Anda di halaman 1dari 3

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
Mamalia adalah kelompok yang tertinggi dari dunia hewan. Istilah
untuk mammal berhubungan dengan kelenjar mammae (kelenjar susu)
pada hewan betina untuk menyusui anaknya, pada jantan juga memiliki
hal yang sama hanya saja bersifat rudimenter. Pemeliharaan anak oleh
induknya merupakan perkembangan yang sangat tinggi pada classis ini
dan

mencapai

klimaksnya

pada

spesies

manusia.

Berdasarkan

ukurannya, mamalia dibagi menjadi dua, yakni mamalia besar dan


mamalia kecil. International Biological Program mendefinisikan mamalia
besar sebagai jenis-jenis mamalia yang memiliki ukuran berat badan
dewasa > 5Kg, sedangkan mamalia kecil dengan ukuran berat badan
dewasa < 5Kg. Jenis-jenis mamalia besar, dicontohkan sebagai berikut:
rusa, harimau, dan kerbau air. Mamalia kecil, antara lain tikus, bajing, dan
kelelawar.Dalam pemanfaatan waktu aktivitas, mamalia dibagi menjadi
mamalia diurnal dan mamalia nokturnal. Mamalia diurnal merupakan jenisjenis mamalia yang melakukan aktivitasnya pada pagi dan sore hari,
seperti orangutan, rusa, dan beberapa jenis bajing. Mamalia nokturnal
merupakan jenis-jenis mamalia yang melakukan aktivitasnya mulai
menjelang malam hari hingga menjelang pagi hari, seperti kelelawar,
tenggalung malaya, serta musang. Selain itu, terdapat juga jenis-jenis
yang beraktivitas sepanjang hari seperti babi hutan. Baik mamalia kecil
maupun mamalia besar, memiliki dua ciri yang sama. Pertama, semua
mempunyai rambut walaupun rambut ini tidak kelihatan begitu nyata. Ciri
yang kedua adalah bahwa semua spesies mammalia menyusui anaknya.
Susu ini dikeluarkan oleh kelenjar-kelenjar susu. Kelenjar susu lazim
disebut dengan kelenjar mammae. Rambut yang halus dan jarang disebut
lanugo, rambut dikepala disebut capili, rambut halus disebut supercilia,
rambut pada bulu mata disebut cilia, rambut yang keluar dari lubang
hidung vibrissae, rambut yang keluar dari liang telinga disebut tragic,
rambut ketiak disebut hirci, rambut di mons pubis ialah daerah ventral dari

1|Kelas Mamalia

symphysis ossium pubis dan cranial dari organ genitalia external disebut
pubes (Radiopoetro 1996: 59).
Bermacam-macam mamalia hidup di berbagai habitat, mulai dari
daerah kutub sampai daerah tropis, dari laut sampai ke hutan-hutan yang
paling lebat dan gurun pasir yang paling kering. Beberapa spesies hewan
liar diburu untuk mendapatkan bulu-bulunya (rambut). Beberapa rodentia
dan karnivora merusak Madang-ladang dan ternak, beberapa hewan
mamalia merupakan reservoir dari berbagai penyakit (Murad 1977: 104).
Disamping kelenjar susu dan rambut, mammalia mempunyai ciri-ciri lain
yaitu jantung mammalia dewasa mempunyai dua ventrikel ialah ruang
yang berfungsi memompa darah dan yang mempunyai dinding otot yang
tebal.

Biasanya

mammalia

berdarah

panas

yang

berarti

dapat

mempertahankan panas tubuhnya pada suhu tertentu tanpa dipengaruhi


suhu

yang

berasal

dari

lingkungannya.

Kebanyakan

mammalia

mempunyai suatu cara khusus untuk memberi makan anaknya selama


berada dalam tubuh induknya pada masa permulaan perkembangannya.
Contoh Ornithorynchus dan Echidna yang menyusui anaknya didalam
suatu lapisan kulit perut yang berbentuk kantung (Radiopoetro 1996: 62).
Selain ciri yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat ciri-ciri
lainnya yakni kulitnya mempunyai banyak kelenjar (lemak, keringat, bau
dan susu). Tengkorak dengan 2 occipital condyles; vertebrae leher
umumnya 7; ekor umumnya panjang dan mudah bergerak. Daerah hidung
umumnya ramping. Mulut dengan gigi-gigi (jarang yang tidak ada) dalam
socket atau alveoli, terdapat pada kedua rahangnya dan berdiferensiasi
berhubungan dengan kebiasaan makannya. Lidah umumnya mudah
bergerak dan mata dengan kelopak yang dapat bergerak. Telinga dengan
pinae (daun telinga) luar yang berotot. Empat anggota badan (pada
Cetacea dan Sirenia tidak ada anggota tulang belakang). Masing-masing
kaki dengan 5 (atau kurang) jari dan beradaptasi untuk berjalan, berlari,
memanjat,

membuat

lubang,

berenang

atau

terbang.

Jari-jarinya

mempunyai cakar bertanduk, kuku atau teracak dan seringkali telapak


yang berotot (Murad 1997: 104).

2|Kelas Mamalia

Beberapa hewan mamalia melakukan migrasi untuk mencari


makanan, seperti kelelawar tertentu yang hidup di daerah utara pada
musim panas, pada musim dingin insekta jarang didapat. Banyak mamalia
membutuhkan tempat berlindung untuk beristirahat, tidur, menghindari
udara dingin dan memelihara anaknya. Celah-celah alam pada batu-batu
merupakan tempat-tempat bagi tikus misalnya dan beberapa karnivora.
Selain

itu,

mamalia

seringkali

mempergunakan

suaranya

untuk

menyatakan emosi serta menyalurkan idenya diantara individu. Makanan


dari mamalia yang berkuku dan kebanyakan rodentia terutama tumbuhtumbuhan dan hewan-hewan itu sendiri merupakan makanan dari
karnivora. Mamalia yang herbivora, contohnya kuda, lembu, kerbau,
kambing hidupnya berkelompok.

3|Kelas Mamalia