Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah :
Mata Pelajaran : Matematika
Kompetensi Keahlian :
Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Alokasi Waktu : 2 × 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 3 : Kompetensi Pengetahuan, yaitu memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Kompetensi Keterampilan, yaitu mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam
ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.

B. KompetensiDasar dan
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar dan IPK dari KI 3
3.6. Menganalisis Barisan dan Deret 3.6.1. Siswa dapat menganalisis soal-soal
Geometri yang berkaitan dengan Barisan dan Deret
Geometri

D. TujuanPembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based
Learning, peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri.
E. Materi Matematika
Materi buku siswa matematika kelas X
Barisan dan Deret Geometri (terlampir)

F. Metode dan Model Pembelajaran


- Metode Pembelajaran : Penemuan Terbimbing, Pemecahan Masalah, Tanya Jawab
dan Tugas
- Model Pembelajaran : Problem-Based Learning (PBL)

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 x 45 menit)

No. Langkah-langkah Kegiatan


1 Kegiatan Awal 1. Guru memberi salam, berdoa, absen.
2. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami barisan dan deret geometri.
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai dalam pembelajaran materi barisan dan deret
geometri.
2 Kegiatan Inti 1. Fase 1: Orientasi siswa pada masalah:
a. Siswa membaca buku Matematika X
b. Guru meminta siswa mengamati (membaca) dan
memahami masalah secara individu dan mengajukan
hal-hal yang belum dipahami terkait masalah yang
disajikan.
c. Jika ada siswa yang mengalami masalah, guru
mempersilahkan siswa lain untuk memberikan
tanggapan. Bila diperlukan, guru memberikan bantuan
secara klasikal.
d. Guru meminta siswa menuliskan informasi yang
terdapat dari masalah tersebut secara teliti dengan
menggunakan bahasa sendiri.
2. Fase 2: Mengorganisasikan siswa belajar
a. Guru meminta siswa membentuk kelompok heterogen
(dari sisi kemampuan, gender, budaya, maupun
agama) sesuai pembagian kelompok yang telah
direncana kan oleh guru.
b. Guru membagikan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang
berisikan masalah dan langkah-langkah pemecahan
serta meminta siswa berkolaborasi untuk
menyelesaikan masalah.
c. Guru berkeliling mencermati siswa bekerja,
mencermati dan menemukan berbagai kesulitan yang
dialami siswa, serta memberikan kesempatan kepada
siswa untuk bertanya hal-hal yang belum dipahami.
d. Guru memberi bantuan berkaitan kesulitan yang
dialami siswa secara individu, kelompok, atau klasikal.
e. Meminta siswa bekerjasama untuk menghimpun
berbagai konsep dan aturan matematika yang sudah
dipelajari serta memikirkan secara cermat strategi
pemecahan yang berguna untuk pemecahan masalah.
f. Mendorong siswa agar bekerjasama dalam kelompok.
3. Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan kelompok.
a. Meminta siswa melihat hubungan-hubungan
berdasarkan informasi/data terkait
b. Guru meminta siswa melakukan eksperimen dengan
media yang disediakan untuk menyelesaikan masalah
yang ada dalam lembar kegiatan siswa.
c. Guru meminta siswa mendiskusikan cara yang
digunakan untuk menemukan semua kemungkinan
dari masalah yang ada dalam lembar kegiatan siswa.
Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru memberi
bantuan dengan mengingatkan siswa mengenai cara
mereka menentukan penyelesaiannya.
4. Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
a. Guru meminta siswa menyiapkan laporan hasil diskusi
kelompok secara rapi, rinci, dan sistematis.
b. Guru berkeliling mencermati siswa bekerja menyusun
laporan hasil diskusi, dan member bantuan, bila
diperlukan.
c. Guru meminta siswa menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk menyajikan
(mempresentasikan) laporan di depan kelas.
5. Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan
masalah
a. Guru meminta semua kelompok bermusyawarah
untuk menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan (mengkomunikasikan)
hasildiskusinya di depan kelas secara runtun,
sistematis, santun, dan hemat waktu.
b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa dari
kelompok penyaji untuk memberikan penjelasan
tambahan dengan baik.
c. Guru memberi kesempatan kepada siswa dari
kelompok lain untuk memberikan tanggapan terhadap
hasil diskusi kelompok penyaji dengan sopan.
d. Guru melibatkan siswa mengevaluasi jawaban
kelompok penyaji serta masukan dari siswa yang lain
dan membuat kesepakatan, bila jawaban yang
disampaikan siswa sudah benar.
e. Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain
yang mempunyai jawaban berbeda dari kelompok
penyaji pertama untuk mengkomunikasikan hasil
diskusi kelompoknya secara runtun, sistematis,
santun, dan hemat waktu. Apabila ada lebih dari satu
kelompok, maka guru meminta siswa bermusyawarah
menentukan urutan penyajian.
f. Guru mengumpulkan semua hasuil diskusi tiap
kelompok.
g. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa
pada kesimpulan mengenai permasalahan tersebut.
3. Kegiatan Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang rumus umum suku
ke-n dari barisan aritmatika.
2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru menayangkan
apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai
langkah- langkah menentukan rumus umum suku ke-n dari
barisan geometri
3. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap belajar.

H. Media/ Alat dan Sumber Belajar


1. Media/alat : Lembar kerja dan bahan tayang.
2. Sumber belajar :
a. Buku Siswa Matematika SMA/SMK Kelas X, Kementrian Pendidikan Nasional
b. Buku/sumber lain yang relevan.

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian :
a. Penilaian sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian pengetahuan : Tes tertulis
c. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/Praktek/Portofolio
2. Bentuk Penilaian :
a. Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik (terlampir)
b. Tes tertulis : Uraian dan lembar kerja (terlampir)
c. Unjuk kerja : Lembar penilaian persentasi (terlampir)
d. Portofolio : Pedoman penilaian portofolio (terlampir)
3. Remedial :
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi perserta didik yang capaian KD nya belum
tuntas.
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial teaching (klasikal),
atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri engan tes.
c. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali test remedial
belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa
test tertulis kembali.
4. Pengayaan
Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayakan sebagai berikut:
a. Siswa yang mencapai nilai n(ketuntasan) < n < n(maksimum) diberikan materi
masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.
b. Siswa yang mencapai n > n(maksimum) diberikan materi melebihi cakupan KD
dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

Samarinda, Juli 2017


Mengetahui : Guru Mata Pelajaran
Kepala SMK Negeri 5 Samarinda, Matematika,

............................................................ ...........................................................
NIP. . NIP. .
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : X/ 2
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Waktu Pengamatan : 2 x 45 menit

Indikator sikap aktif dalam pembelajaran Barisan Dan Deret Geometri


1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum ajeg/konsisten
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas
kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten

Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.


1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
kelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok
secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
ajeg/konsisten.
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Kelas/Semester :X/2
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Waktu Pengamatan : 2 x 45 menit
Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan
yang berkaitan dengan Barisan dan deret geometri
1. Kurangterampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Barisan dan deret geometri
2. Terampil jika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Barisan dan deret
geometri.
3. Sangat terampil jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan Barisan dan deret
geometri.
Bubuhkan tanda  pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Keterampilan
Menerapkan konsep/prinsip dan strategi
No NamaSiswa
pemecahan masalah
KT T ST
1
2
3

Keterangan:
KT : Kurang terampil
T : Terampil
ST : Sangat terampil
Lampiran 1 : Materi

Barisan dan Deret Geometri

1. Barisan Geometri
Barisan geometri adalah barisan bilangan yang nilai pembanding (rasio) antara dua
suku yang berurutan selalu tetap.
Rasio dinotasikan r yaitu merupakan nilai perbandingan dua suku berurutan.
𝑈2 𝑈3 𝑈𝑛
Nilai r dinyatakan : 𝑟 = 𝑈1
= 𝑈2
= . . .. = 𝑈𝑛−1

Keterangan : r = rasio
Un = Suku ke- n
Un-1 = Suku ke- (n-1)
Contoh :
Barisan 2, 4, 8, 16, 32, . . . merupakan barisan geometri.
𝑈2 4
Rasio = r = 𝑈1
= 2
= 2

Jika U1, U2, U3, . . . , Un merupakan susunan suku-suku barisan geometri, dengan U1 = a dan r
adalah rasio, suku ke-n dinyatakan :
Un = arn-1
keterangan : n = Bilangan asli
a = Suku pertama
r = Rasio

2. Deret Geometri
Deret geometri adalah penjumlahan berurut suku-suku barisan geometri. Rumus
jumlah n suku pertama deret geometri :

𝑎(1 − 𝑟 𝑛 )
𝑆𝑛 = ; 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑟 < 1
(1 − 𝑟)
𝑎(𝑟 𝑛 − 1)
𝑆𝑛 = ; 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑟 > 1, 𝑎𝑡𝑎𝑢
(𝑟 − 1)
𝑆𝑛 = 𝑛𝑎 ; 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑟 = 1
keterangan : a = Suku pertama
n = banyak suku
r = Rasio

Selain itu berlaku juga :

𝑈𝑛 = 𝑆𝑛 − 𝑆𝑛−1

Rumus suku tengah barisan geometri, jika n ganjil :

𝑈𝑡 = √ 𝑈1 ∙ 𝑈2𝑡−1

keterangan : Ut = Suku tengah


U2t-1 = Suku terakhir
Contoh soal :
32 256
Tentukan jumlah deret geometri dari 36 + 24 + 16 + + ...+
3 81
Jawab :
32 256
Deret geometri dari 36 + 24 + 16 + 3
+ ...+ 81
mempunai a = 36 dan suku terakhir 𝑈𝑛 =
256
81
𝑈2 24 2
Rasio deret: 𝑟 = 𝑈1
= 36
= 3

Rumus suku ke-n :


2 𝑛−1
Un = arn – 1 = 36 ∙ (3)
2𝑛−1
= 4 ∙9 ∙ 3𝑛−1
2𝑛−1
= 22 ∙ 32 ∙
3𝑛−1
2𝑛+1
= 𝑛−3
Menentukan banyak suku deret
2 𝑛−1 256
Un = 64  36 ∙ (3) = 81
2 𝑛−1 64
 (3) = 81∙ 9
2 𝑛−1 26
 ( ) =
3 36
2 𝑛−1 2 6
 ( ) = ( )
3 3
 𝑛−1 = 6
 n = 7
2 𝑎(1− 𝑟 𝑛 )
Oleh karena 𝑟 = 3
< 1, berarti rumus jumlah deret 𝑆𝑛 = 1−𝑟
2 7
𝑎(1−𝑟 7 ) 36(1− ( )
Jumlah deret : 𝑆7 = 1−𝑟
= 2
3
1−
3
27
4 ∙ 9(1− 7 )
= 1
3

3
128
= 4 ∙ 32 ∙ 3 (1 − )
2.187
2.059
= 33 ∙ 4 ∙ 37
8.236
=
81
2𝑛+1 8.236
Jadi, rumus suku ke-n deret adalah 𝑈𝑛 = 3𝑛−3
dan jumlah deret adalah 81
Lampiran 2 : Instrumen Penilaian Sikap

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP


Nama Sekolah : ………………………………………………
Kelas / Semester : X (sepuluh) / 1 (satu)
Tahun pembelajaran : 2017/2018
Mata Pelajaran : Matematika

KEJADIAN/ BUTIR POS/


NO WAKTU NAMA TINDAK LANJUT
PRILAKU SIKAP NEG

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25
KEJADIAN/ BUTIR POS/
NO WAKTU NAMA TINDAK LANJUT
PRILAKU SIKAP NEG

26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

Samarinda, Juli 2017


Guru Mata Pelajaran
Matematika,

……………………………………………
NIP. .
INSTRUMEN PENUGASAN 1

Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 5 SAMARINDA

Mata Pelajaran : MATEMATIKA – Wajib

Kelas : X/2

Kompetensi dasar : 3.6 Menganalisis barisan dan deret geometri

Indikator : 3.6.1 Siswa dapat menganalisis barisan dan deret geometri

Materi : Barisan dan Deret Aritmatika dan Geometri

Contoh Tugas:

Membaca dan memahami pengertian dari Barisan dan


Deret Geometri
Rubrik Penilaian Penugasan

Nama Peserta didik/kelompok : …………………………………………………


Kelas : …………………………………………………
Tanggal Pengumpulan : …………………………………………………

No Kategori Skor Alasan

1. 1. Apakah tugas memahami pengertian materi


barisan dan deret geometri telah dilakukan

2. 3. Apakah terdapat keterkaitan antara barisan dan


deret geometri?

3. Apakah penyelesaian yang dikerjakan sesuai


dengan materi?

4. Apakah dapat mengerjakan penyelesaian dari


soal-soal barisan dan ?
5. Apakah membuat komentar kesimpulan?

Jumlah

Kriteria:
5 = sangat baik, 4 = baik, 3 = cukup, 2 = kurang, dan 1 = sangat kurang

SkorPerolehan
Nilai Perolehan = × 100
Skor Maksimal
Tes Tertulis

Satuan Pendidikan :
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas :
Kompetensi Dasar : 3.6. Menganalisis Barisan dan Deret Geometri
Indikator : 3.6.1. Siswa dapat menganalisis soal-soal yang berkaitan
dengan Barisan dan Deret Geometri.

Tes Tertulis dan Penilaian


Pedoman
No Soal Kunci jawaban
penskoran
1 Tentukan rumus suku Suku pertama deret 𝑎 = − 8
1

ke-n dan jumlah deret


1 1 1 Rasio deret :
geometri - 8 + 4 − +
2 1
1 – 2 + . . . + 16. 𝑈2 1
𝑟= = 41 = ∙ (−8) = −2
𝑈1 −8 4

Rumus suku ke-n :


Un = arn – 1
1
= ∙ (−2)𝑛−1
8
1
= ∙ (−2)𝑛−1
(−2)3

= (−2)−3 ∙ (−2)𝑛−1
= (−2)𝑛−4
Mencari banyak suku deret.
Suku terakhir = Un = 16
 (-2)n – 4 = 16
 (-2)n – 4 = (-2)4
 n–4 = 4
 n = 8
Diperoleh banyak suku deret n = 8
Jumlah deret = S8
𝑎(1− 𝑟 8 )
S8 = 1−𝑟
1
(1− (−8)8 ) 1 255
= −8 = − 24 ∙ 255 = −
1−(−2) 24

Jadi, rumus suku ke-n deret adalah


𝑈𝑛 = (−2)𝑛−4, dan jumlah deret adalah
255

24
2 Tentukan Suku ke-8 Suku pertama deret a = 125
dari barisan geometri
125, 25, 5, 1, . . . . Rasio deret :
𝑈2 25 1
𝑟= = =
𝑈1 125 5

1 7 1
𝑈8 = 𝑎𝑟 = 125 × ( ) = 53 ∙ 7
7
5 5
1
=
625
1
Jadi, suku ke-8 deret tersebut adalah 625

Samarinda, Juli 2017


Mengetahui, Guru mata pelajaran
Ka. SMK Negeri Matematika

.............................................................. ...............................................................
NIP. NIP.
INSTRUMEN TES TERTULIS

Satuan Pendidikan :

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / semester : X/2

Kompetensi dasar : 3.6 Menganalisis Barisan dan Deret Geometri

Indikator : 3.6.1 Siswa dapat menganalisis barisan dan deret geometri

Rubrik penilaian

Soal Aspek yang Dinilai Skor

1 Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 4


dngansangat tepat
a. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 3
dengan tepat
b. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 2
dengan kurang tepat
c. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 1
dengan tidak tepat
2 Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 4
dengan sangat tepat
d. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 3
dengan dengan tepat
e. Peserta didik menjelaskan bagian-bagian struktur teks negosiasi dengan 2
kurang tepat
f. Peserta didik menjelaskan bagian-bagian struktur teks negosiasi dengan 1
tidak tepat
3 Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 4
dengan dengan sangat tepat
g. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 3
dengan tepat
h. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 2
dengan kurang tepat
i. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 1
dengann tidak tepat
4 Peserta didik Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret 4
geometri dengan sangat tepat
j. Peserta didik Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret 3
geometri dengan tepat
k. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 2
dengan i dengan kurang tepat
l. Peserta didik dapat menganalisis materi barisan dan deret geometri 1
dengan tidak tepat

SkorPerolehan
Nilai Perolehan = × 100
Skor Maksimal
INSTRUMEN PENILAIAN KETRAMPILAN

Satuan Pendidikan :

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : X/2

Materi : Barisan dan Deret Aritmatika dan Geometri

Kompetensi dasar : 3.6 Menganalisis Barisan dan Deret Geometri

Indikator : 3.6.1 Siswa dapat menganalisis Barisan dan Deret Geometri

1. Lembar soal Ketrampilan


a. dapat menganalisis Barisan dan Deret Geometri
b. dapat mengerjakan soal latihan dengan baik dan benar

2. Rubrik Penilaian

Bait Aspek yang Dinilai Skor

m. 1 Peserta didik dapat menentukan jawaban dari soal yang sangat sesuai 4
dengan materi barisan dan deret geometri.
n. Peserta didik dapat menentukan jawaban dari soal yang sesuai dengan 3
materi barisan dan deret geometri.
o. Peserta didik dapat menentukan jawaban dari soal yang kurang sesuai 2
dengan materi barisan dan deret geometri.
p. Peserta didik dapat menentukan jawaban dari soal yang tidak sesuai 1
dengan materi barisan dan deret geometri.

q. 2 Peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah menyelesaikan materi 4


barisan dan deret geometri dengan sangat lengkap dan sangat sesuai
dengan materi.
r. Peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah menyelesaikan materi 3
barisan dan deret geometri dengan lengkap dan sesuai dengan materi.
s. Peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah menyelesaikan materi 2
barisan dan deret geometri dengan belum lengkap dan belum sesuai
dengan materi.
t. Peserta didik dapat menuliskan langkah-langkah menyelesaikan materi 1
barisan dan deret geometri dengan tidak lengkap dan tidak sesuai
dengan materi.

𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑆𝑘𝑜𝑟
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = × 100
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝐾𝑟𝑒𝑡𝑒𝑟𝑖𝑎 𝑆𝑜𝑎𝑙

Contoh :
11
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = × 100 = 91,66
12
INSTRUMEN PENILAIAN PORTO FOLIO

Satuan Pendidikan :

Mata Pelajaran : Metematika

Kelas / Semester : X/2

Materi : Barisan dan Deret Geometri

Kompetensi dasar : 3.5. Menganalisis Barisan dan Deret Geometri

Indikator : 3.5.1 Peserta didik dapat menganalis materi tentang


barisan dan deret geometri

Tugas I
1. Simpan setiap tugas yang diberikan ke dalam map individu Peserta didik (warna map
sesuai dengan kelas masing-masing/tiap kelas beda warna map
2. Buat rangkuman dari setiap tugas yang telah diberikan dan rangkuman dibuat pada kertas
folio bergaris.
3. Batas waktu pengumpulan tugas adalah di pertemuan terakhir

PEDOMAN PENSKORAN:

SKOR
KRITERIA YANG DINILAI
MAKSIMAL

Peserta didikmenyimpan semua tugas yang telah dikerjakan dengan lengkap, 4


dan tugas dikerjakan dengan benar, serta dikumpulkan tepat waktu
Peserta didik menyimpan tugas-tugas yang telah dikerjakan, dan sebagian 3
besar benar tapi kurang lengkap, serta dikumpulkan tepat waktu
Peserta didik menyimpan tugas-tugas yang telah dikerjakan, namun sebagian 2
besar salah, kurang lengkap, dan tidak dikumpulkan tepat waktu
Peserta didik menyimpan tugas-tugas yang telah dikerjakan, namun tugas 1
yang dikerjakan salah, dan kurang lengkap, serta tidak dikumpulkan tepat
waktu
Peserta didiktidak menyimpan satu pun tugas-tugas yang diberikan karena 0
tidak pernah mengumpulkan tugas
LEMBAR PENILAIAN PORTOFOLIO

Jenis Tugas :
Kelas /Semester : x/2
Tahun Pelajaran : 2017 - 2018

Tanda Tangan
Nama Peserta Tugas Ket.
No Nilai Peserta
didik KD Guru (Tgl Pengumpulan)
Didik