Anda di halaman 1dari 4

Strategic Management

Case 1 Costco Wholesale


Anindya Laras Putri 13/358218/PEK/18507
Bayu Adhi Prabowo 13/358607/PEK/18668
Rezqi Ananda Basid 13/358306/PEK/18590

Costco Wholesale in 2012 : Misi, Model Bisnis dan Strategy
Coscto Background
Costco Wholesale adalah salah satu perusahaan retailer di Amerika Utara yang bergerak di
bidang membership wholesale berpusat di Issaquah, Washington. Pendiri Costco Wholesale
adalah Jim Sinegal dan Jeff Brotman pada tahun 1983 yang beroperasi pertama kali di Seattle,
pada tahun yang sama Walmart juga membuka toko Sams Club dengan format membership
yang sama. Setahun beroperasi Costco mampu berkembang menjadi 9 toko di 5 negara melayani
200.000 anggota. Pada tahun 1985 Costco melakukan go public dan menjadi perusahaan pertama
di Amerika Serikat yang dapat mencapai penjualan hingga $1 millar kurang dari 6 tahun.
Oktober 1993, Costco merger dengan Price Club dengan Jim Sinegal sebagai CEO nya
memimpin 206 lokasi PriceCostco dengan total penjualan tahunan sebesar $ 16 miliar dollar.
Pada tahun 2012 Costco memiliki total 598 toko di 40 negara bagian dan Puerto Rico (433
lokasi), 9 provinsi di Kanada (82 lokasi), Inggris (22 lokasi), Korea (7 lokasi), Taiwan (8 lokasi),
Jepang (11 lokasi), Australia (3 lokasi) dan 32 toko di Mexico dengan joint venture kepemilikan
50 persen. Jumlah pendapatan tertinggi diraih Costco pada akhir tahun 2011, laporan keuangan
Costco membukukan pendapatan sebesar $ 88,9 miliar dan total pendapatan bersih sebesar $
1,46 miliar. Sekitar 25 juta rumah tangga dan 6,4 juta bisnis menjadi membership Costco yang
menghasilkan pendapatan $ 1,9 miliar dari membership fee. Dari biaya keanggotaan, Costco
mendapatkan pemasukan sebesar $1,9 miliar dan penjualan annual dari setiap toko rata rata $146
juta lebih tinggi dari kompetitornya Sams Club dengan penjualan $ 78 juta. Konsep penjualan
dengan membership yang dikembangkan Costco meniru model bisnis yang sudah dilakukan
sebelumnya oleh Price Club yang didirikan oleh Sol Price. Jim Sinegal sendiri bekerja pada Sol
Price sebelum mendirikan Costco dan menerapkan konsep membership berdasarkan
pengalaman-pengalaman selama bekerja di Price Club.
Visi dan Misi Costco
Misi dari Costco adalah untuk menyediakan barang dan pelayanan yang berkualitas kepada
anggota secara terus-menerus dengan harga yang semurah mungkin. Model bisnis yang
dijalankan oleh Costco adalah menciptakan tingkat penjualan yang tinggi dan tingkat perputaran
persediaan yang cepat dengan penawaran barang terbatas pada merek nasional dan barang
private label diseluruh kategori barang yang djual. Perputaran persediaan yang cepat dilakukan
dengan mengkombinasikan biaya operasi rendah yang dicapai dengan volume pembelian,
distribusi yang efisien, pengurangan persediaan, dan fasilitas pergudangan sendiri sehingga
Strategic Management
Case 1 Coscto Wholesale

Fakultas Ekonomika dan Bisnis
MM UGM
Yogyakarta, 2014

mampu membuat Costco menghasilkan keuntungan dengan profit margin yang lebih kecil
dibandingan retailer tradisional.
Elemen membership fee juga menjadi elemen penting dalam model Bisnis Costco karena
membership memberikan pendapatan yang cukup untuk menambah keuntungan Costco secara
keseluruhan. Selain itu model bisnis Costco yang penting adalah volume penjualan yang tinggi
dan perputaran persediaan yang cepat membuat Costco dapat menjual dan mendapatkan uang
untuk persediaan sebelum waktu jatuh tempo pembayaran yang telah ditentukan oleh vendor
persediaan sehingga Costco mendapatkan diskon pembayaran untuk persediaan.
Strategi Costco
Strategi korporat yang diterapkan oleh Costco adalah fokus pada low cost strategy dengan
konsentrasi pada segmentasi pembelian secara sempit dan berkompetisi dengan rival melalui
biaya yang rendah sehingga mampu melayani konsumen dengan menjual barang dengan harga
yang rendah. Costco bekerja secara langsung dengan produsen dan membeli produk dalam
jumlah besar, yang mengurangi biaya dan memotong jalur distribusi. Elemen strategi yang
dilakukan oleh Costco adalah dengan menjual barang dengan harga yang sangat rendah, menjual
barang berkualitas nasional dan produk private label, konsep treasure hunt, biaya operasi yang
rendah dan ekspansi secara geografis. Costco hanya menyediakan barang yang bisa ditawarkan
dengan harga murah dan membuat anggota member akhirnya mengeluarkan biaya yang rendah.
Harga barang yang djual Costco hampir mendekati level breakeven sehingga penjualan bersih
nyaris hanya untuk menutupi semua pengeluaran operasi dan hanya kontribusi kecil untuk biaya
operasional. Faktanya membership fee lebih besar dari pendapatan bersih Costco setiap
tahunnya. Sehingga apabila Costco tidak mengelola marketing dan iklan dengan baik akan
menjadi hambatan untuk menambah anggota membership karena kontribusi membership fee
sangat besar untuk mendapatkan keuntungan bagi Costco. Analis Wall Street mengkritik
tindakan Costco untuk memuaskan para pelanggannya menjadi beban yang harus ditanggung
oleh para pemegang saham Costco. Tetapi Sinegal berargumen bahwa mereka menjalankan
bisnis untuk jangka panjang sehingga perlu strategi yang dapat menarik minat pelanggan agar
bisnis mereka dapat terus bertahan di bisnis tersebut.
Strategi penjualan barang Costco yaitu dengan hanya menawarkan 3600 barang tertentu
dibandingkan kompetitornya yang lebih dari 40.000 jenis barang. Dari barang tersebut sekita 85
persen adalah barang merek ternama dan 15 sisanya merupakan barang private label dengan
nama Kirkland Signature. Costco fokus pada sedikit jenis barang yang ditawarkan karena lebih
efisien dalam operasi dan pengelolaan persediaan akan jadi lebih mudah serta menghemat biaya
penyimpanan barang. Fokus pada sedikit barang yang ditawarkan membuat Costco tidak
responsif terhadap permintaan barang yang bermacam-macam.
Strategic Management
Case 1 Coscto Wholesale

Fakultas Ekonomika dan Bisnis
MM UGM
Yogyakarta, 2014

Costco menjual sejumlah barang atau produk dengan konsep treasure hunt yang berubah setiap
minggunya untuk item yang dijual. Costco dengan konsep treasure hunt menjual produk
bermerek atau memiliki kualitas high-end dengan harga yang murah, dan produk treasure ini
belum tentu ada dibelanja mereka selanjutnya, sehingga mendorong konsumen untuk berbelanja
lebih banyak untuk produk-produk tertentu dan frekuensi belanja konsumen juga meningkat.
Penetapan lokasi penjualan Costco menerapkan biaya operasi yang rendah dengan cara
membangun toko-toko pada rute jalan yang high traffic rute yang berada atau dekat dengan
daerah pinggiran sehingga dapat diakses dengan mudah oleh bisnis kecil maupun penduduk
dengan pendapatan di atas rata-rata, strategi tersebut mengurangi biaya lahan. Toko-toko Costco
juga dibuat minimalis berbahan metal dengan interior desain yang minimal.
Ekspansi secara geografis yang dilakukan Costco untuk meningkatkan penjualan 5 persen
dengan membuka toko secara domestik maupun internasional, Keberhasilan strategi ekspansi ini
ditunjukkan pada kinerja laporan keuangan Costco tahun 2011, sales dari store yang sudah ada
tumbuh rata-rata 10 persen.
Pemasaran dan Website Sales
Costco terkenal dengan menyediakan barang-barang dengan harga yang sangat murah dalam
prakteknya mereka tidak terlalu gencar melakukan periklanan dan promosi. Costco melakukan
penawaran terbatas kepada pelanggan potensial mereka dengan mengirimkan surat langsung
untuk menjadi member retail mereka ketika membuka toko yang baru. Sebagian besar promosi
Costco di dapat dari word of mouth berdasarkan basis membership yang baru dalam satu daerah.
Costco menjalankan 2 website (www.costco.com dan www.costco.com) menyediakan layanan
pembelian online bagi member yang telah terdaftar. Selain itu melalui website, member juga
mendapatkan fasilitas layanan yang tidak diperoleh dari warehouse store Costco.
Supply Chain dan Distribusi
Costco membeli sebagian besar barangnya langsung dari produsen, kemudian menyalurkan dan
mendistribusikannya baik secara langsung ke warehouse store atau kesalah satu depot yang
berfungsi sebagai titik distribusi ke store terdekat. Costco menjalin hubungan terhadap banyak
perusahaan multinasional untuk membeli secara langsung dengan harga yang relatif lebih murah.
Costco Membership Base and Demographic
Rata-rata income pertahun dari personal member Costco adalah $75.000 dengan lebih dari 30%
memiliki pendapatan diatas $100.000. Costco memiliki 2 jenis membership, yaitu: bisnis dan
gold star. Membership memiliki banyak keuntungan.
Warehouse Management
Strategic Management
Case 1 Coscto Wholesale

Fakultas Ekonomika dan Bisnis
MM UGM
Yogyakarta, 2014

Manager warehouse berfungsi seperti seorang entrepreneur yang memiliki tanggung jawab untuk
memunculkan ide baru mengenai barang-barang apa saja yang akan dijual di store, mengatur
susunan produk berdasarkan tingkat ketertarikan konsumen, dan memaksimalkan jumlah
penjualan melalui lokasi dan susunan produk-produk tersebut.
Compensation and Workforce
Costco memiliki 92.000 karyawan full-time dan 72.000 karyawan part-time, termasuk 9.000
orang yang bekerja di Costco Mexico. Gaji parapekerja Costco bervariasi dari $30.000 sampai
$125.000 pertahun. Disamping itu masih ada benefit yang diberikan Costco kepada karyawan
meliputi perawatan kesehatan tubuh, gigi, mata, asuransi jiwa dan kematian, obat yang dapat
ditebus di apotik Costco, serta pelayanan konseling. Bagi Costco memberikan kompensasi
kepada karyawan dengan sesuai memiliki peranan penting dalam keberhasilan strategi yang
dijalankan oleh perusahaan. Selain itu kelayakan gaji dan benefit dapat menurunkan tingkat
turnover tenaga kerja di Costco. Manajemen Costco menginginkan karyawan memiliki jenjang
karir yang panjang di Costco, oleh karena itu kebijakan perusahaan adalah dengan
mempromosikan karyawan sebagai internal candidate pada suatu posisi yang lebih baik. Hal ini
dapat membuat karyawan merasa dihargai karena promosi jabatan dari suatu perusahaan dapat
merupakan reward atas kinerja karyawan itu sendiri.
Costco's Business Philosophy, Values, and Code of Ethics
1. Menaati peraturan
2. Perhatian kepada member
3. Perhatian kepada karyawan
4. Respek kepada supplier
5. Memberikan reward kepada pemegang saham
Environmental
Manajemen Costco telah beinisiatif untuk mengurangi karbon yang dihasilkan perusahaan
melalui investasi dalam berbagai macam sistem penghematan energi dan produk ramah
lingkungan.Costco juga menjual lebih dari 204 juta lampu hemat energi.
Competition
Terdapat 2 pesaing dari Costco, yaitu Sam's Club dan BJ's Wholesale Club. Persaingan dalam
industri warehouse ditentukan berdasarkan harga, kualitas barang, lokasi, dan servis terhadap
member. Warehouse juga bersaing dengan beberapa toko retail seperti Walmart dan Dollar
General, supermarket, speciality chains, pombensin, dan toko online.