Anda di halaman 1dari 7

Diagnosis banding meningitis tuberkulosa

Spesies

Faktor Risiko

Streptokokus Pneumoniae

Infeksi pneumonia pneumokokus


Infeksi pneumokokus lainnya
(sinusitis, otitis media)
Alkoholisme
Diabetes
Splenektomi
Hipogammaglobulinemia
Trauma kepala dengan fraktur basis
kranii dan rinorea CSF

Neisseria meningitidis

Tidak vaksinasi meningitis

Streptokokus grup B

Otitis, mastoiditis, sinusitis akibat


Streptokokus sp.

H. Influenza

Usia anak-anak

Mycobacterium tuberculosis

Penyebaran hematogen dari infeksi


TB primer

Meningitis fungal: C. Neoformans

Terdapat infeksi jamur pada paru


sebelumnya; penularan spora jamur
melalui udara

Treponema pallidum

Terdapat infeksi menular seksual


sifilis

Perbandingan analisis CSF pada meningitis


Spesi
es

Hitun
g PMN

Hitun
g
limfos
it

Konse Konse Mikro


ntrasi ntrasi skopis
protei glukos
dan
n
a
kultur

Antib
odi
virus
pada
darah
dan
CSF

PCR
pada
CSF

Mening
itis
bakteri
al akut

Mening
(N)
itis
Atau
viral

(N)

Mening
itis
tuberk
ulosis

(N)Ata
u

Mening
(N)
itis
Atau

(N)
Atau

Komplikasi meningitis TB

Hemiparesis spastik
Ataksia
Paresis N. Cranialis yang permanen
Kejang (terutama pada anak)
Atrofi N. Optikus
Penurunan visus dan kebutaan

Tatalaksana Meningitis TB
Tanda vital
Waspadai peningkatan TIK
Sangat dianjurkan untk memeriksa
status HIV pasien
OAT : 2RHZE/7-12RH; 2RHZES/712RH
Piridoksin 25-50mg/kgBB/hari
Kortikosteroid: Dexametason
0,4mg/kgBB/24 jam

Pengobatan Meningitis TB

Penetrasi OAT pada SSP

Sumber: Imran D. Tatalaksana Meningitis TB

Penetrasi OAT pada SSP

Sumber: Imran D. Tatalaksana Meningitis TB