Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Mata Pelajaran Kimia Fisik

Disusun oleh : Nama NIM : Siska Hidayat : 1211C1052

S1 ANALIS MEDIS (Kelas : B) Tk . I

SEKOLAH TINGGI ANALIS BAKTI ASIH BANDUNG 2013

LAPORAN PRAKTIKUM 6 Judul Tanggal Praktikum Tanggal Laporan Tujuan Percobaan Prinsip Dasar : Penentuan Briks Metode Refraktometer : 30 April 2013 : 5 Mei 2013 : Untuk menentukan briks larutan sukrosa :

Sejumlah sample larutan sukrosa dimasukansecara merata kedalam refraktometer yang sebelumnya sudah di kalibrasi. Tutup kembali refraktometer. Pembacaannya dilihat dari lubang pengamatan dan di tempat yang terang. Catat hasil pengamatan, ulangi pengamatan sebanyak 3 kali. Teori :

Refraktometer adalah alat yang di gunakan untuk mengukur kadar atau konsentrasi bahan terlarut misalnya : gula, garam, protein, dsb. Prinsip kerja dari refraktometer sesuai dengan namanya yaitu untuk memanfaatkan refraksi refraksi cahaya. Prinsip pengukuran : oleh cahaya, penggembalaan kejadian, total refleksi. Ini adalah pembiasan (refraksi) atau refleksi total cahaya yang digunakan. Sebagai prisma umum menggunakan 3 prinsip, satu dengan indeks bias disebut prisma. Cahaya merambat dalam transisi antara pengukuran prisma dan media sampel (cairan) dengan kecepatan yang berbeda indeks bias diketahui dari media sampel diukur dengan refleksi cahaya Refraktometer analog tradisional sering digunakan sebagai sumber cahaya sinar matahari atau lampu pijar untuk berpisah dengan filter warna detektor adalah skala yang dapat dibaca dengan sistem optik, optik dengan mata. Ada empat jenis refraktometer utama: 1. Refraktometer genggam tradisional (traditional handheld refractometers), 2. refraktometer genggam digital (digital handheld refractometers), 3. laboratorium ataurefraktometer Abbe( Abbe refractometers), dan 4. proses refraktometer inline(inline process refractometers).

Ada juga Refractometer Rayleig yang digunakan (biasanya) untuk mengukur indeks bias gas. Dalam kedokteran hewan(veterinary medicine), refractometer digunakan untuk mengukur jumlah protein plasma dalam sampel darah dan berat jenis urin. Dalam gemmology, refractometer digunakan untuk membantu mengidentifikasi bahan permata dengan mengukur indeks biasnya. Alat Gelas Ukur Termometer Pipet tetes Batang Pengaduk Refraktometer : :

Bahan

Aquadest Sukrosa 10%, 20%, 30%, 40% Cara Kerja :

1. Ukur suhu aquadest dengan menggunakan thermometer 2. Kalibrasi terlebih dahulu refraktometernya dengan aquadest agar nilai bacaan tepat di angka nol dengan cara mengatur mur kalibrasi dan mengeringkan dengan menggunakan tisu. 3. Membuka penutup probe refraktometer lalu meneteteskan larutan yang akan diuji ke bagian probe refraktometer hingga merata, kemudian tutup probe refraktometer. 4. Membaca skala indeks bias dilihat pada lubang pengamat refraktometer dan diamati di tempat yang terang. 5. Catat hasil pengamatan pada skala indeks bias, membersihkan (kalibrasikan) prisma refraktometer menggunakan aquades kemudian dikeringkan dengan tisu, sebelum melakukan percobaan ke larutan selanjutnya. 6. Mengulangi langkah diatas untuk larutan sukrosa 10%, 20%, 30% masing-masing tiga kali ulangan. Data Pengamatan Hasil Pembacaan
10% 1. 10 2. 10 3. 10 20% 1. 18,8 2. 18,8 3. 18,8 30% 1. 27,2 2. 27,2 3. 27,2

Tabel hasil pembacaan brixs 10% 10,6% 20% 19,42% 30% 27,83%

Perhitungan brix : Brix = 10 + 0,6 = 10,6 % Brix = 18,8 + 0,62 = 19,42% Brix = 27,2 + 0,65 = 27,83%

Kesimpulan

Berdasarkan hasil percobaan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: hasil pembacaan briks larutan sukrosa 10% ,20%, dan 30% yaitu 10,6%, 19,42%, dan 27,83%. Refraktometer adalah alat yang di gunakan untuk mengukur kadar atau konsentrasi bahan terlarut. Prinsip kerja dari refraktometer sesuai dengan namanya yaitu untuk memanfaatkan refraksi refraksi cahaya.

Daftar Pustaka :
http://www.refractometer.pl/hand-held-refractometer http://id.scribd.com/doc/28934767/LAPORAN-PRAKTIKUM4