Anda di halaman 1dari 15

Contoh Soal Produktivitas total

Latihan :
1.

PT. AZ pada tahun 1 dan 2 masing-masing menghasilkan produksi


sebesar 30.000 kg dan 40.000 kg roti kering.
Masukan

Tahun 1

Tahun 2

Biaya/ Unit

Tenaga kerja

10.000 Jam

13.000 Jam

Rp. 7.000/ Jam

Energi

9.000 Jam

10.000 Jam

Rp. 6.000/ Jam

Bahan Baku

40.000 Jam

50.000 Jam

Rp. 2.000/ kg

Apakah satuan ukuran produktivitas yang dipakai ? Dan berapa


perubahan produktivitas Tahun 1 terhadap Tahun ke 2 ? Serta
produktivitas mana yang tertinggi ?
Jawab :
Produktivitas Total = Seluruh Output Seluruh Input
Produktivitas Total Tahun 1
= 30.000 kg ((10.000 jam7.000/jam) + (9.000 jam6.000/jam) +
(40.000 jam2.000kg))
= 30.000 kg ((70.000.000) + (54.000.000) + (80.000.000))
= 30.000 kg 204 jt
= 147,05 kg / juta rupiah
Produktivitas Total Tahun 2
= 40.000 kg ((13.000 jam7.000/jam) + (10.000 jam6.000/jam)
+ (50.000 jam2.000kg))
= 40.000 kg ((91.000.000) + (60.000.000) + (100.000.000))
= 40.000 kg 251 jt
= 159,36 kg / juta rupiah
Index Produktivitas = ( Produktivitas tahun 2 Produktivitas tahun
1 ) 100 %
Index produktivitas = ( 159,36 kg / juta rupiah 147,05 kg / juta
rupiah ) 100 %
= 108,37 %
Berarti terdapat perubahan sebesar + 8.37 % , maka menjadi 108,37
%
2.
Bagian produksi perusahaan telah berhasil merakit produk sebanyak
720 set perhari pada tahun pertama. Apabila jumlah tenaga kerja bagian
tersebut sebanyak 80 Orang. Hitunglah produktivitas tenaga kerja bagian
produksi tersebut ??
Jawab :
Parsial = Output tenaga kerja

Parsial = 720 set 80 orang = 9

Soal dan Jawaban Tugas Pengantar


Bisnis (Hubungan Produktivitas
dan Kuantitas)
1. Apa hubungan antara produktivitas dan kualitas?
Jawab
:
Produktivitas berkaitan dengan memproduksi produk secara efisien dan
lebih menekan pada hubungan antara output dan input yang digunakan
untuk menghasilkan produk. Yang dimaksud produktivitas disini adalah
total product efficiency.
Kualitas atau mutu diartikan sebagai tingkat atau kadar keunggulan
suatu produk. Kualitas juga dapat diartikan sebagai ukuran keunggulan
suatu produk secara relative.
Hubungan : semakin tinggi sebuah perusahaan menghasilkan produk
(productivity), maka akan semakin tinggi pula kualitas barang tersebut
2. Mengapa
serikat
pekerja
peduli
terhadap
produktivitas
perusahaan?
Jawab
:
Guna melaksanakan kegiatan di perusahaan, diperlukan perpaduan
semua sarana yang disepakati antar pihak secara jujur dan terbuka.
Hubungan antar pihak didunia industri, hubungan yang terjadi antar
pekerja dan pengusaha, melahirkan hubungan produktivitas perusahaan.
Pelaksanaan Hubungan produktivitas perusahaan yang harmonis,
dinamis, berkeadilan dan bermartabat sangat tergantung dari
kemampuan manajemen untuk mengadakan koordinasi atas fungsi-fungsi
tanah dan gedung, material, mesin dan peralatannya, energi dan sumber
daya manusia melalui perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, kontrol dan
memotivasi, mempertahankan atau pengembangan program guna
perolehan hasil barang dan jasa yang telah direncanakan sesuai perkiraan
kebutuhan pasar.
3. Apa bagian tenaga kerja input dan output untuk ukuran
produktivitas pekerja?
Jawab :
a) Input pekerja, melliputi:
- Sumber Daya Manusia
- Teknologi
b) Output pekerja, meliputi:
- Barang/jasa, bisa berupa barang mentah, barang setengah jadi, dan
barang jadi.
4. Apa aktivitas
management?

yang

melibatkan

ke

dalam

kualitas

total

a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)

Jawaban
:
Fokus pada Pelanggan.
Obsesi terhadap Kualitas.
Pendekatan Ilmiah
Komitmen Jangka
Kerja Sama Tim (Teamwork)
Perbaikan Sistem Secara Berkesinambungan.
Pendidikan dan Pelatihan

5. Apa hal-hal yang perlu ada tindakan dalam proses rekayasa


ulang
Jawaban :
Langkah pertama dalam pelaksanaan rekayasa ulang adalah menentukan
apakah rekayasa ulang memang dibutuhkan oleh organisasi. Manajemen
puncak butuh memahami terlebih dahulu pengetahuan tentang rekayasa
ulang baik melalui pelatihan maupun menggunakan konsultan. Hal ini
dilakukan agar terdapat kepastian bahwa organisasi memang
membutuhkan rekayasa ulang. Jika manajemen puncak melihat bahwa
rekayasa ulang adalah penting untuk dilakukan, maka langkah berikutnya
adalah membangun komitmen untuk menjalankan rekayasa ulang dengan
benar. Pada langkah ini akan banyak ditemuai hambatan dan penolakan
dari berbagai pihak. Langkah ini penting untuk terjadinya keterlibatan
semua pihak dalam perubahan nyata dalam organisasi. Langkah
berikutnya adalah menentukan apakah akan menggunakan konsultan dari
luar atau akan menggunakan staf berbakat yang dimiliki untuk
menjalankan rekayasa ulang. Jika menggunakan staf internal, maka harus
dipastikan team yang terbentuk dilakukan melalui seleksi yang baik, dan
team diberi pelatihan yang cukup tentang rekayasa ulang. Sebaliknya, jika
korporasi memutuskan menggunakan konsultan, maka tetap tema
internal harus dilibatkan berbartisipasi dalam team rekayasa ulang
dengan konsultan.
6. Bagaimana kamu dapat menyarankan bahwa bechmarketing
digunakan untuk menaikan produktivitas dalam sector jasa?
Jawaban :
Benchmarking adalah suatu proses yang biasa digunakan dalam
manajemen atau umumnya manajemen strategis, dimana suatu
unit/bagian/organisasi mengukur dan membandingkan kinerjanya
terhadap aktivitas atau kegiatan serupa unit/bagian/organisasi lain yang
sejenis baik secara internal maupun eksternal. Dari hasil benchmarking,
suatu organisasi dapat memperoleh gambaran dalam (insight) mengenai
kondisi kinerja organisasi sehingga dapat mengadopsi best practice untuk
meraih sasaran yang diinginkan.
Kegiatan benchmarking tidaklah harus peristiwa yang dilakukan satu kali
waktu, namun bisa juga merupakan kegiatan berkesinambungan sehingga
organisasi dapat memperoleh manfaat dalam meraih praktek aktifitas
organisasi yang terbaik untuk mereka.
7. Mengapa pemberdayaan pekerja penting untuk perbaikan tim?
Jawaban :

Kerjasama tim merupakan salah satu unsur fundamental dala Total Quality
Service. Tim merupakan sekelompok orang yan bekerjasama untuk
mencapai tujuan bersama; yang bertemu secara reguler untuk
mengidentifikasi dan memecahkan masalah, serta menyempurnakan
proses; yang bekerjasama dan berinteraksi secara terbuka dan efektif
yang memberikan hasil ekonomikdan motivasionala yang diharapkan bagi
organisasi. Secara koseptual, pemberdayaan adalah upaya memberikan
otonomi, wewenang, dan kepercayaan kepada setiap individu dalam suatu
organisasi, serta mendorong mereka untuk kreatif agar dapat
merampungkan tugasnya sebaik mungkin. Karyawan diberi keleluasaan
untuk mengambil tindakan tindakan yang dipandang tepat dalam rangka
melayani pelanggan, termasuk menangani keluhan mereka.
8. Mengapa produktivitas tinggi dalam sector jasa begitu sulit
untuk dicapai?
Jawaban :
Produktivitas kerja merupakan kondisi untuk mengukur tingkat
kemampuan dalam menghasilkan produk: individual, kelompok, dan
organisasi. Produktivitas ditentukan oleh dukungan oleh semua sumber
daya organisasi yang dapat diukur dari segi efektivitas dan efesiensi, yang
difokuskan pada aspek-aspek: 1) hasil akhir (produk nyata) yang dicapai:
kualitas dan kuantitasnya 2) durasi atau lamanya waktu yang digunakan
untuk mencapai hasil akhir 3) penggunaan sumber daya secara optimal 4)
kemampuan beradaptasi dengan permintaan pasar atau pengguna
Produktivitas dapat dipengaruhi oleh factor internal dan eksternal
Penilaian produktivitas menitikberatkan pada upaya untuk memotret hasil
yang telah dicapai secara objektif, sebagai bahan dasar ketika dilakukan
pengukuran, sedangkan pengukuran kinerja lebih meneitikberatkan
kepada upaya untuk melakukan perbandingan antar hasil yang dicapai
dengan rencana atau standar yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Dengan demikian bias diketahui kadar atau tingkat ketercapainnya, untuk
kemudian dijadikan feedback ataupu feedforward. Ketika pegawai mampu
menunjukkan hasil yangs sesuai atau sesuai target berarti mereka
memiliki produktivitas tinggi, sedangkan jika di bawah standar maka
produktivitas mereka dinilai rendah.
1.Bagaimana Anda akan mengukur produktivitas:
Tukang pos
Tenaga penjual
Profesor
Pekerja sosial
Mahasiswa
Petani
Produktivitas dapat digambarkan dalam dua pengertian yaitu secara teknis dan
finansial. Pengertian produktivitas secara teknis adalah pengefesiensian produksi
terutama dalam pemakaian ilmu dan teknologi. Sedangkan pengertian produktivitas

secara finansial adalah pengukuran produktivitas atas output dan input yang telah
dikuantifikasi.
Definisi-definisi produktivitas yang telah berkembang dan dibentuk oleh para pakar di
Negara-negara dan badan-badan Internasional, antara lain :
1. Menurut Marvin E Mundel, yang dipublisir oleh The Asian Productivity Organization
(APO) produktivitas didefinisikan sebagai berikut : Produktivitas adalah rasio keluaran
yang menghasilkan untuk penggunaan di luar organisasi, yang memperbolehkan untuk
berbagai macam produk dibagi oleh sumber-sumber yang digunakan, semuanya dibagi
oleh suatu rasio yang sama dari periode dasar.
2. Menurut Paul Mali definisi produktivitas adalah sebagai berikut :
Produktivitas adalah ukuran yang menyatakan seberapa hemat sumber daya yang
digunakan di dalam organisasi untuk memperoleh sekumpulan hasil.
Jawaban untuk soal diatas adalah:
Tukang pos: bertugas untuk menyampaikan surat, barang, berkas-berkas kepada
pelanggan. Sehingga untuk mengukur produktivitas seorang tukang pos dapat
dilihat dari barang-barang yang dikirim oleh pelanggan apakah sampai pada
alamat tujuan, dengan waktu yang tepat dan apakah pelayanan dalam sebuah
pos telah berjalan dengan baik. Dalam hal ini baik pengirim maupun penerima
mempercayakan mengirim barang melalui sebuah pos.
Tenaga penjual: tenaga penjual bertanggung jawab menyampaikan barang
dagangan kepada konsumen. Pengukuran produktivitas dapat dilakukan dengan
melihat data keuangan, data penjualan dan sebagainya.Jikaperbandingan
barang yang terjual dari tahun ke tahun meningkat maka dapat dikatakan
produktivitas tenaga penjual meningkat. Sebaliknya jika penjualan dari tahun
ke tahun menurun maka dapat dikatakan produktivitas menurun. Dalam
menentukan produktivitas diperlukan evaluasi, perencanaan dan perbaikan
produktivitas itu sendiri.
Profesor: Profesor dapat dikatakan seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan
yang luas, untuk menjadi seorang Profesor tidaklah mudah karena harus
melewati

Jenjang

pendidikan

yang

cukup

panjang.

Untuk

mengukur

produktivitas seorang Profesor dapat dilihat dari ilmu yang dimiliki, dapatkah
Profesor menerapkan ilmunya pada kehidupan sehari-hari atau membagikan
ilmu tersebut kepada orang lain. Misalnya banyak buku yang pengarangnya
adalah Profesor, ?????(beri contoh lain).
Pekerja sosial: untuk mengukur produktivitas pekerja sosial misalnya diambil
contoh orang yang bekerja di PMI. Seorang pekerja sosial tidak melihat apakah
gaji yang diterimanya kecil atau besar, bahkan mungkin ada yang tidak

mendapatkan gaji. Biasanya pekerja sosial tidak melihat dari sisi materi tetapi
lebih kepada kemanusiaan yang bersifat sosial. Sehingga produktivitasnya
dapat dilihat dari kinerja yang dilakukannya apakah sudah

sesuai dengan

ketentuan.
Mahasiswa: produktifitas mahasiswa dapat dilihat pada saat menjalani kuliah
apakah aktif dalam perkuliahan, mendapatkan

nilai yang bagus sehingga

setelah lulus dari sebuah universitas mahasiswa tersebut dapat menjadi orang
yang berpendidikan baik dalam bersikap, berfikir dan mengambil keputusan.
Mahasiswa setelah selesai kuliah menjadi sarjana, kemudian memiliki pekerjaan
yang layak. Misalnya setelah kuliah dalam dunia kerja dapat menduduki
kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum menjadi sarjana.
Jika pekerjaan yang didapat hanya setaraf dengan pendidikan sekolah
menengah dapat dikatakan produktivitasnya menurun.
Petani: produktivitas petani dapat dilihat dari hasil panen. Hasil panen setiap
tahunnya meningkat, hasil panen juga berkualitas baik, dan waktu panen
sesuai dengan ketentuan. Biaya penanaman dan penjualan harus seimbang,
yaitu hasil penjualan lebih besar sehingga petani mendapatkan keuntungan
bukan sebaliknya mendapatkan kerugian.

2. Berilah suatu contoh dari lima unsur didalam lingkungan suatu universitas.
Jawab:
Lingkungan sistem terdiri dari beberapa elemen yang ada diluar, dalam hal mereka
bukanlah input, output atau proses. Akan tetapi mereka dipengaruhi performa sistem
dan konsekuensi pencapaian suatu sistem. Contoh sistem dalam sebuah Universitas
adalah mahasiswa, fakultas, staf, administrasi, gedung, perlengkapan, ide-ide dan
aturan. Mahasiswa sebagai input, memasukkan kelas, mengerjakan tugas, perpustakaan
sebagai proses dan outputnya adalah berpendidikan.
Satu cara untuk mengidentifikasi elemen lingkungan adalah dengan mengajukan dua
pertanyaan.
Apakah elemen berkaitan dengan tujuan sistem?
Apakah mungkin bagi pengambil keputusan untuk secara signifikan memanipulasi
elemen tersebut?
Jika dan hanya jika jawaban dari pertanyaan pertama adalah ya, dan jawaban dari
pertanyaan kedua adalah tidak, berarti elemen ada didalam lingkungan. Elemen
lingkungan dapat berupa sosial, politik, hukum, fisik atau ekonomi.
Sehingga

contoh dari lima unsur didalam lingkungan suatu universitas adalah

universitas lain, aturan dan hukum yang berkaitan dengan sebuah lembaga pendidikan,

tempat,bentuk bangunan universitas, dan penghasilan dari pegawai, dosen atau orang
yang bekerja pada sebuah universitas tersebut.

SOAL JAWAB MANAJEMEN PRODUKSI


1.

Jelaskan peranan manajemen operasi dalam meningkatkan daya saing


perusahaan pada persaingan usaha yang semakin kompetitif?

2.

Kenapa saat ini ada kecenderungan industri farmasi MNC (Multi


Nasional Company) melakukan proses merger atau akuisisi.
Jawab:
Alasan untuk memperkuat struktur keuangannya karena industri farmasi
memerlukan dana/modal yang sangat besar untuk penemuan obat baru
(drug discovery). Proses penemuan obat baru biasanya membutuhkan
waktu 5 - 20 tahun membutuhkan dana yang sangat besar.

3.

Apa yang dimasud dengan organisasi?


Jawab:
Organisasi adalah kumpulan dari elemen-elemen) orang, teknologi,
informasi, struktur dan tujuan) untuk melaksanakan usaha-usaha
produktifnya.
Organisasi adalah orang-orang yang usahanya harus dikoordinasikan,
tersusun dari sejumlah subsistem yang saling berhubungan dan saling
bergantung, bekerja atas pembagian kerja, dan wewenang serta
mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai.

4.

5.

Sebutkan 2 fengsi esensial dari perusahaan dan fungsi-fungsi penting


lainnya?
Jawab:
Fungsi esensial:
Produksi, meruapakan sisi penawartan (supply chain)
Pemasaran, merupakan sisi permintaan (demand side)
Fungsi perushaan lain:
Keuangan, meliputi penyediaan modal, gaji kaeyawan, investasi
Personalia, menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan,
meliputi: karir, planning, training, dan recruitment proses.
Sebutkan pentingnya manajemen operasional untuk bidang-bidang
fungsional lainnya?

1.
a.
b.
c.
d.
e.
2.
3.
6.

Jawab:
Berkaitan dengan design, operasi, pengawasan sisi penawaran
Manajer pemasaran dapat memahami kemampuan dan keterbatasan
produksi/operasi
Manajer keuangan dapat merencanakan ekspansi kapasitas,
kebutuhan, modal, aliran kas, dll.
Para akuntan dapat menghitung akuntansi biaya, harga pokok pabrik
melakukan auditing dan pengawasan, produksi dan persediaan
Manajer personalia dapat mengetahui kompleksitas desain pekerjaan
training/ketrampilan yang diperlukan, secara seleksi kayawan
Ahli komputer dan sistem informasi dapat mengembangkan berbagai
sistem yang diperlukan.
Sekitar 70% aktiva-aktiva yang ada: persediaan, mesin, alat di bawah
pengawasan manjaer produksi/operasi.
Tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat (HSE): sosial
responsibilitas.
Berilah contoh-contoh usaha untuk meningkatkan perbaikan terusmenerus supaya dihasilkan efisiensi usaha yang dikenal sebagai
continuous improvement

Jawab:
Improve cost yaitu terjadi penekanan biaya akan melakukan
penghematan
2.
Improve product competitiveness, yaitu usaha agar proses
produksinya ramping, efisien dan cepat, waste-nya kecil dan
penyimpangan kecil akibat variasi yang kecil.
1.

7.

Apa yang dimasud dengan world class manufaturing company?


Jawab:
Perusahaaan kelas dunia yang dapat bersaing pada pasar domestik dan
ekspor dan dapat mencatat keuntungan.

8.

Sebutkan lima tanggung jawab keputusan utama (five major decision


area) di dalam manajemen operasi?

Jawab:
1.
Proses, sangat menetukan apakah perushaan bisa survive/tidak
untung/rugi. Proses yang generated dan panjang, akan meningkatkan
cost, sebaliknya makin sederhana prosesnya akan menurunkan cost.
2.
Capacity (out put per satuan waktu), sangat penting untuk menjamin
kontinuitas suplai. Kalau demand besar maka capacity harus besar.
3.
Inventory (persediaan), merupakan sumber daya yang menganggur
dan memberi nialai lebih jika sudah dijual.

Inventory tidak boleh terlalu tinggi, karena dapat mengganggu cash-flow,


tetatpi juga tidak boeh terlalu rendah karena sangat berisiko tinggi bagi
perusahaan (bisa meyebabkan loss of sale)
4.
Quality (derjat kepuasa, cocok dengan tujuan penggunaan) bisa
membangun kepercayaan
5.
Man power, merupakan unrecoveded assets, harus menguasai
teknologi.
9.

Jelaskan adanya konflik pada tujuan pengendalian inventory dan


bagaimana cara mengatasi konflik tersebut?

Jawab:
Konflik yang terjadi meliputi:
1.
Keuangan: menjaga inventory yang rendah untuk memperkuat modal
2.
Marketing: menginginkan inventory tinggi untuk mendorong
penjualan.
3.
Operasi: menginginkan inventory secukupnya (optimum) untuk
menjaga efisiensi produk dan memperlancar tingkat pemanfaatannya.
Pengatasan: inventory manajemen harus mengembangkan konflik-konflik
tersebut dan mengendalikan inventory tersebut secara keseluruhan.
10. Jelaskan sistem pengendalian persediaan secara pareto, dan apa
manfaat terbesar dari cara Pareto ini?

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Jawab:
Sistem pengendalian persediaan berdasarkan value (nilai).
Manfaat:
Sangat berguna, mudah dilaksanakan, membantu manajemen dalam
menentukan tingkat persediaan yang efisien
Memberikan perhatian pada jenis persediaan utama yang dapat
memberikan cost benerfit yang besar bagi perusahaan
Manfaat nyata diperoleh karena dapat meningkatkan produktivitas dan
efisiensi fungsi-fungsi produksi
Dapat memanfaatkan modul kerja (working capital) sebaik-baiknya
sehingga dapat memacu pertumbuhan perusahaan
Memanfaatkan persediaaan sebagai idle resouces untuk menjamin
kontinuitas operasi, sehingga dapat menyediakan barang-barang secara
ekonomis dan menguntungkan.
Sumber daya produksi dapat dimanfaatkan seacara lebih efisien.

Persediaan yang rendah menghasikan:


1.
Gagal memenuhi kebutuhan psar (lack of sale) berakibat ganda yaitu
kehilangan kepercayaan dari konsumen dan kehiilangan pangsa pasar
2.
Terjadi konflik antar manajemen, produksi dan pemasaran yang bisa
merusak dari kerja sama tim yang kuat.

3.

Tidak dapat mencapai target perusahaan, pertumbuhan-pertumbuhan


tidak tercapai, kerugian yang nyata.

11. Jelaskan peran industri farmasi dalam mendukung pertumbuhan makroekonomi Indonesia.
Jawab:
Jika bisnis farmasi tumbuh berkembang akan menyerap banyak tenaga
kerja yang juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi sehingga
akhirnya dapat meningkatkan GNP dan GDP serta meningkatkan income
per kapita.
12. Berilah contoh co-marketing yang dilakukan oleh pelaku bisnis farmasi
untuk lebih sukses dalam merebut pangsa pasar?
Jawab:
Pfizer dengan Warner Lambert Parke Davis (WLPD) dalam menjual Lipitor.
13. Kenapa pertumbuhan volume lebih baik daripada pertumbuhan value?
Jawab:
Karena jika value growing belum tentu volumenya juga growing, yang
mungkin hanya disebabkan oleh kenaikan harga yang menyebabkan
volume malah menjadi turun, sedangkan jika volume growing maka
otomatis value growing.
14. Kenapa setiap perusahaan selalu menerapkan pertumbuhan dalam
setiap membuat budget tahun depan, dan apakah manfaat pertumbuhan
bagi perusahaan?
15. Apakah manfaat yang diperoleh masyarkat apabila harga barang di
pasar ditetapkan secara bebas sesuai mekanisme supply and demand?
Jawab:
1.
Customer dapat memilih produk mana yang akan dipakai.
2.
Setiap produsen akan berlomba-lomba meningkatkan kualitas produk
dancustomer satisfction untuk bersaing merebut market share sehingga
customer diuntungkan dengan harga yang lebih murah.
16. Apakah yang mempengaruhi tinggi rendahnya added value pada
diagram IPO?
Jawab:
Tergantung dari bagaimana cara meningkatkan added value. Ada 2 cara:
1.
Dengan meningkatkan produktivitas/efisiensi sehingga megurangi nonadded value activities sehingga added value meningkat.
2.
Menggunakan advanced technology.

17. Sebutkan komponen dari COP (cost of production) pada industri farmasi,
komponen apa yang merupakan komponen terbesar?
Jawab:
1.
Raw materials/packaing materials (70 80%).
2.
Factory overhead (15 20%).
3.
Direct labors ( 5 -10 %).
Komponen terbesar adalah raw materials/packaging materials.
18. Jelaskan kenapa five major decision areas disebut sebagai keputusan
strategi bagi perusahaan?

1.
2.
3.
4.
5.

Jawab:
Karena five major decision area yang menentukan maju mundurnya
perusahaan, apakah perusahaan tersebut bisa survive atau tidak.
Five major decision area:
Process
Capacity
Inventory
Quality
Man power

19. Investasi yang dilakukan oleh perusahaan perlu dibukukan dengan cara
yang hati-hati, why? Jelaskan pendapat saudara !
Jawab:
Karena jangan sampai investasi yang dilakukan justru membebani biaya
produksi.
20. Apakah akibat dari kesalahan dalam pengendalian persediaan sehingga
terjadi persediaan yang rendah dan apa kelebihannya?

1.
2.
3.
1.
2.
3.

Jawab:
Risiko/akibat dari kesalahan dalam pengendalian persediaan sehinggga
terjadi persediaan yang rendah:
Gagal memenuhi kebutuhan pasar (loss of states) berakibat ganda,
yaitu kehilangan kepercayaan konsumen, kehilangan kepercayaan
konsumen, kehilangan pangsa pasar.
Terjadi konflik antarmanajemen, produksi dan pemasaran, merusak
kerjasama tim yang kuat
Tidak dapat mencapai target perusahaan, pertumbuhan perusahaan
tidak tercapai, kerugian yang nyata.
Kelebihan:
Dapat mengurangi tanggung jawab ke pihak ketiga (liabiility)
Memperbaiki aliran dana (working capital kuat, cash flow)
Berhasil memenihu tanggung jawab jangka pendek

21. Kenapa indikator makro-ekonomi, tersedianya lapangan kerja


(employment rate) adalah indikator makro eknonomi yang sangat penting
dibandingkan dengan indikator yang lain?
22. Sebutkan beberapa statagi bisnis yang dilakukan oleh industri farmasi
multinasional untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan dalam
persaingan binis farmasi global yang semakin sulit dan keras?
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Jawab:
Meger
Akuisisi
Co-marketing: 2 perusahaan bekerja sama untuk menjal suatu poduk
Aliansi strategis: perusahaan yang beraliansi untuk membeli barang
dalam jumlah besar dan lebih murah karena mempunyai bargaining
position yang kuat.
Product license: pembelian produk perusahaan asing ke perusahaan
lokal
Network rationalization
Operational excelence
New product discovery
Strong and effective R and D

23. Jelaskan esensi dari perhatian Peter Drucker kepada customer the
purpose of a bussiness is to create and retain customer dalam kaitannya
untuk tetap survival dalam persaingan.
Jawab:
1.
Untuk menjaga volume, customer jangan sampai pergi mencari
alternatif lain diusahakan menjadi loyal customer
2.
Harus mencari new customer tidak hanya mengandalkan retain
customer, mencari customer baru supaya bisnisnya growing.
24. Sebutkan cara-cara penting untuk meningkatkan produktivitas pada
industri farmasi
1.
2.
3.
4.

Jawab:
Increase output
Reduce waste
Reduce input
Reduce COP (cost of production)

25. Kenapa pengikatan volume produksi sangat penting untuk dapat


menjaga biaya produksi senantiasa tetap sehingga dapat memberikan
sumbangan untuk memperkuat daya saing diproduk di pasar.
Jawab:

Karena semakin besar out put (volume produksi) maka biaya produksinya
akan semakin murah.
26. Apakah peranan strategis dari persediaan dan sebutkan akibat dari
kesalahan pengendalian persediaan:
1.
2.
3.

1.
2.
3.

Jawab:
Posisi persediaan adalah di bagian neraca harta lancar (current asets)
Menjamin kontinuitas, pemasokan berdasarkan peramalan
Mendukung pedapatan perusahaan, biaya operasional, pertumbuhan
dan keuntungan
Akibat dari kesalahan pengendalian persediaan:
Persediaan yang tinggi berakibat :
Kerusakan barang, pembakaran, kadaluarsa dalam penyimpanan
Tanggug jawab kepa pihak ketiga angat besar
Gangguan cash flow, gagal memenuhi tanggunhg jawab jangka
pendek dan merusak citra perusahaan.

berikut :
Periode 1 Periode 2
Kuantitas Harga Kuantitas Harga
OUTPUT :
Produk A 3100 $ 30 3250 $ 40
Produk B 1200 $ 40 1150 $ 45
Produk C 1100 $ 50 1050 $ 60
INPUT :
Labor
Kategori 1 3500 $ 7 3000 $ 5
Kategori 2 2000 $ 8 1100 $ 7
Material :
Material 1 15000 $ 2 17000 $ 4
Material 2

1500 $ 4 1400 $ 6

Material 3

1300 $ 3 1400 $ 4

Energy 3500 $ 0.14 4000 $ 0.15


Capital

Depresiasi 250.000 0.20 250.000 0.20


Return (Profit) 20.000 250.000
Hitunglah berdasarkan metode APC :

a. Produktivitas parsial

b. Produktivitas total
c. Productivity index, profitability index dan
price recovery
berikut :

Periode 1 Periode 2
Kuantitas Harga Kuantitas Harga
OUTPUT :
Produk A 3100 $ 30 3250 $ 40
Produk B 1200 $ 40 1150 $ 45
Produk C 1100 $ 50 1050 $ 60
INPUT :
Labor
Kategori 1 3500 $ 7 3000 $ 5
Kategori 2 2000 $ 8 1100 $ 7
Material :
Material 1 15000 $ 2 17000 $ 4
Material 2

1500 $ 4 1400 $ 6

Material 3

1300 $ 3 1400 $ 4

Energy 3500 $ 0.14 4000 $ 0.15


Capital
Depresiasi 250.000 0.20 250.000 0.20
Return (Profit) 20.000 250.000
Hitunglah berdasarkan metode APC :

a. Produktivitas parsial

b. Produktivitas total

c. Productivity index, profitability index dan


price recovery