Anda di halaman 1dari 7

LEMBAGA GOOD GOVERNANCE SUPPORT

MATERI WORKSHOP LEGAL DRAFTING

Oleh: ZAHRU ARQOM, S.H., M.H.Lit

ALL SEASON HOTEL YOGYAKARTA 20 - 21 APRIL 2012

ZAHRU ARQOM, S.H., M.H.Lit Lahir di Kulonprogo, Tanggal 8 11 1975. Menikah (Istri : Eny Hendarwati, S.Si & Anak : Nada Hanif Rifai). Pendidikan : - SD Muhammadiyah I Wates. - SMP Negeri I Wates. - SMA Negeri I Wates. - Program Ilmu Hukum FH UGM 1994 2000. - Program Magister Hukum Litigasi FH UGM 2008 2011. Pekerjaan : - Advokat pada Kantor Advokat ARQOM, DONY & Co.; 1. Jl. Monjali 149 A, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. 2. Arcade Room 2, Lobby Level 3rd floor, Hotel The Jayakarta Yogyakarta, Jl. Laksda Adi Sucipto KM 8, Maguwoharjo, Sleman. - Advokat Mitra PKBH UGM; - Staf Ahli PUKAT Korupsi UGM; - Dosen Luar Biasa FH UGM. HP : 08156858539 / 081228351765, e-mail : zahruarqom@yahoo.com Organisasi Profesi : Ka. Divisi Pendidikan dan Litbang DPC PERADI Sleman.

UNSUR DALAM PRAKTIK HUKUM


PENGETAHUAN HUKUM KEAHLIAN PRAKTIK HUKUM RISET KREATIFITAS MORAL, ETIKA & PROFESSIONALISME

Praktik hukum setidaknya memerlukan kombinasi kelima unsur tersebut !

SURAT KUASA (VOLMACHT, POWER OF ATTORNEY)


PENGERTIAN Perjanjian antara pihak Pemberi Kuasa (lastgever, mandate) dengan Penerima Kuasa (lasthebber, mandatory) untuk melaksanakan hal tertentu. DASAR HUKUM Dasar Hukum tentang pemberian kuasa diatur dalam KUHPerdata (Burgerlijk wetboek voor Indonesie) Pasal 1792 s.d. Pasal 1819. SIFAT Sebagai salah satu bentuk perikatan karena perjanjian maka Kuasa harus memenuhi ketentuan 1320 BW; Bersifat garansi kontrak atau sebatas mandat yang diberikan dan tidak boleh melebihi wewenang yang diberikan, karena akan menjadi tanggung jawab penerima kuasanya;

Kuasa adalah perjanjian tidak sempurna, karena dalam 1813 BW baik pemberi

maupun penerima dapat menghentikan kuasa secara sepihak; hukum perdata mengenal freedom of contract (kebebasan berkontrak) sebagaimana pasal 1338 BW. Berdasarkan Yurisprudensi Putusan MA No. 731 K/Sip/1975 dan No. 3604 K/SPdt/1985 yang antara lain memberikan dasar bahwa kuasa yang tidak dapat dicabut kembali atau irrevocable,

JENIS KUASA
Kuasa umum hanya dapat digunakan dalam hal perbuatan dan pengurusan kepentingan, contoh untuk kepentingan pengurusan harta kekayaan Kuasa Khusus dalam hal mewakili kepentingan tertentu dan apabila dihubungkan dengan Pasal 123 HIR, maka kuasa khusus dapat digunakan di hadapan pengadilan. Kuasa Istimewa berkaitan dengan aturan tertentu tidak dapat dijalankan dengan kuasa umum dan khusus, contoh terhadap Kuasa Menjual dan/atau Kuasa Menjual dan Menjaminkan objek berupa tanah menurut ketentuan Hukum Pertanahan harus berupa notarieel akte. Kuasa Perantara berdasarkan pada 1792 BW dan Pasal 62 KUHD yakni berkaitan dengan perdagangan (commercial agency) antara lain kuasa sebagai agen, cabang dan makelar sebagai perwakilan dagang. Kuasa Menurut Hukum, antara lain Wali (Pasal 51 UU 1/1974), Kurator orang yang kurang waras (Pasal 229 HIR), Kekuasaan orang tua terhadap anak (Pasal 45 UU 1/1974) dan Balai Harta Peninggalan dalam urusan Kepailitan.
5

BENTUK KUASA KHUSUS dan SYARAT - Pasal 123 HIR - SEMA No. 6 Tahun 1994. Menyebut dengan jelas dan spesifik surat kuasa untuk berperan di pengadilan; Menyebut kompetensi relatif; Menyebut identitas dan kedudukan para pihak; Menyebut secara ringkas dan konkret pokok objek sengketa yang diperkarakan. Surat Kuasa khusus dapat dibuat dalam Akta Otentik (akta Notaris maupun dihadapan Panitera dan dilegalisir Ketua Pengadilan) ataupun secara di bawah tangan tanpa perantara seorang pejabat. Oleh karenanya cara yang kedua lebih kita kenal karena lebih murah, efektif dan efisien. Yurisprudensi melalui Putusan MA No. 779/K/Pdt/1992, untuk keabsahan kuasa onderhandse akte tidak perlu dilegalisir oleh Panitera Pengadilan, namun yang biasa dilakukan dalam praktik adalah pendaftaran/pencatatan surat kuasa di Kepaniteraan.

ANATOMI

Kepala Surat / judul; Subjek/identitas para pihak (komparisi/resital); Objek / substansi pemberian kuasa; Wewenang; dan Penutup.

CONTOH SURAT KUASA ...