga
dapat terinfeksi baik pada pria maupun wanita. Infeksi yang terjadi pada endoserviks, faring, dan rektum
biasanya asimptomatik. Seorang ibu yang akan melahirkan secara normal namun menderita gonore dapat
menularkan dan menyebabkan konjungtivitis pada bayi yang dilahirkan. Endoservik merupakan lokasi
utama infeksi kuman Neisseria gonorrhoeaedan menyebabkan servisitispada wanita. Gejala yang muncul
adalah vaginal discharge (cairan purulen dengan bau tidak sedap), disuria, nyeri saat berhubungan seksual,
perdarahan inter menstrual, dan nyeri abdomen bawah ringan. Gejala-gejala ini muncul 10 hari setelah
pajanan. Namun umumnya infeksi pada endoservik adalah asimptomatik (60-80%).
DIAGNOSIS
- MIKROSKOPIK
Pemeriksaan mikroskopis yang digunakan adalah
dengan pengecatan gram. Pengambilan sampel
dari swab endoservik pada wanita. Hasil positif
akan tampak diplokokus gram negatif.
PENGOBATAN
Pengobatan gonore yang paling utama adalah
pemberian antibiotik. Lamanya pengobatan dengan
antibiotik tergantung dari tingkat keparahannya.
Gonore yang parah dan sudah menyebar ke organ
tubuh lain membutuhkan pengobatan lebih lama.
Antibiotik yang diberikan dapat berupa tablet minum
atau suntikan.
TERIMA KASIH