PSIKO FARMAKOLOGI

Yahya Ulumuddin S.kep Ns

Psikofarmaka

Farmakoterafi adalah pemberian obat,dan obat yg di gunakan untuk gannguan jiwa adalah di sebut dengan psikofarmaka.terapi gangguan jiwa dgn menggunakan obat di sbut Psikofarmakoterapi

Psikotropika adalah Obat yg mempunyai efek trapiutik langsung pada proses mental penderita karena kerjanya pd otak/sisten syraf pusat.Obat yg bekerjanya secara selektif pd SSP dan mempunyai efek utama pd kes mental dan prilaku,di gunakan untuk gangguan psikiatrik.

1.
2. 3.

4.

Obat2 Psikitropika sangat hati2 pada kasus: Anak2 dan usia lanjut (monitoring dan kecil) Wanita hamil khusus nya trimester pertama Pasien dgn kelainan jantung dan ginjal,glukoma ,Prostat,Asma,Epilepsi Pasien yg mengendarai kendaraan atau menjalani mesin yang memerlukan kewaspadaan tinggi

kendur kegiatan . Anti Depresi Butir-butir diagnostik Selama paling dikit 2 minggu dan hampir setiap hari mengalami: Rasa hati yg murung Hilang minat dan rasa senang Kurang tenaga hingga mudah lelah. 2. 3.1.

2. hipotensi Efek neurotoksis Tremor.agitasi.kognitif menurun Mulut kering.konstipati Perubahan EKG. 4. kabur.gelisah. Profil efek samping Anti Depresan berupa: Rasa mengantuk kewaspadaan kesadaran psikomotor . 3. insomnia . retinsio urine.1.

Tdk terjadi toleransi terhadap efek trapiutik 5. Dapat menjadi ilegal dlm dosis yg berlebihan 2. Efek menetap sering kali dpt di minimalkan dgn menurunkan dosis .Kewaspadaan pemberian obat anti Depresi: 1. Tdk diketahui adanya efek yg merugikan jangka panjang 4. Mempunyai kelambatan 3-5 minggu 3.

1. 4. 5. 3. 2.sosial ataupun seksual atau ketidak tenangan fisik Lompat gagasan(flight of ideas) Lebih banyak berbicara dari lazimnya Rasa harga diri yg melambung Berkurangnya kebutuhan tidur Mudah beralih perhatian Kerterlibatan brlebih dlm aktifitas yg mengandung resiko tinggi yg merugikan . 6. OBAT ANTI MANIA (MOOD) Dalam jangka paling dikit 1minggu disertai gejala: Peningkatan aktifitas. 7.

     Gejala efek samping anti mania: Mulut kering Haus Gastro intestinal distres(Mual muntah.peningkatan berat badan.Hypotiroitisme.oedem pada tungkai .diare) Kelmahan otot Tremor halus.

    Dalam pengaturan dosis perlu dipertimbangkan: Onset efek primer(efek klinis) 2-4 minggu Omset efek skunder ( efek samping) 2-6 jam Wktu paruh 12-24 jam pemberian 1-2 kali/hari Dosi pagi &malam dpt berbeda ntuk mengurangi dampak efek samping sehingga tdk menganggu kwalitas hidup pasien .

pergerakan.Efek samping yg sering timbul pada obat anti psikotik konvensional gangguan kekakuan atau ekstra piramidal(GEP).tremor dan otot-otot kaku.kaku. biasanya dokter mengganti pengobatan dgn anti psikotik atipikal. .

para ahli merekomendasikan px skizoprenia efisode pertama ttp mendapat obat anti psikotik selama 12-24 bulan sebelum menurunkan dosis.Sangat penting bagi pasien mendptkan pengobatan walaupun sudah sembuh krn 4-5 px tdk minum obat kambuh. perlu diingat penghentian merupakan penyebab kekambuhan .

Anti psikosis dan ECT di anjurkan tdk di berikan obat anti psikosis pd pagi hari sebelum ECT karena angka mortalitas yg tinggi.Anti psikosis dan anti konvulsiv.Antasida efek obat Psikosis menurun oleh karena Asorbsi .Anti psikosis dan anti anxietas bermamfaat untuk kasus dgn gejala agitasi dan gaduh gelisah yang sangat hebat. ambang konvulsi menurun.serangan kejang meningkat.

Efek sekunder 2-6 mgg dosis pagi dan malam dapat berbeda untuk mengurangi dampak dan efek samping dosis pagi kecil malam besar sehinnga tdk mengganggu kwlitas hidup PX.Pengaturan dosis mempertimbangkan Efek primer sekitar 2-4 minggu.Dalam pemberian dosis awal sesuai dgn dosis anjuaran di naikan 2-3 hari sampai mencapai dosis efektif .

 1. Peran perawat harus mempunyai cukup pengetahuan ttang strategi psikofarmakologis yg tersedia meliputi: Pengkajian memberikan pendangan ttg Px Koordinasi Modalitas agar tdk membingungkan Px Pemberian obat di rancang secara profesional Pemantauan Efek Ternasuk efek yg di inginkan tau tidak . 4. 2. 3.

6. Penyuluhan Px memungkinkan Px untuk minum obat dgn aman dan efektif Partisipasi dlm penelitian obat.beberapa perawat jiwa yg memenuhi persyartan pendidikan dan pengalaman sesuai dgn undang-undang boleh meresepkan Agens Farmakologi untuk mengobati gejala dan memperbaiki status fungsional Px .perawat pentig dlm penelitien obat Kewenangan memberikan resep.5. 7.

5. 4. 3. 2. 1. 6. Sebelum melakukan pengobatan evaluasi psikiatri yg harus dilakukan adalah: Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan Laboratorium Evaluasi status mental Riwayat medis dan psikiatri Riwayat medikasi Riwayat keluarga .

selama priode stres spesifik.Banyak ahli yakin bahwa terapi benzodiazepin harus singkat.insomnia.dan kondisi yg berhubungan dgn stres.Namun dgn pengawasan .obat sering dalam jangka panjang .Bensodiazepin merupakan obat pilihan yg sering di gunakan dalam penanganan Anxietas.

Putus obat dan alkohol 7. Relksasi muskoletal 9. Ganngguan kejang .Indikasi utama dalam pemberian bensodiazepin: 1. Anxietas yg berhubungan dgn depresi 3. Gangguan stres paska trauma 6. Anxietas yg berhubungan dgn penyakit medis 8. Gangguan tidur 4. Anxietas yg berhubugan dgn gx obat 5. Gangguan anxietas umum 2.

4. 2. Anti konvulsi mengobati bipolar . 3.kewaspadaan perawat: Toksitasi litium adalah kedaruratan yg mengancam Kadar dlm darah harus sering di pantau Pengobatan mungkin saja gagal Litium dpt dikombinasi dgn anti depresi Px membutuhkan penkes yg tepat . 5. 1.karbamazepin.

sinrom organik.dgn psikosis. Pengobatan anti psikotik untuk mengatasi skizoprenia .obat ini juga berguna untuk pasien yang mengalami anxietas berat dan penyalagunaaan obat atau alkohol karena benzpdiazepin di konra indikasikan bagi mereka .fase manik penyakit manik depresi dan depresi berat dgn psikotik.

.perawat harus memberi perhatian tdp Ekstra piramidal sindromm (EPS) baik jangka panjang maupun jangka pendek.Efek samping anti psikotik banyak dan bervariasi serta menuntut banyak perhatian klinis dari perawat untuk memberikan perawatan yang optimal.

 1. Obat.obatan yang paling umum mengatasi EPS: Benstropin 1-6 hari Trihexipenidil 1-10 Mg /hari Dipenhidrinamin 25-150 Mg/hari . 3. 2.

   Penanganan SNM Hentikan segera obat anti psikotik Perawatan suportif Obat dopamin (bromoktripin 7.5-60 mg .

butir Diagnostik SNM  Suhu badan lebih dari 38 derajat C  Terdapat sindrom ekstrpiramidal berat  Terdpt disfungsi otonomik ( incontinensia urine)  Perubahan status mental  Perubahan tingkat kesadaran  Gejala-gejala tsb timbul dan berkembang dgn cepat .Butir.

Banyak yg membutuhkan terapi jangka panjang 5. Perbaikan gejala 2.Keawspadaan perawat dlm pemberian anti psikotik: 1. . dosis sangat bervariasi 2. Pengawasan terhadapEPS 6. Setelah dosis pertama PX dpt menerima dosis selanjutnya 3.3 hari sampai 2 mmgu 4.

Amp 5-15 mg/h 50 mg/ 24 minggu .OBAT ANTI PSIKOSIS Nama Generik Nama Dagang Sediaan 25 mg 100 mg 25 mg/ml 2 mg 5 mg 50 mg/ml Dosis Anjuran 150 – 600 mg/h Chlorpromazine LARGACTIL Tab PROMACTIL Ethibernal Amp Haloperidol Govotil Lodomer Haldol-Dec Tab.

OBAT ANTI PSIKOSIS Nama Generik Nama Dagang Perphenazine Trilafon Tab Sediaan 2 mg 4 mg 8 mg 2. Amp .5 mg 5 mg 25 mg/ml Dosis Anjuran 12 – 24 mg/h 10 – 15 mg/h 25 mg/ 24 minggu Fluphenazine FluphenazineDec Anatensol Modecate Tab.

OBAT ANTI PSIKOSIS Nama Generik Nama Dagang Trifluoperazine Stelazine Tab Sediaan Dosis Anjuran 1 mg 10 – 15 5 mg mg/h 200 mg 150-600 mg/h 50 mg/ml Sulpiride Dogmatil Forte Tab. Amp .

2.OBAT ANTI PSIKOSIS Nama Generik Nama Dagang Risperidone Persidal Neripros Rizodal Clozaril Sizoril Tab Sediaan Dosis Anjuran 1.3 2 – 6 mg/h mg 25 mg 25-100 100 mg mg/h Clozapine Tab .

OBAT ANTI PSIKOSIS Nama Generik Nama Dagang Quetiapine Seroquel Tab Sediaan Dosis Anjuran 25 mg 50 .400 100 mg mg/h 200 mg 5 mg 10-20 10 mg mg/h Olanzapine Zyprexa Tab .

150 mg/h 25 mg 75-150 mg/hr Clomipramoine Anafranil Amoxapine Asendine Tab 100 mg 200-300 mg/h .OBAT ANTI DEPRESI Nama Generik Nama Dagang Sediaan Dosis Anjuran Amitriptyline Amitriptyline Tab Tab 25 mg 75 .

OBAT ANTI DEPRESI Nama Generik Nama Dagang Maprotiline Ludiomil Tab Sediaan Dosis Anjuran Sertraline Fluoxetine Zoloft Antiprestin Courage Kalxetin Tab Tab 10. 20 20-40 mg mg/h 20 mg . 75 . 75 mg/h mg 50 mg 50-100 mg/h 10. 25.150 50.

Depakote Tab 250 mg 3x250 mg/h .OBAT ANTI MANIA Nama Generik Nama Dagang Sediaan Dosis Anjuran Lithium Carbonate Freemania Tab Kap 150 mg 250-500 mg/h 200 mg 400-600 mg/h Carbamazepine Bamgetol Divalproex Na.

5-1-2 2-3 x 1 mg mg/h 10 mg 2-3 x 10 mg/h .OBAT ANTI ANXIETAS Nama Generik Nama Dagang Diazepame Validex Valisanbe Ativan Renaquel Frisium Tab Sediaan Dosis Anjuran Lorazepam Clobazam Tab Tab 2-5 mg 10–30 mg/hr 2-3 x shr 0.

20 20-80 mg mg/h 20 mg Clomipramoine Anafranil Fluoxetine Antiprestin Courage Kalxetin .OBAT ANTI OBSESIF COMPULSIF Nama Generik Nama Dagang Fluvoxamine Luvox Tab Tab Tab Sediaan Dosis Anjuran 50 mg 50-250 mg/hr 25 mg 75-200 mg/hr 10.

125 Dws 2 tab 0.250 Lansi 1tab Chloral hydrate Chloral hydrate 500 Estazolam Esilgan Soft cap Tab 500 mg 2 cap 15`30`sblm tidur 1-2 mg 2 mg/mlm .OBAT ANTI INSOMNIA Nama Generik Nama Dagang Sediaan Dosis Anjuran Nitrazepam Triazolam Magadon Dumolid Halcion Tab Tab 5 mg Dws 2 tab 5 mg Lansi 1tab 0.

OBAT ANTI PANIK Nama Generik Nama Dagang Sediaan Dosis Anjuran Imipramine Tofranil Tab Tab 25 mg 75-150 mg/hr 25 mg 75-150 mg/hr Clomipramoine Anafranil Alprazolam Xanax Tab 0.501mg .25.2-4 mg/h 0.

OBAT ANTI PANIK Nama Generik Nama Dagang Sertraline Zoloft Tab Sediaan Dosis Anjuran 25 mg 75-150 mg/hr Fluoxetine Nopres Courage Cipram Seroxat Tab Citalopram Parocetine Tab Tab 20 mg 20-40 10-20 mg/hr mg 20 mg 20-40 mg/hr 20 mg 20-40 mg .

konstipati dll Impotensi SNM Tremor Parkinson . 7. Gejala Extra Piramidal Takikardi Pandangan Kabur Mulut kering.Efek Samping Secara umum 1. 8. 5. 3.mual muntah. 4. 6. 2.

5. Pengkajian 1. 6. 4. Obat Psikiatrik sebelumnya Obat non psikiatrik sebelumnya Pemakaian Alkohol Riwayat Merokok Riwayat minum kopi Riwayat memakai obat jalanan . 2. 3.Peran Perawat 1.

Koordinasi terapi modalitas Memberikan obat kepada klien Monitor Efek obat Penkes tentang obat Maentenence obat Penelitian tentang obat Prescriftif authority . 5. 7. 6. 4.Lanjutan 2. . 8. 3.

6.Tindakan keperawatan 1. 3. 5. 7. 2. 4. BHSP Jelaskan program pengobatan Jelaskan efek terapy dan efek samping Jelaskan 5 benar pengobatan Suvervisi pengobatan Tangani efek samping Dorong keluarga mendukung pasien .

5. 4.Evaluasi 1. 3. 2. Pasien bekerja sama Tak putus obat Efek terapy optimal Efek samping minimal Perubahan prilaku optimal .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful