P. 1
A. Laporan Sampah Tpa Air Dingin

A. Laporan Sampah Tpa Air Dingin

1.5

|Views: 461|Likes:
Dipublikasikan oleh Ovaria Suwandi

More info:

Published by: Ovaria Suwandi on Jan 03, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2014

pdf

text

original

LAPORAN PENYEHATAN TANAH dan PENGELOLAAN SAMPAH B

PENGELOLAAN SAMPAH TPA AIR DINGIN dan PENGOLAHAN AIR LEACHEAT (LINDI) TPA AIR DINGIN KOTA PADANG

Oleh: Kelompok 2 Angga Restu Ananda Desma Melia Andira Fitri Ermi Zayanti Irnanda Agratama Kory Andriani Ovaria Suwandi Renfnaleti Zabid Safitriani Marbun Vero Dosandy Yuanita Purnama

Dosen Pembimbing: dr. Elisabeth Sukianty, MS Insturktur : Azwardi, SH

JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN POLTEKKES KEMENKES RI PADANG TAHUN 2011

Lembaran Pengesahan Laporan Pratikum Penyehatan Tanah dan Pengelolaan Sampah B Pengelolaan Sampah TPA Air Dingin dan Pengolahan Air Leacheat (Lindi) TPA Air Dingin Kota Padang

Telah dilaksanakan pratikum kunjungan ke TPA Air Dingin kota Padang pada hari Jum’at tanggal 20 April 2012 dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB di TPA Air Dingin Kota Padang.

Menyetujui Dosen Pembimbing Instruktur Pembimbing KASI Pengolahan Limbah dan Tinja

dr. Elisabeth Sukianty, MS

Azwardi, SH

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat kesehatan dan kesempatan, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Penyahatan Tanah dan pengolahan Sampah B yaitu tentang “Pengelolaan Sampah dan Pengolahan Air Lindi di TPA Air Dingin Kota Padang”. Ucapan Terima kasih penulis ucapkan kepada: 1. Dosen pembimbing Mata Kuliah Penyahatan Tanah dan pengolahan Sampah B yakni Bapak Mukhlis, MT , Bapak Aidil Onasis, SKM, M.Kes, Bapak Mahaza, SKM, MKM , dan Ibu dr. Elisabeth Sukianty , MS yang telah memberikan penjelasan mangenai pembuatan laporan ini. 2. Bapak Azwardi , SH selaku Kasi Pengolahan Limbah dan Tinja TPA Air Dingin Kota Padang serta Bapak Syahrial selaku Pengawas Umum dan Kebersihan TPA Air Dingin Kota Padang yang telah memberikan izin dan penjelasan mengenai Pengelolaan Sampah dan Pengolahan Lindi di TPA Air Dingin Kota Padang. 3. Seluruh staff dan anggota pengelola sampah TPA Air Dingin Kota Padang yang telah mengeizinkan kami mempelajari pengelolaan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang 4. Seluruh teman-teman jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes RI Padang Tahun 2010 Penulis sangat menyadari bahwa laporan ini masih memiliki banyak kekurangan. Untuk itu penulis mengharapkan kritikan maupun saran kepada pembaca yang sifatnya membangun. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih. Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

Padang, April 2012

Penulis

DAFTAR ISI

Lembaran Pengesahan ................................................................................................... Kata Pengantar ...............................................................................................................

i ii

Daftar Isi ......................................................................................................................... iii BAB I Pendahuluan 1.1.Latar Belakang ........................................................................................................... 1.2.Tujuan ........................................................................................................................ 1 2

BAB II ISI 2.1.Tempat dan Waktu Praktik ......................................................................................... 2.2.Profil TPA Air Dingin ............................................................................................... 2.3.Gambaran Umum TPA Air Dingin ............................................................................. 2.4.Struktur Organisasi TPA Air Dingin ......................................................................... 2.5.Metode Pembuangan Akhir Sampah TPA Air Dingin Kota Padang .......................... 2.6.Sarana dan Prasarana TPA Air Dingin Kota Padang .................................................. 2.7.Pengolahan – Pengolahan Sampah TPA Air Dingin dan Pemanfaatannya ................ 3 3 3 4 5 5 5

BAB III Dokumentasi 3.1.Peta Tahap Pengerjaan TPA Air Dingin Kota Padang ............................................... 3.2.Kondisi TPA .............................................................................................................. 3.3.Sarana dan Prasarana TPA ......................................................................................... 7 8 9

3.4. Pengolahan Sampah di TPA Air Dingin .................................................................... 11

BAB IV Skema TPA Air Dingin 4.1.Skema Struktur Organisasi ........................................................................................ 13 4.2.Skema pengankutan Sampah Kota Padang ................................................................ 13 4.3.Skema Tempat Pembuangan dan Pemusnahan Sampah Kota Padang ....................... 14 4.4.Skema Kategori Nilai/ Kriteria Kebersihan Kota Padang ......................................... 14 4.5 Skema Sistem Pembuangan Sampah Kota Padang .................................................... 15

BAB V Penutup 5.1.Kesimpulan ................................................................................................................ 16 5.2.Saran .......................................................................................................................... 16

Daftar Pustaka ............................................................................................................... 17

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. Seiring peningkatan populasi penduduk dan pertumbuhan ekonomi saat ini pengelolaan sampah sebagian besar kota masih menimbulkan permasalahan yang sulit dikendalikan. Timbunan sampah yang tidak terkendali terjadi sebagai konsekuensi logis dari aktivitas manusia dan industrialisasi, yang kemudian berdampak pada permasalahan lingkungan perkotaan seperti keindahan kota, kesehatan masyarakat, dan lebih jauh lagi terjadinya bencana (ledakan gas metan, tanah longsor, pencemaran udara akibat pembakaran terbuka dan lain-lain). Di sisi lain, pengelolaan sampah yang diselenggarakan oleh dinas terkait hanya berfokus pada pengumpulan dan pengangkutan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) tanpa melalui pengolahan tertentu. Kebanyakan TPA bermasalah terhadap lingkungan hidup, misalnya TPA tidak dilapisi oleh lapisan kedap air seperti geotextile, tidak ada pengolahan air lindi, dan masih diizinkannya praktik open dumping dan open burning. Sehingga menyebabkan banyak permasalahan seperti pencemaran air lindi ke air tanah, bau busuk dan pencemaran udara. Pengolahan sampah adalah perlakuan terhadap sampah yang bertujuan memperkecil atau menghilangkan masalah-masalah yang berkaitan dengan 17 lingkungan. Dalam ilmu kesehatan lingkungan, suatu pengolahan sampah dianggap baik jika sampah yang diolah tidak menjadi tempat berkembang biaknya bibit penyakit serta tidak menjadi perantara penyebarluasan suatu penyakit. Syarat lain yang harus dipenuhi adalah tidak mencemari udara, air, atau tanah, tidak menimbulkan bau, dan tidak menimbulkan kebakaran (Azwar, 1990). Kegiatan pengolahan sampah ini dapat menimbulkan multiplier effect melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Masyarakat mulai terangsang untuk menciptakan berbagai teknologi pendukung pengelolaan sampah, mulai dari teknologi tempat-tempat penampungan sampah di rumah tangga untuk dijadikan pupuk kompos, teknologi pemanfaatan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis dan pemasaran hasil pengolahan sampah. Kesemua teknologi pendukung yang dihasilkan tersebut sangat berpeluang untuk dilakukan di rumah tangga sebagai peluang bisnis.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum: “untuk mengetahui pengelolaan sampah dan pengolahan lindi di TPA” 1.2.2 Tujuan Khusus: 1. Mengetahui pengelolaan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang 2. Mengetahui pengolahan lindi di TPA Air Dingin Kota Padang 3. Mengetahui pemanfaatan hasil pengelolaan dan pengolahan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang

BAB II ISI

2.1 Tempat dan Waktu Praktik Tempat Hari Tanggal Waktu : TPA Air Dingin Kecamatan Koto Tangah Kota PAdang : Jum’at : 20 April 2012 : 09.00 sampai 11.00 WIB

2.2 Profil TPA Air Dingin Kota Padang Lokasi : Kelurahan Air Dingin Kecamatan Koto Tangah Kota Padang berjarak  17 km dari Pusat Kota Padang Luas Total Areal Luas Areal TPA Operasional Tahun Operasi Timbulan Sampah Metode Peng. Sampah Penangung Jawab : 33 Ha : 18 Ha : 1 X 24 Jam : 1989 – sekarang : 400 – 450 ton/ hari : Sanitary Landfill : Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang

2.3 Gambaran Umum TPA Air Dingin Kota Padang TPA Air Dingin Kota Padang terletak di kelurahan air dingin kecamatan koto tangan kota Padang yang berjarak  17 km dari pusat kota. TPA ini menampung sampah dari 11 Kecamatan yang ada di Kota Padang. Sampah – sampah tersebut berasal dari sampah taman kota, sampah perumahan, sampah non-medis rumah sakit, dan sampah perkantoran. TPA yang didirikan pada tahun 1989 ini beroperasi selama 1 x 24 jam dengan total luas areal TPA beserta unit pengolahannya adalah 33 ha, akan tetapi luas areal yang dijadikan TPA hanyalah 18 ha. Setiap harinya sampah yang masuk ke TPA Air Dingin sebesar 400 – 450 ton/ hari yang dibawa oleh truk sampah dari TPS – TPS yang ada di Kota Padang. Keadaan topografi dari TPA Air Dingin Kota Padang adalah:   Sebelah Utara berbatasan dengan daerah perbukitan. Sebelah Selatan dengan sebagian besar daerah dataran rendah yang dialiri sungai yaitu sungai Batang Air Dingin dan pemukiman penduduk.

 

Sebelah Barat berbatasan dengan daerah dataran rendah yang relatif datar Sebelah Timur berbatasan dengan daerah perbukitan

TPA Air Dingin merupakan dataran berbukit-bukit dengan jenis tanah di sekitar lokasi adalah tanah clay. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Dinas PU, kondisi muka air tanah di lokasi LPA menunjukkan tidak adanya aliran muka air tanah yang disebabkan karena pori-pori tanah yang kecil. Dari hasil uji boring yang dilakukan pada tanah TPA Air Dingin, didapatkan bahwa tanah TPA Air Dingin berupa lempung sampai kedalaman 8 m dan kondisi muka air tanah di TPA Air Dingin berada pada kedalaman lebih kurang 10 m.

Gambar Foto Udara TPA air dingin yang diperoleh melalui Google Earth.com dengan ketinggian 197 m.

2.4 Struktur Organisasi Seksi Pengolahan Limbah dan Tinja Bidang Sanitasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang
KEPALA DINAS H. Hariadi Dahlan , SH

KABID SANITASI Ir. Yosef Rizal KABAG T.U. Drs. Syamsudin , MS OPERATOR TIMBANGAN dan STAFF 1. Elmia Novita 2. Santi Mariani

KASI PENGOLAHAN LIMBAH dan TINJA Azwardi , SH

PENGAWAS UMUM dan KEBERSIHAN Syahrial

PENGAWAS OPERATOR dan MEKANIK Yonedi

PENGAWAS KOMPOS Jamaah

PENGAWAS KOLAM LINDI dan PENCUCIAN MOBIL Yomi Andriar

PENGAWAS IPLT

Darmawi

2.5 Metode Pembuangan Akhir Sampah TPA Air Dingin Kota Padang Metode pembuangan akhir sampah yang pernah dilakukan di TPA Air Dingin Kota Padang adalah open dumping, control landfill dan untuk saat ini metode pembuangan akhir sampah kota Padang sudah mengarah ke sanitary landfill akan tetapi opersional metode ini masih terkendalam oleh dana yang akan memaksimalkan metode pembuangan akhir sampah TPA dengan cara sanitary landfill.

2.6 Sarana dan Prasarana TPA Air Dingin Kota Padang Jenis Sarana dan Prasarana yang ada di TPA Air Dingin Kota Padang adalah:
No 1 2 3 4 5 6 Sarana dan Prasarana Kantor Pos Jaga Gudang Garasi Alat Berat Jembatan Timbangan Unit Pengolahan Sampah Organik Keterangan Berada di dekat jembatan timbangan Berada di sebelah kanan jalan masuk ke TPA Gudang penyimpanan kompos yang sudah diolah Gudang pentimpan alat – alat berat Dalam kondisi yang rusak Pengomposan sampah organik dengan sistem windrow, dengan pemilahan sampah organik menggunakan tenaga manusia Digunakan setiap truk selesai beroperasi 3 buah 2 buah Untuk memeriksa keadaan air tanah Terdiri dari 7 buah kolam dengan panjang 35x35 m Berfungsi dengan baik Pencegah terjadinya migrasi air lindi dan gas methan (landfill) yang berupa geomembran

7 8 9 10 11 12 13

Unit Pencucian Mobil Sampah Buldozer Excavator Sumur Pantau Unit/ Instalasi Pengolahan Air Lindi Saluran gas methan pada TPA Liner

2.7 Pengolahan – Pengolahan Sampah TPA Air Dingin dan Pemanfaatannya Pengolahan Sampah di TPA Air Dingin antara lain: 1. Pengolahan Sampah Organik Sampah organik yang ada di TPA di pilah dengan menggunakan tenaga manusia untuk diolah menjadi pupuk kompos yang dimanfaatkan sebagai pupuk untuk taman kota. Pengolahan sampah organik ini berlangsung selama 46 hari dengan menggunakan sistem windrow. Windrow composting didefinisikan sebagai sistem terbuka, pemberian oksigen secara alamiah, dengan pengadukan/pembalikan, dibutuhkan penyiraman air untuk menjaga kelembabannya. Berikut bagan pengolahan kompos di TPA Air Dingin:
PEMILAHAN (SAMPAH ORGANIK) PENGGUNAAN KOMPOS PADA TAMAN KOTA PEMOTONGAN/ PENCACAHAN PENYIMPANAN KOMPOS PENUMPUKAN PENYIRAMAM

PENGEMASAN KOMPOS

PENGAYAKAN

2. Pengolahan Air Lindi Pengolahan Air Lindi dilakukan dengan menggunakan prisip pengolahan anerob, fakultatif, maturasi dan wetland (yang sedang direncanakan). Penyaluran air lindi dari TPA ke kolam pengolahan air lindi menggunakan saluran pipa PVC yang diberi lobang – lobang yang kemudian dikumpulkan pada sumur pengumpul lindi. Saluran pipa lindi di TPA Air Dingin dipasang pada bagian bawah/ dasar landfill. Pengolahan air lindi terbagi menjadi 7 kolam pengolahan yakni: Kolam 1 Kolam 2 Kolam 3 Kolam 4 Kolam 5 Kolam 6 Kolam 7 : Kolam anaerobik I : Kolam anaerobik II : Kolam fakultatif I : Kolam fakultati II : Kolam maturasi I : Kolam maturasi II : Kolam wetland (dalam tahap perncanaan)

3. Pengolahan Gas Methan pada Sampah Gas methan yang dihasilkan oleh sampah TPA Air Dingin tidak mengalami pengolahan dan pemanfaatan. Gas methan yang dihasilakan oleh sampah di TPA Air Dingin dikelurkan begitu saja ke udara sehingga gas methan dapat menjadi pencemar (polutan) udara. Instalasi penyaluran gas methan merupakan pipa gas eksisting yang
terbuat dari besi yang dilengkapi dengan alat pembakar gas. Dipasang dari dasar

landfill yang ujung lainnya menghadap ke luar tumpukan sampah TPA Air Dingin.

BAB III DOKUMENTASI

3.1 Peta Tahap Pengerjaan TPA Air Dingin Kota Padang

TPA Air Dingin Dibagi menjadi Lima Zone yakni; Zone A, Zone B, Zone C, Zone D, dan Zone E

Berikut keterangan dari peta tahap pekerjaan TPA Air Dingin Kota Padang

3.2 Kondisi TPA Air Dingin Di TPA Air Dingin di kota Padang Terdapat beberapa hewan yang turut membantu dalam pengelolaan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang. Hewan – hewan tersebut antara lain: Kerbau (Ternak) Burung Bangau (Liar namun Jinak)

Kerbau – kerbau yang dibiarkan di TPA memakan bahan organik yang turut mengurangi jumlah sampah yang akan ditimbun oleh landfill

Burung – burung bangau yang datang dengan sendirinya yang memakan larva lalat yang terdapat pada tumpukan sampah TPA Air Dingin sehingga TPA Air Dingin bebas lalat akibat predator alamiah larva lalat (burung bangau)

Disekitar TPA terdapat saluran air yang bermuara ke sungai yang berada di dekat TPA Air Dingin dan disekitar TPA Air Dingin terdapat rumah/ permukiman warga yang umumnya menggantungkan hidup dari pengumpulan sampah di TPA Air Dingi Kota Padang. Saluran Air/ Riol yang terdapat di TPA Air Dingin Yang bemuara ke Sungai Yang Berada di dekat TPA Air Dingin Rumah – rumah warga yang berada disekita TPA Air Dingin

3.3 Sarana dan Prasarana Kantor Jalan Masuk dan Papan Nama TPA

Pos Jaga

Gudang

Garasi Alat Berat

Jembatan Timbangan

Jembatan Timbang

Unit Pengolahan Sampah Organik/ Pengomposan

Unit Pencucian Mobil Sampah

Buldozer dan Excavator

Sumur Pantau

Unit/ Instalasi Pengolahan Air Lindi

Saluran gas methan pada TPA

Liner Terbuat dari bahan sintetik  geomembran

3.4 Pengolahan Sampah di TPA Air Dingin 1. Pengolahan Sampah Organik/ Windrow Komposting Berikut bagan pengolahan kompos di TPA Air Dingin:
PEMILAHAN (SAMPAH ORGANIK) PENGGUNAAN KOMPOS PADA TAMAN KOTA PEMOTONGAN/ PENCACAHAN PENYIMPANAN KOMPOS PENUMPUKAN PENYIRAMAM

PENGEMASAN KOMPOS

PENGAYAKAN

a. Pemilahan

b. Pemotongan/

Pencacahan

dengan

Mesin Pencacah Sampah Organik

Menggunakan Mesin Son F Tipe ADK - 400 c. Penumpukan d. Penyiraman

e. Pegayakan, berbau,

setelah

kering, jadi

tidak f. Penyimpanan di gudang dan

kompos

telah

kemudian dikemas dalam karung

2. Pengolahan Air Lindi Pengolahan Air Lindi dilakukan dengan menggunakan prisip pengolahan anerob, fakultatif, maturasi dan wetland (yang sedang direncanakan). Penyaluran air lindi dari TPA ke kolam pengolahan air lindi menggunakan saluran pipa PVC yang diberi lobang – lobang yang kemudian dikumpulkan pada sumur pengumpul lindi. Saluran pipa lindi di TPA Air Dingin dipasang pada bagian bawah/ dasar landfill. Kolam – kolam pengolahan air lindi (7 buah kolam) Saluran Pipa & Sumur Air Lindi di TPA menuju ke kolam pengolahan air lindi

3. Pengolahan Gas Methan pada Sampah Instalasi penyaluran gas methan merupakan pipa gas eksisting yang terbuat dari besi
yang dilengkapi dengan alat pembakar gas. Dipasang dari dasar landfill yang ujung

lainnya menghadap ke luar tumpukan sampah TPA Air Dingin.

BAB IV SKEMA – SKEMA TPA AIR DINGIN KOTA PADANG

4.1 Skema Struktur Organisasi Seksi Pengolahan Limbah dan Tinja Bidang Sanitasi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang
KEPALA DINAS H. Hariadi Dahlan , SH

KABID SANITASI Ir. Yosef Rizal KABAG T.U. Drs. Syamsudin , MS OPERATOR TIMBANGAN dan STAFF 3. Elmia Novita 4. Santi Mariani

KASI PENGOLAHAN LIMBAH dan TINJA Azwardi , SH

PENGAWAS UMUM dan KEBERSIHAN Syahrial

PENGAWAS OPERATOR dan MEKANIK Yonedi

PENGAWAS KOMPOS Jamaah

PENGAWAS KOLAM LINDI dan PENCUCIAN MOBIL Yomi Andriar

PENGAWAS IPLT

Darmawi

4.2 Skema Pengangkutan Sampah Kota Padang
PRODUSEN SAMPAH

POOL KENDARAAN

TRANS. DIPO/ LPS

LAHAN PEMBUANGAN AKHIR

4.3 Tempat Pembuangan dan Pemusnahan Sampah Kota Padang

4.4 Skema Kategori Nilai/ Kriteria Kebersihan Kota Padang terbagai menjai 2 fisik dan nonfisik
FISIK
P E N A N G G U L A N G A N & P E N G E L O L A A N

Sampah tidak bertebaran di rumah perkarangan dan permukiman, kantor pemerintah/swasta, tempat usaha, fasilitas umum, terminal, stasiun, kendaraan umum, rumah ibadah, taman dan tempat hiburan Selokan dan Riol berfungsi dengan baik, tidak ada sampah Trotoar Sarana Pejalan Kaki diselingi dengan pot bunga Banjir dan Genagan Air sudah berkurang Taman dan Jalur Hijau teratur dan sedap dipandang mata; dikelola oleh dinas pertamanan; dikelola oleh organisasi KR, TARUNA, PKK, Dharmawanita, dll; dikelola kantor/ dinas instansi pemerintah; dikelola oleh sekolah – sekolah. Bangunan dan Pagar tersusun dengan baik dan rapi sesuai planning kota punya pagar dan perkarangan secara teratur gedung bangunan pemerintah dianjurkan menggunakan arsitektur minangkabau

SIKAP MENTAL

Kesadaran pentingnya K3, tidak mau membuang sampah sembarangan

NON FISIK

DISIPLIN

Tegaknya disiplin diri dan disiplin sosial, rasa bangga dan tanggung jawab terhadap kota Apabila lingkungan perkarangan tidak bersih Adanya budaya saling tegur sapa dalam masyarakat Timbulnya kegitan gotong royong dalam masyarakat dalam pembersihan lingkungan Timbulnya kesadaran hukum dalam masyarakat

BUDAYA MALU BUDAYA TEGUR GOTONG ROYONG SADAR HUKUM KEGAIRAHAN KESEHATAN

Timbunya kegairahan penduduk denga wajah ceria dan rasa aman

Menurunnya kasusu-kasus penyakit berbasis lingkungan

4.5 Skema Sistem Pembuangan Sampah Kota Padang
Diambil oleh petugas kelurahan dimasukkan ke dlm kantong plastik ditumpuk di LPS

S U M B E R S A M P A H

RUMAH PENDUDUK

Sampah RT dimasukkan dalam kantong plastik, diletakkan didepan rumah antara jama 17.00-04.00 WIB Sampah dimasukkan ke dalam goni/ kantong plastik diletakkan didepan kantor, tempat penumpukan sementara (LPS)

KANTOR/ INS. PEMERINTAH/ SWASTA/ PABRIK/ INDUSTRI TOKO/ KIOS/ RM MAKAN, KEDAI – KEDAI, dll

Sampah dimasukkan ke dalam goni/ kantong plastik diletakkan didepan kios, tempat penumpukan sementara (LPS)

TERMINAL/ TEMPAT KERAMAIAN/ PENYAPU JALAN

Sampah dimasukkan ke dalam goni/ kantong plastik dibawa dan ditumpuk di tempat penumpukan sementara (LPS)

Diangkut dengan truk, dibuang/ dimusnahkan pada TPA Air Dingin

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan Mahasiswa telah mengetahui pengelolaan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang. Yakni dengan metode pembuangan akhir sampah yakni sanitary landfill. Sampah diangkut dari TPS – TPS yang ada di 11 Kecamatan di Kota Padang dengan menggunakan truk sampah Mahasiswa telah mengetahui pengolahan lindi di TPA Air Dingin Kota Padang. Yakni dengan menggunkan pipa PVC yang diberi lobang serta sumur pengumpul lindi air lindi dari TPA disalurkan ke unit pengolahan air lindi yang terdiri dari 7 kolam yakni 2 kolam anerobik, 2 kolam fakultatif, 2 kolam maturasi, dan 1 kolam wetland yang dalam tahap perencanaan/ pembangunan Mahasiswa telah mengetahui pemanfaatan hasil pengelolaan dan pengolahan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang. Yakni berupa pupuk kompos dari proses windrow komposting sampah organik yang menghasilkan pupuk kompos untuk taman kota Padang. Air lindi diolah agar kandungan air lindi sesuai dengan Baku Mutu sehingga boleh dibuang kelingkungan.

5.2 Saran Pemerintah  Mencari jalan keluar dalam anggaraan pendanaan pengelolaan sampah di TPA Air Dingin agar metode pengelolaan akhir sampah kota Padang menjadi sanitary landfill.  Mendukung program kratif TPA dalam pengelolaan dan pemanfaatan hasil pengolahan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang. Instansi Terkait/ TPA   Menjalankan operasional pengelolaan sampah dengan memperhatikan

keselamatan dan kesehatan kerja pekerjanya. Menerima apresiasi dari mahasiswa terkait dengan pengolahan sampah beserta pemanfaattannya untuk aktivitas sehari-hari. Masyarakat  Memulai menerapkan kosep 3R (Reduce, Re-use, Recycle) dalam pengelolaan sampah dari sumber, sehingga timbulan sampah yang ada di TPA tidak meningkat.

DAFTAR PUSTAKA
http://www.scribd.com/doc/59332070/aiaDingin . Diakses tangga 23 April 2012. Pengunggah didi_hoesin http://sumbar.info/sumbar/kota/padang/ . Diakses tangga 23 April 2012. Pengunggah anonim

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->